Blog Tambahpahala merupakan blog yang berisikan Konten Doa-doa Harian, Bacaan Ayat Suci Al Qur'an yang di tulis dalam bahsa Arab, latin, dan terjemahan dalam bahasa indonesia, dan lain Sebagainya Tentang Islam.

Jumat, 12 Oktober 2018

Teks Latin Surat Asy-Syu'ara' Dan Terjemahan Indonesia





Teks Latin Bacaan Surat Asy-Syu'ara' Dan Terjemahan Indonesia - Assalamualaikum,selamat datang teman-teman semua di blog Tambah Pahala, semoga isi dari blog ini sesuai dengan namanya yang dapat menunjukan kita jalan menuju hal baik yang dapat menghasilkan pahala kebaikan di sisi Allah Aamiin. Di postingan kali ini admin akan membagikan bacaan Teks Latin Surat Asy-Syu'ara' yang lengkap dengan terjemahan bahasa indonesianya, Semoga bermanfaat.

Sebelumnya admin juga telah memposting bacaan Teks Latin Surat Al-Furqan. Jangan lupa di baca juga ya.

surat Asy-Syu'ara', Al-Qur'an surat Asy-Syu'ara', teks latin, Teks latin surat Asy-Syu'ara'

Surat Asy-Syu'ara atau Surat Asy-Syu'ara' adalah surah ke-26 dari Al-Qur'an yang terdapat pada bagian juz ke-19. Surat ini terdiri dari 227 ayat termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Dinamakan Asy Syu'ara (kata jamak dari Asy Sya'ir yang berarti penyair) diambil dari kata Asy Syuara yang terdapat pada ayat 224. Banyak nilai-nilai yang berharga dari bebagai kisah-kisah para Nabi yang umat mereka dipunahkan serta sebagian riwayat tiga hamba Allah yang dimuliakan Musa, Harun dan Ibrahim.



Asy-Syu'ara' (para penyair)


surat Asy-Syu'ara', Al-Qur'an surat Asy-Syu'ara', teks latin, Teks latin surat Asy-Syu'ara'
thoo siiim miiim
"Ta Sim Mim."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 1)

tilka aayaatul-kitaabil-mubiin
"Inilah ayat-ayat Kitab (Al-Qur'an) yang jelas."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 2)

la'allaka baakhi'un nafsaka allaa yakuunuu mu`miniin
"Boleh jadi engkau (Muhammad) akan membinasakan dirimu (dengan kesedihan), karena mereka (penduduk Mekah) tidak beriman."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 3)

in nasya` nunazzil 'alaihim minas-samaaa`i aayatan fa zhollat a'naaquhum lahaa khoodhi'iin
"Jika Kami menghendaki, niscaya Kami turunkan kepada mereka mukjizat dari langit, yang akan membuat tengkuk mereka tunduk dengan rendah hati kepadanya."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 4)

wa maa ya`tiihim min zikrim minar-rohmaani muhdasin illaa kaanuu 'an-hu mu'ridhiin
"Dan setiap kali disampaikan kepada mereka suatu peringatan baru (ayat Al-Qur'an yang diturunkan) dari Tuhan Yang Maha Pengasih, mereka selalu berpaling darinya."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 5)

fa qod kazzabuu fa saya`tiihim ambaaa`u maa kaanuu bihii yastahzi`uun
"Sungguh, mereka telah mendustakan (Al-Qur'an), maka kelak akan datang kepada mereka (kebenaran) berita-berita mengenai apa (azab) yang dulu mereka perolok-olokkan."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 6)

a wa lam yarou ilal-ardhi kam ambatnaa fiihaa ming kulli zaujing kariim
"Dan apakah mereka tidak memperhatikan bumi, betapa banyak Kami tumbuhkan di bumi itu berbagai macam (tumbuh-tumbuhan) yang baik?"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 7)

inna fii zaalika la`aayah, wa maa kaana aksaruhum mu`miniin
"Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kebesaran Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 8)

wa inna robbaka lahuwal-'aziizur-rohiim
"Dan sungguh, Tuhanmu Dialah Yang Maha Perkasa, Maha Penyayang."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 9)

wa iz naadaa robbuka muusaaa ani`til-qoumazh-zhoolimiin
"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu menyeru Musa (dengan firman-Nya), Datangilah kaum yang zalim itu,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 10)

qouma fir'auun, alaa yattaquun
"(yaitu) kaum Fir'aun. Mengapa mereka tidak bertakwa?"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 11)

qoola robbi inniii akhoofu ay yukazzibuun
"Dia (Musa) berkata, Ya Tuhanku, sungguh, aku takut mereka akan mendustakan aku,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 12)

wa yadhiiqu shodrii wa laa yantholiqu lisaanii fa arsil ilaa haaruun
"sehingga terasa sempit dan lidahku tidak lancar, maka utuslah H dadaku arun (bersamaku)."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 13)

wa lahum 'alayya zambun fa akhoofu ay yaqtuluun
"Sebab aku berdosa terhadap mereka, maka aku takut mereka akan membunuhku."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 14)

qoola kallaa, faz-habaa bi`aayaatinaaa innaa ma'akum mustami'uun
"(Allah) berfirman, Jangan takut (mereka tidak akan dapat membunuhmu)! Maka pergilah kamu berdua dengan membawa ayat-ayat Kami (mukjizat-mukjizat); sungguh, Kami bersamamu mendengarkan (apa yang mereka katakan),"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 15)

fa`tiyaa fir'auna fa quulaaa innaa rosuulu robbil-'aalamiin
"maka datanglah kamu berdua kepada Fir'aun dan katakan, Sesungguhnya kami adalah rasul-rasul Tuhan seluruh alam,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 16)

an arsil ma'anaa baniii isrooo`iil
"Lepaskanlah Bani Israil (pergi) bersama kami."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 17)

qoola a lam nurobbika fiinaa waliidaw wa labista fiinaa min 'umurika siniin
"Dia (Fir'aun) menjawab, Bukankah kami telah mengasuhmu dalam lingkungan (keluarga) kami, waktu engkau masih kanak-kanak dan engkau tinggal bersama kami beberapa tahun dari umurmu."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 18)

wa fa'alta fa'latakallatii fa'alta wa anta minal-kaafiriin
"Dan engkau (Musa) telah melakukan (kesalahan dari) perbuatan yang telah engkau lakukan dan engkau termasuk orang yang tidak tahu berterima kasih."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 19)

qoola fa'altuhaaa izaw wa ana minadh-dhooolliin
"Dia (Musa) berkata, Aku telah melakukannya, dan ketika itu aku termasuk orang yang khilaf."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 20)

fa farortu mingkum lammaa khiftukum fa wahaba lii robbii hukmaw wa ja'alanii minal-mursaliin
"Lalu aku lari darimu karena aku takut kepadamu, kemudian Tuhanku menganugerahkan ilmu kepadaku serta Dia menjadikan aku salah seorang di antara rasul-rasul."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 21)

wa tilka ni'matun tamunnuhaa 'alayya an 'abbatta baniii isrooo`iil
"Dan itulah kebaikan yang telah engkau berikan kepadaku, (sementara) itu engkau telah memperbudak Bani Israil."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 22)

qoola fir'aunu wa maa robbul-'aalamiin
"Fir'aun bertanya, Siapa Tuhan seluruh alam itu?"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 23)

qoola robbus-samaawaati wal-ardhi wa maa bainahumaa, ing kuntum muuqiniin
"Dia (Musa) menjawab, Tuhan Pencipta langit dan Bumi dan apa yang ada di antara keduanya (itulah Tuhanmu), jika kamu memercayai-Nya."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 24)

qoola liman haulahuuu alaa tastami'uun
"Dia (Fir'aun) berkata kepada orang-orang di sekelilingnya, Apakah kamu tidak mendengar (apa yang dikatakannya)?"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 25)

qoola robbukum wa robbu aabaaa`ikumul-awwaliin
"Dia (Musa) berkata, (Dia) Tuhanmu dan juga Tuhan nenek moyangmu terdahulu."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 26)

qoola inna rosuulakumullaziii ursila ilaikum lamajnuun
"Dia (Fir'aun) berkata, Sungguh, rasulmu yang diutus kepada kamu benar-benar orang gila."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 27)

qoola robbul-masyriqi wal-maghribi wa maa bainahumaa, ing kuntum ta'qiluun
"Dia (Musa) berkata, (Dialah) Tuhan (yang menguasai) timur dan barat dan apa yang ada di antara keduanya; jika kamu mengerti."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 28)

qoola la`inittakhozta ilaahan ghoirii la`aj'alannaka minal-masjuuniin
"Dia (Fir'aun) berkata, Sungguh, jika engkau menyembah Tuhan selain aku, pasti aku masukkan engkau ke dalam penjara."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 29)

qoola a walau ji`tuka bisyai`im mubiin
"Dia (Musa) berkata, Apakah (engkau akan melakukan itu) sekalipun aku tunjukkan kepadamu sesuatu (bukti) yang nyata?"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 30)

qoola fa`ti bihiii ing kunta minash-shoodiqiin
"Dia (Fir'aun) berkata, Tunjukkan sesuatu (bukti yang nyata) itu, jika engkau termasuk orang yang benar!"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 31)

fa alqoo 'ashoohu fa izaa hiya su'baanum mubiin
"Maka dia (Musa) melemparkan tongkatnya, tiba-tiba tongkat itu menjadi ular besar yang sebenarnya."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 32)

wa naza'a yadahuu fa izaa hiya baidhooo`u lin-naazhiriin
"Dan dia mengeluarkan tangannya (dari dalam bajunya), tiba-tiba tangan itu menjadi putih (bercahaya) bagi orang-orang yang melihatnya."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 33)

qoola lil-mala`i haulahuuu inna haazaa lasaahirun 'aliim
"Dia (Fir'aun) berkata kepada para pemuka di sekelilingnya, Sesungguhnya dia (Musa) ini pasti seorang pesihir yang pandai,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 34)

yuriidu ay yukhrijakum min ardhikum bisihrihii fa maazaa ta`muruun
"dia hendak mengusir kamu dari negerimu dengan sihirnya; karena itu apakah yang kamu sarankan?"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 35)

qooluuu arjih wa akhoohu wab'as fil-madaaa`ini haasyiriin
"Mereka menjawab, Tahanlah (untuk sementara) dia dan saudaranya, dan utuslah ke seluruh negeri orang-orang yang akan mengumpulkan (pesihir),"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 36)

ya`tuuka bikulli sahhaarin 'aliim
"niscaya mereka akan mendatangkan semua pesihir yang pandai kepadamu."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 37)

fa jumi'as-saharotu limiiqooti yaumim ma'luum
"Lalu dikumpulkanlah para pesihir pada waktu (yang ditetapkan) pada hari yang telah ditentukan,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 38)

wa qiila lin-naasi hal antum mujtami'uun
"dan diumumkan kepada orang banyak, Berkumpullah kamu semua,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 39)

la'allanaa nattabi'us-saharota ing kaanuu humul-ghoolibiin
"agar kita mengikuti para pesihir itu, jika mereka yang menang."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 40)

fa lammaa jaaa`as-saharotu qooluu lifir'auna a inna lanaa la`ajron ing kunnaa nahnul-ghoolibiin
"Maka ketika para pesihir datang, mereka berkata kepada Fir'aun, Apakah kami benar-benar akan mendapat imbalan yang besar jika kami yang menang?"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 41)

qoola na'am wa innakum izal laminal-muqorrobiin
"Dia (Fir'aun) menjawab, Ya, dan bahkan kamu pasti akan mendapat kedudukan yang dekat (kepadaku)."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 42)

qoola lahum muusaaa alquu maaa antum mulquun
"Dia (Musa) berkata kepada mereka, Lemparkanlah apa yang hendak kamu lemparkan."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 43)

fa alqou hibaalahum wa 'ishiyyahum wa qooluu bi'izzati fir'auna innaa lanahnul-ghoolibuun
"Lalu mereka melemparkan tali-temali dan tongkat-tongkat mereka seraya berkata, Demi kekuasaan Fir'aun, pasti kamilah yang akan menang."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 44)

fa alqoo muusaa 'ashoohu fa izaa hiya talqofu maa ya`fikuun
"Kemudian Musa melemparkan tongkatnya, maka tiba-tiba ia menelan benda-benda palsu yang mereka ada-adakan itu."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 45)

fa ulqiyas-saharotu saajidiin
"Maka menyungkurlah para pesihir itu, bersujud,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 46)

qooluuu aamannaa birobbil-'aalamiin
"mereka berkata, Kami beriman kepada Tuhan seluruh alam,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 47)

robbi muusaa wa haaruun
"(yaitu) Tuhannya Musa dan Harun."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 48)

qoola aamantum lahuu qobla an aazana lakum, innahuu lakabiirukumullazii 'allamakumus-sihr, fa lasaufa ta'lamuun, la`uqoththi'anna aidiyakum wa arjulakum min khilaafiw wa la`ushollibannakum ajma'iin
"Dia (Fir'aun) berkata, Mengapa kamu beriman kepada Musa sebelum aku memberi izin kepadamu? Sesungguhnya dia pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu. Nanti kamu pasti akan tahu (akibat perbuatanmu). Pasti akan kupotong tangan dan kakimu bersilang dan sungguh, akan kusalib kamu semuanya."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 49)

qooluu laa dhoiro innaaa ilaa robbinaa mungqolibuun
"Mereka berkata, Tidak ada yang kami takutkan, karena kami akan kembali kepada Tuhan kami."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 50)

innaa nathma'u ay yaghfiro lanaa robbunaa khothooyaanaaa ang kunnaaa awwalal-mu`miniin
"Sesungguhnya kami sangat menginginkan sekiranya Tuhan kami akan mengampuni kesalahan kami, karena kami menjadi orang yang pertama-tama beriman."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 51)

wa auhainaaa ilaa muusaaa an asri bi'ibaadiii innakum muttaba'uun
"Dan Kami wahyukan (perintahkan) kepada Musa, Pergilah pada malam hari dengan membawa hamba-hamba-Ku (Bani Israil), sebab pasti kamu akan dikejar."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 52)

fa arsala fir'aunu fil-madaaa`ini haasyiriin
"Kemudian Fir'aun mengirimkan orang ke kota-kota untuk mengumpulkan (bala tentaranya)."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 53)

inna haaa`ulaaa`i lasyirzimatung qoliiluun
"(Fir'aun berkata), Sesungguhnya mereka (Bani Israil) hanya sekelompok kecil,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 54)

wa innahum lanaa laghooo`izhuun
"dan sesungguhnya mereka telah berbuat hal-hal yang menimbulkan amarah kita,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 55)

wa innaa lajamii'un haaziruun
"dan sesungguhnya kita semua tanpa kecuali harus selalu waspada."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 56)

fa akhrojnaahum min jannaatiw wa 'uyuun
"Kemudian, Kami keluarkan mereka (Fir'aun dan kaumnya) dari taman-taman dan mata air,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 57)

wa kunuuziw wa maqooming kariim
"dan (dari) harta kekayaan dan kedudukan yang mulia,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 58)

kazaalik, wa aurosnaahaa baniii isrooo`iil
"demikianlah, dan Kami anugerahkan semuanya (itu) kepada Bani Israil."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 59)

fa atba'uuhum musyriqiin
"Lalu (Fir'aun dan bala tentaranya) dapat menyusul mereka pada waktu matahari terbit."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 60)

fa lammaa tarooo`al-jam'aani qoola ash-haabu muusaaa innaa lamudrokuun
"Maka ketika kedua golongan itu saling melihat, berkatalah pengikut-pengikut Musa, Kita benar-benar akan tersusul."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 61)

qoola kallaa, inna ma'iya robbii sayahdiin
"Dia (Musa) menjawab, Sekali-kali tidak akan (tersusul); sesungguhnya Tuhanku bersamaku, Dia akan memberi petunjuk kepadaku."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 62)

fa auhainaaa ilaa muusaaa anidhrib bi'ashookal-bahr, fanfalaqo fa kaana kullu firqing kath-thoudil-'azhiim
"Lalu Kami wahyukan kepada Musa, Pukullah laut itu dengan tongkatmu. Maka terbelahlah lautan itu, dan setiap belahan seperti gunung yang besar."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 63)

wa azlafnaa sammal-aakhoriin
"Dan di sanalah Kami dekatkan golongan yang lain."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 64)

wa anjainaa muusaa wa mam ma'ahuuu ajma'iin
"Dan Kami selamatkan Musa dan orang-orang yang bersamanya."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 65)

summa aghroqnal-aakhoriin
"Kemudian Kami tenggelamkan golongan yang lain."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 66)

inna fii zaalika la`aayah, wa maa kaana aksaruhum mu`miniin
"Sungguh, pada yang demikian itu terdapat suatu tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 67)

wa inna robbaka lahuwal-'aziizur-rohiim
"Dan sesungguhnya Tuhanmu Dialah Yang Maha Perkasa, Maha Penyayang."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 68)

watlu 'alaihim naba`a ibroohiim
"Dan bacakanlah kepada mereka kisah Ibrahim."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 69)

iz qoola li`abiihi wa qoumihii maa ta'buduun
"Ketika dia (Ibrahim) berkata kepada ayahnya dan kaumnya, Apakah yang kamu sembah?"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 70)

qooluu na'budu ashnaaman fa nazhollu lahaa 'aakifiin
"Mereka menjawab, Kami menyembah berhala-berhala dan kami senantiasa tekun menyembahnya."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 71)

qoola hal yasma'uunakum iz tad'uun
"Dia (Ibrahim) berkata, Apakah mereka mendengarmu ketika kamu berdoa (kepadanya)?,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 72)

au yanfa'uunakum au yadhurruun
"atau (dapatkah) mereka memberi manfaat atau mencelakakan kamu?"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 73)

qooluu bal wajadnaaa aabaaa`anaa kazaalika yaf'aluun
"Mereka menjawab, Tidak, tetapi kami dapati nenek moyang kami berbuat begitu."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 74)

qoola a fa ro`aitum maa kuntum ta'buduun
"Dia (Ibrahim) berkata, Apakah kamu memperhatikan apa yang kamu sembah,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 75)

antum wa aabaaa`ukumul-aqdamuun
"kamu, dan nenek moyang kamu yang terdahulu?"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 76)

fa innahum 'aduwwul liii illaa robbal-'aalamiin
"sesungguhnya mereka (apa yang kamu sembah) itu musuhku, lain halnya Tuhan seluruh alam,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 77)

allazii kholaqonii fa huwa yahdiin
"(yaitu) yang telah menciptakan aku, maka Dia yang memberi petunjuk kepadaku,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 78)

wallazii huwa yuth'imunii wa yasqiin
"dan yang memberi makan dan minum kepadaku;"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 79)

wa izaa maridhtu fa huwa yasyfiin
"dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 80)

wallazii yumiitunii summa yuhyiin
"dan yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali),"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 81)

wallaziii athma'u ay yaghfiro lii khothiii`atii yaumad-diin
"dan yang sangat kuinginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari Kiamat."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 82)

robbi hab lii hukmaw wa al-hiqnii bish-shoolihiin
"(Ibrahim berdoa), Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku ilmu dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 83)

waj'al lii lisaana shidqin fil-aakhiriin
"dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 84)

waj'alnii miw warosati jannatin-na'iim
"dan jadikanlah aku termasuk orang yang mewarisi surga yang penuh kenikmatan,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 85)

waghfir li`abiii innahuu kaana minadh-dhooolliin
"dan ampunilah ayahku, sesungguhnya dia termasuk orang yang sesat,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 86)

wa laa tukhzinii yauma yub'asuun
"dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 87)

yauma laa yanfa'u maaluw wa laa banuun
"(yaitu) pada hari (ketika) harta dan anak-anak tidak berguna,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 88)

illaa man atalloha biqolbin saliim
"kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 89)

wa uzlifatil-jannatu lil-muttaqiin
"dan surga didekatkan kepada orang-orang yang bertakwa,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 90)

wa burrizatil-jahiimu lil-ghoowiin
"dan Neraka Jahim diperlihatkan dengan jelas kepada orang-orang yang sesat,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 91)

wa qiila lahum aina maa kuntum ta'buduun
"dan dikatakan kepada mereka, Di mana berhala-berhala yang dahulu kamu sembah,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 92)

min duunillaah, hal yanshuruunakum au yantashiruun
"selain Allah? Dapatkah mereka menolong kamu atau menolong diri mereka sendiri?"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 93)

fakubkibuu fiihaa hum wal-ghoowuun
"Maka mereka (sesembahan itu) dijungkirkan ke dalam neraka bersama orang-orang yang sesat,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 94)

wa junuudu ibliisa ajma'uun
"dan bala tentara iblis semuanya."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 95)

qooluu wa hum fiihaa yakhtashimuun
"Mereka berkata sambil bertengkar di dalamnya (neraka),"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 96)

tallohi ing kunnaa lafii dholaalim mubiin
"Demi Allah, sesungguhnya kita dahulu (di dunia) dalam kesesatan yang nyata,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 97)

iz nusawwiikum birobbil-'aalamiin
"karena kita mempersamakan kamu (berhala-berhala) dengan Tuhan seluruh alam."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 98)

wa maaa adhollanaaa illal-mujrimuun
"Dan tidak ada yang menyesatkan kita kecuali orang-orang yang berdosa."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 99)

fa maa lanaa min syaafi'iin
"Maka (sekarang) kita tidak mempunyai seorang pun pemberi syafaat (penolong),"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 100)

wa laa shodiiqin hamiim
"dan tidak pula mempunyai teman yang akrab."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 101)

falau anna lanaa karrotan fa nakuuna minal-mu`miniin
"Maka seandainya kita dapat kembali (ke dunia) niscaya kita menjadi orang-orang yang beriman."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 102)

inna fii zaalika la`aayah, wa maa kaana aksaruhum mu`miniin
"Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 103)

wa inna robbaka lahuwal-'aziizur-rohiim
"Dan sungguh, Tuhanmu benar-benar Dialah Maha Perkasa, Maha Penyayang."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 104)

kazzabat qoumu nuuhinil-mursaliin
"Kaum Nuh telah mendustakan para rasul."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 105)

iz qoola lahum akhuuhum nuuhun alaa tattaquun
"Ketika saudara mereka (Nuh) berkata kepada mereka, Mengapa kamu tidak bertakwa?"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 106)

innii lakum rosuulun amiin
"Sesungguhnya aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 107)

fattaqulloha wa athii'uun
"maka bertakwalah kamu kepada Allah dan taatlah kepadaku."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 108)

wa maaa as`alukum 'alaihi min ajr, in ajriya illaa 'alaa robbil-'aalamiin
"Dan aku tidak meminta imbalan kepadamu atas ajakan itu; imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 109)

fattaqulloha wa athii'uun
"maka bertakwalah kamu kepada Allah dan taatlah kepadaku."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 110)

qooluuu a nu`minu laka wattaba'akal-arzaluun
"Mereka berkata, Apakah kami harus beriman kepadamu, padahal pengikut-pengikutmu orang-orang yang hina?"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 111)

qoola wa maa 'ilmii bimaa kaanuu ya'maluun
"Dia (Nuh) menjawab, Tidak ada pengetahuanku tentang apa yang mereka kerjakan."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 112)

in hisaabuhum illaa 'alaa robbii lau tasy'uruun
"Perhitungan (amal perbuatan) mereka tidak lain hanyalah kepada Tuhanku, jika kamu menyadari."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 113)

wa maaa ana bithooridil-mu`miniin
"Dan aku tidak akan mengusir orang-orang yang beriman."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 114)

in ana illaa naziirum mubiin
"Aku (ini) hanyalah pemberi peringatan yang jelas."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 115)

qooluu la`il lam tantahi yaa nuuhu latakuunanna minal-marjuumiin
"Mereka berkata, Wahai Nuh! Sungguh, jika engkau tidak (mau) berhenti, niscaya engkau termasuk orang yang dirajam (dilempari batu sampai mati)."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 116)

qoola robbi inna qoumii kazzabuun
"Dia (Nuh) berkata, Ya Tuhanku, sungguh kaumku telah mendustakan aku;"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 117)

faftah bainii wa bainahum fat-haw wa najjinii wa mam ma'iya minal-mu`miniin
"maka berilah keputusan antara aku dengan mereka, dan selamatkanlah aku dan mereka yang beriman bersamaku."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 118)

fa anjainaahu wa mam ma'ahuu fil-fulkil-masy-huun
"Kemudian Kami menyelamatkannya Nuh dan orang-orang yang bersamanya di dalam kapal yang penuh muatan."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 119)

summa aghroqnaa ba'dul-baaqiin
"Kemudian setelah itu Kami tenggelamkan orang-orang yang tinggal."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 120)

inna fii zaalika la`aayah, wa maa kaana aksaruhum mu`miniin
"Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 121)

wa inna robbaka lahuwal-'aziizur-rohiim
"Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Maha Perkasa, Maha Penyayang."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 122)

kazzabat 'aadunil-mursaliin
"(Kaum) 'Ad telah mendustakan para rasul."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 123)

iz qoola lahum akhuuhum huudun alaa tattaquun
"Ketika saudara mereka Hud berkata kepada mereka, Mengapa kamu tidak bertakwa?"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 124)

innii lakum rosuulun amiin
"Sungguh, aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 125)

fattaqulloha wa athii'uun
"maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 126)

wa maaa as`alukum 'alaihi min ajr, in ajriya illaa 'alaa robbil-'aalamiin
"Dan aku tidak meminta imbalan kepadamu atas ajakan itu; imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 127)

a tabnuuna bikulli rii'in aayatan ta'basuun
"Apakah kamu mendirikan istana-istana pada setiap tanah yang tinggi untuk kemegahan tanpa ditempati,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 128)

wa tattakhizuuna mashooni'a la'allakum takhluduun
"dan kamu membuat benteng-benteng dengan harapan kamu hidup kekal?"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 129)

wa izaa bathosytum bathosytum jabbaariin
"Dan apabila kamu menyiksa, maka kamu lakukan secara kejam dan bengis."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 130)

fattaqulloha wa athii'uun
"Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 131)

wattaqullaziii amaddakum bimaa ta'lamuun
"dan tetaplah kamu bertakwa kepada-Nya yang telah menganugerahkan kepadamu apa yang kamu ketahui."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 132)

amaddakum bi`an'aamiw wa baniin
"Dia (Allah) telah menganugerahkan kepadamu hewan ternak dan anak-anak,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 133)

wa jannaatiw wa 'uyuun
"dan kebun-kebun, dan mata air,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 134)

inniii akhoofu 'alaikum 'azaaba yaumin 'azhiim
"sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa azab pada hari yang besar."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 135)

qooluu sawaaa`un 'alainaaa a wa'azhta am lam takum minal-waa'izhiin
"Mereka menjawab, Sama saja bagi kami, apakah engkau memberi nasihat atau tidak memberi nasihat,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 136)

in haazaaa illaa khuluqul-awwaliin
"(agama kami) ini tidak lain hanyalah adat kebiasaan orang-orang terdahulu,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 137)

wa maa nahnu bimu'azzabiin
"dan kami (sama sekali) tidak akan diazab."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 138)

fa kazzabuuhu fa ahlaknaahum, inna fii zaalika la`aayah, wa maa kaana aksaruhum mu`miniin
"Maka mereka mendustakannya (Hud), lalu Kami binasakan mereka. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 139)

wa inna robbaka lahuwal-'aziizur-rohiim
"Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Maha Perkasa, Maha Penyayang."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 140)

kazzabat samuudul-mursaliin
"Kaum Samud telah mendustakan para rasul."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 141)

iz qoola lahum akhuuhum shoolihun alaa tattaquun
"Ketika saudara mereka Salih berkata kepada mereka, Mengapa kamu tidak bertakwa?"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 142)

innii lakum rosuulun amiin
"Sungguh, aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 143)

fattaqulloha wa athii'uun
"maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 144)

wa maaa as`alukum 'alaihi min ajr, in ajriya illaa 'alaa robbil-'aalamiin
"Dan aku tidak meminta sesuatu imbalan kepadamu atas ajakan itu, imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 145)

a tutrokuuna fii maa haahunaaa aaminiin
"Apakah kamu (mengira) akan dibiarkan tinggal di sini (di negeri kamu ini) dengan aman,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 146)

fii jannaatiw wa 'uyuun
"di dalam kebun-kebun dan mata air,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 147)

wa zuruu'iw wa nakhlin thol'uhaa hadhiim
"dan tanaman-tanaman dan pohon-pohon kurma yang mayangnya lembut."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 148)

wa tan-hituuna minal-jibaali buyuutan faarihiin
"Dan kamu pahat dengan terampil sebagian gunung-gunung untuk dijadikan rumah-rumah;"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 149)

fattaqulloha wa athii'uun
"maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku;"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 150)

wa laa tuthii'uuu amrol-musrifiin
"dan janganlah kamu menaati perintah orang-orang yang melampaui batas,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 151)

allaziina yufsiduuna fil-ardhi wa laa yushlihuun
"yang berbuat kerusakan di bumi dan tidak mengadakan perbaikan."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 152)

qooluuu innamaaa anta minal-musahhariin
"Mereka berkata, Sungguh, engkau hanyalah termasuk orang yang kena sihir,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 153)

maaa anta illaa basyarum mislunaa fa`ti bi`aayatin ing kunta minash-shoodiqiin
"engkau hanyalah manusia seperti kami; maka datangkanlah sesuatu mukjizat jika engkau termasuk orang yang benar."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 154)

qoola haazihii naaqotul lahaa syirbuw wa lakum syirbu yaumim ma'luum
"Dia (Salih) menjawab, Ini seekor unta betina, yang berhak mendapatkan (giliran) minum, dan kamu juga berhak mendapatkan minum pada hari yang ditentukan."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 155)

wa laa tamassuuhaa bisuuu`in fa ya`khuzakum 'azaabu yaumin 'azhiim
"Dan jangan kamu menyentuhnya (unta itu) dengan sesuatu kejahatan, nanti kamu akan ditimpa azab pada hari yang dahsyat."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 156)

fa 'aqoruuhaa fa ashbahuu naadimiin
"Kemudian mereka membunuhnya, lalu mereka merasa menyesal,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 157)

fa akhozahumul-'azaab, inna fii zaalika la`aayah, wa maa kaana aksaruhum mu`miniin
"maka mereka ditimpa azab. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 158)

wa inna robbaka lahuwal-'aziizur-rohiim
"Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Maha Perkasa, Maha Penyayang."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 159)

kazzabat qoumu luuthinil-mursaliin
"Kaum Lut telah mendustakan para rasul,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 160)

iz qoola lahum akhuuhum luuthun alaa tattaquun
"ketika saudara mereka Lut berkata kepada mereka, Mengapa kamu tidak bertakwa?"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 161)

innii lakum rosuulun amiin
"Sungguh, aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 162)

fattaqulloha wa athii'uun
"maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 163)

wa maaa as`alukum 'alaihi min ajrin in ajriya illaa 'alaa robbil-'aalamiin
"Dan aku tidak meminta imbalan kepadamu atas ajakan itu; imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 164)

a ta`tuunaz-zukroona minal-'aalamiin
"Mengapa kamu mendatangi jenis laki-laki di antara manusia (berbuat homoseks),"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 165)

wa tazaruuna maa kholaqo lakum robbukum min azwaajikum, bal antum qoumun 'aaduun
"dan kamu tinggalkan (perempuan) yang diciptakan Tuhan untuk menjadi istri-istri kamu? Kamu (memang) orang-orang yang melampaui batas."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 166)

qooluu la`il lam tantahi yaa luuthu latakuunanna minal-mukhrojiin
"Mereka menjawab, Wahai Lut! Jika engkau tidak berhenti, engkau termasuk orang-orang yang terusir."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 167)

qoola innii li'amalikum minal-qooliin
"Dia (Lut) berkata, Aku sungguh benci kepada perbuatanmu."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 168)

robbi najjinii wa ahlii mimmaa ya'maluun
"(Lut berdoa), Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dan keluargaku dari (akibat) perbuatan yang mereka kerjakan."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 169)

fa najjainaahu wa ahlahuuu ajma'iin
"Lalu Kami selamatkan dia bersama keluarganya semua,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 170)

illaa 'ajuuzan fil-ghoobiriin
"kecuali seorang perempuan tua (istrinya), yang termasuk dalam golongan yang tinggal."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 171)

summa dammarnal-aakhoriin
"Kemudian Kami binasakan yang lain."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 172)

wa amthornaa 'alaihim mathoroo, fa saaa`a mathorul-munzariin
"Dan Kami hujani mereka (dengan hujan batu), maka betapa buruk hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 173)

inna fii zaalika la`aayah, wa maa kaana aksaruhum mu`miniin
"Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 174)

wa inna robbaka lahuwal-'aziizur-rohiim
"Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Maha Perkasa, Maha Penyayang."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 175)

kazzaba ash-haabul-aikatil-mursaliin
"Penduduk Aikah telah mendustakan para rasul;"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 176)

iz qoola lahum syu'aibun alaa tattaquun
"ketika Syu'aib berkata kepada mereka, Mengapa kamu tidak bertakwa?"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 177)

innii lakum rosuulun amiin
"Sungguh, aku adalah rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 178)

fattaqulloha wa athii'uun
"maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku;"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 179)

wa maaa as`alukum 'alaihi min ajrin in ajriya illaa 'alaa robbil-'aalamiin
"dan aku tidak meminta imbalan kepadamu atas ajakan itu; imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 180)

auful-kaila wa laa takuunuu minal-mukhsiriin
"Sempurnakanlah takaran dan janganlah kamu merugikan orang lain;"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 181)

wa zinuu bil-qisthoosil-mustaqiim
"dan timbanglah dengan timbangan yang benar."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 182)

wa laa tabkhosun-naasa asy-yaaa`ahum wa laa ta'sau fil-ardhi mufsidiin
"Dan janganlah kamu merugikan manusia dengan mengurangi hak-haknya dan janganlah membuat kerusakan di bumi;"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 183)

wattaqullazii kholaqokum wal-jibillatal-awwaliin
"dan bertakwalah kepada Allah yang telah menciptakan kamu dan umat-umat yang terdahulu."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 184)

qooluuu innamaaa anta minal-musahhariin
"Mereka berkata, Engkau tidak lain hanyalah orang-orang yang kena sihir,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 185)

wa maaa anta illaa basyarum mislunaa wa in nazhunnuka laminal-kaazibiin
"dan engkau hanyalah manusia seperti kami, dan sesungguhnya kami yakin engkau termasuk orang-orang yang berdusta."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 186)

fa asqith 'alainaa kisafam minas-samaaa`i ing kunta minash-shoodiqiin
"Maka jatuhkanlah kepada kami gumpalan dari langit, jika engkau termasuk orang-orang yang benar."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 187)

qoola robbiii a'lamu bimaa ta'maluun
"Dia (Syu'aib) berkata, Tuhanku lebih mengetahui apa yang kamu kerjakan."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 188)

fa kazzabuuhu fa akhozahum 'azaabu yaumizh-zhullah, innahuu kaana 'azaaba yaumin 'azhiim
"Kemudian mereka mendustakannya (Syu'aib), lalu mereka ditimpa azab pada hari yang gelap. Sungguh, itulah azab pada hari yang dahsyat."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 189)

inna fii zaalika la`aayah, wa maa kaana aksaruhum mu`miniin
"Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 190)

wa inna robbaka lahuwal-'aziizur-rohiim
"Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Maha Perkasa, Maha Penyayang."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 191)

wa innahuu latanziilu robbil-'aalamiin
"Dan sungguh, (Al-Qur'an) ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan seluruh alam,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 192)

nazala bihir-ruuhul-amiin
"Yang dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril),"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 193)

'alaa qolbika litakuuna minal-munziriin
"ke dalam hatimu (Muhammad) agar engkau termasuk orang yang memberi peringatan,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 194)

bilisaanin 'arobiyyim mubiin
"dengan bahasa Arab yang jelas."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 195)

wa innahuu lafii zuburil-awwaliin
"Dan sungguh, (Al-Qur'an) itu (disebut) dalam kitab-kitab orang yang terdahulu."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 196)

a wa lam yakul lahum aayatan ay ya'lamahuu 'ulamaaa`u baniii isrooo`iil
"Apakah tidak (cukup) menjadi bukti bagi mereka, bahwa para ulama Bani Israil mengetahuinya?"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 197)

walau nazzalnaahu 'alaa ba'dhil-a'jamiin
"Dan seandainya (Al-Qur'an) itu Kami turunkan kepada sebagian dari golongan bukan Arab,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 198)

faqoro`ahuu 'alaihim maa kaanuu bihii mu`miniin
"lalu dia membacakannya kepada mereka (orang-orang kafir); niscaya mereka tidak juga akan beriman kepadanya."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 199)

kazaalika salaknaahu fii quluubil-mujrimiin
"Demikianlah, Kami masukkan (sifat dusta dan ingkar) ke dalam hati orang-orang yang berdosa,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 200)

laa yu`minuuna bihii hattaa yarowul-'azaabal-aliim
"mereka tidak akan beriman kepadanya, hingga mereka melihat azab yang pedih,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 201)

fa ya`tiyahum baghtataw wa hum laa yasy'uruun
"maka datang azab kepada mereka secara mendadak, ketika mereka tidak menyadarinya,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 202)

fa yaquuluu hal nahnu munzhoruun
"lalu mereka berkata, Apakah kami diberi penangguhan waktu?"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 203)

a fa bi'azaabinaa yasta'jiluun
"Bukankah mereka yang meminta agar azab Kami dipercepat?"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 204)

a fa ro`aita im matta'naahum siniin
"Maka bagaimana pendapatmu jika kepada mereka Kami berikan kenikmatan hidup beberapa tahun,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 205)

summa jaaa`ahum maa kaanuu yuu'aduun
"kemudian datang kepada mereka azab yang diancamkan kepada mereka,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 206)

maaa aghnaa 'an-hum maa kaanuu yumatta'uun
"niscaya tidak berguna bagi mereka kenikmatan yang mereka rasakan."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 207)

wa maaa ahlaknaa ming qoryatin illaa lahaa munziruun
"Dan Kami tidak membinasakan sesuatu negeri, kecuali setelah ada orang-orang yang memberi peringatan kepadanya;"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 208)

zikroo, wa maa kunnaa zhoolimiin
"untuk (menjadi) peringatan. Dan Kami tidak berlaku zalim."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 209)

wa maa tanazzalat bihisy-syayaathiin
"Dan (Al-Qur'an) itu tidaklah dibawa turun oleh setan-setan."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 210)

wa maa yambaghii lahum wa maa yastathii'uun
"Dan tidaklah pantas bagi mereka (Al-Qur'an itu), dan mereka pun tidak akan sanggup."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 211)

innahum 'anis-sam'i lama'zuuluun
"Sesungguhnya untuk mendengarkannya pun mereka dijauhkan."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 212)

fa laa tad'u ma'allohi ilaahan aakhoro fa takuuna minal-mu'azzabiin
"Maka janganlah kamu menyeru (menyembah) tuhan selain Allah, nanti kamu termasuk orang-orang yang diazab."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 213)

wa anzir 'asyiirotakal-aqrobiin
"Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu (Muhammad) yang terdekat,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 214)

wakhfidh janaahaka limanittaba'aka minal-mu`miniin
"dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang beriman yang mengikutimu."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 215)

fa in 'ashouka fa qul innii bariii`um mimmaa ta'maluun
"Kemudian jika mereka mendurhakaimu maka katakanlah (Muhammad), Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 216)

wa tawakkal 'alal-'aziizir-rohiim
"Dan bertawakallah kepada (Allah) Yang Maha Perkasa, Maha Penyayang,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 217)

allazii yarooka hiina taquum
"Yang melihat engkau ketika engkau berdiri (untuk sholat),"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 218)

wa taqollubaka fis-saajidiin
"dan (melihat) perubahan gerakan badanmu di antara orang-orang yang sujud."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 219)

innahuu huwas-samii'ul-'aliim
"Sungguh, Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 220)

hal unabbi`ukum 'alaa man tanazzalusy-syayaathiin
"Maukah Aku beritakan kepadamu, kepada siapa setan-setan itu turun?"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 221)

tanazzalu 'alaa kulli affaakin asiim
"Mereka (setan) turun kepada setiap pendusta yang banyak berdosa,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 222)

yulquunas-sam'a wa aksaruhum kaazibuun
"mereka menyampaikan hasil pendengaran mereka, sedangkan kebanyakan mereka orang-orang pendusta."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 223)

wasy-syu'arooo`u yattabi'uhumul-ghoowuun
"Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 224)va lam taro annahum fii kulli waadiy yahiimuun
"Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 225)

wa annahum yaquuluuna maa laa yaf'aluun
"dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya)?"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 226)

illallaziina aamanuu wa 'amilush-shoolihaati wa zakarulloha kasiirow wantashoruu mim ba'di maa zhulimuu, wa saya'lamullaziina zholamuuu ayya mungqolabiy yangqolibuun
"Kecuali orang-orang (penyair-penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapat kemenangan setelah terzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang-orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali."
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 227)


Vidio Bacaan Surat Asy-Syu'ara'


Alhamdulillah admin telah menyelesaikan pembuatan postingan ini, muda-mudahan usaha mimin tidak sia-sia, muda-mudahan postingan Teks Latin Surat Asy-Syu'ara' ini dapat bermanfaat bagi orang banyak yang lagi membutuhkannya.

Sebelum menutup laman ini Jangan Lupa Share Yaaa.
Sampai jumpa di postingan berikutnya.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Teks Latin Surat Asy-Syu'ara' Dan Terjemahan Indonesia