Blog Tambahpahala merupakan blog yang berisikan Konten Doa-doa Harian, Bacaan Ayat Suci Al Qur'an yang di tulis dalam bahsa Arab, latin, dan terjemahan dalam bahasa indonesia, dan lain Sebagainya Tentang Islam.

Selasa, 17 Juli 2018

Bacaan Surat Al-Mu'minun Ayat 1-118 Beserta Arab, latin, Terjemahan bahasa Indonesia





Bacaan Surat Al-Mu'minun Ayat 1-118 Beserta Terjemahannya - Assalamualaikum teman-teman, selamat sore dan selamat datang di blog Qur'an sederhana ini. Saya ucapkan banyak terima kasih atas berkunjungnya teman-teman ke blog ini, yang tentunya untuk membaca Ayat Suci Al-Qur'an dan muda-mudahan banyak pula teman-teman lainya yang ikut membuka laman blog ini.

Di postingan kali ini admin akan membagikan Bacaan Surat Al-Mu'minun yang memiliki arti yang sangat bagus yaitu orang-orang yang beriman, mudah-mudahan kita semua dapat menjadi orang seperti arti dari surat ini, Aamiin, dan muda-mudahan kita semua dapat mendapatkan apa yang di jelaskan surat ini pada ayat 1-11.

surat Al-Mu'minun, bacaan surat Al-Mu'minun, terjemahan arti surat surat Al-Mu'minun, al Qur'an surat surat Al-Mu'minun

INFORMASI SURAT
Nama Surat           : Al-Mu'minun
Surah ke                : 23
Jumlah ayat           : 118 Ayat
Surat sebelumnya : Al-Hajj
Surat berikutnya   : An-Nur
Juz ke                    : Juz 18
Klasifikasi             : Makkiyah

surat Al muminun, bacaan surat Al m, terjemahan surat Al muminunuminun
Allah SWT berfirman:
قَدْ اَفْلَحَ الْمُؤْمِنُوْنَ 
qod aflahal-mu`minuun
"Sungguh beruntung orang-orang yang beriman,"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 1)

الَّذِيْنَ هُمْ فِيْ صَلَاتِهِمْ خَاشِعُوْنَ  
allaziina hum fii sholaatihim khoosyi'uun
"(yaitu) orang yang khusyuk dalam sholatnya,"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 2)

وَالَّذِيْنَ هُمْ عَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضُوْنَ 
wallaziina hum 'anil-laghwi mu'ridhuun
"dan orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna,"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 3)

وَالَّذِيْنَ هُمْ لِلزَّكٰوةِ فَاعِلُوْنَ 
wallaziina hum liz-zakaati faa'iluun
"dan orang yang menunaikan zakat,"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 4)

وَالَّذِيْنَ هُمْ لِفُرُوْجِهِمْ حٰفِظُوْنَ 
wallaziina hum lifuruujihim haafizhuun
"dan orang yang memelihara kemaluannya,"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 5)

اِلَّا  عَلٰۤى اَزْوَاجِهِمْ اَوْ مَا مَلَـكَتْ اَيْمَانُهُمْ فَاِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُوْمِيْنَ 
illaa 'alaaa azwaajihim au maa malakat aimaanuhum fa innahum ghoiru maluumiin
"kecuali terhadap istri-istri mereka atau hamba sahaya yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka tidak tercela."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 6)

فَمَنِ ابْتَغٰى وَرَآءَ ذٰلِكَ فَاُولٰٓئِكَ هُمُ الْعٰدُوْنَ   
fa manibtaghoo warooo`a zaalika fa ulaaa`ika humul-'aaduun
"Tetapi barang siapa mencari di balik itu (zina, dan sebagainya), maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 7)

وَالَّذِيْنَ هُمْ لِاَمٰنٰتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُوْنَ  
wallaziina hum li`amaanaatihim wa 'ahdihim roo'uun
"Dan (sungguh beruntung) orang yang memelihara amanah-amanah dan janjinya,"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 8)

وَالَّذِيْنَ هُمْ عَلٰى صَلَوٰتِهِمْ يُحَافِظُوْنَ 
wallaziina hum 'alaa sholawaatihim yuhaafizhuun
"serta orang yang memelihara sholatnya."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 9)

اُولٰٓئِكَ هُمُ الْوَارِثُوْنَ  
ulaaa`ika humul-waarisuun
"Mereka itulah orang yang akan mewarisi,"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 10)

الَّذِيْنَ يَرِثُوْنَ الْفِرْدَوْسَ ۗ  هُمْ فِيْهَا  خٰلِدُوْنَ
allaziina yarisuunal-firdauus, hum fiihaa khooliduun
"(yakni) yang akan mewarisi (Surga) Firdaus. Mereka kekal di dalamnya."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 11)

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ مِنْ سُلٰلَةٍ مِّنْ طِيْنٍ  
wa laqod kholaqnal-insaana min sulaalatim min thiin
"Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari saripati (berasal) dari tanah."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 12)

ثُمَّ جَعَلْنٰهُ نُطْفَةً فِيْ قَرَارٍ مَّكِيْنٍ 
summa ja'alnaahu nuthfatan fii qoroorim makiin
"Kemudian Kami menjadikannya air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kukuh (rahim)."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 13)

ثُمَّ خَلَقْنَا النُّطْفَةَ عَلَقَةً فَخَلَقْنَا الْعَلَقَةَ مُضْغَةً فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَ عِظٰمًا فَكَسَوْنَا الْعِظٰمَ لَحْمًا ثُمَّ اَنْشَأْنٰهُ خَلْقًا اٰخَرَ   ۗ  فَتَبٰـرَكَ اللّٰهُ اَحْسَنُ الْخٰلِقِيْنَ  
summa kholaqnan-nuthfata 'alaqotan fa kholaqnal-'alaqota mudhghotan fa kholaqnal-mudhghota 'izhooman fa kasaunal-'izhooma lahman summa ansya`naahu kholqon aakhor, fa tabaarokallohu ahsanul-khooliqiin
"Kemudian, air mani itu Kami jadikan sesuatu yang melekat, lalu sesuatu yang melekat itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian, Kami menjadikannya makhluk yang (berbentuk) lain. Maha Suci Allah, Pencipta yang paling baik."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 14)

ثُمَّ اِنَّكُمْ بَعْدَ ذٰلِكَ لَمَيِّتُوْنَ 
summa innakum ba'da zaalika lamayyituun
"Kemudian setelah itu, sungguh kamu pasti mati."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 15)

ثُمَّ اِنَّكُمْ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ تُبْعَثُوْنَ
summa innakum yaumal-qiyaamati tub'asuun
"Kemudian, sungguh kamu akan dibangkitkan (dari kuburmu) pada hari Kiamat."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 16)

وَلَقَدْ خَلَقْنَا فَوْقَكُمْ سَبْعَ طَرَآئِقَ   ۖ   وَمَا كُنَّا عَنِ الْخَـلْقِ غٰفِلِيْنَ
wa laqod kholaqnaa fauqokum sab'a thorooo`iqo wa maa kunnaa 'anil-kholqi ghoofiliin
"Dan sungguh, Kami telah menciptakan tujuh (lapis) langit di atas kamu, dan Kami tidaklah lengah terhadap ciptaan kami."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 17)

وَاَنْزَلْنَا مِنَ السَّمَآءِ مَآءًۢ بِقَدَرٍ فَاَسْكَنّٰهُ فِى الْاَرْضِ ۖ  وَاِنَّا عَلٰى ذَهَابٍۢ بِهٖ لَقٰدِرُوْنَ  
wa anzalnaa minas-samaaa`i maaa`am biqodarin fa askannaahu fil-ardhi wa innaa 'alaa zahaabim bihii laqoodiruun
"Dan Kami turunkan air dari langit dengan suatu ukuran; lalu Kami jadikan air itu menetap di Bumi, dan pasti Kami berkuasa melenyapkannya."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 18)

فَاَنْشَأْنَا لَـكُمْ بِهٖ جَنّٰتٍ مِّنْ نَّخِيْلٍ وَّ اَعْنَابٍ  ۘ  لَـكُمْ فِيْهَا فَوَاكِهُ كَثِيْرَةٌ وَّمِنْهَا تَأْكُلُوْنَ  
fa ansya`naa lakum bihii jannaatim min nakhiiliw wa a'naab, lakum fiihaa fawaakihu kasiirotuw wa min-haa ta`kuluun
"Lalu dengan (air) itu, Kami tumbuhkan untukmu kebun-kebun kurma dan anggur; di sana kamu memperoleh buah-buahan yang banyak dan sebagian dari (buah-buahan) itu kamu makan,"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 19)

وَشَجَرَةً  تَخْرُجُ مِنْ طُوْرِ سَيْنَآءَ تَنْۢبُتُ بِالدُّهْنِ وَصِبْغٍ لِّلْاٰكِلِيْنَ
wa syajarotan takhruju min thuuri sainaaa`a tambutu bid-duhni wa shibghil lil-aakiliin
"dan (Kami tumbuhkan) pohon (zaitun) yang tumbuh dari Gunung Sinai, yang menghasilkan minyak, dan bahan pembangkit selera bagi orang-orang yang makan."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 20)

وَ اِنَّ لَـكُمْ فِى الْاَنْعَامِ لَعِبْرَةً    ۗ  نُسْقِيْكُمْ مِّمَّا فِيْ بُطُوْنِهَا وَلَـكُمْ فِيْهَا مَنَافِعُ كَثِيْرَةٌ وَّمِنْهَا تَأْكُلُوْنَ  
wa inna lakum fil-an'aami la'ibroh, nusqiikum mimmaa fii buthuunihaa wa lakum fiihaa manaafi'u kasiirotuw wa min-haa ta`kuluun
"Dan sungguh pada hewan-hewan ternak terdapat suatu pelajaran bagimu. Kami memberi minum kamu dari (air susu) yang ada dalam perutnya, dan padanya juga terdapat banyak manfaat untukmu, dan sebagian darinya kamu makan,"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 21)

وَعَلَيْهَا وَعَلَى الْـفُلْكِ تُحْمَلُوْنَ
wa 'alaihaa wa 'alal-fulki tuhmaluun
"atasnya (hewan-hewan ternak), dan di atas kapal-kapal kamu diangkut."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 22)

وَلَقَدْ اَرْسَلْنَا نُوْحًا اِلٰى قَوْمِهٖ فَقَالَ يٰقَوْمِ اعْبُدُوا اللّٰهَ مَا لَـكُمْ مِّنْ اِلٰهٍ غَيْرُهٗ   ۗ  اَفَلَا تَتَّقُوْنَ
wa laqod arsalnaa nuuhan ilaa qoumihii fa qoola yaa qoumi'budulloha maa lakum min ilaahin ghoiruh, a fa laa tattaquun
"Dan sungguh, Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, lalu dia berkata. Wahai kaumku! Sembahlah Allah, (karena) tidak ada tuhan (yang berhak disembah) bagimu selain Dia. Maka mengapa kamu tidak bertakwa (kepada-Nya)?"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 23)

فَقَالَ الْمَلَؤُا الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ قَوْمِهٖ مَا هٰذَاۤ اِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُكُمْ  ۙ  يُرِيْدُ اَنْ يَّـتَفَضَّلَ عَلَيْكُمْ  ۗ  وَلَوْ شَآءَ اللّٰهُ لَاَنْزَلَ مَلٰٓئِكَةً  ۖ  مَّا سَمِعْنَا بِهٰذَا فِيْۤ اٰبَآئِنَا الْاَوَّلِيْنَ  
fa qoolal-mala`ullaziina kafaruu ming qoumihii maa haazaaa illaa basyarum mislukum yuriidu ay yatafadhdhola 'alaikum, walau syaaa`allohu la`anzala malaaa`ikatam maa sami'naa bihaazaa fiii aabaaa`inal-awwaliin
"Maka berkatalah para pemuka orang kafir dari kaumnya. Orang ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, yang ingin menjadi orang yang lebih mulia daripada kamu. Dan seandainya Allah menghendaki, tentu Dia mengutus malaikat. Belum pernah kami mendengar (seruan yang seperti) ini pada (masa) nenek moyang kami dahulu."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 24)

اِنْ هُوَ  اِلَّا رَجُلٌۢ بِهٖ جِنَّةٌ فَتَرَبَّصُوْا بِهٖ حَتّٰى حِيْنٍ
in huwa illaa rojulum bihii jinnatun fa tarobbashuu bihii hattaa hiin
"Dia hanyalah seorang laki-laki yang gila, maka tunggulah (sabarlah) terhadapnya sampai waktu yang ditentukan."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 25)

قَالَ رَبِّ انْصُرْنِيْ  بِمَا كَذَّبُوْنِ
qoola robbinshurnii bimaa kazzabuun
"Dia (Nuh) berdoa, Ya Tuhanku, tolonglah aku, karena mereka mendustakan aku."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 26)

فَاَوْحَيْنَاۤ اِلَيْهِ اَنِ اصْنَعِ الْفُلْكَ بِاَعْيُنِنَا وَ وَحْيِنَا فَاِذَا جَآءَ اَمْرُنَا وَفَارَ التَّـنُّوْرُ ۙ  فَاسْلُكْ فِيْهَا مِنْ كُلٍّ زَوْجَيْنِ اثْنَيْنِ وَاَهْلَكَ اِلَّا مَنْ سَبَقَ عَلَيْهِ الْقَوْلُ مِنْهُمْ ۚ  وَلَا تُخَاطِبْنِيْ فِى الَّذِيْنَ ظَلَمُوْا ۚ  اِنَّهُمْ مُّغْرَقُوْنَ
fa auhainaaa ilaihi anishna'il-fulka bi`a'yuninaa wa wahyinaa fa izaa jaaa`a amrunaa wa faarot-tannuuru fasluk fiihaa ming kullin zaujainisnaini wa ahlaka illaa man sabaqo 'alaihil-qoulu min-hum, wa laa tukhoothibnii fillaziina zholamuu, innahum mughroquun
"Lalu Kami wahyukan kepadanya, Buatlah kapal di bawah pengawasan dan petunjuk Kami, maka apabila perintah Kami datang dan tanur (dapur) telah memancarkan air, maka masukkanlah ke dalam (kapal) itu sepasang-sepasang dari setiap jenis, juga keluargamu, kecuali orang yang lebih dahulu ditetapkan (akan ditimpa siksaan) di antara mereka. Dan janganlah engkau bicarakan dengan-Ku tentang orang-orang yang zalim, sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 27)

فَاِذَا اسْتَوَيْتَ اَنْتَ وَمَنْ مَّعَكَ عَلَى الْـفُلْكِ فَقُلِ الْحَمْدُ لِلّٰهِ  الَّذِيْ نَجّٰٮنَا مِنَ الْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ
fa izastawaita anta wa mam ma'aka 'alal-fulki fa qulil-hamdu lillaahillazii najjaanaa minal-qoumizh-zhoolimiin
"Dan apabila engkau dan orang-orang yang bersamamu telah berada di atas kapal, maka ucapkanlah, Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan kami dari orang-orang yang zalim."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 28)

وَقُلْ رَّبِّ اَنْزِلْنِيْ مُنْزَلًا مُّبٰـرَكًا وَّاَنْتَ خَيْرُ الْمُنْزِلِيْنَ
wa qur robbi anzilnii munzalam mubaarokaw wa anta khoirul-munziliin
"Dan berdoalah, Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkahi, dan Engkau adalah sebaik-baik pemberi tempat."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 29)

اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ وَّاِنْ كُنَّا لَمُبْتَلِيْنَ
inna fii zaalika la`aayaatiw wa ing kunnaa lamubtaliin
"Sungguh, pada (kejadian) itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah); dan sesungguhnya Kami benar-benar menimpakan siksaan (kepada kaum Nuh itu)."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 30)

ثُمَّ اَنْشَأْنَا مِنْۢ بَعْدِهِمْ قَرْنًا اٰخَرِيْنَ  
summa ansya`naa mim ba'dihim qornan aakhoriin
"Kemudian setelah mereka, Kami ciptakan umat yang lain (kaum 'Ad)."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 31)

فَاَرْسَلْنَا فِيْهِمْ رَسُوْلًا مِّنْهُمْ اَنِ اعْبُدُوا اللّٰهَ مَا لَـكُمْ مِّنْ اِلٰهٍ غَيْرُهٗ   ۗ  اَفَلَا تَتَّقُوْنَ
fa arsalnaa fiihim rosuulam min-hum ani'budulloha maa lakum min ilaahin ghoiruh, a fa laa tattaquun
"Lalu Kami utus kepada mereka seorang rasul dari kalangan mereka sendiri (yang berkata), Sembahlah Allah! Tidak ada tuhan (yang berhak disembah) bagimu selain Dia. Maka mengapa kamu tidak bertakwa (kepada-Nya)?"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 32)

وَقَالَ الْمَلَاُ مِنْ قَوْمِهِ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَكَذَّبُوْا بِلِقَآءِ الْاٰخِرَةِ وَاَتْرَفْنٰهُمْ فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا  ۙ  مَا هٰذَاۤ اِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُكُمْ  ۙ  يَأْكُلُ مِمَّا تَأْكُلُوْنَ مِنْهُ وَيَشْرَبُ مِمَّا تَشْرَبُوْنَ
wa qoolal-mala`u ming qoumihillaziina kafaruu wa kazzabuu biliqooo`il-aakhiroti wa atrofnaahum fil-hayaatid-dun-yaa maa haazaaa illaa basyarum mislukum ya`kulu mimmaa ta`kuluuna min-hu wa yasyrobu mimmaa tasyrobuun
"Dan berkatalah para pemuka orang kafir dari kaumnya dan yang mendustakan pertemuan hari akhirat serta mereka yang telah Kami beri kemewahan dan kesenangan dalam kehidupan di dunia, (Orang) ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, dia makan apa yang kamu makan, dan dia minum apa yang kamu minum."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 33)

وَلَئِنْ اَطَعْتُمْ بَشَرًا مِّثْلَـكُمْ اِنَّكُمْ اِذًا  لَّخٰسِرُوْنَ 
wa la`in atho'tum basyarom mislakum innakum izal lakhoosiruun
"Dan sungguh, jika kamu menaati manusia yang seperti kamu, niscaya kamu pasti rugi,"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 34)

اَيَعِدُكُمْ اَنَّكُمْ اِذَا مِتُّمْ وَكُنْتُمْ تُرَابًا وَّعِظَامًا اَنَّكُمْ مُّخْرَجُوْنَ 
a ya'idukum annakum izaa mittum wa kuntum turoobaw wa 'izhooman annakum mukhrojuun
"adakah dia menjanjikan kepada kamu, bahwa apabila kamu telah mati dan menjadi tanah dan tulang belulang, sesungguhnya kamu akan dikeluarkan (dari kuburmu)?"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 35)

هَيْهَاتَ هَيْهَاتَ لِمَا تُوْعَدُوْنَ  
haihaata haihaata limaa tuu'aduun
"Jauh! Jauh sekali (dari kebenaran) apa yang diancamkan kepada kamu,"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 36)

اِنْ هِيَ اِلَّا حَيَاتُنَا الدُّنْيَا نَمُوْتُ وَنَحْيَا وَمَا نَحْنُ بِمَبْعُوْثِيْنَ 
in hiya illaa hayaatunad-dun-yaa namuutu wa nahyaa wa maa nahnu bimab'uusiin
"(kehidupan itu) tidak lain hanyalah kehidupan kita di dunia ini, (di sanalah) kita mati dan hidup dan tidak akan dibangkitkan (lagi),"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 37)

اِنْ هُوَ اِلَّا رَجُلُ اِفْتَـرٰى عَلَى اللّٰهِ كَذِبًا وَّمَا نَحْنُ لَهٗ بِمُؤْمِنِيْنَ
in huwa illaa rojuluniftaroo 'alallohi kazibaw wa maa nahnu lahuu bimu`miniin
"dia tidak lain hanyalah seorang laki-laki yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah, dan kita tidak akan memercayainya."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 38)

قَالَ  رَبِّ انْصُرْنِيْ بِمَا كَذَّبُوْنِ
qoola robbinshurnii bimaa kazzabuun
"Dia (Hud) berdoa, Ya Tuhanku, tolonglah aku karena mereka mendustakan aku."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 39)

قَالَ عَمَّا قَلِيْلٍ لَّيُصْبِحُنَّ نٰدِمِيْنَ 
qoola 'ammaa qoliilil layushbihunna naadimiin
"Dia (Allah) berfirman, Tidak lama lagi mereka pasti akan menyesal."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 40)

فَاَخَذَتْهُمُ الصَّيْحَةُ بِالْحَـقِّ فَجَعَلْنٰهُمْ غُثَآءً ۚ  فَبُعْدًا لِّـلْقَوْمِ  الظّٰلِمِيْنَ
fa akhozat-humush-shoihatu bil-haqqi fa ja'alnaahum ghusaaa`aa, fa bu'dal lil-qoumizh-zhoolimiin
"Lalu mereka benar-benar dimusnahkan oleh suara yang mengguntur, dan Kami jadikan mereka (seperti) sampah yang dibawa banjir. Maka binasalah bagi orang-orang yang zalim."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 41)

ثُمَّ اَنْشَأْنَا مِنْۢ بَعْدِهِمْ قُرُوْنًا اٰخَرِيْنَ 
summa ansya`naa mim ba'dihim quruunan aakhoriin
"Kemudian setelah mereka Kami ciptakan umat-umat yang lain."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 42)

مَا تَسْبِقُ مِنْ اُمَّةٍ اَجَلَهَا وَمَا يَسْتَـأْخِرُوْنَ 
maa tasbiqu min ummatin ajalahaa wa maa yasta`khiruun
"Tidak ada satu umat pun yang dapat menyegerakan ajalnya, dan tidak (pula) menangguhkannya."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 43)

ثُمَّ اَرْسَلْنَا رُسُلَنَا تَتْـرَا   ۗ  كُلَّ مَا جَآءَ اُمَّةً رَّسُوْلُهَا كَذَّبُوْهُ فَاَتْبَـعْنَا بَعْـضَهُمْ بَعْـضًا وَّجَعَلْنٰهُمْ اَحَادِيْثَ   ۚ  فَبُـعْدًا لِّـقَوْمٍ لَّا يُؤْمِنُوْنَ
summa arsalnaa rusulanaa tatroo, kullamaa jaaa`a ummatar rosuuluhaa kazzabuuhu fa atba'naa ba'dhohum ba'dhow wa ja'alnaahum ahaadiis, fa bu'dal liqoumil laa yu`minuun
"Kemudian, Kami utus rasul-rasul Kami berturut-turut. Setiap kali seorang rasul datang kepada suatu umat, mereka mendustakannya, maka Kami silih gantikan sebagian mereka dengan sebagian yang lain (dalam kebinasaan). Dan Kami jadikan mereka bahan cerita (bagi manusia). Maka binasalah bagi kaum yang tidak beriman."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 44)

ثُمَّ اَرْسَلْنَا مُوْسٰى وَاَخَاهُ هٰرُوْنَ  ۙ  بِاٰيٰتِنَا وَسُلْطٰنٍ مُّبِيْنٍ 
summa arsalnaa muusaa wa akhoohu haaruuna bi`aayaatinaa wa sulthoonim mubiin
"Kemudian Kami utus Musa dan saudaranya Harun dengan membawa tanda-tanda (kebesaran) Kami, dan bukti yang nyata,"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 45)

اِلٰى فِرْعَوْنَ وَمَلَاۡئِهٖ فَاسْتَكْبَرُوْا وَكَانُوْا قَوْمًا عٰلِيْنَ  
ilaa fir'auna wa malaa`ihii fastakbaruu wa kaanuu qouman 'aaliin
"kepada Fir'aun dan para pemuka kaumnya, tetapi mereka angkuh dan mereka memang kaum yang sombong."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 46)

فَقَالُـوْۤا  اَنُؤْمِنُ لِبَشَرَيْنِ مِثْلِنَا وَقَوْمُهُمَا لَـنَا عٰبِدُوْنَ 
fa qooluuu a nu`minu libasyaroini mislinaa wa qoumuhumaa lanaa 'aabiduun
"Maka mereka berkata, Apakah (pantas) kita percaya kepada dua orang manusia seperti kita, padahal kaum mereka (Bani Israil) adalah orang-orang yang menghambakan diri kepada kita?"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 47)

فَكَذَّبُوْهُمَا  فَكَانُوْا مِنَ الْمُهْلَـكِيْنَ
fa kazzabuuhumaa fa kaanuu minal-muhlakiin
"Maka mereka mendustakan keduanya, karena itu mereka termasuk orang yang dibinasakan."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 48)

وَلَـقَدْ اٰتَيْنَا مُوْسَى الْـكِتٰبَ لَعَلَّهُمْ  يَهْتَدُوْنَ
wa laqod aatainaa muusal-kitaaba la'allahum yahtaduun
"Dan sungguh, telah Kami anugerahkan kepada Musa Kitab (Taurat), agar mereka (Bani Israil) mendapat petunjuk."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 49)

وَجَعَلْنَا ابْنَ مَرْيَمَ وَاُمَّهٗۤ اٰيَةً وَّاٰوَيْنٰهُمَاۤ اِلٰى رَبْوَةٍ ذَاتِ قَرَارٍ وَّمَعِيْنٍ
wa ja'alnabna maryama wa ummahuuu aayataw wa aawainaahumaaa ilaa robwatin zaati qorooriw wa ma'iin
"Dan telah Kami jadikan ('Isa) putra Maryam bersama ibunya sebagai suatu bukti yang nyata (bagi kebesaran Kami), dan Kami melindungi mereka di sebuah dataran tinggi, (tempat yang tenang, rindang, dan banyak buah-buahan) dengan mata air yang mengalir."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 50)

يٰۤـاَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوْا مِنَ الطَّيِّبٰتِ وَاعْمَلُوْا صَالِحًـا   ۗ  اِنِّيْ بِمَا تَعْمَلُوْنَ عَلِيْمٌ  
yaaa ayyuhar-rusulu kuluu minath-thoyyibaati wa'maluu shoolihaa, innii bimaa ta'maluuna 'aliim
"Allah berfirman, Wahai para rasul! Makanlah dari (makanan) yang baik-baik, dan kerjakanlah kebajikan. Sungguh, Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 51)

وَاِنَّ هٰذِهٖۤ اُمَّتُكُمْ اُمَّةً  وَّاحِدَةً وَّاَنَاۡ رَبُّكُمْ فَاتَّقُوْنِ
wa inna haazihiii ummatukum ummataw waahidataw wa ana robbukum fattaquun
"Dan sungguh, (agama tauhid) inilah agama kamu, agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka bertakwalah kepada-Ku."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 52)

فَتَقَطَّعُوْۤا اَمْرَهُمْ بَيْنَهُمْ زُبُرًا   ۗ  كُلُّ حِزْبٍۢ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُوْنَ
fa taqoththo'uuu amrohum bainahum zuburoo, kullu hizbim bimaa ladaihim farihuun
"Kemudian mereka terpecah belah dalam urusan (agama)nya menjadi beberapa golongan. Setiap golongan (merasa) bangga dengan apa yang ada pada mereka (masing-masing)."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 53)

فَذَرْهُمْ فِيْ غَمْرَتِهِمْ حَتّٰى  حِيْنٍ
fa zar-hum fii ghomrotihim hattaa hiin
"Maka biarkanlah mereka dalam kesesatannya sampai waktu yang ditentukan."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 54)

اَيَحْسَبُوْنَ اَنَّمَا نُمِدُّهُمْ بِهٖ مِنْ مَّالٍ وَّبَنِيْنَ 
a yahsabuuna annamaa numidduhum bihii mim maaliw wa baniin
"Apakah mereka mengira bahwa Kami memberikan harta dan anak-anak kepada mereka itu (berarti bahwa),"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 55)

نُسَارِعُ لَهُمْ فِى الْخَيْـرٰتِ   ۗ  بَلْ لَّا يَشْعُرُوْنَ
nusaari'u lahum fil-khoiroot, bal laa yasy'uruun
"Kami segera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka? (Tidak), tetapi mereka tidak menyadarinya."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 56)

اِنَّ الَّذِيْنَ هُمْ مِّنْ خَشْيَةِ  رَبِّهِمْ مُّشْفِقُوْنَ 
innallaziina hum min khosy-yati robbihim musyfiquun
"Sungguh, orang-orang yang karena takut (azab) Tuhannya, mereka sangat berhati-hati,"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 57)

وَالَّذِيْنَ هُمْ بِاٰيٰتِ رَبِّهِمْ يُؤْمِنُوْنَ 
wallaziina hum bi`aayaati robbihim yu`minuun
"dan mereka yang beriman dengan tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya,"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 58)

وَالَّذِيْنَ هُمْ بِرَبِّهِمْ لَا يُشْرِكُوْنَ 
wallaziina hum birobbihim laa yusyrikuun
"dan mereka yang tidak menyekutukan Tuhannya,"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 59)

وَالَّذِيْنَ يُؤْتُوْنَ مَاۤ اٰتَوْا وَّ قُلُوْبُهُمْ وَجِلَةٌ اَنَّهُمْ اِلٰى رَبِّهِمْ رٰجِعُوْنَ  
wallaziina yu`tuuna maaa aataw wa quluubuhum wajilatun annahum ilaa robbihim rooji'uun
"dan mereka yang memberikan apa yang mereka berikan (sedekah) dengan hati penuh rasa takut (karena mereka tahu) bahwa sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhannya,"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 60)

اُولٰٓئِكَ يُسَارِعُوْنَ فِيْ الْخَيْـرٰتِ وَهُمْ لَهَا سٰبِقُوْنَ
ulaaa`ika yusaari'uuna fil-khoirooti wa hum lahaa saabiquun
"mereka itu bersegera dalam kebaikan-kebaikan, dan merekalah orang-orang yang lebih dahulu memperolehnya."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 61)

وَلَا نُـكَلِّفُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَا  وَلَدَيْنَا كِتٰبٌ يَّـنْطِقُ بِالْحَـقِّ وَهُمْ لَا يُظْلَمُوْنَ
wa laa nukallifu nafsan illaa wus'ahaa waladainaa kitaabuy yanthiqu bil-haqqi wa hum laa yuzhlamuun
"Dan Kami tidak membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya, dan pada Kami ada suatu catatan yang menuturkan dengan sebenarnya, dan mereka tidak dizalimi (dirugikan)."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 62)

بَلْ قُلُوْبُهُمْ فِيْ  غَمْرَةٍ مِّنْ هٰذَا وَلَهُمْ اَعْمَالٌ مِّنْ دُوْنِ ذٰلِكَ هُمْ لَهَا عٰمِلُوْنَ
bal quluubuhum fii ghomrotim min haazaa wa lahum a'maalum min duuni zaalika hum lahaa 'aamiluun
"Tetapi, hati mereka (orang-orang kafir) itu dalam kesesatan dari (memahami Al-Qur'an) ini, dan mereka mempunyai (kebiasaan banyak mengerjakan) perbuatan-perbuatan lain (buruk) yang terus mereka kerjakan."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 63)

حَتّٰۤى اِذَاۤ اَخَذْنَا مُتْـرَفِيْهِمْ بِالْعَذَابِ اِذَا هُمْ يَجْــئَرُوْنَ 
hattaaa izaaa akhoznaa mutrofiihim bil-'azaabi izaa hum yaj`aruun
"Sehingga apabila Kami timpakan siksaan kepada orang-orang yang hidup bermewah-mewah di antara mereka, seketika itu mereka berteriak-teriak meminta tolong."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 64)

لَا تَجْــئَرُوا الْيَوْمَ ۗ  اِنَّكُمْ مِّنَّا لَا تُنْصَرُوْنَ
laa taj`arul-yauma innakum minnaa laa tunshoruun
"Janganlah kamu berteriak-teriak meminta tolong pada hari ini! Sungguh, kamu tidak akan mendapat pertolongan dari Kami."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 65)

قَدْ كَانَتْ اٰيٰتِيْ تُتْلٰى عَلَيْكُمْ فَـكُنْتُمْ  عَلٰۤى اَعْقَابِكُمْ تَـنْكِصُوْنَ 
qod kaanat aayaatii tutlaa 'alaikum fakuntum 'alaaa a'qoobikum tangkishuun
"Sungguh ayat-ayat-Ku (Al-Qur'an) selalu dibacakan kepada kamu, tetapi kamu selalu berpaling ke belakang,"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 66)

مُسْتَكْبِرِيْنَ   ۖ   بِهٖ سٰمِرًا تَهْجُرُوْنَ
mustakbiriina bihii saamiron tahjuruun
"dengan menyombongkan diri dan mengucapkan perkataan-perkataan keji terhadapnya (Al-Qur'an) pada waktu kamu bercakap-cakap pada malam hari."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 67)

اَفَلَمْ يَدَّبَّرُوا الْقَوْلَ اَمْ جَآءَهُمْ مَّا لَمْ يَأْتِ اٰبَآءَهُمُ الْاَوَّلِيْنَ 
a fa lam yaddabbarul-qoula am jaaa`ahum maa lam ya`ti aabaaa`ahumul-awwaliin
"Maka tidakkah mereka menghayati firman (Allah), atau adakah telah datang kepada mereka apa yang tidak pernah datang kepada nenek moyang mereka terdahulu?"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 68)

اَمْ لَمْ يَعْرِفُوْا رَسُوْلَهُمْ فَهُمْ لَهٗ مُنْكِرُوْنَ 
am lam ya'rifuu rosuulahum fa hum lahuu mungkiruun
"Ataukah mereka tidak mengenal rasul mereka (Muhammad), karena itu mereka mengingkarinya?"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 69)

اَمْ يَـقُوْلُوْنَ بِهٖ جِنَّةٌ   ۗ  بَلْ جَآءَهُمْ بِالْحَـقِّ وَاَكْثَرُهُمْ لِلْحَقِّ كٰرِهُوْنَ
am yaquuluuna bihii jinnah, bal jaaa`ahum bil-haqqi wa aksaruhum lil-haqqi kaarihuun
"Atau mereka berkata, Orang itu (Muhammad) gila. Padahal, dia telah datang membawa kebenaran kepada mereka, tetapi kebanyakan mereka membenci kebenaran."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 70)

وَلَوِ اتَّبَعَ الْحَـقُّ اَهْوَآءَهُمْ  لَفَسَدَتِ السَّمٰوٰتُ وَالْاَرْضُ وَمَنْ فِيْهِنَّ ۗ  بَلْ اَتَيْنٰهُمْ بِذِكْرِهِمْ فَهُمْ  عَنْ ذِكْرِهِمْ مُّعْرِضُوْنَ 
wa lawittaba'al-haqqu ahwaaa`ahum lafasadatis-samaawaatu wal-ardhu wa man fiihinn, bal atainaahum bizikrihim fa hum 'an zikrihim mu'ridhuun
"Dan seandainya kebenaran itu menuruti keinginan mereka, pasti binasalah langit dan bumi, dan semua yang ada di dalamnya. Bahkan Kami telah memberikan peringatan kepada mereka, tetapi mereka berpaling dari peringatan itu."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 71)

اَمْ تَسْـئَـلُهُمْ خَرْجًا فَخَرٰجُ رَبِّكَ خَيْرٌ  ۖ   وَّهُوَ خَيْرُ الرّٰزِقِيْنَ
am tas`aluhum khorjan fa khorooju robbika khoiruw wa huwa khoirur-rooziqiin
"Atau engkau (Muhammad) meminta imbalan kepada mereka? Sedangkan imbalan dari Tuhanmu lebih baik, karena Dia pemberi rezeki yang terbaik."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 72)

وَاِنَّكَ لَـتَدْعُوْهُمْ اِلٰى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيْمٍ
wa innaka latad'uuhum ilaa shiroothim mustaqiim
"Dan sungguh engkau pasti telah menyeru mereka kepada jalan yang lurus."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 73)

وَاِنَّ الَّذِيْنَ لَا يُؤْمِنُوْنَ بِالْاٰخِرَةِ عَنِ الصِّرَاطِ لَـنٰكِبُوْنَ
wa innallaziina laa yu`minuuna bil-aakhiroti 'anish-shiroothi lanaakibuun
"Dan sungguh orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat benar-benar telah menyimpang jauh dari jalan (yang lurus)."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 74)

وَلَوْ رَحِمْنٰهُمْ وَكَشَفْنَا مَا بِهِمْ مِّنْ ضُرٍّ لَّـلَجُّوْا فِيْ طُغْيَانِهِمْ  يَعْمَهُوْنَ
walau rohimnaahum wa kasyafnaa maa bihim min dhurril lalajjuu fii thughyaanihim ya'mahuun
"Dan sekiranya mereka Kami kasihani, dan Kami lenyapkan malapetaka yang menimpa mereka, pasti mereka akan terus-menerus terombang-ambing dalam kesesatan mereka."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 75)

وَلَقَدْ اَخَذْنٰهُمْ بِالْعَذَابِ فَمَا اسْتَكَانُوْا لِرَبِّهِمْ  وَمَا يَتَضَرَّعُوْنَ
wa laqod akhoznaahum bil-'azaabi fa mastakaanuu lirobbihim wa maa yatadhorro'uun
"Dan sungguh Kami telah menimpakan siksaan kepada mereka, tetapi mereka tidak mau tunduk kepada Tuhannya, dan (juga) tidak merendahkan diri."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 76)

حَتّٰۤى اِذَا فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَابًا ذَا عَذَابٍ شَدِيْدٍ  اِذَا هُمْ فِيْهِ مُبْلِسُوْنَ
hattaaa izaa fatahnaa 'alaihim baaban zaa 'azaabin syadiidin izaa hum fiihi mublisuun
"Sehingga apabila Kami bukakan untuk mereka pintu azab yang sangat keras, seketika itu mereka menjadi putus asa."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 77)

وَهُوَ الَّذِيْۤ اَنْشَاَ لَـكُمُ السَّمْعَ وَالْاَبْصَارَ وَالْاَفْئِدَةَ   ۗ  قَلِيْلًا مَّا تَشْكُرُوْنَ
wa huwallaziii ansya`a lakumus-sam'a wal-abshooro wal-af`idah, qoliilam maa tasykuruun
"Dan Dialah yang telah menciptakan bagimu pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, tetapi sedikit sekali kamu bersyukur."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 78)

وَهُوَ الَّذِيْ ذَرَاَكُمْ فِى الْاَرْضِ وَاِلَيْهِ تُحْشَرُوْنَ
wa huwallazii zaro`akum fil-ardhi wa ilaihi tuhsyaruun
"Dan Dialah yang menciptakan dan mengembangbiakkan kamu di bumi dan kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 79)

وَهُوَ الَّذِيْ يُحْيٖ وَيُمِيْتُ  وَلَـهُ اخْتِلَافُ الَّيْلِ وَالنَّهَارِ ۗ  اَفَلَا تَعْقِلُوْنَ
wa huwallazii yuhyii wa yumiitu wa lahukhtilaaful-laili wan-nahaar, a fa laa ta'qiluun
"Dan Dialah yang menghidupkan dan mematikan, dan Dialah yang (mengatur) pergantian malam dan siang. Tidakkah kamu mengerti?"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 80)

بَلْ قَالُوْا  مِثْلَ مَا قَالَ الْاَوَّلُوْنَ
bal qooluu misla maa qoolal-awwaluun
"Bahkan mereka mengucapkan perkataan yang serupa dengan apa yang diucapkan oleh orang-orang terdahulu."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 81)

قَالُوْۤا ءَاِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَّ عِظَامًا ءَاِنَّا لَمَبْعُوْثُوْنَ
qooluuu a izaa mitnaa wa kunnaa turoobaw wa 'izhooman a innaa lamab'uusuun
"Mereka berkata, Apakah betul, apabila kami telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang belulang, kami benar-benar akan dibangkitkan kembali?"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 82)

لَـقَدْ وُعِدْنَا نَحْنُ وَاٰبَآ ؤُنَا هٰذَا  مِنْ قَبْلُ اِنْ هٰذَاۤ اِلَّاۤ اَسَاطِيْرُ الْاَوَّلِيْنَ
laqod wu'idnaa nahnu wa aabaaa`unaa haazaa ming qoblu in haazaaa illaaa asaathiirul-awwaliin
"Sungguh, yang demikian ini sudah dijanjikan kepada kami dan kepada nenek moyang kami dahulu, ini hanyalah dongeng orang-orang terdahulu!"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 83)

قُلْ لِّمَنِ الْاَرْضُ  وَمَنْ فِيْهَاۤ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ
qul limanil-ardhu wa man fiihaaa ing kuntum ta'lamuun
"Katakanlah (Muhammad), Milik siapakah bumi, dan semua yang ada di dalamnya, jika kamu mengetahui?"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 84)

سَيَقُوْلُوْنَ لِلّٰهِ ۗ  قُلْ اَفَلَا  تَذَكَّرُوْنَ
sayaquuluuna lillaah, qul a fa laa tazakkaruun
"Mereka akan menjawab, Milik Allah. Katakanlah, Maka apakah kamu tidak ingat?"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 85)

قُلْ مَنْ رَّبُّ السَّمٰوٰتِ السَّبْعِ وَرَبُّ الْعَرْشِ  الْعَظِيْمِ
qul mar robbus-samaawaatis-sab'i wa robbul-'arsyil-'azhiim
"Katakanlah, Siapakah Tuhan yang memiliki langit yang tujuh dan yang memiliki 'Arsy yang agung?"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 86)

سَيَقُوْلُوْنَ لِلّٰهِ ۗ  قُلْ اَفَلَا تَتَّقُوْنَ
sayaquuluuna lillaah, qul a fa laa tattaquun
"Mereka akan menjawab, (Milik) Allah. Katakanlah, Maka mengapa kamu tidak bertakwa?"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 87)

قُلْ مَنْۢ  بِيَدِهٖ مَلَكُوْتُ كُلِّ شَيْءٍ وَّهُوَ يُجِيْرُ وَلَا يُجَارُ عَلَيْهِ اِنْ  كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ
qul mam biyadihii malakuutu kulli syai`iw wa huwa yujiiru wa laa yujaaru 'alaihi ing kuntum ta'lamuun
"Katakanlah, Siapakah yang di tangan-Nya berada kekuasaan segala sesuatu. Dia melindungi, dan tidak ada yang dapat dilindungi (dari azab-Nya), jika kamu mengetahui?"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 88)

سَيَقُوْلُوْنَ لِلّٰهِ ۗ  قُلْ فَاَنّٰى تُسْحَرُوْنَ
sayaquuluuna lillaah, qul fa annaa tus-haruun
"Mereka akan menjawab, (Milik) Allah. Katakanlah, (Kalau demikian), maka bagaimana kamu sampai tertipu?"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 89)

بَلْ اَتَيْنٰهُمْ بِالْحَـقِّ وَاِنَّهُمْ لَكٰذِبُوْنَ
bal atainaahum bil-haqqi wa innahum lakaazibuun
"Padahal Kami telah membawa kebenaran kepada mereka, tetapi mereka benar-benar pendusta."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 90)

مَا اتَّخَذَ اللّٰهُ مِنْ وَّلَدٍ وَّمَا كَانَ مَعَهٗ مِنْ اِلٰهٍ اِذًا لَّذَهَبَ كُلُّ اِلٰهٍۢ بِمَا خَلَقَ وَلَعَلَا بَعْضُهُمْ عَلٰى بَعْضٍ ۗ  سُبْحٰنَ اللّٰهِ عَمَّا يَصِفُوْنَ 
mattakhozallohu miw waladiw wa maa kaana ma'ahuu min ilaahin izal lazahaba kullu ilaahim bimaa kholaqo wa la'alaa ba'dhuhum 'alaa ba'dh, sub-haanallohi 'ammaa yashifuun
"Allah tidak mempunyai anak, dan tidak ada tuhan (yang lain) bersama-Nya, (sekiranya tuhan banyak,) maka masing-masing tuhan itu akan membawa apa (makhluk) yang diciptakannya, dan sebagian dari tuhan-tuhan itu akan mengalahkan sebagian yang lain. Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan itu,"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 91)

عٰلِمِ  الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَتَعٰلٰى عَمَّا يُشْرِكُوْنَ
'aalimil-ghoibi wasy-syahaadati fa ta'aalaa 'ammaa yusyrikuun
"(Dialah Tuhan) yang mengetahui semua yang gaib dan semua yang tampak. Maha Tinggi (Allah) dari apa yang mereka persekutukan."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 92)

قُل رَّبِّ اِمَّا  تُرِيَنِّيْ مَا يُوْعَدُوْنَ 
qur robbi immaa turiyannii maa yuu'aduun
"Katakanlah (Muhammad), Ya Tuhanku, seandainya Engkau hendak memperlihatkan kepadaku apa (azab) yang diancamkan kepada mereka,"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 93)

رَبِّ فَلَا تَجْعَلْنِيْ فِى الْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ
robbi fa laa taj'alnii fil-qoumizh-zhoolimiin
"ya Tuhanku, maka janganlah Engkau jadikan aku dalam golongan orang-orang zalim."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 94)

وَاِنَّا عَلٰۤى اَنْ نُّرِيَكَ مَا نَعِدُهُمْ لَقٰدِرُوْنَ
wa innaa 'alaaa an nuriyaka maa na'iduhum laqoodiruun
"Dan sungguh, Kami kuasa untuk memperlihatkan kepadamu (Muhammad) apa yang Kami ancamkan kepada mereka."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 95)

اِدْفَعْ بِالَّتِيْ هِيَ اَحْسَنُ السَّيِّئَةَ    ۗ  نَحْنُ اَعْلَمُ بِمَا يَصِفُوْنَ
idfa' billatii hiya ahsanus-sayyi`ah, nahnu a'lamu bimaa yashifuun
"Tolaklah perbuatan buruk mereka dengan (cara) yang lebih baik, Kami lebih mengetahui apa yang mereka sifatkan (kepada Allah)."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 96)

وَقُلْ رَّبِّ اَعُوْذُ بِكَ مِنْ هَمَزٰتِ الشَّيٰطِيْنِ 
wa qur robbi a'uuzu bika min hamazaatisy-syayaathiin
"Dan katakanlah, Ya Tuhanku, aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan setan,"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 97)

وَاَعُوْذُ بِكَ  رَبِّ اَنْ يَّحْضُرُوْنِ
wa a'uuzu bika robbi ay yahdhuruun
"dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, agar mereka tidak mendekati aku."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 98)

حَتّٰۤى اِذَا جَآءَ اَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ رَبِّ  ارْجِعُوْنِ 
hattaaa izaa jaaa`a ahadahumul-mautu qoola robbirji'uun
"(Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata, Ya Tuhanku, kembalikanlah aku (ke dunia),"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 99)

لَعَلِّيْۤ اَعْمَلُ صَالِحًـا فِيْمَا تَرَكْتُ ۗ  كَلَّا  ۗ  اِنَّهَا كَلِمَةٌ هُوَ  قَآئِلُهَا ۗ  وَمِنْ وَّرَآئِهِمْ بَرْزَخٌ اِلٰى يَوْمِ يُبْعَثُوْنَ
la'alliii a'malu shoolihan fiimaa taroktu kallaa, innahaa kalimatun huwa qooo`iluhaa, wa miw warooo`ihim barzakhun ilaa yaumi yub'asuun
"agar aku dapat berbuat kebajikan yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak! Sungguh itu adalah dalih yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada barzakh-barzakh sampai pada hari mereka dibangkitkan."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 100)

فَاِذَا نُفِخَ فِى الصُّوْرِ فَلَاۤ اَنْسَابَ بَيْنَهُمْ يَوْمَئِذٍ وَّلَا يَتَسَآءَلُوْنَ
fa izaa nufikho fish-shuuri fa laaa ansaaba bainahum yauma`iziw wa laa yatasaaa`aluun
"Apabila sangkakala ditiup, maka tidak ada lagi pertalian keluarga di antara mereka pada hari itu (hari Kiamat), dan tidak (pula) mereka saling bertanya."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 101)

فَمَنْ ثَقُلَتْ مَوَازِيْنُهٗ فَاُولٰٓئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ
fa man saqulat mawaaziinuhuu fa ulaaa`ika humul-muflihuun
"Barang siapa berat timbangan (kebaikan)nya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 102)

وَمَنْ خَفَّتْ مَوَازِيْنُهٗ فَاُولٰٓئِكَ الَّذِيْنَ خَسِرُوْۤا اَنْفُسَهُمْ فِيْ جَهَـنَّمَ خٰلِدُوْنَ  
wa man khoffat mawaaziinuhuu fa ulaaa`ikallaziina khosiruuu anfusahum fii jahannama khooliduun
"Dan barang siapa ringan timbangan (kebaikan)nya, maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, mereka kekal di dalam Neraka Jahanam."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 103)

تَلْفَحُ وُجُوْهَهُمُ النَّارُ وَهُمْ فِيْهَا كٰلِحُوْنَ
talfahu wujuuhahumun-naaru wa hum fiihaa kaalihuun
"Wajah mereka dibakar api neraka, dan mereka di neraka dalam keadaan muram dengan bibir yang cacat."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 104)

اَلَمْ تَكُنْ اٰيٰتِيْ تُتْلٰى عَلَيْكُمْ فَكُنْتُمْ بِهَا تُكَذِّبُوْنَ
a lam takun aayaatii tutlaa 'alaikum fa kuntum bihaa tukazzibuun
"Bukankah ayat-ayat-Ku telah dibacakan kepadamu, tetapi kamu selalu mendustakannya?"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 105)

قَالُوْا  رَبَّنَا غَلَبَتْ عَلَيْنَا شِقْوَتُنَا وَكُنَّا قَوْمًا ضَآ لِّيْنَ
qooluu robbanaa gholabat 'alainaa syiqwatunaa wa kunnaa qouman dhooolliin
"Mereka berkata, Ya Tuhan kami, kami telah dikuasai oleh kejahatan kami, dan kami adalah orang-orang yang sesat."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 106)

رَبَّنَاۤ  اَخْرِجْنَا مِنْهَا فَاِنْ عُدْنَا فَاِنَّا ظٰلِمُوْنَ
robbanaaa akhrijnaa min-haa fa in 'udnaa fa innaa zhoolimuun
"Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami darinya (kembalikanlah kami ke dunia), jika kami masih juga kembali (kepada kekafiran), sungguh, kami adalah orang-orang yang zalim."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 107)

قَالَ اخْسَئُـوْا فِيْهَا  وَلَا تُكَلِّمُوْنِ
qoolakhsa`uu fiihaa wa laa tukallimuun
"Dia (Allah) berfirman, Tinggallah dengan hina di dalamnya, dan janganlah kamu berbicara dengan Aku."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 108)

اِنَّهٗ كَانَ فَرِيْقٌ مِّنْ عِبَادِيْ يَقُوْلُوْنَ  رَبَّنَاۤ اٰمَنَّا فَاغْفِرْ لَـنَا وَارْحَمْنَا وَاَنْتَ خَيْرُ الرّٰحِمِيْنَ   
innahuu kaana fariiqum min 'ibaadii yaquuluuna robbanaaa aamannaa faghfir lanaa war-hamnaa wa anta khoirur-roohimiin
"Sungguh ada segolongan dari hamba-hamba-Ku berdoa, Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat, Engkau adalah pemberi rahmat yang terbaik."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 109)

فَاتَّخَذْتُمُوْهُمْ سِخْرِيًّا حَتّٰۤى اَنْسَوْكُمْ ذِكْرِيْ وَكُنْتُمْ مِّنْهُمْ  تَضْحَكُوْنَ
fattakhoztumuuhum sikhriyyan hattaaa ansaukum zikrii wa kuntum min-hum tadh-hakuun
"Lalu kamu jadikan mereka buah ejekan, sehingga kamu lupa mengingat Aku, dan kamu (selalu) menertawakan mereka,"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 110)

اِنِّيْ جَزَيْتُهُمُ الْيَوْمَ بِمَا صَبَرُوْۤا  ۙ  اَنَّهُمْ هُمُ الْفَآئِزُوْنَ
innii jazaituhumul-yauma bimaa shobaruuu annahum humul-faaa`izuun
"sungguh pada hari ini Aku memberi balasan kepada mereka, karena kesabaran mereka; sungguh mereka itulah orang-orang yang memperoleh kemenangan."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 111)

قٰلَ كَمْ لَبِثْتُمْ فِى الْاَرْضِ عَدَدَ سِنِيْنَ
qoola kam labistum fil-ardhi 'adada siniin
"Dia (Allah) berfirman, Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di Bumi?"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 112)

قَالُوْا لَبِثْنَا يَوْمًا اَوْ بَعْضَ يَوْمٍ فَسْـئَـلِ الْعَآ دِّيْنَ
qooluu labisnaa yauman au ba'dho yaumin fas`alil-'aaaddiin
"Mereka menjawab, Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada mereka yang menghitung."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 113)

قٰلَ اِنْ لَّبِثْـتُمْ اِلَّا قَلِيْلًا لَّوْ اَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ
qoola il labistum illaa qoliilal lau annakum kuntum ta'lamuun
"Dia (Allah) berfirman, Kamu tinggal (di bumi) hanya sebentar saja, jika kamu benar-benar mengetahui."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 114)

اَفَحَسِبْتُمْ اَنَّمَا خَلَقْنٰكُمْ عَبَثًا وَّاَنَّكُمْ اِلَيْنَا لَا تُرْجَعُوْنَ
a fa hasibtum annamaa kholaqnaakum 'abasaw wa annakum ilainaa laa turja'uun
"Maka apakah kamu mengira bahwa Kami menciptakan kamu main-main (tanpa ada maksud) dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 115)

فَتَعٰلَى اللّٰهُ الْمَلِكُ الْحَـقُّ   ۚ  لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ۚ  رَبُّ الْعَرْشِ الْـكَرِيْمِ
fa ta'aalallohul-malikul-haqq, laaa ilaaha illaa huw, robbul-'arsyil-kariim
"Maka Maha Tinggi Allah, Raja yang sebenarnya; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Tuhan (yang memiliki) 'Arsy yang mulia."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 116)

وَمَنْ يَّدْعُ مَعَ اللّٰهِ اِلٰهًا اٰخَرَ ۙ  لَا بُرْهَانَ  لَهٗ بِهٖ ۙ  فَاِنَّمَا حِسَابُهٗ عِنْدَ رَبِّهٖ ۗ  اِنَّهٗ لَا يُفْلِحُ الْـكٰفِرُوْنَ
wa may yad'u ma'allohi ilaahan aakhoro laa bur-haana lahuu bihii fa innamaa hisaabuhuu 'inda robbih, innahuu laa yuflihul-kaafiruun
"Dan barang siapa menyembah tuhan yang lain selain Allah, padahal tidak ada suatu bukti pun baginya tentang itu, maka perhitungannya hanya pada Tuhannya. Sungguh orang-orang kafir itu tidak akan beruntung."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 117)

وَقُلْ رَّبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَاَنْتَ خَيْرُ الرّٰحِمِيْنَ
wa qur robbighfir war-ham wa anta khoirur-roohimiin
"Dan katakanlah (Muhammad), Ya Tuhanku, berilah ampunan dan (berilah) rahmat, Engkaulah pemberi rahmat yang terbaik."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 118)

Vidio Bacaan Surat Al-Mu'minun
Seperti yang saya tuliskan pada judul yaitu 'lengkap' maka saya akan menepatinya, bukan hanya teks bacaan suratnya saja yang saya sertakan tapi juga vidio bacaannya juga. Vidio ini bertujuan untuk kalian teman-teman yang ingin mendengarkan lantunan bacaan surat Al-Mu'minun yang di bacakan oleh orang yang fasih dalam membaca Al-Qur'an dan jelas suaranya merdu di dengar, untuk mendengarkan langsung play vidionya aja


Sekian, terima kasih telah berkunjung semoga apa yang admin posting ini dapat memberikan manfaat buat kita semua, sebagai pembelajaran yang menambah wawasan kita akan pengetahuan agama. Semoga kita selalu di beri petunjuk untuk selamat menjalani hidup di dunia agar tidak tersesat dan salah jalan yang bisah membuat kita mendapatkan siksa di akhirat

Teman-teman, jika kalian merasa postingan ini bermanfaat tolong bantu share ya. Dengan kalian membagikan postingan ini itu berarti kalian membantu membangun, memperkuat agama dan tentunya teman-teman mendapatkan pahala dari setiap orang yang kalian ajak ke jalan kebaikan. Aamiin

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Bacaan Surat Al-Mu'minun Ayat 1-118 Beserta Arab, latin, Terjemahan bahasa Indonesia