Blog Tambahpahala merupakan blog yang berisikan Konten Doa-doa Harian, Bacaan Ayat Suci Al Qur'an yang di tulis dalam bahsa Arab, latin, dan terjemahan dalam bahasa indonesia, dan lain Sebagainya Tentang Islam.

Jumat, 21 September 2018

Latin Surat Al-A'raf Dan Terjemahan Indonesia





Bacaan Teks Latin Surat Al-A'raf Dan Terjemahan Indonesia -Assalamualaikum, Alhamdulillah admin masih di beri kesempatan oleh Allah untuk hidup dan melaksanakan rutinitas ngeblog, menulis konten seperti ini. Dan pada kesempatan kali ini admin akan membagikan teks latin surat Al-A'raf. Jangan lupa teman-teman untuk membaca postingan sebelumnya yaitu Surat Al-An'am.

Teks bacaan surat Al-A'raf, latin, teks latin

Al-A'raf adalah surat ke-7 dalam kitab suci al-Qur'an dan termasuk dalam juz ke-8,9. Surah ini terdiri atas 206 ayat dan termasuk pada golongan surat Makkiyah karna keseluruhan ayat dalam surat ini turun pada saat rasulullah masih di mekah. Surat ini diturunkan sebelum turunnya surah Al-An'am dan termasuk dalam golongan surat Assab 'uththiwaal (tujuh surat yang panjang).

Dinamakan Al-A'raf karena perkataan Al-A'raf terdapat dalam ayat 46 yang mengemukakan tentang keadaan orang-orang yang berada di atas Al-A'raf yaitu: tempat yang tertinggi di batas surga dan neraka.

Itu dia ulasan singkat surat Al-A'raf, semoga dapat memberi manfaat dan wawasan seputar surat ini. Berikut bacaan latin Surat Al-A'raf, silahkan  teman-teman baca.


Al-A'raf (Tempat Tertinggi)


bismillahirrahmaniarrahim latin surat Al-A'raf
1.
alif laaam miiim shoood
"Alif Lam Mim Sad."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 1)

2.
kitaabun unzila ilaika fa laa yakun fii shodrika harojum min-hu litunziro bihii wa zikroo lil-mu`miniin
"(Inilah) Kitab yang diturunkan kepadamu (Muhammad); maka janganlah engkau sesak dada karenanya, agar engkau memberi peringatan dengan (Kitab) itu dan menjadi pelajaran bagi orang yang beriman."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 2)

3.
ittabi'uu maaa unzila ilaikum mir robbikum wa laa tattabi'uu min duunihiii auliyaaa`, qoliilam maa tazakkaruun
"Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu, dan janganlah kamu ikuti selain Dia sebagai pemimpin. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 3)

4.
wa kam ming qoryatin ahlaknaahaa fa jaaa`ahaa ba`sunaa bayaatan au hum qooo`iluun
"Betapa banyak negeri yang telah Kami binasakan, siksaan Kami datang (menimpa penduduknya) pada malam hari, atau pada saat mereka beristirahat pada siang hari."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 4)

5.
fa maa kaana da'waahum iz jaaa`ahum ba`sunaaa illaaa ang qooluuu innaa kunnaa zhoolimiin
"Maka, ketika siksaan Kami datang menimpa mereka, keluhan mereka tidak lain, hanya mengucap, Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zalim."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 5)

6.
fa lanas`alannallaziina ursila ilaihim wa lanas`alannal-mursaliin
"Maka, pasti akan Kami tanyakan kepada umat yang telah mendapat seruan (dari rasul-rasul) dan Kami akan tanyai (pula) para rasul,"
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 6)

7.
fa lanaqushshonna 'alaihim bi'ilmiw wa maa kunnaa ghooo`ibiin
"dan pasti akan Kami beritakan kepada mereka dengan ilmu (Kami) dan Kami tidak jauh (dari mereka)."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 7)

8.
wal-waznu yauma`izinil-haqq, fa man saqulat mawaaziinuhuu fa ulaaa`ika humul-muflihuun
"Timbangan pada hari itu (menjadi ukuran) kebenaran. Maka, barang siapa berat timbangan (kebaikan)nya, mereka itulah orang yang beruntung,"
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 8)

9.
wa man khoffat mawaaziinuhuu fa ulaaa`ikallaziina khosiruuu anfusahum bimaa kaanuu bi`aayaatinaa yazhlimuun
"dan barang siapa ringan timbangan (kebaikan)nya, maka mereka itulah orang yang telah merugikan dirinya sendiri, karena mereka mengingkari ayat-ayat Kami."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 9)

10.
wa laqod makkannaakum fil-ardhi wa ja'alnaa lakum fiihaa ma'aayisy, qoliilam maa tasykuruun
"Dan sungguh, Kami telah menempatkan kamu di bumi dan di sana Kami sediakan (sumber) penghidupan untukmu. (Tetapi) sedikit sekali kamu bersyukur."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 10)

11.
wa laqod kholaqnaakum summa showwarnaakum summa qulnaa lil-malaaa`ikatisjuduu li`aadama fa sajaduuu illaaa ibliis, lam yakum minas-saajidiin
"Dan sungguh, Kami telah menciptakan kamu, kemudian membentuk (tubuh)mu, kemudian Kami berfirman kepada para malaikat, Bersujudlah kamu kepada Adam, maka mereka pun sujud kecuali Iblis. la (Iblis) tidak termasuk mereka yang bersujud."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 11)

12.
qoola maa mana'aka allaa tasjuda iz amartuk, qoola ana khoirum min-h, kholaqtanii min naariw wa kholaqtahuu min thiin
"(Allah) berfirman, Apakah yang menghalangimu (sehingga) kamu tidak bersujud (kepada Adam) ketika Aku menyuruhmu? (Iblis) menjawab, Aku lebih baik daripada dia. Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 12)

13.
qoola fahbith min-haa fa maa yakuunu laka an tatakabbaro fiihaa fakhruj innaka minash-shooghiriin
"(Allah) berfirman, Maka, turunlah kamu darinya (surga); karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya. Keluarlah! Sesungguhnya kamu termasuk makhluk yang hina."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 13)

14.
qoola anzhirniii ilaa yaumi yub'asuun
"(Iblis) menjawab, Berilah aku penangguhan waktu, sampai hari mereka dibangkitkan."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 14)

15.
qoola innaka minal-munzhoriin
"(Allah) berfirman, Benar, kamu termasuk yang diberi penangguhan waktu."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 15)

16.
qoola fa bimaaa aghwaitanii la`aq'udanna lahum shiroothokal-mustaqiim
"(Iblis) menjawab, Karena Engkau telah menghukum aku tersesat, pasti aku akan selalu menghalangi mereka dari jalan-Mu yang lurus,"
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 16)

17.
summa la`aatiyannahum mim baini aidiihim wa min kholfihim wa 'an aimaanihim wa 'an syamaaa`ilihim, wa laa tajidu aksarohum syaakiriin
"kemudian pasti aku akan mendatangi mereka dari depan, dari belakang, dari kanan, dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 17)

18.
qoolakhruj min-haa maz`uumam mad-huuroo, laman tabi'aka min-hum la`amla`anna jahannama mingkum ajma'iin
"(Allah) berfirman, Keluarlah kamu dari sana (surga) dalam keadaan terhina dan terusir! Sesungguhnya barang siapa di antara mereka ada yang mengikutimu, pasti akan Aku isi neraka Jahanam dengan kamu semua."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 18)

19.
wa yaaa aadamuskun anta wa zaujukal-jannata fa kulaa min haisu syi`tumaa wa laa taqrobaa haazihisy-syajarota fa takuunaa minazh-zhoolimiin
"Dan (Allah berfirman), Wahai Adam! Tinggallah engkau bersama istrimu dalam surga dan makanlah apa saja yang kamu berdua sukai. Tetapi janganlah kamu berdua dekati pohon yang satu ini. (Apabila didekati) kamu berdua termasuk orang-orang yang zalim."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 19)

20.
fa waswasa lahumasy-syaithoonu liyubdiya lahumaa maa wuuriya 'an-humaa min sau`aatihimaa wa qoola maa nahaakumaa robbukumaa 'an haazihisy-syajaroti illaaa an takuunaa malakaini au takuunaa minal-khoolidiin
"Kemudian setan membisikkan pikiran jahat kepada mereka agar menampakkan aurat mereka (yang selama ini) tertutup. Dan (setan) berkata, Tuhanmu hanya melarang kamu berdua mendekati pohon ini, agar kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang yang kekal (dalam surga)."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 20)

21.
wa qoosamahumaaa innii lakumaa laminan-naashihiin
"Dan dia (setan) bersumpah kepada keduanya, Sesungguhnya aku ini benar-benar termasuk para penasihatmu,"
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 21)

22.
fa dallohumaa bighuruur, fa lammaa zaaqosy-syajarota badat lahumaa sau`aatuhumaa wa thofiqoo yakhshifaani 'alaihimaa miw waroqil-jannah, wa naadaahumaa robbuhumaaa a lam an-hakumaa 'an tilkumasy-syajaroti wa aqul lakumaaa innasy-syaithoona lakumaa 'aduwwum mubiin
"dia (setan) membujuk mereka dengan tipu daya. Ketika mereka mencicipi (buah) pohon itu, tampaklah oleh mereka auratnya, maka mulailah mereka menutupinya dengan daun-daun surga. Tuhan menyeru mereka, Bukankah Aku telah melarang kamu dari pohon itu dan Aku telah mengatakan bahwa sesungguhnya setan adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua?"
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 22)

23.
qoolaa robbanaa zholamnaaa anfusana wa il lam taghfir lanaa wa tar-hamnaa lanakuunanna minal-khoosiriin
"Keduanya berkata, Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 23)

24.
qoolahbithuu ba'dhukum liba'dhin 'aduww, wa lakum fil-ardhi mustaqorruw wa mataa'un ilaa hiin
"(Allah) berfirman, Turunlah kamu! Kamu akan saling bermusuhan satu sama lain. Bumi adalah tempat kediaman dan kesenanganmu sampai waktu yang telah ditentukan."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 24)

25.
qoola fiihaa tahyauna wa fiihaa tamuutuuna wa min-haa tukhrojuun
"(Allah) berfirman, Di sana kamu hidup, di sana kamu mati, dan dari sana (pula) kamu akan dibangkitkan."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 25)

26.
yaa baniii aadama qod anzalnaa 'alaikum libaasay yuwaarii sau`aatikum wariisyaa, wa libaasut-taqwaa zaalika khoiir, zaalika min aayaatillaahi la'allahum yazzakkaruun
"Wahai anak cucu Adam! Sesungguhnya Kami telah menyediakan pakaian untuk menutupi auratmu dan untuk perhiasan bagimu. Tetapi pakaian takwa, itulah yang lebih baik. Demikianlah sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka ingat."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 26)

27.
yaa baniii aadama laa yaftinannakumusy-syaithoonu kamaaa akhroja abawaikum minal-jannati yanzi'u 'an-humaa libaasahumaa liyuriyahumaa sau`aatihimaa, innahuu yarookum huwa wa qobiiluhuu min haisu laa tarounahum, innaa ja'alnasy-syayaathiina auliyaaa`a lillaziina laa yu`minuun
"Wahai anak cucu Adam! Janganlah sampai kamu tertipu oleh setan sebagaimana halnya dia (setan) telah mengeluarkan ibu bapakmu dari surga, dengan menanggalkan pakaian keduanya untuk memperlihatkan aurat keduanya. Sesungguhnya dia dan pengikutnya dapat melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 27)

28.
wa izaa fa'aluu faahisyatang qooluu wajadnaa 'alaihaaa aabaaa`anaa wallohu amaronaa bihaa, qul innalloha laa ya`muru bil-fahsyaaa`, a taquuluuna 'alallohi maa laa ta'lamuun
"Dan apabila mereka melakukan perbuatan keji, mereka berkata, Kami mendapati nenek moyang kami melakukan yang demikian, dan Allah menyuruh kami mengerjakannya. Katakanlah Sesungguhnya Allah tidak pernah menyuruh berbuat keji. Mengapa kamu membicarakan tentang Allah apa yang tidak kamu ketahui?"
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 28)

29.
qul amaro robbii bil-qisth, wa aqiimuu wujuuhakum 'inda kulli masjidiw wad'uuhu mukhlishiina lahud-diin, kamaa bada`akum ta'uuduun
"Katakanlah, Tuhanku menyuruhku berlaku adil. Hadapkanlah wajahmu (kepada Allah) pada setiap sholat, dan sembahlah Dia dengan mengikhlaskan ibadah semata-mata hanya kepada-Nya. Kamu akan dikembalikan kepada-Nya sebagaimana kamu diciptakan semula."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 29)

30.
fariiqon hadaa wa fariiqon haqqo 'alaihimudh-dholaalah, innahumuttakhozusy-syayaathiina auliyaaa`a min duunillaahi wa yahsabuuna annahum muhtaduun
"Sebagian diberi-Nya petunjuk dan sebagian lagi sepantasnya menjadi sesat. Mereka menjadikan setan-setan sebagai pelindung selain Allah. Mereka mengira bahwa mereka mendapat petunjuk."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 30)

31.
yaa baniii aadama khuzuu ziinatakum 'inda kulli masjidiw wa kuluu wasyrobuu wa laa tusrifuu, innahuu laa yuhibbul-musrifiin
"Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 31)

32.
qul man harroma ziinatallohillatiii akhroja li'ibaadihii wath-thoyyibaati minar-rizq, qul hiya lillaziina aamanuu fil-hayaatid-dun-yaa khoolishotay yaumal-qiyaamah, kazaalika nufashshilul-aayaati liqoumiy ya'lamuun
"Katakanlah (Muhammad), Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah disediakan untuk hamba-hamba-Nya dan rezeki yang baik-baik? Katakanlah, Semua itu untuk orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia, dan khusus (untuk mereka saja) pada hari Kiamat. Demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu untuk orang-orang yang mengetahui."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 32)

33.
qul innamaa harroma robbiyal-fawaahisya maa zhoharo min-haa wa maa bathona wal-isma wal-baghya bighoiril-haqqi wa an tusyrikuu billaahi maa lam yunazzil bihii sulthoonaw wa an taquuluu 'alallohi maa laa ta'lamuun
"Katakanlah (Muhammad), Tuhanku hanya mengharamkan segala perbuatan keji yang terlihat dan yang tersembunyi, perbuatan dosa, perbuatan zalim tanpa alasan yang benar, dan (mengharamkan) kamu mempersekutukan Allah dengan sesuatu, sedangkan Dia tidak menurunkan alasan untuk itu, dan (mengharamkan) kamu membicarakan tentang Allah apa yang tidak kamu ketahui."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 33)

34.
wa likulli ummatin ajal, fa izaa jaaa`a ajaluhum laa yasta`khiruuna saa'ataw wa laa yastaqdimuun
"Dan setiap umat mempunyai ajal (batas waktu). Apabila ajalnya tiba, mereka tidak dapat meminta penundaan atau percepatan sesaat pun."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 34)

35.
yaa baniii aadama immaa ya`tiyannakum rusulum mingkum yaqushshuuna 'alaikum aayaatii fa manittaqoo wa ashlaha fa laa khoufun 'alaihim wa laa hum yahzanuun
"Wahai anak cucu Adam! Jika datang kepadamu rasul-rasul dari kalanganmu sendiri, yang menceritakan ayat-ayat-Ku kepadamu, maka barang siapa bertakwa dan mengadakan perbaikan, maka tidak ada rasa takut pada mereka, dan mereka tidak bersedih hati."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 35)

36.
wallaziina kazzabuu bi`aayaatinaa wastakbaruu 'an-haaa ulaaa`ika ash-haabun-naar, hum fiihaa khooliduun
"Tetapi orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, mereka itulah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 36)

37.
fa man azhlamu mim maniftaroo 'alallohi kaziban au kazzaba bi`aayaatih, ulaaa`ika yanaluhum nashiibuhum minal-kitaab, hattaaa izaa jaaa`at-hum rusulunaa yatawaffaunahum qooluuu aina maa kuntum tad'uuna min duunillaah, qooluu dholluu 'annaa wa syahiduu 'alaaa anfusihim annahum kaanuu kaafiriin
"Siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah atau yang mendustakan ayat-ayat-Nya? Mereka itu akan memperoleh bagian yang telah ditentukan dalam Kitab sampai datang para utusan (malaikat) Kami kepada mereka untuk mencabut nyawanya. Mereka (para malaikat) berkata, Manakah sembahan yang biasa kamu sembah selain Allah? Mereka (orang musyrik) menjawab, Semuanya telah lenyap dari kami. Dan mereka memberikan kesaksian terhadap diri mereka sendiri bahwa mereka adalah orang-orang kafir."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 37)

38.
qooladkhuluu fiii umaming qod kholat ming qoblikum minal-jinni wal-insi fin-naari kullamaa dakholat ummatul la'anat ukhtahaa, hattaaa izad daarokuu fiihaa jamii'ang qoolat ukhroohum li`uulaahum robbanaa haaa`ulaaa`i adholluunaa fa aatihim 'azaaban dhi'fam minan-naar, qoola likullin dhi'fuw wa laakil laa ta'lamuun
"Allah berfirman, Masuklah kamu ke dalam api neraka bersama golongan jin dan manusia yang telah lebih dahulu dari kamu. Setiap kali suatu umat masuk, dia melaknat saudaranya, sehingga apabila mereka telah masuk semuanya, berkatalah orang yang (masuk) belakangan (kepada) orang yang (masuk) terlebih dahulu, Ya Tuhan kami, mereka telah menyesatkan kami. Datangkanlah siksaan api neraka yang berlipat ganda kepada mereka. Allah berfirman, Masing-masing mendapatkan (siksaan) yang berlipat ganda, tapi kamu tidak mengetahui."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 38)

39.
wa qoolat uulaahum li`ukhroohum fa maa kaana lakum 'alainaa min fadhlin fa zuuqul-'azaaba bimaa kuntum taksibuun
"Dan orang yang (masuk) terlebih dahulu berkata kepada yang (masuk) belakangan, Kamu tidak mempunyai kelebihan sedikit pun atas kami. Maka, rasakanlah azab itu karena perbuatan yang telah kamu lakukan."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 39)

40.
innallaziina kazzabuu bi`aayaatinaa wastakbaruu 'an-haa laa tufattahu lahum abwaabus-samaaa`i wa laa yadkhuluunal-jannata hattaa yalijal-jamalu fii sammil-khiyaath, wa kazaalika najzil-mujrimiin
"Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, tidak akan dibukakan pintu-pintu langit bagi mereka, dan mereka tidak akan masuk surga, sebelum unta masuk ke dalam lubang jarum. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 40)

41.
lahum min jahannama mihaaduw wa min fauqihim ghowaasy, wa kazaalika najzizh-zhoolimiin
"Bagi mereka tikar tidur dari api neraka dan di atas mereka ada selimut (api neraka). Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang zalim."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 41)

42.
wallaziina aamanuu wa 'amilush-shoolihaati laa nukallifu nafsan illaa wus'ahaaa ulaaa`ika ash-haabul-jannah, hum fiihaa khooliduun
"Dan orang-orang yang beriman serta mengerjakan kebajikan, Kami tidak akan membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya. Mereka itulah penghuni surga; mereka kekal di dalamnya,"
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 42)

43.
wa naza'naa maa fii shuduurihim min ghillin tajrii min tahtihimul-an-haar, wa qoolul-hamdu lillaahillazii hadaanaa lihaazaa, wa maa kunnaa linahtadiya lau laaa an hadaanalloh, laqod jaaa`at rusulu robbinaa bil-haqq, wa nuuduuu an tilkumul-jannatu uuristumuuhaa bimaa kuntum ta'maluun
"dan Kami mencabut rasa dendam dari dalam dada mereka, di bawahnya mengalir sungai-sungai. Mereka berkata, Segala puji bagi Allah yang telah menunjukkan kami ke (surga) ini. Kami tidak akan mendapat petunjuk sekiranya Allah tidak menunjukkan kami. Sesungguhnya rasul-rasul Tuhan kami telah datang membawa kebenaran. Diserukan kepada mereka, Itulah surga yang telah diwariskan kepadamu, karena apa yang telah kamu kerjakan."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 43)

44.
wa naadaaa ash-haabul-jannati ash-haaban-naari ang qod wajadnaa maa wa'adanaa robbunaa haqqon fa hal wajattum maa wa'ada robbukum haqqoo, qooluu na'am, fa azzana mu`azzinum bainahum al la'natullohi 'alazh-zhoolimiin
"Dan para penghuni surga menyeru penghuni-penghuni neraka, Sungguh, kami telah memperoleh apa yang dijanjikan Tuhan kepada kami itu benar. Apakah kamu telah memperoleh apa yang dijanjikan Tuhan kepadamu itu benar? Mereka menjawab, Benar. Kemudian penyeru (malaikat) mengumumkan di antara mereka, Laknat Allah bagi orang-orang zalim,"
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 44)

45.
allaziina yashudduuna 'an sabiilillaahi wa yabghuunahaa 'iwajaa, wa hum bil-aakhiroti kaafiruun
"(yaitu) orang-orang yang menghalang-halangi (orang lain) dari jalan Allah dan ingin membelokkannya. Mereka itulah yang mengingkari kehidupan akhirat."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 45)

46.
wa bainahumaa hijaab, wa 'alal-a'roofi rijaaluy ya'rifuuna kullam bisiimaahum, wa naadau ash-haabal-jannati an salaamun 'alaikum, lam yadkhuluuhaa wa hum yathma'uun
"Dan di antara keduanya (penghuni surga dan neraka) ada tabir dan di atas A'raf (tempat yang tertinggi) ada orang-orang yang saling mengenal, masing-masing dengan tanda-tandanya. Mereka menyeru penghuni surga, Salamun 'alaikum (salam sejahtera bagimu). Mereka belum dapat masuk, tetapi mereka ingin segera (masuk)."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 46)

47.
wa izaa shurifat abshooruhum tilqooo`a ash-haabin-naari qooluu robbanaa laa taj'alnaa ma'al-qoumizh-zhoolimiin
"Dan apabila pandangan mereka dialihkan ke arah penghuni neraka, mereka berkata, Ya Tuhan kami, janganlah Engkau tempatkan kami bersama-sama orang-orang zalim itu."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 47)

48.
wa naadaaa ash-haabul-a'roofi rijaalay ya'rifuunahum bisiimaahum qooluu maaa aghnaa 'angkum jam'ukum wa maa kuntum tastakbiruun
"Dan orang-orang di atas A'raf  (tempat yang tertinggi) menyeru orang-orang yang mereka kenal dengan tanda-tandanya sambil berkata, Harta yang kamu kumpulkan dan apa yang kamu sombongkan, (ternyata) tidak ada manfaatnya buat kamu."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 48)

49.
a haaa`ulaaa`illaziina aqsamtum laa yanaluhumullohu birohmah, udkhulul-jannata laa khoufun 'alaikum wa laaa antum tahzanuun
"Itukah orang-orang yang kamu telah bersumpah, bahwa mereka tidak akan mendapat rahmat Allah? (Allah berfirman), Masuklah kamu ke dalam surga! Tidak ada rasa takut padamu dan kamu tidak pula akan bersedih hati."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 49)

50.
wa naadaaa ash-haabun-naari ash-haabal-jannati an afiidhuu 'alainaa minal-maaa`i au mimmaa rozaqokumulloh, qooluuu innalloha harromahumaa 'alal-kaafiriin
"Para penghuni neraka menyeru para penghuni surga, Tuangkanlah (sedikit) air kepada kami atau rezeki apa saja yang telah dikaruniakan Allah kepadamu. Mereka menjawab, Sungguh, Allah telah mengharamkan keduanya bagi orang-orang kafir,"
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 50)

51.
allaziinattakhozuu diinahum lahwaw wa la'ibaw wa ghorrot-humul-hayaatud-dun-yaa, fal-yauma nansaahum kamaa nasuu liqooo`a yaumihim haazaa wa maa kaanuu bi`aayaatinaa yaj-haduun
"(yaitu) orang-orang yang menjadikan agamanya sebagai permainan dan senda gurau, dan mereka telah tertipu oleh kehidupan dunia. Maka, pada hari ini (Kiamat), Kami melupakan mereka sebagaimana mereka dahulu melupakan pertemuan hari ini, dan karena mereka mengingkari ayat-ayat Kami."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 51)

52.
wa laqod ji`naahum bikitaabin fashsholnaahu 'alaa 'ilmin hudaw wa rohmatal liqoumiy yu`minuun
"Sungguh, Kami telah mendatangkan Kitab (Al-Qur'an) kepada mereka, yang Kami jelaskan atas dasar pengetahuan, sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 52)

53.
hal yanzhuruuna illaa ta`wiilah, yauma ya`tii ta`wiiluhuu yaquulullaziina nasuuhu ming qoblu qod jaaa`at rusulu robbinaa bil-haqq, fa hal lanaa min syufa'aaa`a fa yasyfa'uu lanaaa au nuroddu fa na'mala ghoirollazii kunnaa na'mal, qod khosiruuu anfusahum wa dholla 'an-hum maa kaanuu yaftaruun
"Tidakkah mereka hanya menanti-nanti bukti kebenaran (Al-Qur'an) itu. Pada hari bukti kebenaran itu tiba, orang-orang yang sebelum itu mengabaikannya berkata, Sungguh, rasul-rasul Tuhan kami telah datang membawa kebenaran. Maka, adakah pemberi syafaat bagi kami yang akan memberikan pertolongan kepada kami atau agar kami dikembalikan (ke dunia) sehingga kami akan beramal tidak seperti perbuatan yang pernah kami lakukan dahulu? Mereka sebenarnya telah merugikan dirinya sendiri dan apa yang mereka ada-adakan dahulu telah hilang lenyap dari mereka."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 53)

54.
inna robbakumullohullazii kholaqos-samaawaati wal-ardho fii sittati ayyaamin summastawaa 'alal-'arsy, yughsyil-lailan-nahaaro yathlubuhuu hasiisaw wasy-syamsa wal-qomaro wan-nujuuma musakhkhorootim bi`amrihiii alaa lahul-kholqu wal-amr, tabaarokallohu robbul-'aalamiin
"Sungguh, Tuhanmu (adalah) Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat. (Dia ciptakan) matahari, bulan, dan bintang-bintang tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah! Segala penciptaan dan urusan menjadi hak-Nya. Maha Suci Allah, Tuhan seluruh alam."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 54)

55.
ud'uu robbakum tadhorru'aw wa khufyah, innahuu laa yuhibbul-mu'tadiin
"Berdoalah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut. Sungguh, Dia tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 55)

56.
wa laa tufsiduu fil-ardhi ba'da ishlaahihaa wad'uuhu khoufaw wa thoma'aa, inna rohmatallohi qoriibum minal-muhsiniin
"Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang yang berbuat kebaikan."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 56)

57.
wa huwallazii yursilur-riyaaha busyrom baina yadai rohmatih, hattaaa izaaa aqollat sahaaban siqoolan suqnaahu libaladim mayyitin fa anzalnaa bihil-maaa`a fa akhrojnaa bihii ming kullis-samaroot, kazaalika nukhrijul-mautaa la'allakum tazakkaruun
"Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa kabar gembira, mendahului kedatangan rahmat-Nya (hujan), sehingga apabila angin itu membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah itu. Kemudian Kami tumbuhkan dengan hujan itu berbagai macam buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 57)

58.
wal-baladuth-thoyyibu yakhruju nabaatuhuu bi`izni robbih, wallazii khobusa laa yakhruju illaa nakidaa, kazaalika nushorriful-aayaati liqoumiy yasykuruun
"Dan tanah yang baik, tanaman-tanamannya tumbuh subur dengan izin Tuhan; dan tanah yang buruk, tanaman-tanamannya tumbuh merana. Demikianlah Kami menjelaskan berulang-ulang tanda-tanda (kebesaran Kami) bagi orang-orang yang bersyukur."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 58)

59.
laqod arsalnaa nuuhan ilaa qoumihii fa qoola yaa qoumi'budulloha maa lakum min ilaahin ghoiruh, inniii akhoofu 'alaikum 'azaaba yaumin 'azhiim
"Sungguh, Kami benar-benar telah mengutus Nuh kepada kaumnya, lalu dia berkata, Wahai kaumku! Sembahlah Allah! Tidak ada Tuhan (sembahan) bagimu selain Dia. Sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa azab pada hari yang dahsyat (kiamat)."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 59)

60.
qoolal-mala`u ming qoumihiii innaa lanarooka fii dholaalim mubiin
"Pemuka-pemuka kaumnya berkata, Sesungguhnya kami memandang kamu benar-benar berada dalam kesesatan yang nyata."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 60)

61.
qoola yaa qoumi laisa bii dholaalatuw wa laakinnii rosuulum mir robbil-'aalamiin
"Dia (Nuh) menjawab, Wahai kaumku! Aku tidak sesat; tetapi aku ini seorang rasul dari Tuhan seluruh alam."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 61)

62.
uballighukum risaalaati robbii wa anshohu lakum wa a'lamu minallohi maa laa ta'lamuun
"Aku menyampaikan kepadamu amanat Tuhanku, memberi nasihat kepadamu, dan aku mengetahui dari Allah apa yang tidak kamu ketahui."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 62)

63.
a wa 'ajibtum an jaaa`akum zikrum mir robbikum 'alaa rojulim mingkum liyunzirokum wa litattaquu wa la'allakum tur-hamuun
"Dan herankah kamu bahwa ada peringatan yang datang dari Tuhanmu melalui seorang laki-laki dari kalanganmu sendiri, untuk memberi peringatan kepadamu dan agar kamu bertakwa, sehingga kamu mendapat rahmat?"
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 63)

64.
fa kazzabuuhu fa anjainaahu wallaziina ma'ahuu fil-fulki wa aghroqnallaziina kazzabuu bi`aayaatinaa, innahum kaanuu qouman 'amiin
"Maka, mereka mendustakannya (Nuh). Lalu Kami selamatkan dia dan orang-orang yang bersamanya di dalam kapal. Kami tenggelamkan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang buta (mata hatinya)."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 64)

65.
wa ilaa 'aadin akhoohum huudaa, qoola yaa qoumi'budulloha maa lakum min ilaahin ghoiruh, a fa laa tattaquun
"Dan kepada kaum 'Ad (Kami utus) Hud, saudara mereka. Dia berkata, Wahai kaumku! Sembahlah Allah! Tidak ada Tuhan (sembahan) bagimu selain Dia. Maka, mengapa kamu tidak bertakwa?"
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 65)

66.
qoolal-mala`ullaziina kafaruu ming qoumihiii innaa lanarooka fii safaahatiw wa innaa lanazhunnuka minal-kaazibiin
"Pemuka-pemuka orang-orang yang kafir dari kaumnya berkata, Sesungguhnya kami memandang kamu benar-benar kurang waras dan kami kira kamu termasuk orang-orang yang berdusta."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 66)

67.
qoola yaa qoumi laisa bii safaahatuw wa laakinnii rosuulum mir robbil-'aalamiin
"Dia (Hud) menjawab, Wahai kaumku! Bukan aku kurang waras, tetapi aku ini adalah rasul dari Tuhan seluruh alam."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 67)

68.
uballighukum risaalaati robbii wa ana lakum naashihun amiin
"Aku menyampaikan kepadamu amanat Tuhanku dan pemberi nasihat yang terpercaya kepada kamu."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 68)

69.
a wa 'ajibtum an jaaa`akum zikrum mir robbikum 'alaa rojulim mingkum liyunzirokum, wazkuruuu iz ja'alakum khulafaaa`a mim ba'di qoumi nuuhiw wa zaadakum fil-kholqi bashthoh, fazkuruuu aalaaa`allohi la'allakum tuflihuun
"Dan herankah kamu bahwa ada peringatan yang datang dari Tuhanmu melalui seorang laki-laki dari kalanganmu sendiri, untuk memberi peringatan kepadamu? Ingatlah ketika Dia menjadikan kamu sebagai khalifah-khalifah setelah kaum Nuh, dan Dia lebihkan kamu dalam kekuatan tubuh dan perawakan. Maka, ingatlah akan nikmat-nikmat Allah agar kamu beruntung."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 69)

70.
qooluuu a ji`tanaa lina'budalloha wahdahuu wa nazaro maa kaana ya'budu aabaaa`unaa, fa`tinaa bimaa ta'idunaaa ing kunta minash-shoodiqiin
"Mereka berkata, Apakah kedatanganmu kepada kami, agar kami hanya menyembah Allah saja dan meninggalkan apa yang biasa disembah oleh nenek moyang kami? Maka buktikanlah ancamanmu kepada kami, jika kamu benar!"
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 70)

71.
qoola qod waqo'a 'alaikum mir robbikum rijsuw wa ghodhob, a tujaadiluunanii fiii asmaaa`in sammaitumuuhaaa antum wa aabaaa`ukum maa nazzalallohu bihaa min sulthoon, fantazhiruuu innii ma'akum minal-muntazhiriin
"Dia (Hud) menjawab, Sungguh, kebencian dan kemurkaan dari Tuhan akan menimpa kamu. Apakah kamu hendak berbantah denganku tentang nama-nama (berhala) yang kamu dan nenek moyangmu buat sendiri, padahal Allah tidak menurunkan keterangan untuk itu? Jika demikian, tunggulah! Sesungguhnya aku pun bersamamu termasuk yang menunggu."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 71)

72.
fa anjainaahu wallaziina ma'ahuu birohmatim minnaa wa qotho'naa daabirollaziina kazzabuu bi`aayaatinaa wa maa kaanuu mu`miniin
"Maka Kami selamatkan dia (Hud) dan orang-orang yang bersamanya dengan rahmat Kami dan Kami musnahkan sampai ke akar-akarnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Mereka bukanlah orang-orang beriman."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 72)

73.
wa ilaa samuuda akhoohum shoolihaa, qoola yaa qoumi'budulloha maa lakum min ilaahin ghoiruh, qod jaaa`atkum bayyinatum mir robbikum, haazihii naaqotullohi lakum aayatan fa zaruuhaa ta`kul fiii ardhillaahi wa laa tamassuuhaa bisuuu`in fa ya`khuzakum 'azaabun aliim
"Dan kepada kaum Samud (Kami utus) saudara mereka Saleh. Dia berkata, Wahai kaumku! Sembahlah Allah! Tidak ada Tuhan (sembahan) bagimu selain Dia. Sesungguhnya telah datang kepadamu bukti yang nyata dari Tuhanmu. Ini (seekor) unta betina dari Allah sebagai tanda untukmu. Biarkanlah ia makan di Bumi Allah, janganlah disakiti, nanti akibatnya kamu akan mendapatkan siksaan yang pedih."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 73)

74.
wazkuruuu iz ja'alakum khulafaaa`a mim ba'di 'aadiw wa bawwa`akum fil-ardhi tattakhizuuna min suhuulihaa qushuurow wa tan-hituunal-jibaala buyuutaa, fazkuruuu aalaaa`allohi wa laa ta'sau fil-ardhi mufsidiin
"Dan ingatlah ketika Dia menjadikan kamu khalifah-khalifah setelah kaum 'Ad dan menempatkan kamu di bumi. Di tempat yang datar kamu dirikan istana-istana dan di bukit-bukit kamu pahat menjadi rumah-rumah. Maka ingatlah nikmat-nikmat Allah dan janganlah kamu membuat kerusakan di bumi."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 74)

75.
qoolal-mala`ullaziinastakbaruu ming qoumihii lillaziinastudh'ifuu liman aamana min-hum a ta'lamuuna anna shooliham mursalum mir robbih, qooluuu innaa bimaaa ursila bihii mu`minuun
"Pemuka-pemuka yang menyombongkan diri berkata kepada orang-orang yang dianggap lemah, yaitu orang-orang yang telah beriman di antara kaumnya, Tahukah kamu bahwa Saleh adalah seorang rasul dari Tuhannya? Mereka menjawab, Sesungguhnya kami percaya kepada apa yang disampaikannya."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 75)

76.
qoolallaziinastakbaruuu innaa billaziii aamantum bihii kaafiruun
"Orang-orang yang menyombongkan diri berkata, Sesungguhnya kami mengingkari apa yang kamu percayai."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 76)

77.
fa 'aqorun-naaqota wa 'atau 'an amri robbihim wa qooluu yaa shoolihu`tinaa bimaa ta'idunaaa ing kunta minal-mursaliin
"Kemudian mereka sembelih unta betina itu, dan berlaku angkuh terhadap perintah Tuhannya. Mereka berkata, Wahai Saleh! Buktikanlah ancaman kamu kepada kami, jika benar engkau salah seorang rasul."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 77)

78.
fa akhozat-humur-rojfatu fa ashbahuu fii daarihim jaasimiin
"Lalu datanglah gempa menimpa mereka, dan mereka pun mati bergelimpangan di dalam reruntuhan rumah mereka."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 78)

79.
fa tawallaa 'an-hum wa qoola yaa qoumi laqod ablaghtukum risaalata robbii wa nashohtu lakum wa laakil laa tuhibbuunan-naashihiin
"Kemudian dia (Saleh) pergi meninggalkan mereka sambil berkata, Wahai kaumku! Sungguh, aku telah menyampaikan amanat Tuhanku kepadamu dan aku telah menasihati kamu. Tetapi kamu tidak menyukai orang yang memberi nasihat."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 79)

80.
wa luuthon iz qoola liqoumihiii a ta`tuunal-faahisyata maa sabaqokum bihaa min ahadim minal-'aalamiin
"Dan (Kami juga telah mengutus) Lut, ketika dia berkata kepada kaumnya, Mengapa kamu melakukan perbuatan keji, yang belum pernah dilakukan oleh seorang pun sebelum kamu (di dunia ini)."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 80)

81.
innakum lata`tuunar-rijaala syahwatam min duunin-nisaaa`, bal antum qoumum musrifuun
"Sungguh, kamu telah melampiaskan syahwatmu kepada sesama lelaki bukan kepada perempuan. Kamu benar-benar kaum yang melampaui batas."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 81)

82.
wa maa kaana jawaaba qoumihiii illaaa ang qooluuu akhrijuuhum ming qoryatikum, innahum unaasuy yatathohharuun
"Dan jawaban kaumnya tidak lain hanya berkata, Usirlah mereka (Lut dan pengikutnya) dari negerimu ini, mereka adalah orang yang menganggap dirinya suci."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 82)

83.
fa anjainaahu wa ahlahuuu illamro`atahuu kaanat minal-ghoobiriin
"Kemudian Kami selamatkan dia dan pengikutnya, kecuali istrinya. Dia (istrinya) termasuk orang-orang yang tertinggal."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 83)

84.
wa amthornaa 'alaihim mathoroo, fanzhur kaifa kaana 'aaqibatul-mujrimiin
"Dan Kami hujani mereka dengan hujan (batu). Maka, perhatikanlah bagaimana kesudahan orang yang berbuat dosa itu."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 84)

85.
wa ilaa madyana akhoohum syu'aibaa, qoola yaa qoumi'budulloha maa lakum min ilaahin ghoiruh, qod jaaa`atkum bayyinatum mir robbikum fa auful-kaila wal miizaana wa laa tabkhosun-naasa asy-yaaa`ahum wa laa tufsiduu fil-ardhi ba'da ishlaahihaa, zaalikum khoirul lakum ing kuntum mu`miniin
"Dan kepada penduduk Madyan, Kami (utus) Syu'aib, saudara mereka sendiri. Dia berkata, Wahai kaumku! Sembahlah Allah. Tidak ada Tuhan (sembahan) bagimu selain Dia. Sesungguhnya telah datang kepadamu bukti yang nyata dari Tuhanmu. Sempurnakanlah takaran dan timbangan, dan jangan kamu merugikan orang sedikit pun. Janganlah kamu berbuat kerusakan di Bumi setelah (diciptakan) dengan baik. Itulah yang lebih baik bagimu jika kamu orang beriman."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 85)

86.
wa laa taq'uduu bikulli shiroothin tuu'iduuna wa tashudduuna 'an sabiilillaahi man aamana bihii wa tabghuunahaa 'iwajaa, wazkuruuu iz kuntum qoliilan fa kassarokum wanzhuruu kaifa kaana 'aaqibatul-mufsidiin
"Dan janganlah kamu duduk di setiap jalan dengan menakut-nakuti dan menghalang-halangi orang-orang yang beriman dari jalan Allah dan ingin membelokkannya. Ingatlah ketika kamu dahulunya sedikit, lalu Allah memperbanyak jumlah kamu. Dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berbuat kerusakan."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 86)

87.
wa ing kaana thooo`ifatum mingkum aamanuu billaziii ursiltu bihii wa thooo`ifatul lam yu`minuu fashbiruu hattaa yahkumallohu bainanaa, wa huwa khoirul-haakimiin
"Jika ada segolongan di antara kamu yang beriman kepada (ajaran) yang aku diutus menyampaikannya, dan ada (pula) segolongan yang tidak beriman, maka bersabarlah sampai Allah menetapkan keputusan di antara kita. Dialah Hakim yang terbaik."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 87)

88.
qoolal-mala`ullaziinastakbaruu ming qoumihii lanukhrijannaka yaa syu'aibu wallaziina aamanuu ma'aka ming qoryatinaaa au lata'uudunna fii millatinaa, qoola a walau kunnaa kaarihiin
"Pemuka-pemuka yang menyombongkan diri dari kaum Syu'aib berkata, Wahai Syu'aib! Pasti kami usir engkau bersama orang-orang yang beriman dari negeri kami, kecuali engkau kembali kepada agama kami. Syu'aib berkata, Apakah (kamu akan mengusir kami), kendatipun kami tidak suka?"
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 88)

89.
qodiftaroinaa 'alallohi kaziban in 'udnaa fii millatikum ba'da iz najjaanallohu min-haa, wa maa yakuunu lanaaa an na'uuda fiihaaa illaaa ay yasyaaa`allohu robbunaa, wasi'a robbunaa kulla syai`in 'ilmaa, 'alallohi tawakkalnaa, robbanaftah bainanaa wa baina qouminaa bil-haqqi wa anta khoirul-faatihiin
"Sungguh, kami telah mengada-adakan kebohongan yang besar terhadap Allah, jika kami kembali kepada agamamu, setelah Allah melepaskan kami darinya. Dan tidaklah pantas kami kembali kepadanya, kecuali jika Allah, Tuhan kami, menghendaki. Pengetahuan Tuhan kami meliputi segala sesuatu. Hanya kepada Allah kami bertawakal. Ya Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil). Engkaulah pemberi keputusan terbaik."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 89)

90.
wa qoolal-mala`ullaziina kafaruu ming qoumihii la`inittaba'tum syu'aiban innakum izal lakhoosiruun
"Dan pemuka-pemuka dari kaumnya (Syu'aib) yang kafir berkata (kepada sesamanya), Sesungguhnya jika kamu mengikuti Syu'aib, tentu kamu menjadi orang-orang yang rugi."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 90)

91.
fa akhozat-humur-rojfatu fa ashbahuu fii daarihim jaasimiin
"Lalu datanglah gempa menimpa mereka, dan mereka pun mati bergelimpangan di dalam reruntuhan rumah mereka,"
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 91)

92.
allaziina kazzabuu syu'aibang ka`al lam yaghnau fiihaa, allaziina kazzabuu syu'aibang kaanuu humul-khoosiriin
"orang-orang yang mendustakan Syu'aib seakan-akan mereka belum pernah tinggal di (negeri) itu. Mereka yang mendustakan Syu'aib, itulah orang-orang yang rugi."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 92)

93.
fa tawallaa 'an-hum wa qoola yaa qoumi laqod ablaghtukum risaalaati robbii wa nashohtu lakum, fa kaifa aasaa 'alaa qouming kaafiriin
"Maka, Syu'aib meninggalkan mereka seraya berkata, Wahai kaumku! Sungguh, aku telah menyampaikan amanat Tuhanku kepadamu dan aku telah menasihati kamu. Maka, bagaimana aku akan bersedih hati terhadap orang-orang kafir?"
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 93)

94.
wa maaa arsalnaa fii qoryatim min nabiyyin illaaa akhoznaaa ahlahaa bil-ba`saaa`i wadh-dhorrooo`i la'allahum yadhdhorro'uun
"Dan Kami tidak mengutus seorang nabi pun kepada sesuatu negeri, (lalu penduduknya mendustakan nabi itu), melainkan Kami timpakan kepada penduduknya kesempitan dan penderitaan agar mereka (tunduk dengan) merendahkan diri."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 94)

95.
summa baddalnaa makaanas-sayyi`atil-hasanata hattaa 'afaw wa qooluu qod massa aabaaa`anadh-dhorrooo`u was-sarrooo`u fa akhoznaahum baghtataw wa hum laa yasy'uruun
"Kemudian Kami ganti penderitaan itu dengan kesenangan sehingga (keturunan dan harta mereka) bertambah banyak, lalu mereka berkata, Sungguh, nenek moyang kami telah merasakan penderitaan dan kesenangan, maka Kami timpakan siksaan atas mereka dengan tiba-tiba tanpa mereka sadari."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 95)

96.
walau anna ahlal-qurooo aamanuu wattaqou lafatahnaa 'alaihim barokaatim minas-samaaa`i wal-ardhi wa laaking kazzabuu fa akhoznaahum bimaa kaanuu yaksibuun
"Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi ternyata mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami siksa mereka sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 96)

97.
a fa amina ahlul-qurooo ay ya`tiyahum ba`sunaa bayaataw wa hum naaa`imuun
"Maka, apakah penduduk negeri itu merasa aman dari siksaan Kami yang datang malam hari ketika mereka sedang tidur?"
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 97)

98.
a wa amina ahlul-qurooo ay ya`tiyahum ba`sunaa dhuhaw wa hum yal'abuun
"Atau apakah penduduk negeri itu merasa aman dari siksaan Kami yang datang pada pagi hari ketika mereka sedang bermain?"
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 98)

99.
a fa aminuu makrollaah, fa laa ya`manu makrollaahi illal-qoumul-khoosiruun
"Atau apakah mereka merasa aman dari siksaan Allah (yang tidak terduga-duga)? Tidak ada yang merasa aman dari siksaan Allah selain orang-orang yang rugi."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 99)

100.
a wa lam yahdi lillaziina yarisuunal-ardho mim ba'di ahlihaaa al lau nasyaaa`u ashobnaahum bizunuubihim, wa nathba'u 'alaa quluubihim fa hum laa yasma'uun
"Atau apakah belum jelas bagi orang-orang yang mewarisi suatu negeri setelah (lenyap) penduduknya? Bahwa kalau Kami menghendaki pasti Kami siksa mereka karena dosa-dosanya; dan Kami mengunci hati mereka sehingga mereka tidak dapat mendengar (pelajaran)."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 100)

101.
tilkal-quroo naqushshu 'alaika min ambaaa`ihaa, wa laqod jaaa`at-hum rusuluhum bil-bayyinaat, fa maa kaanuu liyu`minuu bimaa kazzabuu ming qobl, kazaalika yathba'ullohu 'alaa quluubil-kaafiriin
"Itulah negeri-negeri (yang telah Kami binasakan) itu, Kami ceritakan sebagian kisahnya kepadamu. Rasul-rasul mereka benar-benar telah datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata. Tetapi mereka tidak beriman (juga) kepada apa yang telah mereka dustakan sebelumnya. Demikianlah Allah mengunci hati orang-orang kafir."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 101)

102.
wa maa wajadnaa li`aksarihim min 'ahd, wa iw wajadnaaa aksarohum lafaasiqiin
"Dan Kami tidak mendapati kebanyakan mereka memenuhi janji. Sebaliknya yang Kami dapati kebanyakan mereka adalah orang-orang yang benar-benar fasik."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 102)

103.
summa ba'asnaa mim ba'dihim muusaa bi`aayaatinaaa ilaa fir'auna wa mala`ihii fa zholamuu bihaa, fanzhur kaifa kaana 'aaqibatul-mufsidiin
"Setelah mereka, kemudian Kami utus Musa dengan membawa bukti-bukti Kami kepada Fir'aun dan pemuka-pemuka kaumnya, lalu mereka mengingkari bukti-bukti itu. Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berbuat kerusakan."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 103)

104.
wa qoola muusaa yaa fir'aunu innii rosuulum mir robbil-'aalamiin
"Dan Musa berkata, Wahai Fir'aun! Sungguh, aku adalah seorang utusan dari Tuhan seluruh alam,"
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 104)

105.
haqiiqun 'alaaa al laaa aquula 'alallohi illal-haqq, qod ji`tukum bibayyinatim mir robbikum fa arsil ma'iya baniii isrooo`iil
"aku wajib mengatakan yang sebenarnya tentang Allah. Sungguh, aku datang kepadamu dengan membawa bukti yang nyata dari Tuhanmu, maka lepaskanlah Bani Israil (pergi) bersamaku."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 105)

106.
qoola ing kunta ji`ta bi`aayatin fa`ti bihaaa ing kunta minash-shoodiqiin
"Dia (Fir'aun) menjawab, Jika benar engkau membawa sesuatu bukti, maka tunjukkanlah, kalau kamu termasuk orang-orang yang benar."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 106)

107.
fa alqoo 'ashoohu fa izaa hiya su'baanum mubiin
"Lalu (Musa) melemparkan tongkatnya, tiba-tiba tongkat itu menjadi ular besar yang sebenarnya."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 107)

108.
wa naza'a yadahuu fa izaa hiya baidhooo`u lin-naazhiriin
"Dan dia mengeluarkan tangannya, tiba-tiba tangan itu menjadi putih (bercahaya) bagi orang-orang yang melihatnya."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 108)

109.
qoolal-mala`u ming qoumi fir'auna inna haazaa lasaahirun 'aliim
"Pemuka-pemuka kaum Fir'aun berkata, Orang ini benar-benar pesihir yang pandai,"
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 109)

110.
yuriidu ay yukhrijakum min ardhikum, fa maazaa ta`muruun
"yang hendak mengusir kamu dari negerimu. (Fir'aun berkata), Maka, apa saran kamu?"
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 110)

111.
qooluuu arjih wa akhoohu wa arsil fil-madaaa`ini haasyiriin
"(Pemuka-pemuka) itu menjawab, Tahanlah (untuk sementara) dia dan saudaranya dan utuslah ke kota-kota beberapa orang untuk mengumpulkan (para pesihir),"
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 111)

112.
ya`tuuka bikulli saahirin 'aliim
"agar mereka membawa semua pesihir yang pandai kepadamu."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 112)

113.
wa jaaa`as-saharotu fir'auna qooluuu inna lanaa la`ajron ing kunnaa nahnul-ghoolibiin
"Dan para pesihir datang kepada Fir'aun. Mereka berkata, (Apakah) kami akan mendapat imbalan, jika kami menang?"
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 113)

114.
qoola na'am wa innakum laminal-muqorrobiin
"Dia (Fir'aun) menjawab, Ya, bahkan kamu pasti termasuk orang-orang yang dekat (kepadaku)."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 114)

115.
qooluu yaa muusaaa immaaa an tulqiya wa immaaa an nakuuna nahnul-mulqiin
"Mereka (para pesihir) berkata, Wahai Musa! Engkaukah yang akan melemparkan lebih dahulu, atau kami yang melemparkan?"
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 115)

116.
qoola alquu, fa lammaaa alqou saharuuu a'yunan-naasi wastar-habuuhum wa jaaa`uu bisihrin 'azhiim
"Dia (Musa) menjawab, Lemparkanlah (lebih dahulu)! Maka, setelah mereka melemparkan, mereka menyihir mata orang banyak dan menjadikan orang banyak itu takut, karena mereka memperlihatkan sihir yang hebat (menakjubkan)."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 116)

117.
wa auhainaaa ilaa muusaaa an alqi 'ashook, fa izaa hiya talqofu maa ya`fikuun
"Dan Kami wahyukan kepada Musa, Lemparkanlah tongkatmu! Maka, tiba-tiba ia menelan (habis) segala kepalsuan mereka."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 117)

118.
fa waqo'al-haqqu wa bathola maa kaanuu ya'maluun
"Maka terbuktilah kebenaran, dan segala yang mereka kerjakan jadi sia-sia."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 118)

119.
fa ghulibuu hunaalika wangqolabuu shooghiriin
"Maka, mereka dikalahkan di tempat itu dan jadilah mereka orang-orang yang hina."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 119)

120.
wa ulqiyas-saharotu saajidiin
"Dan para pesihir itu serta-merta menjatuhkan diri dengan bersujud,"
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 120)

121.
qooluuu aamannaa birobbil-'aalamiin
"mereka berkata, Kami beriman kepada Tuhan seluruh alam,"
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 121)

122.
robbi muusaa wa haaruun
"(yaitu) Tuhannya Musa dan Harun."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 122)

123.
qoola fir'aunu aamantum bihii qobla an aazana lakum, inna haazaa lamakrum makartumuuhu fil-madiinati litukhrijuu min-haaa ahlahaa, fa saufa ta'lamuun
"Fir'aun berkata, Mengapa kamu beriman kepadanya sebelum aku memberi izin kepadamu? Sesungguhnya ini benar-benar tipu muslihat yang telah kamu rencanakan di kota ini, untuk mengusir penduduknya. Kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu ini)."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 123)

124.
la`uqoththi'anna aidiyakum wa arjulakum min khilaafin summa la`ushollibannakum ajma'iin
"Pasti akan aku potong tangan dan kakimu dengan bersilang (tangan kanan dan kaki kiri atau sebaliknya), kemudian aku akan menyalib kamu semua."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 124)

125.
qooluuu innaaa ilaa robbinaa mungqolibuun
"Mereka (para pesihir) menjawab, Sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami,"
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 125)

126.
wa maa tangqimu minnaaa illaaa an aamannaa bi`aayaati robbinaa lammaa jaaa`atnaa, robbanaaa afrigh 'alainaa shobrow wa tawaffanaa muslimiin
"dan engkau tidak melakukan balas dendam kepada kami, melainkan karena kami beriman kepada ayat-ayat Tuhan kami ketika ayat-ayat itu datang kepada kami. (Mereka berdoa), Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan matikanlah kami dalam keadaan muslim (berserah diri kepada-Mu)."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 126)

127.
wa qoolal-mala`u ming qoumi fir'auna a tazaru muusaa wa qoumahuu liyufsiduu fil-ardhi wa yazaroka wa aalihatak, qoola sanuqottilu abnaaa`ahum wa nastahyii nisaaa`ahum, wa innaa fauqohum qoohiruun
"Dan para pemuka dari kaum Fir'aun berkata, Apakah engkau akan membiarkan Musa dan kaumnya untuk berbuat kerusakan di negeri ini (Mesir) dan meninggalkanmu dan tuhan-tuhanmu? (Fir'aun) menjawab, Akan kita bunuh anak-anak laki-laki mereka dan kita biarkan hidup anak-anak perempuan mereka dan sesungguhnya kita berkuasa penuh atas mereka."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 127)

128.
qoola muusaa liqoumihista'iinuu billaahi washbiruu, innal-ardho lillaah, yuurisuhaa may yasyaaa`u min 'ibaadih, wal-'aaqibatu lil-muttaqiin
"Musa berkata kepada kaumnya, Mohonlah pertolongan kepada Allah dan bersabarlah. Sesungguhnya bumi (ini) milik Allah; diwariskan-Nya kepada siapa saja yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Dan kesudahan (yang baik) adalah bagi orang-orang yang bertakwa."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 128)

129.
qooluuu uuziinaa ming qobli an ta`tiyana wa mim ba'di maa ji`tana, qoola 'asaa robbukum ay yuhlika 'aduwwakum wa yastakhlifakum fil-ardhi fa yanzhuro kaifa ta'maluun
"Mereka (kaum Musa) berkata, Kami telah ditindas (oleh Fir'aun) sebelum engkau datang kepada kami dan setelah engkau datang. (Musa) menjawab, Mudah-mudahan Tuhanmu membinasakan musuhmu dan menjadikan kamu khalifah di bumi; maka Dia akan melihat bagaimana perbuatanmu."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 129)

130.
wa laqod akhoznaaa aala fir'auna bis-siniina wa naqshim minas-samarooti la'allahum yazzakkaruun
"Dan sungguh, Kami telah menghukum Fir'aun dan kaumnya dengan (mendatangkan musim kemarau) bertahun-tahun dan kekurangan buah-buahan, agar mereka mengambil pelajaran."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 130)

131.
fa izaa jaaa`at-humul-hasanatu qooluu lanaa haazih, wa in tushib-hum sayyi`atuy yaththoyyaruu bimuusaa wa mam ma'ah, alaaa innamaa thooo`iruhum 'indallohi wa laakinna aksarohum laa ya'lamuun
"Kemudian apabila kebaikan (kemakmuran) datang kepada mereka, mereka berkata, Ini adalah karena (usaha) kami. Dan jika mereka ditimpa kesusahan, mereka lemparkan sebab kesialan itu kepada Musa dan pengikutnya. Ketahuilah, sesungguhnya nasib mereka di tangan Allah, namun kebanyakan mereka tidak mengetahui."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 131)

132.
wa qooluu mahmaa ta`tinaa bihii min aayatil litas-haronaa bihaa fa maa nahnu laka bimu`miniin
"Dan mereka berkata (kepada Musa), Bukti apa pun yang engkau bawa kepada kami untuk menyihir kami, kami tidak akan beriman kepadamu."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 132)

133.
fa arsalnaa 'alaihimuth-thuufaana wal-jarooda wal-qummala wadh-dhofaadi'a wad-dama aayaatim mufashsholaat, fastakbaruu wa kaanuu qoumam mujrimiin
"Maka, Kami kirimkan kepada mereka topan, belalang, kutu, katak, dan darah (air minum berubah menjadi darah) sebagai bukti-bukti yang jelas, tetapi mereka tetap menyombongkan diri dan mereka adalah kaum yang berdosa."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 133)

134.
wa lammaa waqo'a 'alaihimur-rijzu qooluu yaa muusad'u lanaa robbaka bimaa 'ahida 'indak, la`ing kasyafta 'annar-rijza lanu`minanna laka wa lanursilanna ma'aka baniii isrooo`iil
"Dan ketika mereka ditimpa azab (yang telah diterangkan itu) mereka pun berkata, Wahai Musa! Mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu sesuai dengan janji-Nya kepadamu. Jika engkau dapat menghilangkan azab itu dari kami, niscaya kami akan beriman kepadamu dan pasti akan kami biarkan Bani Israil pergi bersamamu."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 134)

135.
fa lammaa kasyafnaa 'an-humur-rijza ilaaa ajalin hum baalighuuhu izaa hum yangkusuun
"Tetapi setelah Kami hilangkan azab itu dari mereka hingga batas waktu yang harus mereka penuhi ternyata mereka ingkar janji."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 135)

136.
fantaqomnaa min-hum fa aghroqnaahum fil-yammi bi`annahum kazzabuu bi`aayaatinaa wa kaanuu 'an-haa ghoofiliin
"Maka, Kami hukum sebagian di antara mereka, lalu Kami tenggelamkan mereka di laut karena mereka telah mendustakan ayat-ayat Kami dan melalaikan ayat-ayat Kami."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 136)

137.
wa aurosnal-qoumallaziina kaanuu yustadh'afuuna masyaariqol-ardhi wa maghooribahallatii baaroknaa fiihaa, wa tammat kalimatu robbikal-husnaa 'alaa baniii isrooo`iila bimaa shobaruu, wa dammarnaa maa kaana yashna'u fir'aunu wa qoumuhuu wa maa kaanuu ya'risyuun
"Dan Kami wariskan kepada kaum yang tertindas itu, bumi bagian timur dan bagian baratnya yang telah Kami berkahi. Dan telah sempurnalah firman Tuhanmu yang baik itu (sebagai janji) untuk Bani Israil disebabkan kesabaran mereka. Dan Kami hancurkan apa yang telah dibuat Fir'aun dan kaumnya dan apa yang telah mereka bangun."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 137)

138.
wa jaawaznaa bibaniii isrooo`iilal-bahro fa atau 'alaa qoumiy ya'kufuuna 'alaaa ashnaamil lahum, qooluu yaa muusaj'al lanaaa ilaahang kamaa lahum aalihah, qoola innakum qoumun taj-haluun
"Dan Kami selamatkan Bani Israil menyeberangi laut itu (bagian utara dari Laut Merah). Ketika mereka sampai kepada suatu kaum yang tetap menyembah berhala, mereka (Bani Israil) berkata, Wahai Musa! Buatlah untuk kami sebuah Tuhan (berhala) sebagaimana mereka mempunyai beberapa Tuhan (berhala). (Musa) menjawab, Sungguh, kamu orang-orang yang bodoh."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 138)

139.inna haaa`ulaaa`i mutabbarum maa hum fiihi wa baathilum maa kaanuu ya'maluun
"Sesungguhnya mereka akan dihancurkan (oleh kepercayaan) yang dianutnya dan akan sia-sia apa yang telah mereka kerjakan."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 139)

140.
qoola a ghoirollaahi abghiikum ilaahaw wa huwa fadhdholakum 'alal-'aalamiin
"Dia (Musa) berkata, Pantaskah aku mencari tuhan untukmu selain Allah, padahal Dia yang telah melebihkan kamu atas segala umat (pada masa itu)."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 140)

141.
wa iz anjainaakum min aali fir'auna yasuumuunakum suuu`al-'azaab, yuqottiluuna abnaaa`akum wa yastahyuuna nisaaa`akum, wa fii zaalikum balaaa`um mir robbikum 'azhiim
"Dan (ingatlah wahai Bani Israil) ketika Kami menyelamatkan kamu dari (Fir'aun) dan kaumnya, yang menyiksa kamu dengan siksaan yang sangat berat, mereka membunuh anak-anak laki-lakimu dan membiarkan hidup anak-anak perempuanmu. Dan pada yang demikian itu merupakan cobaan yang besar dari Tuhanmu."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 141)

142.
wa waa'adnaa muusaa salaasiina lailataw wa atmamnaahaa bi'asyrin fa tamma miiqootu robbihiii arba'iina lailah, wa qoola muusaa li`akhiihi haaruunakhlufnii fii qoumii wa ashlih wa laa tattabi' sabiilal-mufsidiin
"Dan Kami telah menjanjikan kepada Musa (memberikan Taurat) tiga puluh malam, dan Kami sempurnakan jumlah malam itu dengan sepuluh (malam lagi), maka sempurnalah waktu yang telah ditentukan Tuhannya empat puluh malam. Dan Musa berkata kepada saudaranya (yaitu) Harun, Gantikanlah aku dalam (memimpin) kaumku, dan perbaikilah (dirimu dan kaummu), dan janganlah engkau mengikuti jalan orang-orang yang berbuat kerusakan."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 142)

143.
wa lammaa jaaa`a muusaa limiiqootinaa wa kallamahuu robbuhuu qoola robbi ariniii anzhur ilaiik, qoola lan taroonii wa laakininzhur ilal-jabali fa inistaqorro makaanahuu fa saufa taroonii, fa lammaa tajallaa robbuhuu lil-jabali ja'alahuu dakkaw wa khorro muusaa sho'iqoo, fa lammaaa afaaqo qoola sub-haanaka tubtu ilaika wa ana awwalul-mu`miniin
"Dan ketika Musa datang untuk (munajat) pada waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya, (Musa) berkata, Ya Tuhanku, tampakkanlah (diri-Mu) kepadaku agar aku dapat melihat Engkau. (Allah) berfirman, Engkau tidak akan (sanggup) melihat-Ku, namun lihatlah ke gunung itu, jika ia tetap di tempatnya (sebagai sediakala) niscaya engkau dapat melihat-Ku. Maka ketika Tuhannya menampakkan (keagungan-Nya) kepada gunung itu, gunung itu hancur luluh dan Musa pun jatuh pingsan. Setelah Musa sadar, dia berkata, Maha Suci Engkau, aku bertobat kepada Engkau dan aku adalah orang yang pertama-tama beriman."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 143)

144.
qoola yaa muusaaa innishthofaituka 'alan-naasi birisaalaatii wa bikalaamii fa khuz maaa aataituka wa kum minasy-syaakiriin
"(Allah) berfirman, Wahai Musa! Sesungguhnya Aku memilih (melebihkan) engkau dari manusia yang lain (pada masamu) untuk membawa risalah-Ku dan firman-Ku, sebab itu berpegang teguhlah kepada apa yang Aku berikan kepadamu dan hendaklah engkau termasuk orang-orang yang bersyukur."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 144)

145.
wa katabnaa lahuu fil-alwaahi ming kulli syai`im mau'izhotaw wa tafshiilal likulli syaii`, fa khuz-haa biquwwatiw wa`mur qoumaka ya`khuzuu bi`ahsanihaa, sa`uriikum daarol-faasiqiin
"Dan telah Kami tuliskan untuk Musa pada lauh-lauh (Taurat) segala sesuatu sebagai pelajaran dan penjelasan untuk segala hal; maka (Kami berfirman), Berpegang teguhlah kepadanya dan suruhlah kaummu berpegang kepadanya dengan sebaik-baiknya, Aku akan memperlihatkan kepadamu negeri orang-orang fasik."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 145)

146.
sa ashrifu 'an aayaatiyallaziina yatakabbaruuna fil-ardhi bighoiril-haqq, wa iy yarou kulla aayatil laa yu`minuu bihaa, wa iy yarou sabiilar-rusydi laa yattakhizuuhu sabiilaa, wa iy yarou sabiilal-ghoyyi yattakhizuuhu sabiilaa, zaalika bi`annahum kazzabuu bi`aayaatinaa wa kaanuu 'an-haa ghoofiliin
"Akan Aku palingkan dari tanda-tanda (kekuasaan-Ku) orang-orang yang menyombongkan diri di bumi tanpa alasan yang benar. Kalaupun mereka melihat setiap tanda (kekuasaan-Ku) mereka tetap tidak akan beriman kepadanya. Dan jika mereka melihat jalan yang membawa kepada petunjuk, mereka tidak (akan) menempuhnya, tetapi jika mereka melihat jalan kesesatan, mereka menempuhnya. Yang demikian adalah karena mereka mendustakan ayat-ayat Kami dan mereka selalu lengah terhadapnya."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 146)

147.
wallaziina kazzabuu bi`aayaatinaa wa liqooo`il-aakhiroti habithot a'maaluhum, hal yujzauna illaa maa kaanuu ya'maluun
"Dan orang-orang yang mendustakan tanda-tanda (kekuasaan) Kami dan (mendustakan) adanya pertemuan akhirat, sia-sialah amal mereka. Mereka diberi balasan sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 147)

148.
wattakhoza qoumu muusaa mim ba'dihii min huliyyihim 'ijlan jasadal lahuu khuwaar, a lam yarou annahuu laa yukallimuhum wa laa yahdiihim sabiilaa, ittakhozuuhu wa kaanuu zhoolimiin
"Dan kaum Musa, setelah kepergian (Musa ke Gunung Sinai) mereka membuat patung anak sapi yang bertubuh dan dapat melenguh (bersuara) dari perhiasan (emas). Apakah mereka tidak mengetahui bahwa (patung) anak sapi itu tidak dapat berbicara dengan mereka dan tidak dapat (pula) menunjukkan jalan kepada mereka? Mereka menjadikannya (sebagai sembahan). Mereka adalah orang-orang yang zalim."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 148)

149.
wa lammaa suqitho fiii aidiihim wa ro`au annahum qod dholluu qooluu la`il lam yar-hamnaa robbunaa wa yaghfir lanaa lanakuunanna minal-khoosiriin
"Dan setelah mereka menyesali perbuatannya dan mengetahui bahwa telah sesat, mereka pun berkata, Sungguh, jika Tuhan kami tidak memberi rahmat kepada kami dan tidak mengampuni kami, pastilah kami menjadi orang-orang yang rugi."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 149)

150.
wa lammaa roja'a muusaaa ilaa qoumihii ghodhbaana asifang qoola bi`samaa kholaftumuunii mim ba'dii, a 'ajiltum amro robbikum, wa alqol-alwaaha wa akhoza biro`si akhiihi yajurruhuuu ilaiih, qoolabna umma innal-qoumastadh'afuunii wa kaaduu yaqtuluunanii fa laa tusymit biyal-a'daaa`a wa laa taj'alnii ma'al qoumizh-zhoolimiin
"Dan ketika Musa telah kembali kepada kaumnya, dengan marah dan sedih hati dia berkata, Alangkah buruknya perbuatan yang kamu kerjakan selama kepergianku! Apakah kamu hendak mendahului janji Tuhanmu? Musa pun melemparkan lauh-lauh (Taurat) itu dan memegang kepala saudaranya (Harun) sambil menarik ke arahnya. (Harun) berkata, Wahai anak ibuku! Kaum ini telah menganggapku lemah dan hampir saja mereka membunuhku, sebab itu janganlah engkau menjadikan musuh-musuh menyoraki melihat kemalanganku, dan janganlah engkau jadikan aku sebagai orang-orang yang zalim."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 150)

151.
qoola robbighfir lii wa li`akhii wa adkhilnaa fii rohmatika wa anta ar-hamur-roohimiin
"Dia (Musa) berdoa, Ya Tuhanku, ampunilah aku dan saudaraku dan masukkanlah kami ke dalam rahmat Engkau, dan Engkau adalah Maha Penyayang dari semua penyayang."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 151)

152.
innallaziinattakhozul-'ijla sayanaaluhum ghodhobum mir robbihim wa zillatun fil-hayaatid-dun-yaa, wa kazaalika najzil-muftariin
"Sesungguhnya orang-orang yang menjadikan (patung) anak sapi (sebagai sembahannya), kelak akan menerima kemurkaan dari Tuhan mereka dan kehinaan dalam kehidupan di dunia. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat kebohongan."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 152)

153.
wallaziina 'amilus-sayyi`aati summa taabuu mim ba'dihaa wa aamanuuu inna robbaka mim ba'dihaa laghofuurur rohiim
"Dan orang-orang yang telah mengerjakan kejahatan, kemudian bertobat dan beriman, niscaya setelah itu Tuhanmu Maha Pengampun, Maha Penyayang."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 153)

154.
wa lammaa sakata 'am muusal-ghodhobu akhozal-alwaaha wa fii nuskhotihaa hudaw wa rohmatul lillaziina hum lirobbihim yar-habuun
"Dan setelah amarah Musa mereda, diambilnya (kembali) lauh-lauh (Taurat) itu; di dalam tulisannya terdapat petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang takut kepada Tuhannya."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 154)

155.
wakhtaaro muusaa qoumahuu sab'iina rojulal limiiqootinaa, fa lammaaa akhozat-humur-rojfatu qoola robbi lau syi`ta ahlaktahum ming qoblu wa iyyaay, a tuhlikunaa bimaa fa'alas-sufahaaa`u minnaa, in hiya illaa fitnatuk, tudhillu bihaa man tasyaaa`u wa tahdii man tasyaaa`, anta waliyyunaa faghfir lanaa war-hamnaa wa anta khoirul-ghoofiriin
"Dan Musa memilih tujuh puluh orang dari kaumnya untuk (memohon tobat kepada Kami) pada waktu yang telah Kami tentukan. Ketika mereka ditimpa gempa bumi, Musa berkata, Ya Tuhanku, jika Engkau kehendaki, tentulah Engkau binasakan mereka dan aku sebelum ini. Apakah Engkau akan membinasakan kami karena perbuatan orang-orang yang kurang berakal di antara kami? Itu hanyalah cobaan dari-Mu, Engkau sesatkan dengan cobaan itu siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau beri petunjuk kepada siapa yang Engkau kehendaki. Engkaulah pemimpin kami, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat. Engkaulah pemberi ampun yang terbaik."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 155)

156.
waktub lana fii haazihid-dun-yaa hasanataw wa fil-aakhiroti innaa hudnaaa ilaiik, qoola 'azaabiii ushiibu bihii man asyaaa`, wa rohmatii wasi'at kulla syaii`, fa sa`aktubuhaa lillaziina yattaquuna wa yu`tuunaz-zakaata wallaziina hum bi`aayaatinaa yu`minuun
"Dan tetapkanlah untuk kami kebaikan di dunia ini dan di akhirat. Sungguh, kami kembali (bertobat) kepada Engkau. (Allah) berfirman, Siksa-Ku akan Aku timpakan kepada siapa yang Aku kehendaki dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu. Maka, akan Aku tetapkan rahmat-Ku bagi orang-orang yang bertakwa, yang menunaikan zakat, dan orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 156)

157.
allaziina yattabi'uunar-rosuulan-nabiyyal-ummiyyallazii yajiduunahuu maktuuban 'indahum fit-taurooti wal-injiili ya`muruhum bil-ma'ruufi wa yan-haahum 'anil-mungkari wa yuhillu lahumuth-thoyyibaati wa yuharrimu 'alaihimul-khobaaa`isa wa yadho'u 'an-hum ishrohum wal-aghlaalallatii kaanat 'alaihim, fallaziina aamanuu bihii wa 'azzaruuhu wa nashoruuhu wattaba'un-nuurollaziii unzila ma'ahuuu ulaaa`ika humul-muflihuun
"(Yaitu) orang-orang yang mengikuti Rasul, Nabi yang ummi (tidak bisa baca tulis) yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada pada mereka, yang menyuruh mereka berbuat yang makruf dan mencegah dari yang mungkar, dan yang menghalalkan segala yang baik bagi mereka dan mengharamkan segala yang buruk bagi mereka, dan membebaskan beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Adapun orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya, dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al-Qur'an), mereka itulah orang-orang beruntung."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 157)

158.
qul yaaa ayyuhan-naasu innii rosuulullohi ilaikum jamii'anillazii lahuu mulkus-samaawaati wal-ardh, laaa ilaaha illaa huwa yuhyii wa yumiitu fa aaminuu billaahi wa rosuulihin-nabiyyil-ummiyyillazii yu`minu billaahi wa kalimaatihii wattabi'uuhu la'allakum tahtaduun
"Katakanlah (Muhammad), Wahai manusia! Sesungguhnya aku ini utusan Allah bagi kamu semua, Yang memiliki kerajaan langit dan bumi; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, yang menghidupkan dan mematikan, maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, (yaitu) Nabi yang ummi yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya). Ikutilah dia, agar kamu mendapat petunjuk."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 158)

159.
wa ming qoumi muusaaa ummatuy yahduuna bil-haqqi wa bihii ya'diluun
"Dan di antara kaum Musa itu terdapat suatu umat yang memberi petunjuk (kepada manusia) dengan (dasar) kebenaran dan dengan itu (pula) mereka berlaku adil menjalankan keadilan."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 159)

160.
wa qoththo'naahumusnatai 'asyrota asbaathon umamaa, wa auhainaaa ilaa muusaaa izistasqoohu qoumuhuuu anidhrib bi'ashookal-hajar, fambajasat min-husnataa 'asyrota 'ainaa, qod 'alima kullu unaasim masyrobahum, wa zhollalnaa 'alaihimul-ghomaama wa anzalnaa 'alaihimul-manna was-salwaa, kuluu min thoyyibaati maa rozaqnaakum, wa maa zholamuunaa wa laaking kaanuuu anfusahum yazhlimuun
"Dan Kami membagi mereka menjadi dua belas suku yang masing-masing berjumlah besar, dan Kami wahyukan kepada Musa ketika kaumnya meminta air kepadanya, Pukullah batu itu dengan tongkatmu! Maka, memancarlah dari (batu) itu dua belas mata air. Setiap suku telah mengetahui tempat minumnya masing-masing. Dan Kami naungi mereka dengan awan dan Kami turunkan kepada mereka manna dan salwa. (Kami berfirman), Makanlah yang baik-baik dari rezeki yang telah Kami berikan kepadamu. Mereka tidak menzalimi Kami, tetapi merekalah yang selalu menzalimi dirinya sendiri."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 160)

161.
wa iz qiila lahumuskunuu haazihil-qoryata wa kuluu min-haa haisu syi`tum wa quuluu hiththotuw wadkhulul-baaba sujjadan naghfir lakum khothiii`aatikum, sanaziidul-muhsiniin
"Dan (ingatlah), ketika dikatakan kepada mereka (Bani Israil), Diamlah di negeri ini (Baitulmaqdis) dan makanlah dari (hasil bumi)nya di mana saja kamu kehendaki. Dan katakanlah, Bebaskanlah kami dari dosa kami, dan masukilah pintu gerbangnya sambil membungkuk, niscaya Kami ampuni kesalahan-kesalahanmu. Kelak akan Kami tambah (pahala) kepada orang-orang yang berbuat baik."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 161)

162.
fa baddalallaziina zholamuu min-hum qoulan ghoirollazii qiila lahum fa arsalnaa 'alaihim rijzam minas-samaaa`i bimaa kaanuu yazhlimuun
"Maka orang-orang yang zalim di antara mereka mengganti (perkataan itu) dengan perkataan yang tidak dikatakan kepada mereka, maka Kami timpakan kepada mereka azab dari langit disebabkan kezaliman mereka."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 162)

163.
was`al-hum 'anil-qoryatillatii kaanat haadhirotal-bahr, iz ya'duuna fis-sabti iz ta`tiihim hiitaanuhum yauma sabtihim syurro'aw wa yauma laa yasbituuna laa ta`tiihim, kazaalika nabluuhum bimaa kaanuu yafsuquun
"Dan tanyakanlah kepada Bani Israil tentang negeri yang terletak di dekat laut ketika mereka melanggar aturan pada hari Sabat, (yaitu) ketika datang kepada mereka ikan-ikan (yang berada di sekitar) mereka terapung-apung di permukaan air, padahal pada hari-hari yang bukan Sabat ikan-ikan itu tidak datang kepada mereka. Demikianlah Kami menguji mereka disebabkan mereka berlaku fasik."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 163)

164.
wa iz qoolat ummatum min-hum lima ta'izhuuna qoumanillaahu muhlikuhum au mu'azzibuhum 'azaaban syadiidaa, qooluu ma'zirotan ilaa robbikum wa la'allahum yattaquun
"Dan (ingatlah) ketika suatu umat di antara mereka berkata, Mengapa kamu menasihati kaum yang akan dibinasakan atau diazab Allah dengan azab yang sangat keras? Mereka menjawab, Agar kami mempunyai alasan (lepas tanggung jawab) kepada Tuhanmu, dan agar mereka bertakwa."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 164)

165.
fa lammaa nasuu maa zukkiruu bihiii anjainallaziina yan-hauna 'anis-suuu`i wa akhoznallaziina zholamuu bi'azaabim ba`iisim bimaa kaanuu yafsuquun
"Maka setelah mereka melupakan apa yang diperingatkan kepada mereka, Kami selamatkan orang-orang yang melarang orang berbuat jahat dan Kami timpakan kepada orang-orang yang zalim siksaan yang keras, disebabkan mereka selalu berbuat fasik."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 165)

166.
fa lammaa 'atau 'am maa nuhuu 'an-hu qulnaa lahum kuunuu qirodatan khoosi`iin
"Maka setelah mereka bersikap sombong terhadap segala apa yang dilarang. Kami katakan kepada mereka, Jadilah kamu kera yang hina."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 166)

167.
wa iz ta`azzana robbuka layab'asanna 'alaihim ilaa yaumil-qiyaamati may yasuumuhum suuu`al-'azaab, inna robbaka lasarii'ul-'iqoobi wa innahuu laghofuurur rohiim
"Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu memberitahukan, bahwa sungguh, Dia akan mengirim orang-orang yang akan menimpakan azab yang seburuk-buruknya kepada mereka (orang Yahudi) sampai hari Kiamat. Sesungguhnya Tuhanmu sangat cepat siksa-Nya, dan sesungguhnya Dia Maha Pengampun, Maha Penyayang."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 167)

168.
wa qoththo'naahum fil-ardhi umamaa, min-humush-shoolihuuna wa min-hum duuna zaalika wa balaunaahum bil-hasanaati was-sayyi`aati la'allahum yarji'uun
"Dan Kami pecahkan mereka di dunia ini menjadi beberapa golongan; di antaranya ada orang-orang yang saleh dan ada yang tidak demikian. Dan Kami uji mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-buruk, agar mereka kembali (kepada kebenaran)."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 168)

169.
fa kholafa mim ba'dihim kholfuw warisul-kitaaba ya`khuzuuna 'arodho haazal-adnaa wa yaquuluuna sayughfaru lanaa, wa iy ya`tihim 'arodhum misluhuu ya`khuzuuh, a lam yu`khoz 'alaihim miisaaqul-kitaabi al laa yaquuluu 'alallohi illal-haqqo wa darosuu maa fiih, wad-daarul-aakhirotu khoirul lillaziina yattaquun, a fa laa ta'qiluun
"Maka, setelah mereka, datanglah generasi (yang jahat) yang mewarisi Taurat, yang mengambil harta benda dunia yang rendah ini. Lalu mereka berkata, Kami akan diberi ampun. Dan kelak jika harta benda dunia datang kepada mereka sebanyak itu (pula), niscaya mereka akan mengambilnya (juga). Bukankah mereka sudah terikat perjanjian dalam Kitab (Taurat) bahwa mereka tidak akan mengatakan terhadap Allah, kecuali yang benar, padahal mereka telah mempelajari apa yang tersebut di dalamnya? Negeri akhirat itu lebih baik bagi mereka yang bertakwa. Maka tidakkah kamu mengerti?"
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 169)

170.
wallaziina yumassikuuna bil-kitaabi wa aqoomush-sholaah, innaa laa nudhii'u ajrol-mushlihiin
"Dan orang-orang yang berpegang teguh pada Kitab (Taurat) serta melaksanakan sholat, (akan diberi pahala). Sungguh, Kami tidak akan menghilangkan pahala orang-orang saleh."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 170)

171.
wa iz nataqnal-jabala fauqohum ka`annahuu zhullatuw wa zhonnuuu annahuu waaqi'um bihim, khuzuu maaa aatainaakum biquwwatiw wazkuruu maa fiihi la'allakum tattaquun
"Dan (ingatlah) ketika Kami mengangkat gunung ke atas mereka, seakan-akan (gunung) itu naungan awan dan mereka yakin bahwa (gunung) itu akan jatuh menimpa mereka. (Dan Kami firmankan kepada mereka), Peganglah dengan teguh apa yang telah Kami berikan kepadamu, serta ingatlah selalu (amalkanlah) apa yang tersebut di dalamnya agar kamu menjadi orang-orang bertakwa."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 171)

172.
wa iz akhoza robbuka mim baniii aadama min zhuhuurihim zurriyyatahum wa asy-hadahum 'alaaa anfusihim, a lastu birobbikum, qooluu balaa syahidnaa, an taquuluu yaumal-qiyaamati innaa kunnaa 'an haazaa ghoofiliin
"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan dari sulbi (tulang belakang) anak cucu Adam keturunan mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap roh mereka (seraya berfirman), Bukankah Aku ini Tuhanmu? Mereka menjawab, Betul (Engkau Tuhan kami), kami bersaksi. (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari Kiamat kamu tidak mengatakan, Sesungguhnya ketika itu kami lengah terhadap ini,"
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 172)

173.
au taquuluuu innamaaa asyroka aabaaa`unaa ming qoblu wa kunnaa zurriyyatam mim ba'dihim, a fa tuhlikunaa bimaa fa'alal-mubthiluun
"atau agar kamu tidak mengatakan, Sesungguhnya nenek moyang kami telah mempersekutukan Tuhan sejak dahulu, sedang kami adalah keturunan yang (datang) setelah mereka. Maka apakah Engkau akan membinasakan kami karena perbuatan orang-orang (dahulu) yang sesat?"
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 173)

174.
wa kazaalika nufashshilul-aayaati wa la'allahum yarji'uun
"Dan demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu, agar mereka kembali (kepada kebenaran)."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 174)

175.
watlu 'alaihim naba`allaziii aatainaahu aayaatinaa fansalakho min-haa fa atba'ahusy-syaithoonu fa kaana minal-ghoowiin
"Dan bacakanlah (Muhammad) kepada mereka, berita orang yang telah Kami berikan ayat-ayat Kami kepadanya, kemudian dia melepaskan diri dari ayat-ayat itu, lalu dia diikuti oleh setan (sampai dia tergoda), maka jadilah dia termasuk orang yang sesat."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 175)

176.
walau syi`naa larofa'naahu bihaa wa laakinnahuuu akhlada ilal-ardhi wattaba'a hawaah, fa masaluhuu kamasalil-kalb, in tahmil 'alaihi yal-has au tatruk-hu yal-has, zaalika masalul-qoumillaziina kazzabuu bi`aayaatinaa, faqshushil-qoshosho la'allahum yatafakkaruun
"Dan sekiranya Kami menghendaki niscaya Kami tinggikan (derajat)nya dengan (ayat-ayat) itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan mengikuti keinginannya (yang rendah), maka perumpamaannya seperti anjing, jika kamu menghalaunya dijulurkan lidahnya dan jika kamu membiarkannya ia menjulurkan lidahnya (juga). Demikianlah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah kisah-kisah itu agar mereka berpikir."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 176)

177.
saaa`a masalanil-qoumullaziina kazzabuu bi`aayaatinaa wa anfusahum kaanuu yazhlimuun
"Sangat buruk perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami; mereka menzalimi diri sendiri."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 177)

178.
may yahdillaahu fa huwal-muhtadii, wa may yudhlil fa ulaaa`ika humul-khoosiruun
"Barang siapa diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barang siapa disesatkan Allah, maka merekalah orang-orang yang rugi."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 178)

179.
wa laqod zaro`naa lijahannama kasiirom minal-jinni wal-insi lahum quluubul laa yafqohuuna bihaa wa lahum a'yunul laa yubshiruuna bihaa wa lahum aazaanul laa yasma'uuna bihaa, ulaaa`ika kal-an'aami bal hum adholl, ulaaa`ika humul-ghoofiluun
"Dan sungguh, akan Kami isi Neraka Jahanam banyak dari kalangan jin dan manusia. Mereka memiliki hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka memiliki mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengarkan (ayat-ayat Allah). Mereka seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lengah."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 179)

180.
wa lillaahil-asmaaa`ul-husnaa fad'uuhu bihaa wa zarullaziina yul-hiduuna fiii asmaaa`ih, sayujzauna maa kaanuu ya'maluun
"Dan Allah memiliki Asmaul Husna (nama-nama yang terbaik), maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asmaul Husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya. Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 180)

181.
wa mim man kholaqnaaa ummatuy yahduuna bil-haqqi wa bihii ya'diluun
"Dan di antara orang-orang yang telah Kami ciptakan ada umat yang memberi petunjuk dengan (dasar) kebenaran, dan dengan itu (pula) mereka berlaku adil."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 181)

182.
wallaziina kazzabuu bi`aayaatinaa sanastadrijuhum min haisu laa ya'lamuun
"Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, akan Kami biarkan mereka berangsur-angsur (ke arah kebinasaan), dengan cara yang tidak mereka ketahui."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 182)

183.
wa umlii lahum, inna kaidii matiin
"Dan Aku akan memberikan tenggang waktu kepada mereka. Sungguh, rencana-Ku sangat teguh."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 183)

184.
a wa lam yatafakkaruu maa bishoohibihim min jinnah, in huwa illaa naziirum mubiin
"Dan apakah mereka tidak merenungkan bahwa teman mereka (Muhammad) tidak gila. Dia (Muhammad) tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan yang jelas."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 184)

185.
a wa lam yanzhuruu fii malakuutis-samaawaati wal-ardhi wa maa kholaqollaahu min syai`iw wa an 'asaaa ay yakuuna qodiqtaroba ajaluhum fa bi`ayyi hadiisim ba'dahuu yu`minuun
"Dan apakah mereka tidak memperhatikan kerajaan langit dan bumi dan segala apa yang diciptakan Allah, dan kemungkinan telah dekatnya waktu (kebinasaan) mereka? Lalu berita mana lagi setelah ini yang akan mereka percayai?"
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 185)

186.
may yudhlilillaahu fa laa haadiya lahuu wa yazaruhum fii thughyaanihim ya'mahuun
"Barang siapa dibiarkan sesat oleh Allah, maka tidak ada yang mampu memberi petunjuk. Allah membiarkannya terombang-ambing dalam kesesatan."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 186)

187.
yas`aluunaka 'anis-saa'ati ayyaana mursaahaa, qul innamaa 'ilmuhaa 'inda robbii, laa yujalliihaa liwaqtihaaa illaa huw, saqulat fis-samaawaati wal-ardh, laa ta`tiikum illaa baghtah, yas`aluunaka ka`annaka hafiyyun 'an-haa, qul innamaa 'ilmuhaa 'indallohi wa laakinna aksaron-naasi laa ya'lamuun
"Mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang Kiamat, Kapan terjadi? Katakanlah, Sesungguhnya pengetahuan tentang Kiamat itu ada pada Tuhanku; tidak ada (seorang pun) yang dapat menjelaskan waktu terjadinya selain Dia. (Kiamat) itu sangat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi, tidak akan datang kepadamu, kecuali secara tiba-tiba. Mereka bertanya kepadamu seakan-akan engkau mengetahuinya. Katakanlah (Muhammad), Sesungguhnya pengetahuan tentang (hari Kiamat) ada pada Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 187)

188.
qul laaa amliku linafsii naf'aw wa laa dhorron illaa maa syaaa`alloh, walau kuntu a'lamul-ghoiba lastaksartu minal-khoiir, wa maa massaniyas-suuu`u in ana illaa naziiruw wa basyiirul liqoumiy yu`minuun
"Katakanlah (Muhammad), Aku tidak kuasa mendatangkan manfaat maupun menolak mudarat bagi diriku kecuali apa yang dikehendaki Allah. Sekiranya aku mengetahui yang gaib, niscaya aku membuat kebajikan sebanyak-banyaknya dan tidak akan ditimpa bahaya. Aku hanyalah pemberi peringatan, dan pembawa berita gembira bagi orang-orang yang beriman."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 188)

189.
huwallazii kholaqokum min nafsiw waahidatiw wa ja'ala min-haa zaujahaa liyaskuna ilaihaa, fa lammaa taghosysyaahaa hamalat hamlan khofiifan fa marrot bih, fa lammaaa asqolad da'awalloha robbahumaa la`in aataitanaa shoolihal lanakuunanna minasy-syaakiriin
"Dialah yang menciptakan kamu dari jiwa yang satu (Adam) dan darinya Dia menciptakan pasangannya, agar dia merasa senang kepadanya. Maka setelah dicampurinya, (istrinya) mengandung kandungan yang ringan, dan teruslah dia merasa ringan (beberapa waktu). Kemudian ketika dia merasa berat, keduanya (suami-istri) bermohon kepada Allah, Tuhan mereka (seraya berkata), Jika Engkau memberi kami anak yang saleh, tentulah kami akan selalu bersyukur."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 189)

190.
fa lammaaa aataahumaa shoolihan ja'alaa lahuu syurokaaa`a fiimaaa aataahumaa, fa ta'aalallohu 'ammaa yusyrikuun
"Maka, setelah Dia memberi keduanya seorang anak yang saleh, mereka menjadikan sekutu bagi Allah terhadap anak yang telah dianugerahkan-Nya itu. Maka, Maha Tinggi Allah dari apa yang mereka persekutukan."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 190)

191.
a yusyrikuuna maa laa yakhluqu syai`aw wa hum yukhlaquun
"Mengapa mereka mempersekutukan (Allah dengan) sesuatu (berhala) yang tidak dapat menciptakan sesuatu apa pun? Padahal (berhala) itu sendiri diciptakan."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 191)

192.
wa laa yastathii'uuna lahum nashrow wa laaa anfusahum yanshuruun
"Dan (berhala) itu tidak dapat memberikan pertolongan kepada penyembahnya, dan kepada dirinya sendiri pun mereka tidak dapat memberi pertolongan."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 192)

193.
wa in tad'uuhum ilal-hudaa laa yattabi'uukum, sawaaa`un 'alaikum a da'autumuuhum am antum shoomituun
"Dan jika kamu (wahai orang-orang musyrik) menyerunya (berhala-berhala) untuk memberi petunjuk kepadamu, tidaklah berhala-berhala itu dapat memperkenankan seruanmu; sama saja (hasilnya) buat kamu menyeru mereka atau berdiam diri."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 193)

194.
innallaziina tad'uuna min duunillaahi 'ibaadun amsaalukum fad'uuhum falyastajiibuu lakum ing kuntum shoodiqiin
"Sesungguhnya mereka (berhala-berhala) yang kamu seru selain Allah adalah makhluk (yang lemah) yang serupa juga dengan kamu. Maka, serulah mereka lalu biarkanlah mereka memperkenankan permintaanmu, jika kamu orang yang benar."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 194)

195.
a lahum arjuluy yamsyuuna bihaaa am lahum aidiy yabthisyuuna bihaaa am lahum a'yunuy yubshiruuna bihaaa am lahum aazaanuy yasma'uuna bihaa, qulid'uu syurokaaa`akum summa kiiduuni fa laa tunzhiruun
"Apakah mereka (berhala-berhala) mempunyai kaki untuk berjalan, atau mempunyai tangan untuk memegang dengan keras, atau mempunyai mata untuk melihat, atau mempunyai telinga untuk mendengar? Katakanlah (Muhammad), Panggillah (berhala-berhalamu) yang kamu anggap sekutu Allah, kemudian lakukanlah tipu daya (untuk mencelakakan)ku, dan jangan kamu tunda lagi."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 195)

196.
inna waliyyiyallohullazii nazzalal-kitaaba wa huwa yatawallash-shoolihiin
"Sesungguhnya pelindungku adalah Allah yang telah menurunkan Kitab (Al-Qur'an). Dia melindungi orang-orang saleh."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 196)

197.
wallaziina tad'uuna min duunihii laa yastathii'uuna nashrokum wa laaa anfusahum yanshuruun
"Dan berhala-berhala yang kamu seru selain Allah tidaklah sanggup menolongmu, bahkan tidak dapat menolong dirinya sendiri."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 197)

198.
wa in tad'uuhum ilal-hudaa laa yasma'uu, wa taroohum yanzhuruuna ilaika wa hum laa yubshiruun
"Dan jika kamu menyeru mereka (berhala-berhala) untuk memberi petunjuk, mereka tidak dapat mendengarnya. Dan kamu lihat mereka memandangmu padahal mereka tidak melihat."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 198)

199.
khuzil-'afwa wa`mur bil-'urfi wa a'ridh 'anil-jaahiliin
"Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta jangan pedulikan orang-orang yang bodoh."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 199)

200.
wa immaa yanzaghonnaka minasy-syaithooni nazghun fasta'iz billaah, innahuu samii'un 'aliim
"Dan jika setan datang menggodamu, maka berlindunglah kepada Allah. Sungguh, Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 200)

201.
innallaziinattaqou izaa massahum thooo`ifum minasy-syaithooni tazakkaruu fa izaa hum mubshiruun
"Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa apabila mereka dibayang-bayangi pikiran jahat (berbuat dosa) dari setan, mereka pun segera ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat (kesalahan-kesalahannya)."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 201)

202.
wa ikhwaanuhum yamudduunahum fil-ghoyyi summa laa yuqshiruun
"Dan teman-teman mereka (orang kafir dan fasik) membantu setan-setan dalam menyesatkan dan mereka tidak henti-hentinya (menyesatkan)."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 202)

203.
wa izaa lam ta`tihim bi`aayating qooluu lau lajtabaitahaa, qul innamaaa attabi'u maa yuuhaaa ilayya mir robbii, haazaa bashooo`iru mir robbikum wa hudaw wa rohmatul liqoumiy yu`minuun
"Dan apabila engkau (Muhammad) tidak membacakan suatu ayat kepada mereka, mereka berkata, Mengapa tidak engkau buat sendiri ayat itu? Katakanlah (Muhammad), Sesungguhnya aku hanya mengikuti apa yang diwahyukan Tuhanku kepadaku. (Al-Qur'an) ini adalah bukti-bukti yang nyata dari Tuhanmu, petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 203)

204.
wa izaa quri`al-qur`aanu fastami'uu lahuu wa anshituu la'allakum tur-hamuun
"Dan apabila dibacakan Al-Qur'an, maka dengarkanlah dan diamlah, agar kamu mendapat rahmat."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 204)

205.
wazkur robbaka fii nafsika tadhorru'aw wa khiifataw wa duunal-jahri minal-qouli bil-ghuduwwi wal-aashooli wa laa takum minal-ghoofiliin
"Dan ingatlah Tuhanmu dalam hatimu dengan rendah hati dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, pada waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lengah."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 205)

206.
innallaziina 'inda robbika laa yastakbiruuna 'an 'ibaadatihii wa yusabbihuunahuu wa lahuu yasjuduun
"Sesungguhnya malaikat-malaikat yang ada di sisi Tuhanmu tidak merasa enggan untuk menyembah Allah dan mereka menyucikan-Nya dan hanya kepada-Nya mereka bersujud."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 206)


Vidio Bacaan Surat Al-A'raf


Sekian postingan ini semoga bermanfaat bagi kita semua, Aamiin.

Terima kasih teman-teman semua sudah mengunjugi blog ini untuk membaca postingan Latin Surat Al-A'raf Dan Terjemahan Indonesia ini semoga apa yang admin buat ini bermanfaat bagi orang banyak termasuk kalian teman-teman yang sedang membaca postingan ini.

Jangan berhenti untuk belajar karna ilmu tidak ada habisnya, Teruslah belajar dan belajar hingga kau menggapai yang terbaik.

Jika teman-teman merasa bahwa postingan ini bermanfaat, Tolong Bantu Share Yaa.!!!

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Latin Surat Al-A'raf Dan Terjemahan Indonesia