Blog Tambahpahala merupakan blog yang berisikan Konten Doa-doa Harian, Bacaan Ayat Suci Al Qur'an yang di tulis dalam bahsa Arab, latin, dan terjemahan dalam bahasa indonesia, dan lain Sebagainya Tentang Islam.

Kamis, 06 September 2018

Bacaan Ayat Kursi Lengkap Arab, Latin, Terjemahan, Keutamaan, Dan Manfaatnya





Ayat Kursi Lengkap Arab, Latin, Terjemahan - Assalamualaikum teman-teman, Selamat datang di blog kesayangan ini, Blog yang membahas seputar Al-Qur'an dan Doa-doa. Sesuai dengan judul pada postingan admin kali ini akan membahas tentang bacaan surat Al-Baqarah ayat 255 atau di kenal juga dengan Ayat Kursi.

Bacaan Ayat kursi, ayat 255, surat Al-Baqarah

Tentu teman-teman semua sudah tau apa itu ayat kursi, saya harap kalian semua sudah tau. Bagi teman-teman yang belum tau apa itu ayat kusi, di surat mana dia berada, dan kalian masih mencari tau, maka sekarang saya akan berikan penjelasannya ke teman-teman.

Ayat kursi merupakan salah satu ayat pada surat dalam Al-Qur'an, Ayat ini berada di dalam surat Al-Baqarah Ayat 255 [2:255] jadi ayat kursi ini bukan surat ya teman-teman tetapi ayat.

Pembahasan ayat kursi sangatlah panjang, jika mau di uraikan satu persatu mulai dari ayat, terjemahan, tafsir dari setiap penafsir, keutamaan, keajaiban yang di alami sahabat terdahulu dengan ayat kursi, dan lainya akan membuat postingan ini di buat  sangat panjang. Pantasnya di buat buku aja sih sebenarnya. Jadi di postingan ini saya akan bahas di poin-poin pentinya saja.

al-Qur'an, surat al-Baqarah, ayat 255, ayat kursi
Allah SWT berfirman:
ayat kursi
ayat kursi, ayat 255, surat al-Baqarah


اللّٰهُ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ الْحَـيُّ الْقَيُّوْمُ ۚ   لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌ ۗ  لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ ۗ  مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗۤ اِلَّا بِاِذْنِهٖ ۗ  يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۚ  وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖۤ اِلَّا بِمَا شَآءَ  ۚ  وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ ۚ  وَلَا يَــئُوْدُهٗ حِفْظُهُمَا  ۚ  وَ هُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ

Ayat Kursi Latin Indonesia
allohu laaa ilaaha illaa huw, al-hayyul-qoyyuum, laa ta`khuzuhuu sinatuw wa laa na`uum, lahuu maa fis-samaawaati wa maa fil-ardh, man zallazii yasyfa'u 'indahuuu illaa bi`iznih, ya'lamu maa baina aidiihim wa maa kholfahum, wa laa yuhiithuuna bisyai`im min 'ilmihiii illaa bimaa syaaa`, wasi'a kursiyyuhus-samaawaati wal-ardh, wa laa ya`uuduhuu hifzhuhumaa, wa huwal-'aliyyul-'azhiim

Terjemahan Dari Al-Qur'an Online/Digital : "Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Maha Hidup, yang terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya.

Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Maha Tinggi, Maha Besar." (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 255)
Terjemahan dari Ibnu Katsir : "Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia yag hidup kekal lagi terus-menerus (makhluk-Nya) tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan di bumi.

Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memlihara keduanya dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar".
Terjemah dari Yisif Ali : "Allah tiada tuhan selain Dia yang hidup, yang berdiri sendiri, abadi, tak pernah terlena. Tak pernah tidur. Miliknyalah segala yang di langit, segala yang si bumi. Siapakah yang dapat memberi perantaan di hadapan-Nya tanpa izin-Nya.

Ia mengetahui segala yang di depan mereka dan segala yang di belakang mereka, mereka takkan mampu sedikit pun menguasai ilmu-Nya kecuali yang dikehendaki-Nya. Singgasana-Nya meliputi langt dan bumi, dan tiada merasa berat ia menjaga dan memelihara keduanya. Ia Maha Tinggi, Maha Besar".

Tafsir Jalalayn : (Allah, tak ada Tuhan), artinya tak ada ma`bud atau sembahan yang sebenarnya di alam wujud ini, (melainkan Dia Yang Maha Hidup), artinya Kekal lagi Abadi (dan senantiasa mengatur), maksudnya terus-menerus mengatur makhluk-Nya (tidak mengantuk) atau terlena, (dan tidak pula tidur.

Milik-Nyalah segala yang terdapat di langit dan di bumi) sebagai kepunyaan, ciptaan dan hamba-Nya. (Siapakah yang dapat), maksudnya tidak ada yang dapat (memberi syafaat di sisi-Nya, kecuali dengan izin-Nya) dalam hal itu terhadapnya. (Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka), maksudnya di hadapan makhluk (dan apa yang di belakang mereka), artinya urusan dunia atau soal akhirat, (sedangkan mereka tidak mengetahui suatu pun dari ilmu-Nya), artinya manusia tidak tahu sedikit pun dari apa yang diketahui oleh Allah itu,

(melainkan sekadar yang dikehendaki-Nya) untuk mereka ketahui melalui pemberitaan dari para Rasul. (Kursinya meliputi langit dan bumi) ada yang mengatakan bahwa maksudnya ialah ilmu-Nya, ada pula yang mengatakan kekuasaan-Nya, dan ada pula Kursi itu sendiri yang mencakup langit dan bumi, karena kebesaran-Nya, berdasarkan sebuah hadis, "Tidaklah langit yang tujuh pada kursi itu, kecuali seperti tujuh buah uang dirham yang dicampakkan ke dalam sebuah pasukan besar (Dan tidaklah berat bagi-Nya memelihara keduanya), artinya memelihara langit dan bumi itu (dan Dia Maha Tinggi) sehingga menguasai semua makhluk-Nya, (lagi Maha Besar).
Tafsir Quraish Shihab : Hanya Allahlah yang berhak untuk disembah. Dia hidup kekal dan terus-menerus mengurus makhluk ciptaan-Nya tanpa pernah lalai. Dia tidak pernah ceroboh atau tidur, sebab Dia tidak memiliki sifat kekurangan. Hanya Dialah yang memiliki langit dan bumi, tidak ada seorang pun yang menyertai-Nya.

Maka dari itu, tak seorang makhluk pun dapat memberi syafaat kepada yang lainnya kecuali dengan izin Allah. Allah Swt. mengetahui segala sesuatu yang telah dan akan terjadi. Tidak ada seorang pun mampu mengetahui ilmu Allah kecuali orang-orang yang dipilih-Nya. Kekuasaan-Nya sangat luas, meliputi langit dan bumi. Tidak sulit bagi-Nya mengatur itu semua, sebab Dia terhindar dari sifat kurang dan lemah, dan Mahaagung dengan kekuasaan-Nya.
Masih ada beberapa penafsir lain yang menafsirkan ayat ini yang menurut saya semuanya hampir sama, hanya saja bagian katanya yang sedikit berbeda satu dengan yang lainya. Admin hanya menampilkan dua tafsiran di atas dan menurut admin itu sudah cukup, Jika teman-teman membutuhkan tafsiran lain dari ayat 255 (ayat kursi) ini silahkan teman-teman searching di google, sudah banyak banget yang membagikanya.

Selain hal di atas Terjemahan dan Tafsir, Berikut ini juga tak kalah penting untuk teman-teman ketahui. Di bawah ini akan saya bagikan 5 poin keutamaan ayat kursi.Yuk langsung di simak.

ayat kursi, Surat al-baqarah ayat 255
1. Ayat Kursi Merupakan Ayat yang Paling Agung dalam Al-Quran
Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam berikut :

عن أُبي هو ابن كعب أن النبي – صلى الله عليه وسلم – سأله أي آية في كتاب الله أعظم قال: الله ورسوله أعلم فرددها مرارا ثم قال: آية الكرسي قال” ليهنك العلم أبا المنذر والذي نفسي بيده إن لها لسانا وشفتين تقدس الملك عند ساق العرش   (وقد رواه مسلم .. وليس عنده زيادة والذي نفسي بيده إلخ

Artinya:
“Dari Ubay yaitu bin Ka’ab, sesungguhnya Nabi sallallahu’alaihi wa sallam bertanya kepadanya tentang ayat apakah yang paling agung dalam Kitabullah, beliau menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui.” Beliau ulang pertanyaannya beberapa kali. Kemudian dia menjawab, “Ayat kursi.” Maka beliau mengatakan, “Selamat bagi anda wahai Abu Mundzir dengan ilmu anda. Demi yang jiwaku yang ada di tangan-Nya. Sesungguhnya (ayat Kursi) mempunyai mulut dan dua bibir yang disucikan para Malaikat di kaki Arsy.” (HR. Muslim)
Dari Abu Dzar Radhiallahu Anhu, bahwasannya ia pernah bertanya kepada Rosulullah “Wahai Rasulullah, (ayat) apakah yang paling agung yang diturunkan kepada anda?” Beliau menjawab, “Ayat kursi ‘Allahu lailaha illa huwal hayyul Qayyum.” (HR. An-Nasai)

Ayat Kursi dikategorikan sebagai ayat yang paling agung karena di dalamnya terdapat nama Allah yang paling agung, yaitu Al Hayyu dan Al Qayyum. Namun ulama berselisih pendapat akan hal ini manakah nama Allah yang paling agung.

2. Keagungan Ayat Kursi Melebihi Langit dan Bumi
Keagungan ayat Kursi melebihi luasnya langit dan bumi, Coba bayangkan teman-teman.

Suatu ketika Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam pernah berkata kepada Abu Dzar
perbandingan langit yang tujuh dan bumi yang tujuh dengan ayat kursi itu bagaikan lingkaran yang diletakkan dipadang luas. Bumi dan langit ibarat lingkaran kecil dan ayat kursi adalah padang luas membentang yang tidak berujung. Perbandingan langit yang tujuh di gabung dengan bumi yang tujuh dan kursi disatu sisi dengan Arsyullah disisi lain bagaikan lingkaran dit engah padang luas. Keutamaan Arsyullah dengan Kursi seperti keutamaan padang luas dengan lingkaran kecil.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah Allah menciptakan langit dan bumi melebihi agungnya Ayat Kursi (karena di dalam ayat tersebut telah mencakup Nama dan Sifat Allah)”

Sufyan ats-Tsauri berkata, “Sebab ayat kursi merupakan (salah satu) kalamullah (perkataan Allah), sedangkan kalamullah itu lebih agung dari ciptaan Allah yang berupa langit dan bumi” (HR. At-Tirmidzi)

3. Ayat Kursi Sebagai Pelindung Dari Gangguan Setan
Sebagai pelindung dari gangguan setan, dalam sebuah riwayat yang mengatakan bahwa:
"Jika kamu hendak berbaring di atas tempat tidurmu, bacalah ayat Al Kursi karena dengannya kamu selalu dijaga oleh Allah Ta’ala dan syetan tidak akan dapat mendekatimu sampai pagi". (HR. Bukhari)
Ayat kursi juga bisa di jadikan sebagai zikir sebelum tidur seperti yang telah di katakan rasulullah pada riwayat hadist di atas. Setelah membaca ayat kursi surat al baqarah ini, kalian bisa menambah dengan bacaan-bacaan ayat Al-Qur'an lainnya, misal surat-surat pendek yang kalian hafal.

4. Mengantarkan Kita Untuk Masuk Surga
Rasulullah Salallahu Alaihi Wassalam Bersabda:
مَنْ قَرَأَ آيَةَ الْكُرْسِيِّ دُبُرَ كُلِّ صَلاةٍ مَكْتُوبَةٍ لَمْ يَمْنَعْهُ مِنْ دُخُولِ الْجَنَّةِ، إِلا الْمَوْتُ
"Barang siapa membaca ayat kursi sehabis setiap sholat fardhu maka tiada penghalang baginya untuk memasuki surga kecuali hanya mati" (HR. Thabrani)
5. Doa Yang Mustajab
Doa setiap hamba allah akan pasti di ijabah/kabulkan tapi ada yang langsung dan ada juga yang tidak langsung, ada yang di berikan di dunia dan ada juga stelah kita di akhirat nanti. Selain berdoa seperti biasa, ada cara berdoa yang membuat doa kita pasti di kabulkan oleh Allah.

Sebelum berdoa hendaknya kita membaca ayat kursi dulu, seperti hadist yang di riwayatkan oleh Ibnu Majah berikut:
اسْمُ اللَّهِ الأَعْظَمُ الَّذِى إِذَا دُعِىَ بِهِ أَجَابَ فِى سُوَرٍ ثَلاَثٍ الْبَقَرَةِ وَآلِ عِمْرَانَ وَطَهَ
"Asma Allah yang paling Agung yang apabila dibaca dalam doa pasti dikabulkan ada dalam tiga tempat yaitu surat al-baqarah surat al-imron dan surat Thaha" (HR. Ibnu Majah)
Tiga ayat yang dimaksud dalam hadits ini adalah Surat Al Baqarah ayat 255 (ayat kursi), Surat Ali Imran ayat 1-2, dan Surat Thaha ayat 111.


waktu membaca ayat kursi, ayat kursi, ayat 255, surat al baqarah
Sebenarnya kapanpun dan dimanapun kita membaca ayat kursi ini akan berdampak baik bagi si pembaca, Tapi Allah menentukan beberapa waktu yang faedahnya lebih besar daripada waktu-waktu yang lainya. Berikut ini telah adamin sertakan 3 waktu yang sangat di anjurkan karena di waktu ini memberikan yang sangat manfaat.

Berikut ini 3 waktu utama membaca ayat kursi.

1. Ketika pagi dan petang

Mengenai orang yang membaca ayat kursi di pagi dan petang hari, dari Ubay bin Ka’ab, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا قَرَأَتْهَا غُدْوَةً أُجِرَتْ مِنَّا حَتَّى تُمْسِيَ ، وَإِذَا قَرَأَتْهَا حِيْنَ تُمْسِي أُجِرَتْ مِنَّا حَتَّى تُصْبِحَ

“Siapa yang membacanya ketika petang, maka ia akan dilindungi (oleh Allah dari berbagai gangguan) hingga pagi. Siapa yang membacanya ketika pagi, maka ia akan dilindungi hingga petang.” (HR. Al Hakim 1: 562. Syaikh Al Albani menshahihkan hadits tersebut dalam Shahih At-Targhib wa At-Tarhib no. 655)

2. Sebelum tidur

Hal ini dapat dilihat dari pengaduan Abu Hurairah pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang seseorang yang mengajarkan padanya ayat kursi.

دَعْنِى أُعَلِّمْكَ كَلِمَاتٍ يَنْفَعُكَ اللَّهُ بِهَا . قُلْتُ مَا هُوَ قَالَ إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَاقْرَأْ آيَةَ الْكُرْسِىِّ ( اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّومُ ) حَتَّى تَخْتِمَ الآيَةَ ، فَإِنَّكَ لَنْ يَزَالَ عَلَيْكَ مِنَ اللَّهِ حَافِظٌ وَلاَ يَقْرَبَنَّكَ شَيْطَانٌ حَتَّى تُصْبِحَ . فَخَلَّيْتُ سَبِيلَهُ فَأَصْبَحْتُ ، فَقَالَ لِى رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – « مَا فَعَلَ أَسِيرُكَ الْبَارِحَةَ » . قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ زَعَمَ أَنَّهُ يُعَلِّمُنِى كَلِمَاتٍ ، يَنْفَعُنِى اللَّهُ بِهَا ، فَخَلَّيْتُ سَبِيلَهُ . قَالَ « مَا هِىَ » . قُلْتُ قَالَ لِى إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَاقْرَأْ آيَةَ الْكُرْسِىِّ مِنْ أَوَّلِهَا حَتَّى تَخْتِمَ ( اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّومُ ) وَقَالَ لِى لَنْ يَزَالَ عَلَيْكَ مِنَ اللَّهِ حَافِظٌ وَلاَ يَقْرَبَكَ شَيْطَانٌ حَتَّى تُصْبِحَ ، وَكَانُوا أَحْرَصَ شَىْءٍ عَلَى الْخَيْرِ . فَقَالَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – « أَمَا إِنَّهُ قَدْ صَدَقَكَ وَهُوَ كَذُوبٌ ، تَعْلَمُ مَنْ تُخَاطِبُ مُنْذُ ثَلاَثِ لَيَالٍ يَا أَبَا هُرَيْرَةَ » . قَالَ لاَ . قَالَ « ذَاكَ شَيْطَانٌ »

Abu Hurairah menjawab, “Wahai Rasulullah, ia mengaku bahwa ia mengajarkan suatu kalimat yang Allah beri manfaat padaku jika membacanya. Sehingga aku pun melepaskan dirinya.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya, “Apa kalimat tersebut?” Abu Hurairah menjawab, “Ia mengatakan padaku, jika aku hendak pergi tidur di ranjang, hendaklah membaca ayat kursi hingga selesai yaitu bacaan ‘Allahu laa ilaha illa huwal hayyul qoyyum’. Lalu ia mengatakan padaku bahwa Allah akan senantiasa menjagaku dan setan pun tidak akan mendekatimu hingga pagi hari. Dan para sahabat lebih semangat dalam melakukan kebaikan.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun bersabda, “Adapun dia kala itu berkata benar, namun asalnya dia pendusta. Engkau tahu siapa yang bercakap denganmu sampai tiga malam itu, wahai Abu Hurairah?” “Tidak”, jawab Abu Hurairah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Dia adalah setan.” (HR. Bukhari no. 2311)

3. Setelah shalat lima waktu

Dari Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ قَرَأَ آيَةَ الكُرْسِيِّ فِي دُبُرِ كُلِّ صَلاَةٍ مَكْتُوْبَةٍ لَمْ يَمْنَعْهُ مِنْ دُخُوْلِ الجَنَّةِ اِلاَّ اَنْ يَمُوْتَ

“Siapa membaca ayat Kursi setiap selesai shalat, tidak ada yang menghalanginya masuk surga selain kematian.” (HR. An-Nasai dalam Al Kubro 9: 44. Hadits ini dinyatakan shahih oleh Ibnu Hibban, sebagaimana disebut oleh Ibnu Hajar dalam Bulughul Maram). Maksudnya, tidak ada yang menghalanginya masuk surga ketika mati.

Baca Selengkapnya : https://rumaysho.com/11661-3-waktu-utama-membaca-ayat-kursi.html Dan
https://muslim.or.id/5243-faedah-dari-ayat-kursi.html Semoga bermanfaat.

vidio ayat kursi, yat kursi, surat al-baqarah
Sebenarnya hanya dengan penjelasan keutamaan membaca ayat kursi sudah cukup untuk menyampaikan betapa dahsyatnya bila kita membaca ayat kursi ini, Tapi di sini admin akan melengkapinya dengan menambah beberapa vidio yang membahas bacaan ayat kursi lebih lengkap.

1. Pembahasan dari Ust. Abdul Somad Lc. MA


2. Pembahasan Dari Ust Khalid Basalamah


3. Bacaan Ayat Kursi Oleh Hafiz Taqy Malik


Demikian bacaan dan penjelasan ayat kursi surat Al-Baqarah ayat 255 semoga bermanfaat. Ayo teman-teman kita hafalkan dan amalkan ayat ini dalam kehidupan sehari hari, semoga allah selalu melindungi kita semua dari hal-hal yang tidak baik.

Terima kasih telah berkunjung

Jangan Lupa Share Yaaa...

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Bacaan Ayat Kursi Lengkap Arab, Latin, Terjemahan, Keutamaan, Dan Manfaatnya