Blog Tambahpahala merupakan blog yang berisikan Konten Doa-doa Harian, Bacaan Ayat Suci Al Qur'an yang di tulis dalam bahsa Arab, latin, dan terjemahan dalam bahasa indonesia, dan lain Sebagainya Tentang Islam.

Minggu, 15 Juli 2018

Bacaan Surat Al-Hajj Ayat 1-78 Lengkap Dengan Arab, Latin, Dan Artinya





Bacaan Surat Al-Hajj Ayat 1-78 Lengkap Dengan Artinya - Assalamualaikum teman-teman, selamat pagi dan selamat datang di blog Qur'an ini. Sebelumnya saya sangat bersyukur karna kalian sudah membuka halaman blog aku ini, itu tandanya teman-teman akan membaca dan mempelajari Surat Al-Hajj. Seperti biasanya dalam postingan blog ini yang memposting bacaan Al-Quran dan doa-doa, tapi kali ini sesuai dengan judul admin akan membagikan bacaan Surat Al-Hajj (Haji) lengkap dengan tulisan Arab, Latin, dan juga terjemahanya dalam bahasa kita (indonesia).

Jangan lupa untuk mengunjungi postingan sebelumnya : Bacaan Surat Al-Anbiya Ayat 1-112

Al Qur'an, Surat al hajj, bacaan surat al hajj, terjemahan surat al hajj

INFORMASI SURAT
Nama Surat           : Al-Hajj
Surah ke                : 22
Jumlah ayat           : 78 Ayat
Surat sebelumnya : Al-Anbiya
Surat berikutnya   : Al-Mu'minun
Juz ke                    : Juz 17
Klasifikasi             : Madaniyah


يٰۤـاَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمْ ۚ  اِنَّ زَلْزَلَةَ السَّاعَةِ شَيْءٌ عَظِيْمٌ
yaaa ayyuhan-naasuttaquu robbakum, inna zalzalatas-saa'ati syai`un 'azhiim
"Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu; sungguh, guncangan (hari) Kiamat itu adalah suatu (kejadian) yang sangat besar."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 1)

يَوْمَ تَرَوْنَهَا تَذْهَلُ كُلُّ مُرْضِعَةٍ عَمَّاۤ اَرْضَعَتْ  وَتَضَعُ كُلُّ ذَاتِ حَمْلٍ حَمْلَهَا وَتَرَى النَّاسَ سُكٰرٰى  وَمَا هُمْ بِسُكٰرٰى وَلٰـكِنَّ عَذَابَ اللّٰهِ شَدِيْدٌ
yauma tarounahaa taz-halu kullu murdhi'atin 'ammaaa ardho'at wa tadho'u kullu zaati hamlin hamlahaa wa taron-naasa sukaaroo wa maa hum bisukaaroo wa laakinna 'azaaballohi syadiid
"(Ingatlah) pada hari ketika kamu melihatnya (guncangan itu), semua perempuan yang menyusui anaknya akan lalai terhadap anak yang disusuinya, dan setiap perempuan yang hamil akan keguguran kandungannya, dan kamu melihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, tetapi azab Allah itu sangat keras."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 2)

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يُّجَادِلُ فِى اللّٰهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَّيَـتَّبِعُ كُلَّ شَيْطٰنٍ مَّرِيْدٍ  
wa minan-naasi may yujaadilu fillaahi bighoiri 'ilmiw wa yattabi'u kulla syaithoonim mariid
"Dan di antara manusia ada yang berbantahan tentang Allah tanpa ilmu dan hanya mengikuti para setan yang sangat jahat,"
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 3)

كُتِبَ عَلَيْهِ اَنَّهٗ مَنْ تَوَلَّاهُ فَاَنَّهٗ يُضِلُّهٗ  وَيَهْدِيْهِ اِلٰى عَذَابِ السَّعِيْرِ
kutiba 'alaihi annahuu man tawallohu fa annahuu yudhilluhuu wa yahdiihi ilaa 'azaabis-sa'iir
"(tentang setan), telah ditetapkan bahwa siapa yang berkawan dengan dia, maka dia akan menyesatkannya, dan membawanya ke azab neraka."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 4)

يٰۤـاَيُّهَا النَّاسُ اِنْ كُنْـتُمْ فِيْ رَيْبٍ مِّنَ الْبَـعْثِ فَاِنَّـا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُّـطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ مِنْ مُّضْغَةٍ مُّخَلَّقَةٍ وَّغَيْرِ مُخَلَّقَةٍ لِّـنُبَيِّنَ لَـكُمْ   ۗ  وَنُقِرُّ فِى الْاَرْحَامِ مَا نَشَآءُ اِلٰۤى اَجَلٍ مُّسَمًّى ثُمَّ نُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوْۤا اَشُدَّكُمْ    ۚ  وَمِنْكُمْ مَّنْ يُّتَوَفّٰى وَمِنْكُمْ مَّنْ يُّرَدُّ اِلٰۤى اَرْذَلِ الْعُمُرِ لِكَيْلَا يَعْلَمَ مِنْۢ بَعْدِ عِلْمٍ شَيْـئًـا   ۗ  وَتَرَى الْاَرْضَ هَامِدَةً فَاِذَاۤ اَنْزَلْنَا عَلَيْهَا الْمَآءَ اهْتَزَّتْ وَرَبَتْ وَاَنْۢبَـتَتْ مِنْ كُلِّ زَوْجٍۢ بَهِيْجٍ
yaaa ayyuhan-naasu ing kuntum fii roibim minal-ba'si fa innaa kholaqnaakum min turoobin summa min nuthfatin summa min 'alaqotin summa mim mudhghotim mukhollaqotiw wa ghoiri mukhollaqotil linubayyina lakum, wa nuqirru fil-ar-haami maa nasyaaa`u ilaaa ajalim musamman summa nukhrijukum thiflan summa litablughuuu asyuddakum, wa mingkum may yutawaffaa wa mingkum may yuroddu ilaaa arzalil-'umuri likai laa ya'lama mim ba'di 'ilmin syai`aa, wa tarol-ardho haamidatan fa izaaa anzalnaa 'alaihal-maaa`ahtazzat wa robat wa ambatat ming kulli zaujim bahiij
"Wahai manusia! Jika kamu meragukan (hari) Kebangkitan, maka sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna agar Kami jelaskan kepada kamu; dan Kami tetapkan dalam rahim menurut kehendak Kami sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampai kepada usia dewasa, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (ada pula) di antara kamu yang dikembalikan sampai usia sangat tua (pikun), sehingga dia tidak mengetahui lagi sesuatu yang telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air (hujan) di atasnya, hiduplah bumi itu dan menjadi subur dan menumbuhkan berbagai jenis pasangan tetumbuhan yang indah."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 5)

ذٰلِكَ بِاَنَّ اللّٰهَ هُوَ الْحَـقُّ وَاَنَّهٗ يُحْيِ الْمَوْتٰى وَاَنَّهٗ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
zaalika bi`annalloha huwal-haqqu wa annahuu yuhyil-mautaa wa annahuu 'alaa kulli syai`ing qodiir
"Yang demikian itu karena sungguh, Allah, Dialah yang hak, dan sungguh, Dialah yang menghidupkan segala yang telah mati, dan sungguh, Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu,"
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 6)

وَّاَنَّ السَّاعَةَ اٰتِيَةٌ لَّا رَيْبَ فِيْهَا   ۙ  وَاَنَّ اللّٰهَ يَـبْعَثُ مَنْ فِى الْقُبُوْرِ
wa annas-saa'ata aatiyatul laa roiba fiihaa wa annalloha yab'asu man fil-qubuur
"dan sungguh, (hari) Kiamat itu pasti datang, tidak ada keraguan padanya; dan sungguh, Allah akan membangkitkan siapa pun yang di dalam kubur."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 7)

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يُّجَادِلُ فِى اللّٰهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَّلَا هُدًى وَلَا كِتٰبٍ مُّنِيْرٍ
wa minan-naasi may yujaadilu fillaahi bighoiri 'ilmiw wa laa hudaw wa laa kitaabim muniir
"Dan di antara manusia ada yang berbantahan tentang Allah tanpa ilmu, tanpa petunjuk, dan tanpa Kitab (wahyu) yang memberi penerangan,"
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 8)

ثَانِيَ عِطْفِهٖ لِيُضِلَّ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ   ۗ  لَهٗ فِى الدُّنْيَا خِزْيٌ وَّنُذِيْقُهٗ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ عَذَابَ الْحَرِيْقِ
saaniya 'ithfihii liyudhilla 'an sabiilillaah, lahuu fid-dun-yaa khizyuw wa nuziiquhuu yaumal-qiyaamati 'azaabal-hariiq
"sambil memalingkan lambungnya (dengan congkak) untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah. Dia mendapat kehinaan di dunia dan pada hari Kiamat Kami berikan kepadanya rasa azab neraka yang membakar."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 9)

ذٰلِكَ بِمَا قَدَّمَتْ يَدٰكَ وَاَنَّ اللّٰهَ لَـيْسَ بِظَلَّامٍ لِّلْعَبِيْدِ
zaalika bimaa qoddamat yadaaka wa annalloha laisa bizhollaamil lil-'abiid
"(Akan dikatakan kepadanya), Itu karena perbuatan yang dilakukan dahulu oleh kedua tanganmu, dan Allah sekali-kali tidak menzalimi hamba-hamba-Nya."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 10)

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَّعْبُدُ اللّٰهَ عَلٰى حَرْفٍ  ۚ  فَاِنْ اَصَابَهٗ خَيْرٌ  اِطْمَاَنَّ بِهٖ  ۚ  وَاِنْ اَصَابَتْهُ فِتْنَةُ اِنقَلَبَ عَلٰى وَجْهِهٖ  ۚ  خَسِرَ الدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةَ    ۗ  ذٰلِكَ هُوَ الْخُسْرَانُ الْمُبِيْنُ
wa minan-naasi may ya'budulloha 'alaa harf, fa in ashoobahuu khoirunithma`anna bih, wa in ashoobat-hu fitnatuningqolaba 'alaa waj-hih, khosirod-dun-yaa wal-aakhiroh, zaalika huwal-khusroonul-mubiin
"Dan di antara manusia ada yang menyembah Allah hanya di tepi, maka jika dia memperoleh kebajikan, dia merasa puas dan jika dia ditimpa suatu cobaan, dia berbalik ke belakang. Dia rugi di dunia dan di akhirat. Itulah kerugian yang nyata."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 11)

يَدْعُوْا مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ مَا لَا يَضُرُّهٗ وَمَا لَا يَنْفَعُهٗ   ۗ  ذٰلِكَ هُوَ الضَّلٰلُ الْبَعِيْدُ
yad'uu min duunillaahi maa laa yadhurruhuu wa maa laa yanfa'uh, zaalika huwadh-dholaalul-ba'iid
"Dia menyeru kepada selain Allah sesuatu yang tidak dapat mendatangkan bencana dan tidak (pula) memberi manfaat kepadanya. Itulah kesesatan yang jauh."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 12)

يَدْعُوْا لَمَنْ ضَرُّهٗۤ اَقْرَبُ مِنْ نَّـفْعِهٖ ۗ   لَبِئْسَ الْمَوْلٰى وَلَبِئْسَ الْعَشِيْرُ
yad'uu laman dhorruhuuu aqrobu min naf'ih, labi`sal-maulaa wa labi`sal-'asyiir
"Dia menyeru kepada sesuatu yang (sebenarnya) bencananya lebih dekat daripada manfaatnya. Sungguh, itu seburuk-buruk penolong dan sejahat-jahat kawan."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 13)

اِنَّ اللّٰهَ يُدْخِلُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ   ۗ  اِنَّ اللّٰهَ يَفْعَلُ مَا يُرِيْدُ
innalloha yudkhilullaziina aamanuu wa 'amilush-shoolihaati jannaatin tajrii min tahtihal-an-haar, innalloha yaf'alu maa yuriid
"(Sungguh), Allah akan memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Sungguh, Allah berbuat apa yang Dia kehendaki."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 14)

مَنْ كَانَ يَظُنُّ اَنْ لَّنْ يَّـنْصُرَهُ اللّٰهُ فِى الدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِ فَلْيَمْدُدْ بِسَبَبٍ اِلَى السَّمَآءِ ثُمَّ لْيَـقْطَعْ فَلْيَنْظُرْ هَلْ يُذْهِبَنَّ كَيْدُهٗ مَا يَغِيْظُ
mang kaana yazhunnu al lay yanshurohullohu fid-dun-yaa wal-aakhiroti falyamdud bisababin ilas-samaaa`i summalyaqtho' falyanzhur hal yuz-hibanna kaiduhuu maa yaghiizh
"Barang siapa menyangka bahwa Allah tidak akan menolongnya (Muhammad) di dunia dan di akhirat, maka hendaklah dia merentangkan tali ke langit-langit, lalu menggantung (diri), kemudian pikirkanlah apakah tipu dayanya itu dapat melenyapkan apa yang menyakitkan hatinya."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 15)

وَكَذٰلِكَ اَنْزَلْنٰهُ اٰيٰتٍۢ بَيِّنٰتٍ ۙ  وَّاَنَّ اللّٰهَ يَهْدِيْ مَنْ يُّرِيْدُ
wa kazaalika anzalnaahu aayaatim bayyinaatiw wa annalloha yahdii may yuriid
"Dan demikianlah Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) yang merupakan ayat-ayat yang nyata; sesungguhnya Allah memberikan petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 16)

اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَالَّذِيْنَ هَادُوْا وَالصّٰبِــئِيْنَ وَالنَّصٰرٰى وَالْمَجُوْسَ وَالَّذِيْنَ اَشْرَكُوْۤا    ۖ   اِنَّ اللّٰهَ يَفْصِلُ بَيْنَهُمْ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ   ۗ  اِنَّ اللّٰهَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيْدٌ
innallaziina aamanuu wallaziina haaduu wash-shoobi`iina wan-nashooroo wal-majuusa wallaziina asyrokuuu innalloha yafshilu bainahum yaumal-qiyaamah, innalloha 'alaa kulli syai`in syahiid
"Sesungguhnya orang-orang beriman, orang Yahudi, orang Sabi'in, orang Nasrani, orang Majusi, dan orang musyrik, Allah pasti memberi keputusan di antara mereka pada hari Kiamat. Sungguh, Allah menjadi saksi atas segala sesuatu."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 17)

اَلَمْ تَرَ اَنَّ اللّٰهَ يَسْجُدُ لَهٗ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَمَنْ فِى الْاَرْضِ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ وَالنُّجُوْمُ وَ الْجِبَالُ وَالشَّجَرُ وَالدَّوَآ بُّ وَكَثِيْرٌ مِّنَ النَّاسِ  ۗ  وَكَثِيْرٌ حَقَّ عَلَيْهِ الْعَذَابُ  ۗ  وَمَنْ يُّهِنِ اللّٰهُ فَمَا لَهٗ مِنْ مُّكْرِمٍ  ۗ  اِنَّ اللّٰهَ يَفْعَلُ مَا يَشَآءُ
a lam taro annalloha yasjudu lahuu man fis-samaawaati wa man fil-ardhi wasy-syamsu wal-qomaru wan-nujuumu wal-jibaalu wasy-syajaru wad-dawaaabbu wa kasiirum minan-naas, wa kasiirun haqqo 'alaihil-'azaab, wa may yuhinillaahu fa maa lahuu mim mukrim, innalloha yaf'alu maa yasyaaa`,
"Tidakkah engkau tahu bahwa siapa yang ada di langit dan siapa yang ada di bumi bersujud kepada Allah, juga matahari, bulan, bintang, gunung-gunung, pohon-pohon, hewan-hewan yang melata, dan banyak di antara manusia? Tetapi banyak (manusia) yang pantas mendapatkan azab. Barang siapa dihinakan Allah, tidak seorang pun yang akan memuliakannya. Sungguh, Allah berbuat apa saja yang Dia kehendaki."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 18)

هٰذٰنِ خَصْمٰنِ اخْتَصَمُوْا فِيْ رَبِّهِمْ فَالَّذِيْنَ كَفَرُوْا قُطِّعَتْ لَهُمْ ثِيَابٌ مِّنْ نَّارٍ   ۗ  يُصَبُّ مِنْ فَوْقِ رُءُوْسِهِمُ الْحَمِيْمُ
haazaani khoshmaanikhtashomuu fii robbihim fallaziina kafaruu quththi'at lahum siyaabum min naar, yushobbu min fauqi ru`uusihimul-hamiim
"Inilah dua golongan (golongan mukmin dan kafir) yang bertengkar, mereka bertengkar mengenai Tuhan mereka. Maka bagi orang kafir akan dibuatkan pakaian-pakaian dari api (neraka) untuk mereka. Ke atas kepala mereka akan disiramkan air yang mendidih."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 19)

يُصْهَرُ بِهٖ مَا فِيْ بُطُوْنِهِمْ وَالْجُلُوْدُ
yush-haru bihii maa fii buthuunihim wal-juluud
"Dengan (air mendidih) itu akan dihancurluluhkan apa yang ada dalam perut dan kulit mereka."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 20)

وَلَهُمْ مَّقَامِعُ مِنْ حَدِيْدٍ
wa lahum maqoomi'u min hadiid
"Dan (azab) untuk mereka cambuk-cambuk dari besi."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 21)

كُلَّمَاۤ اَرَادُوْۤا اَنْ يَّخْرُجُوْا  مِنْهَا مِنْ غَمٍّ اُعِيْدُوْا فِيْهَا وَذُوْقُوْا عَذَابَ الْحَرِيْقِ
kullamaaa arooduuu ay yakhrujuu min-haa min ghommin u'iiduu fiihaa wa zuuquu 'azaabal-hariiq
"Setiap kali mereka hendak keluar darinya (neraka) karena tersiksa, mereka dikembalikan (lagi) ke dalamnya. (Kepada mereka dikatakan), Rasakanlah azab yang membakar ini!"
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 22)

اِنَّ اللّٰهَ يُدْخِلُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ يُحَلَّوْنَ فِيْهَا مِنْ اَسَاوِرَ مِنْ ذَهَبٍ وَّلُـؤْلُـؤًا    ۗ  وَلِبَاسُهُمْ فِيْهَا حَرِيْرٌ
innalloha yudkhilullaziina aamanuu wa 'amilush-shoolihaati jannaatin tajrii min tahtihal-an-haaru yuhallauna fiihaa min asaawiro min zahabiw wa lu`lu`aa, wa libaasuhum fiihaa hariir
"Sungguh, Allah akan memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Di sana mereka diberi perhiasan gelang-gelang emas dan mutiara, dan pakaian mereka dari sutra."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 23)

وَهُدُوْۤا اِلَى الطَّيِّبِ مِنَ الْقَوْلِ  ۚ  وَهُدُوْۤا اِلٰى صِرَاطِ  الْحَمِيْدِ
wa huduuu ilath-thoyyibi minal-qouul, wa huduuu ilaa shiroothil-hamiid
"Dan mereka diberi petunjuk kepada ucapan-ucapan yang baik dan diberi petunjuk (pula) kepada jalan (Allah) yang terpuji."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 24)

اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَيَصُدُّوْنَ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَالْمَسْجِدِ الْحَـرَامِ الَّذِيْ جَعَلْنٰهُ لِلنَّاسِ سَوَآءً الْعَاكِفُ فِيْهِ وَالْبَادِ   ۗ  وَمَنْ يُّرِدْ فِيْهِ بِاِلْحَـادٍۢ بِظُلْمٍ نُّذِقْهُ مِنْ عَذَابٍ اَ لِيْمٍ
innallaziina kafaruu wa yashudduuna 'an sabiilillaahi wal-masjidil-haroomillazii ja'alnaahu lin-naasi sawaaa`anil-'aakifu fiihi wal-baad, wa may yurid fiihi bi`il-haadim bizhulmin nuziq-hu min 'azaabin aliim
"Sungguh, orang-orang kafir dan yang menghalangi (manusia) dari jalan Allah dan dari Masjidilharam yang telah Kami jadikan terbuka untuk semua manusia, baik yang bermukim di sana maupun yang datang dari luar dan siapa saja yang bermaksud melakukan kejahatan secara zalim di dalamnya, niscaya akan Kami rasakan kepadanya siksa yang pedih."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 25)

وَاِذْ بَوَّأْنَا لِاِبْرٰهِيْمَ مَكَانَ الْبَيْتِ اَنْ لَّا  تُشْرِكْ بِيْ شَيْئًـا وَّطَهِّرْ بَيْتِيَ لِلطَّآئِفِيْنَ وَالْقَآئِمِيْنَ وَ الرُّكَّعِ السُّجُوْدِ
wa iz bawwa`naa li`ibroohiima makaanal-baiti al laa tusyrik bii syai`aw wa thohhir baitiya lith-thooo`ifiina wal-qooo`imiina war-rukka'is-sujuud
"Dan (ingatlah), ketika Kami tempatkan Ibrahim di tempat Baitullah (dengan mengatakan), Janganlah engkau menyekutukan Aku dengan apa pun dan sucikanlah rumah-Ku bagi orang-orang yang tawaf, dan orang yang beribadah dan orang yang rukuk dan sujud."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 26)

وَاَذِّنْ فِى النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوْكَ رِجَالًا وَّعَلٰى كُلِّ ضَامِرٍ يَّأْتِيْنَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيْقٍ
wa azzin fin-naasi bil-hajji ya`tuuka rijaalaw wa 'alaa kulli dhoomiriy ya`tiina ming kulli fajjin 'amiiq
"Dan serulah manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, atau mengendarai setiap unta yang kurus, mereka datang dari segenap penjuru yang jauh,"
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 27)

لِّيَشْهَدُوْا مَنَافِعَ لَهُمْ وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللّٰهِ فِيْۤ اَ يَّامٍ مَّعْلُوْمٰتٍ عَلٰى مَا رَزَقَهُمْ مِّنْۢ بَهِيْمَةِ الْاَنْعَامِ  ۚ  فَكُلُوْا مِنْهَا وَاَطْعِمُوا الْبَآئِسَ الْفَقِيْـرَ
liyasy-haduu manaafi'a lahum wa yazkurusmallohi fiii ayyaamim ma'luumaatin 'alaa maa rozaqohum mim bahiimatil-an'aam, fa kuluu min-haa wa ath'imul-baaa`isal-faqiir
"agar mereka menyaksikan berbagai manfaat untuk mereka dan agar mereka menyebut nama Allah pada beberapa hari yang telah ditentukan atas rezeki yang Dia berikan kepada mereka berupa hewan ternak. Maka makanlah sebagian darinya dan (sebagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 28)

ثُمَّ لْيَـقْضُوْا تَفَثَهُمْ  وَلْيُوْفُوْا نُذُوْرَهُمْ وَلْيَطَّوَّفُوْا بِالْبَيْتِ الْعَتِيْقِ
summalyaqdhuu tafasahum walyuufuu nuzuurohum walyaththowwafuu bil-baitil-'atiiq
"Kemudian, hendaklah mereka menghilangkan kotoran (yang ada di badan) mereka, menyempurnakan nazar-nazar mereka, dan melakukan tawaf sekeliling rumah tua (Baitullah)."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 29)

ذٰلِكَ وَمَنْ يُّعَظِّمْ حُرُمٰتِ اللّٰهِ فَهُوَ خَيْرٌ لَّهٗ عِنْدَ رَبِّهٖ ۗ   وَاُحِلَّتْ لَـكُمُ الْاَنْعَامُ اِلَّا مَا يُتْلٰى عَلَيْكُمْ فَاجْتَنِبُوا  الرِّجْسَ مِنَ الْاَوْثَانِ وَاجْتَنِبُوْا قَوْلَ الزُّوْرِ
zaalika wa may yu'azhzhim hurumaatillaahi fa huwa khoirul lahuu 'inda robbih, wa uhillat lakumul-an'aamu illaa maa yutlaa 'alaikum fajtanibur-rijsa minal-ausaani wajtanibuu qoulaz-zuur
"Demikianlah (perintah Allah). Dan barang siapa mengagungkan apa yang terhormat di sisi Allah (hurumat), maka itu lebih baik baginya di sisi Tuhannya. Dan dihalalkan bagi kamu semua hewan ternak kecuali yang diterangkan kepadamu (keharamannya), maka jauhilah (penyembahan) berhala-berhala yang najis itu dan jauhilah perkataan dusta."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 30)

حُنَفَآءَ لِلّٰهِ غَيْرَ مُشْرِكِيْنَ بِهٖ ۗ  وَمَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَكَاَنَّمَا  خَرَّ مِنَ السَّمَآءِ فَتَخْطَفُهُ الطَّيْرُ اَوْ تَهْوِيْ بِهِ الرِّيْحُ فِيْ  مَكَانٍ سَحِيْقٍ
hunafaaa`a lillaahi ghoiro musyrikiina bih, wa may yusyrik billaahi fa ka`annamaa khorro minas-samaaa`i fa takhthofuhuth-thoiru au tahwii bihir-riihu fii makaanin sahiiq
"(Beribadahlah) dengan ikhlas kepada Allah tanpa menyekutukan-Nya. Barang siapa menyekutukan Allah, maka seakan-akan dia jatuh dari langit lalu disambar oleh burung atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 31)

ذٰلِكَ وَمَنْ يُّعَظِّمْ شَعَآئِرَ اللّٰهِ فَاِنَّهَا مِنْ  تَقْوَى الْقُلُوْبِ
zaalika wa may yu'azhzhim sya'aaa`irollaahi fa innahaa min taqwal-quluub
"Demikianlah (perintah Allah). Dan barang siapa mengagungkan syi'ar-syi'ar Allah, maka sesungguhnya hal itu timbul dari ketakwaan hati."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 32)

لَـكُمْ فِيْهَا مَنَافِعُ اِلٰۤى اَجَلٍ مُّسَمًّى  ثُمَّ مَحِلُّهَاۤ اِلَى الْبَيْتِ الْعَتِيْقِ
lakum fiihaa manaafi'u ilaaa ajalim musamman summa mahilluhaaa ilal-baitil-'atiiq
"Bagi kamu padanya (hewan hadyu) ada beberapa manfaat sampai waktu yang ditentukan kemudian, tempat penyembelihannya adalah di sekitar Baitul 'Atiq (Baitullah)."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 33)

وَلِكُلِّ اُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنْسَكًا لِّيَذْكُرُوا اسْمَ اللّٰهِ عَلٰى مَا رَزَقَهُمْ مِّنْۢ بَهِيْمَةِ الْاَنْعَامِ   ۗ  فَاِلٰهُكُمْ اِلٰـهٌ وَّاحِدٌ فَلَهٗۤ اَسْلِمُوْا   ۗ  وَبَشِّرِ الْمُخْبِتِيْنَ
wa likulli ummatin ja'alnaa mansakal liyazkurusmallohi 'alaa maa rozaqohum mim bahiimatil-an'aam, fa ilaahukum ilaahuw waahidun fa lahuuu aslimuu, wa basysyiril-mukhbitiin
"Dan bagi setiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban) agar mereka menyebut nama Allah atas rezeki yang dikaruniakan Allah kepada mereka berupa hewan ternak. Maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan sampaikanlah (Muhammad) kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah),"
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 34)

الَّذِيْنَ اِذَا ذُكِرَ اللّٰهُ وَجِلَتْ قُلُوْبُهُمْ وَالصّٰبِرِيْنَ عَلٰى مَاۤ اَصَابَهُمْ وَالْمُقِيْمِى الصَّلٰوةِ   ۙ  وَمِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُوْنَ
allaziina izaa zukirollaahu wajilat quluubuhum wash-shoobiriina 'alaa maaa ashoobahum wal-muqiimish-sholaati wa mimmaa rozaqnaahum yunfiquun
"(yaitu) orang-orang yang apabila disebut nama Allah hati mereka bergetar, orang yang sabar atas apa yang menimpa mereka, dan orang yang melaksanakan sholat, dan orang yang menginfakkan sebagian rezeki yang Kami karuniakan kepada mereka."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 35)

وَالْبُدْنَ جَعَلْنٰهَا لَـكُمْ مِّنْ شَعَآئِرِ اللّٰهِ لَـكُمْ فِيْهَا خَيْرٌ   ۖ   فَاذْكُرُوا اسْمَ اللّٰهِ عَلَيْهَا صَوَآ فَّ   ۚ  فَاِذَا وَجَبَتْ جُنُوْبُهَا فَكُلُوْا مِنْهَا وَاَطْعِمُوا الْقَانِعَ وَالْمُعْتَـرَّ   ۗ  كَذٰلِكَ سَخَّرْنٰهَا لَـكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
wal-budna ja'alnaahaa lakum min sya'aaa`irillaahi lakum fiihaa khoirun fazkurusmallohi 'alaihaa showaaaff, fa izaa wajabat junuubuhaa fa kuluu min-haa wa ath'imul-qooni'a wal-mu'tarr, kazaalika sakhkhornaahaa lakum la'allakum tasykuruun
"Dan unta-unta itu Kami jadikan untukmu bagian dari syiar agama Allah, kamu banyak memperoleh kebaikan padanya. Maka sebutlah nama Allah (ketika kamu akan menyembelihnya) dalam keadaan berdiri (dan kaki-kaki telah terikat). Kemudian apabila telah rebah (mati), maka makanlah sebagiannya dan berilah makan orang yang merasa cukup dengan apa yang ada padanya (tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikianlah Kami tundukkan (unta-unta itu) untukmu agar kamu bersyukur."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 36)

لَنْ يَّنَالَ اللّٰهَ لُحُـوْمُهَا وَلَا  دِمَآ ؤُهَا وَلٰـكِنْ يَّنَالُهُ التَّقْوٰى مِنْكُمْ ۗ  كَذٰلِكَ سَخَّرَهَا  لَـكُمْ لِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰٮكُمْ ۗ  وَبَشِّرِ الْمُحْسِنِيْنَ
lay yanaalalloha luhuumuhaa wa laa dimaaa`uhaa wa laakiy yanaaluhut-taqwaa mingkum, kazaalika sakhkhorohaa lakum litukabbirulloha 'alaa maa hadaakum, wa basysyiril-muhsiniin
"Daging (hewan kurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kamu. Demikianlah Dia menundukkannya untukmu agar kamu mengagungkan Allah atas petunjuk yang Dia berikan kepadamu. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 37)

اِنَّ اللّٰهَ يُدٰفِعُ عَنِ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْۤا   ۗ  اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ خَوَّانٍ كَفُوْرٍ
innalloha yudaafi'u 'anillaziina aamanuuu, innalloha laa yuhibbu kulla khowwaaning kafuur
"Sesungguhnya Allah membela orang yang beriman. Sungguh, Allah tidak menyukai setiap orang yang berkhianat dan kufur nikmat."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 38)

اُذِنَ لِلَّذِيْنَ يُقٰتَلُوْنَ بِاَنَّهُمْ ظُلِمُوْا   ۗ  وَاِنَّ اللّٰهَ عَلٰى نَـصْرِهِمْ لَـقَدِيْرُ
uzina lillaziina yuqootaluuna bi`annahum zhulimuu, wa innalloha 'alaa nashrihim laqodiir
"Diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi karena sesungguhnya mereka dizalimi. Dan sungguh, Allah Maha Kuasa menolong mereka itu,"
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 39)

الَّذِيْنَ اُخْرِجُوْا مِنْ دِيَارِهِمْ بِغَيْرِ حَقٍّ اِلَّاۤ اَنْ يَّقُوْلُوْا رَبُّنَا اللّٰهُ  ۗ  وَلَوْلَا دَ فْعُ اللّٰهِ النَّاسَ بَعْضَهُمْ بِبَـعْضٍ لَّهُدِّمَتْ صَوَامِعُ وَبِيَعٌ وَّصَلَوٰتٌ وَّمَسٰجِدُ يُذْكَرُ فِيْهَا اسْمُ اللّٰهِ كَثِيْرًا  ۗ  وَلَيَنْصُرَنَّ اللّٰهُ مَنْ يَّنْصُرُهٗ  ۗ  اِنَّ اللّٰهَ لَقَوِيٌّ عَزِيْزٌ
allaziina ukhrijuu min diyaarihim bighoiri haqqin illaaa ay yaquuluu robbunalloh, walau laa daf'ullohin-naasa ba'dhohum biba'dhil lahuddimat showaami'u wa biya'uw wa sholawaatuw wa masaajidu yuzkaru fiihasmullohi kasiiroo, wa layanshuronnallohu may yanshuruh, innalloha laqowiyyun 'aziiz
"(yaitu) orang-orang yang diusir dari kampung halamannya tanpa alasan yang benar hanya karena mereka berkata, Tuhan kami ialah Allah. Seandainya Allah tidak menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, tentu telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadah orang Yahudi, dan masjid-masjid yang di dalamnya banyak disebut nama Allah. Allah pasti akan menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sungguh, Allah Maha Kuat, Maha Perkasa."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 40)

اَ لَّذِيْنَ اِنْ مَّكَّنّٰهُمْ فِى الْاَرْضِ اَقَامُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتَوُا الزَّكٰوةَ وَاَمَرُوْا بِالْمَعْرُوْفِ وَنَهَوْا عَنِ الْمُنْكَرِ  ۗ  وَلِلّٰهِ عَاقِبَةُ الْاُمُوْرِ
allaziina im makkannaahum fil-ardhi aqoomush-sholaata wa aatawuz-zakaata wa amaruu bil-ma'ruufi wa nahau 'anil-mungkar, wa lillaahi 'aaqibatul-umuur
"(Yaitu) orang-orang yang jika Kami beri kedudukan di bumi, mereka melaksanakan sholat, menunaikan zakat, dan menyuruh berbuat yang makruf dan mencegah dari yang mungkar; dan kepada Allah-lah kembali segala urusan."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 41)

وَاِنْ يُّكَذِّبُوْكَ فَقَدْ كَذَّبَتْ قَبْلَهُمْ قَوْمُ نُوْحٍ وَّعَادٌ وَّثَمُوْدُ
wa iy yukazzibuuka fa qod kazzabat qoblahum qoumu nuuhiw wa 'aaduw wa samuud
"Dan jika mereka (orang-orang musyrik) mendustakan engkau (Muhammad), begitu pulalah kaum-kaum yang sebelum mereka, kaum Nuh, 'Ad, dan Samud (juga telah mendustakan rasul-rasul-Nya),"
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 42)

وَقَوْمُ اِبْرٰهِيْمَ وَقَوْمُ لُوْطٍ
wa qoumu ibroohiima wa qoumu luuth
"dan (demikian juga) kaum Ibrahim dan kaum Lut,"
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 43)

وَّاَصْحٰبُ مَدْيَنَ ۚ  وَكُذِّبَ  مُوْسٰى فَاَمْلَيْتُ لِلْكٰفِرِيْنَ ثُمَّ اَخَذْتُهُمْ ۚ  فَكَيْفَ كَانَ نَكِيْرِ
wa ash-haabu madyan, wa kuzziba muusaa fa amlaitu lil-kaafiriina summa akhoztuhum, fa kaifa kaana nakiir
"dan penduduk Madyan. Dan Musa (juga) telah didustakan, namun Aku beri tenggang waktu kepada orang-orang kafir, kemudian Aku siksa mereka, maka betapa hebatnya siksaan-Ku."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 44)

فَكَاَيِّنْ مِّنْ قَرْيَةٍ اَهْلَكْنٰهَا وَهِيَ ظَالِمَةٌ فَهِيَ خَاوِيَةٌ عَلٰى عُرُوْشِهَا  وَبِئْرٍ مُّعَطَّلَةٍ وَّقَصْرٍ مَّشِيْدٍ
fa ka`ayyim ming qoryatin ahlaknaahaa wa hiya zhoolimatun fa hiya khoowiyatun 'alaa 'uruusyihaa wa bi`rim mu'aththolatiw wa qoshrim masyiid
"Maka betapa banyak negeri yang telah Kami binasakan karena (penduduk)nya dalam keadaan zalim, sehingga runtuh bangunan-bangunannya dan (betapa banyak pula) sumur yang telah ditinggalkan dan istana yang tinggi (tidak ada penghuninya)."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 45)

اَفَلَمْ يَسِيْرُوْا فِى الْاَرْضِ فَتَكُوْنَ لَهُمْ قُلُوْبٌ يَّعْقِلُوْنَ بِهَاۤ اَوْ اٰذَانٌ يَّسْمَعُوْنَ بِهَا   ۚ  فَاِنَّهَا لَا تَعْمَى الْاَبْصَارُ وَلٰـكِنْ تَعْمَى الْـقُلُوْبُ الَّتِيْ فِى الصُّدُوْرِ
a fa lam yasiiruu fil-ardhi fa takuuna lahum quluubuy ya'qiluuna bihaaa au aazaanuy yasma'uuna bihaa, fa innahaa laa ta'mal-abshooru wa laakin ta'mal-quluubullatii fish-shuduur
"Maka tidak pernahkah mereka berjalan di bumi, sehingga hati (akal) mereka dapat memahami, telinga mereka dapat mendengar? Sebenarnya bukan mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 46)

وَيَسْتَعْجِلُوْنَكَ بِالْعَذَابِ وَلَنْ يُّخْلِفَ اللّٰهُ وَعْدَهٗ   ۗ  وَاِنَّ يَوْمًا عِنْدَ رَبِّكَ كَاَ لْفِ سَنَةٍ مِّمَّا تَعُدُّوْنَ
wa yasta'jiluunaka bil-'azaabi wa lay yukhlifallohu wa'dah, wa inna yauman 'inda robbika ka`alfi sanatim mimmaa ta'udduun
"Dan mereka meminta kepadamu (Muhammad) agar azab itu disegerakan, padahal Allah tidak akan menyalahi janji-Nya. Dan sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 47)

وَكَاَيِّنْ مِّنْ قَرْيَةٍ  اَمْلَيْتُ لَهَا وَهِيَ ظَالِمَةٌ ثُمَّ اَخَذْتُهَا ۚ  وَاِلَيَّ الْمَصِيْرُ
wa ka`ayyim ming qoryatin amlaitu lahaa wa hiya zhoolimatun summa akhoztuhaa, wa ilayyal-mashiir
"Dan berapa banyak negeri yang Aku tangguhkan (penghancuran)nya karena penduduknya berbuat zalim, kemudian Aku azab mereka dan hanya kepada-Ku tempat kembali (segala sesuatu)."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 48)

قُلْ  يٰۤاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّمَاۤ اَنَاۡ لَـكُمْ نَذِيْرٌ مُّبِيْنٌ
qul yaaa ayyuhan-naasu innamaaa ana lakum naziirum mubiin
"Katakanlah (Muhammad), Wahai manusia! Sesungguhnya aku (diutus) kepadamu sebagai pemberi peringatan yang nyata."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 49)

فَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَ عَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَهُمْ مَّغْفِرَةٌ وَّرِزْقٌ كَرِيْمٌ
fallaziina aamanuu wa 'amilush-shoolihaati lahum maghfirotuw wa rizqung kariim
"Maka orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 50)

وَالَّذِيْنَ سَعَوْا  فِيْۤ اٰيٰتِنَا مُعٰجِزِيْنَ اُولٰٓئِكَ اَصْحٰبُ الْجَحِيْمِ
wallaziina sa'au fiii aayaatinaa mu'aajiziina ulaaa`ika ash-haabul-jahiim
"Tetapi orang-orang yang berusaha menentang ayat-ayat Kami dengan maksud melemahkan (kemauan untuk beriman), mereka itu adalah penghuni-penghuni Neraka Jahim."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 51)

وَمَاۤ اَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَّسُوْلٍ وَّلَا نَبِيٍّ اِلَّاۤ اِذَا تَمَنّٰۤى اَلْقَى الشَّيْطٰنُ فِيْۤ اُمْنِيَّتِهٖ  ۚ  فَيَنْسَخُ اللّٰهُ مَا يُلْقِى الشَّيْطٰنُ ثُمَّ يُحْكِمُ اللّٰهُ اٰيٰتِهٖ  ۗ  وَاللّٰهُ عَلِيْمٌ حَكِيْمٌ
wa maaa arsalnaa ming qoblika mir rosuuliw wa laa nabiyyin illaaa izaa tamannaaa alqosy-syaithoonu fiii umniyyatih, fa yansakhullohu maa yulqisy-syaithoonu summa yuhkimullohu aayaatih, wallohu 'aliimun hakiim
"Dan Kami tidak mengutus seorang rasul dan tidak (pula) seorang nabi sebelum engkau (Muhammad), melainkan apabila dia mempunyai suatu keinginan, setan pun memasukkan godaan-godaan ke dalam keinginannya itu. Tetapi Allah menghilangkan apa yang dimasukkan setan itu. dan Allah akan menguatkan ayat-ayat-Nya. Dan Allah Maha Mengetahui, Maha Bijaksana,"
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 52)

لِّيَجْعَلَ مَا يُلْقِى الشَّيْطٰنُ فِتْـنَةً لِّـلَّذِيْنَ فِيْ قُلُوْبِهِمْ مَّرَضٌ وَّالْقَاسِيَةِ قُلُوْبُهُمْ  ۚ  وَ اِنَّ الظّٰلِمِيْنَ لَفِيْ شِقَاقٍۭ بَعِيْدٍ
liyaj'ala maa yulqisy-syaithoonu fitnatal lillaziina fii quluubihim marodhuw wal-qoosiyati quluubuhum, wa innazh-zhoolimiina lafii syiqooqim ba'iid
"Dia (Allah) ingin menjadikan godaan yang ditimbulkan setan itu sebagai cobaan bagi orang-orang yang dalam hatinya ada penyakit dan orang yang berhati keras. Dan orang-orang yang zalim itu benar-benar dalam permusuhan yang jauh,"
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 53)

وَّلِيَـعْلَمَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ اَنَّهُ الْحَـقُّ مِنْ رَّبِّكَ فَيُؤْمِنُوْا بِهٖ فَـتُخْبِتَ لَهٗ قُلُوْبُهُمْ  ۗ  وَاِنَّ اللّٰهَ لَهَادِ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْۤا اِلٰى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيْمٍ
wa liya'lamallaziina uutul-'ilma annahul-haqqu mir robbika fa yu`minuu bihii fa tukhbita lahuu quluubuhum, wa innalloha lahaadillaziina aamanuuu ilaa shiroothim mustaqiim
"dan agar orang-orang yang telah diberi ilmu meyakini bahwa (Al-Qur'an) itu benar dari Tuhanmu, lalu mereka beriman dan hati mereka tunduk kepada-Nya. Dan sungguh, Allah pemberi petunjuk bagi orang-orang yang beriman kepada jalan yang lurus."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 54)

وَلَا يَزَالُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا فِيْ مِرْيَةٍ مِّنْهُ حَتّٰى تَأْتِيَهُمُ  السَّاعَةُ بَغْتَةً اَوْ يَأْتِيَهُمْ عَذَابُ يَوْمٍ عَقِيْمٍ
wa laa yazaalullaziina kafaruu fii miryatim min-hu hattaa ta`tiyahumus-saa'atu baghtatan au ya`tiyahum 'azaabu yaumin 'aqiim
"Dan orang-orang kafir itu senantiasa ragu mengenai hal itu (Al-Qur'an), hingga saat (kematiannya) datang kepada mereka dengan tiba-tiba, atau azab hari Kiamat yang datang kepada mereka."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 55)

اَ لْمُلْكُ يَوْمَئِذٍ لِّـلّٰـهِ  ۗ  يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ  ۗ  فَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَ عَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ فِيْ جَنّٰتِ النَّعِيْمِ
al-mulku yauma`izil lillaah, yahkumu bainahum, fallaziina aamanuu wa 'amilush-shoolihaati fii jannaatin-na'iim
"Kekuasaan pada hari itu ada pada Allah, Dia memberi keputusan di antara mereka. Maka orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan berada dalam surga-surga yang penuh kenikmatan."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 56)

وَالَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَ كَذَّبُوْا بِاٰيٰتِنَا فَاُولٰٓئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ مُّهِيْنٌ
wallaziina kafaruu wa kazzabuu bi`aayaatinaa fa ulaaa`ika lahum 'azaabum muhiin
"Dan orang-orang kafir dan yang mendustakan ayat-ayat Kami, maka mereka akan merasakan azab yang menghinakan."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 57)

وَالَّذِيْنَ  هَاجَرُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ثُمَّ قُتِلُوْۤا اَوْ مَاتُوْا لَيَرْزُقَنَّهُمُ  اللّٰهُ رِزْقًا حَسَنًا ۗ  وَاِنَّ اللّٰهَ لَهُوَ خَيْرُ الرّٰزِقِيْنَ
wallaziina haajaruu fii sabiilillaahi summa qutiluuu au maatuu layarzuqonnahumullohu rizqon hasanaa, wa innalloha lahuwa khoirur-rooziqiin
"Dan orang-orang yang berhijrah di jalan Allah kemudian mereka terbunuh atau mati, sungguh Allah akan memberikan kepada mereka rezeki yang baik (surga). Dan sesungguhnya Allah adalah Pemberi Rezeki yang terbaik."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 58)

لَيُدْخِلَـنَّهُمْ مُّدْخَلًا يَّرْضَوْنَهٗ   ۗ  وَاِنَّ اللّٰهَ لَعَلِيْمٌ حَلِيْمٌ
layudkhilannahum mudkholay yardhounah, wa innalloha la'aliimun haliim
"Sungguh, Dia (Allah) pasti akan memasukkan mereka ke tempat masuk (surga) yang mereka sukai. Dan sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, Maha Penyantun."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 59)

ذٰلِكَ ۚ  وَمَنْ عَاقَبَ بِمِثْلِ مَا عُوْقِبَ بِهٖ ثُمَّ بُغِيَ عَلَيْهِ لَيَنْصُرَنَّهُ اللّٰهُ   ۗ  اِنَّ اللّٰهَ لَعَفُوٌّ غَفُوْرٌ
zaalika wa man 'aaqoba bimisli maa 'uuqiba bihii summa bughiya 'alaihi layanshuronnahulloh, innalloha la'afuwwun ghofuur
"Demikianlah dan barang siapa membalas seimbang dengan (kezaliman) penganiayaan yang pernah dia derita kemudian dia dizalimi (lagi), pasti Allah akan menolongnya. Sungguh, Allah Maha Pemaaf, Maha Pengampun."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 60)

ذٰلِكَ بِاَنَّ اللّٰهَ يُوْلِجُ الَّيْلَ فِى النَّهَارِ وَيُوْلِجُ النَّهَارَ فِى الَّيْلِ وَاَنَّ اللّٰهَ سَمِيْعٌۢ بَصِيْرٌ
zaalika bi`annalloha yuulijul-laila fin-nahaari wa yuulijun-nahaaro fil-laili wa annalloha samii'um bashiir
"Demikianlah karena Allah (kuasa) memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam, dan sungguh, Allah Maha Mendengar, Maha Melihat."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 61)

ذٰلِكَ بِاَنَّ اللّٰهَ هُوَ الْحَـقُّ وَاَنَّ مَا يَدْعُوْنَ مِنْ دُوْنِهٖ هُوَ الْبَاطِلُ وَاَنَّ اللّٰهَ هُوَ الْعَلِيُّ الْكَبِيْرُ
zaalika bi`annalloha huwal-haqqu wa anna maa yad'uuna min duunihii huwal-baathilu wa annalloha huwal-'aliyyul-kabiir
"Demikianlah (kebesaran Allah) karena Allah, Dialah (Tuhan) Yang Hak. Dan apa saja yang mereka seru selain Dia, itulah yang batil, dan sungguh Allah, Dialah Yang Maha Tinggi, Maha Besar."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 62)

اَلَمْ تَرَ اَنَّ اللّٰهَ اَنْزَلَ مِنَ السَّمَآءِ مَآءً   ۖ  فَتُصْبِحُ الْاَرْضُ مُخْضَرَّة ً   ۗ اِنَّ اللّٰهَ لَطِيْفٌ خَبِيْرٌ
a lam taro annalloha anzala minas-samaaa`i maaa`an fa tushbihul-ardhu mukhdhorroh, innalloha lathiifun khobiir
"Tidakkah engkau memperhatikan bahwa Allah menurunkan air (hujan) dari langit sehingga bumi menjadi hijau? Sungguh, Allah Maha Halus, Maha Mengetahui."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 63)

لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ   ۗ  وَاِنَّ اللّٰهَ لَهُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيْدُ
lahuu maa fis-samaawaati wa maa fil-ardh, wa innalloha lahuwal-ghoniyyul-hamiid
"Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan Allah benar-benar Maha Kaya, Maha Terpuji."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 64)

اَلَمْ تَرَ اَنَّ اللّٰهَ سَخَّرَ لَـكُمْ مَّا فِى الْاَرْضِ وَالْـفُلْكَ تَجْرِيْ فِى الْبَحْرِ بِاَمْرِهٖ   ۗ  وَيُمْسِكُ السَّمَآءَ اَنْ تَقَعَ عَلَى الْاَرْضِ اِلَّا بِاِذْنِهٖ   ۗ  اِنَّ اللّٰهَ بِالنَّاسِ لَرَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ
a lam taro annalloha sakhkhoro lakum maa fil-ardhi wal-fulka tajrii fil-bahri bi`amrih, wa yumsikus-samaaa`a an taqo'a 'alal-ardhi illaa bi`iznih, innalloha bin-naasi laro`uufur rohiim
"Tidakkah engkau memperhatikan bahwa Allah menundukkan bagimu (manusia) apa yang ada di bumi, dan kapal yang berlayar di lautan dengan perintah-Nya. Dan Dia menahan (benda-benda) langit agar tidak jatuh ke bumi, melainkan dengan izin-Nya? Sungguh, Allah Maha Pengasih, Maha Penyayang kepada manusia."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 65)

وَهُوَ الَّذِيْۤ اَحْيَاكُمْ ۖ  ثُمَّ يُمِيْتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيْكُمْ   ۗ  اِنَّ الْاِنْسَانَ لَـكَفُوْرٌ
wa huwallaziii ahyaakum summa yumiitukum summa yuhyiikum, innal-insaana lakafuur
"Dan Dialah yang menghidupkan kamu, kemudian mematikan kamu, kemudian menghidupkan kamu kembali (pada hari Kebangkitan). Sungguh, manusia itu sangat kufur nikmat."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 66)

لِّـكُلِّ اُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنْسَكًا هُمْ نَاسِكُوْهُ فَلَا يُنَازِعُنَّكَ فِى الْاَمْرِ وَادْعُ اِلٰى رَبِّكَ   ۗ  اِنَّكَ لَعَلٰى هُدًى مُّسْتَقِيْمٍ
likulli ummatin ja'alnaa mansakan hum naasikuuhu fa laa yunaazi'unnaka fil-amri wad'u ilaa robbik, innaka la'alaa hudam mustaqiim
"Bagi setiap umat telah Kami tetapkan syariat tertentu yang (harus) mereka amalkan maka tidak sepantasnya mereka berbantahan dengan engkau dalam urusan (syariat) ini, dan serulah (mereka) kepada Tuhanmu. Sungguh, engkau (Muhammad) berada di jalan yang lurus."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 67)

وَاِنْ جَادَلُوْكَ فَقُلِ اللّٰهُ اَعْلَمُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ
wa in jaadaluuka fa qulillaahu a'lamu bimaa ta'maluun
"Dan jika mereka membantah engkau maka katakanlah, Allah lebih tahu tentang apa yang kamu kerjakan."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 68)

اللّٰهُ  يَحْكُمُ بَيْنَكُمْ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ فِيْمَا كُنْتُمْ فِيْهِ تَخْتَلِفُوْنَ
allohu yahkumu bainakum yaumal-qiyaamati fiimaa kuntum fiihi takhtalifuun
"Allah akan mengadili di antara kamu pada hari Kiamat tentang apa yang dahulu kamu memperselisihkannya."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 69)

اَلَمْ تَعْلَمْ اَنَّ اللّٰهَ يَعْلَمُ مَا فِى السَّمَآءِ وَالْاَرْضِ ۗ  اِنَّ ذٰلِكَ فِيْ كِتٰبٍ  ۗ  اِنَّ ذٰلِكَ عَلَى اللّٰهِ يَسِيْرٌ
a lam ta'lam annalloha ya'lamu maa fis-samaaa`i wal-ardh, inna zaalika fii kitaab, inna zaalika 'alallohi yasiir
"Tidakkah engkau tahu bahwa Allah mengetahui apa yang di langit dan di bumi? Sungguh, yang demikian itu sudah terdapat dalam sebuah Kitab (Lauh Mahfuz). Sesungguhnya yang demikian itu sangat mudah bagi Allah."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 70)

وَيَعْبُدُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ مَا  لَمْ يُنَزِّلْ بِهٖ سُلْطٰنًا وَّمَا لَـيْسَ لَهُمْ بِهٖ عِلْمٌ ۗ  وَمَا لِلظّٰلِمِيْنَ  مِنْ نَّصِيْرٍ
wa ya'buduuna min duunillaahi maa lam yunazzil bihii sulthoonaw wa maa laisa lahum bihii 'ilm, wa maa lizh-zhoolimiina min nashiir
"Dan mereka menyembah selain Allah, tanpa dasar yang jelas tentang itu, dan mereka tidak mempunyai pengetahuan (pula) tentang itu. Bagi orang-orang yang zalim tidak ada seorang penolong pun."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 71)

وَاِذَا تُتْلٰى عَلَيْهِمْ اٰيٰـتُـنَا بَيِّنٰتٍ تَعْرِفُ فِيْ وُجُوْهِ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا الْمُنْكَرَ  ۗ  يَكَادُوْنَ يَسْطُوْنَ بِالَّذِيْنَ يَتْلُوْنَ عَلَيْهِمْ اٰيٰتِنَا  ۗ  قُلْ اَفَاُنَبِّئُكُمْ بِشَرٍّ مِّنْ ذٰ لِكُمُ  ۗ  اَلنَّارُ ۗ  وَعَدَهَا اللّٰهُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا   ۚ  وَبِئْسَ الْمَصِيْرُ
wa izaa tutlaa 'alaihim aayaatunaa bayyinaatin ta'rifu fii wujuuhillaziina kafarul-mungkar, yakaaduuna yasthuuna billaziina yatluuna 'alaihim aayaatinaa, qul a fa unabbi`ukum bisyarrim min zaalikum, an-naar, wa'adahallohullaziina kafaruu, wa bi`sal-mashiir
"Dan apabila dibacakan di hadapan mereka ayat-ayat Kami yang terang niscaya engkau akan melihat (tanda-tanda) keingkaran pada wajah orang-orang yang kafir itu. Hampir-hampir mereka menyerang orang-orang yang membacakan ayat-ayat Kami kepada mereka. Katakanlah (Muhammad), Apakah akan aku kabarkan kepadamu (mengenai sesuatu) yang lebih buruk daripada itu, (yaitu) neraka? Allah telah mengancamkannya (neraka) kepada orang-orang kafir. Dan (neraka itu) seburuk-buruk tempat kembali."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 72)

يٰۤـاَيُّهَا النَّاسُ ضُرِبَ مَثَلٌ فَاسْتَمِعُوْا لَهٗ  ۗ  اِنَّ الَّذِيْنَ تَدْعُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ لَنْ يَّخْلُقُوْا ذُبَابًا وَّلَوِ اجْتَمَعُوْا لَهٗ  ۗ  وَاِنْ يَّسْلُبْهُمُ الذُّبَابُ شَيْـئًـا لَّا يَسْتَـنْـقِذُوْهُ مِنْهُ  ۗ  ضَعُفَ الطَّالِبُ وَالْمَطْلُوْبُ
yaaa ayyuhan-naasu dhuriba masalun fastami'uu lah, innallaziina tad'uuna min duunillaahi lay yakhluquu zubaabaw wa lawijtama'uu lah, wa iy yaslub-humuz-zubaabu syai`al laa yastangqizuuhu min-h, dho'ufath-thoolibu wal-mathluub
"Wahai manusia! Telah dibuat suatu perumpamaan. Maka dengarkanlah! Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah tidak dapat menciptakan seekor lalat pun walaupun mereka bersatu untuk menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, mereka tidak akan dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Sama lemahnya yang menyembah dan yang disembah."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 73)

مَا قَدَرُوا اللّٰهَ  حَقَّ قَدْرِهٖ ۗ  اِنَّ اللّٰهَ لَقَوِيٌّ عَزِيْزٌ
maa qodarulloha haqqo qodrih, innalloha laqowiyyun 'aziiz
"Mereka tidak mengagungkan Allah dengan sebenar-benarnya. Sungguh, Allah Maha Kuat, Maha Perkasa."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 74)

اَللّٰهُ يَصْطَفِيْ مِنَ الْمَلٰٓئِكَةِ رُسُلًا وَّمِنَ النَّاسِ ۗ  اِنَّ اللّٰهَ سَمِيْعٌۢ بَصِيْرٌ
allohu yashthofii minal-malaaa`ikati rusulaw wa minan-naas, innalloha samii'um bashiir
"Allah memilih para utusan(-Nya) dari malaikat dan dari manusia. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar, Maha Melihat."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 75)

يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۗ  وَاِلَى اللّٰهِ تُرْجَعُ  الْاُمُوْرُ
ya'lamu maa baina aidiihim wa maa kholfahum, wa ilallohi turja'ul-umuur
"Dia (Allah) mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka. Dan hanya kepada Allah dikembalikan segala urusan."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 76)

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا ارْكَعُوْا وَاسْجُدُوْا وَ اعْبُدُوْا رَبَّكُمْ وَافْعَلُوْا الْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ
yaaa ayyuhallaziina aamanurka'uu wasjuduu wa'buduu robbakum waf'alul-khoiro la'allakum tuflihuun
"Wahai orang-orang yang beriman! Rukuklah, sujudlah, dan sembahlah Tuhanmu; dan berbuatlah kebaikan agar kamu beruntung."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 77)

وَجَاهِدُوْا فِى اللّٰهِ حَقَّ جِهَادِهٖ ۗ  هُوَ اجْتَبٰٮكُمْ وَمَا جَعَلَ عَلَيْكُمْ فِى الدِّيْنِ مِنْ حَرَجٍ ۗ  مِلَّةَ اَبِيْكُمْ اِبْرٰهِيْمَ ۗ  هُوَ سَمّٰٮكُمُ الْمُسْلِمِيْنَ  ۙ  مِنْ قَبْلُ وَفِيْ هٰذَا لِيَكُوْنَ الرَّسُوْلُ شَهِيْدًا عَلَيْكُمْ وَتَكُوْنُوْا شُهَدَآءَ عَلَى النَّاسِ  ۖ  فَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ وَاعْتَصِمُوْا بِاللّٰهِ ۗ  هُوَ مَوْلٰٮكُمْ ۚ  فَنِعْمَ الْمَوْلٰى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ
wa jaahiduu fillaahi haqqo jihaadih, huwajtabaakum wa maa ja'ala 'alaikum fid-diini min haroj, millata abiikum ibroohiim, huwa sammaakumul-muslimiina ming qoblu wa fii haazaa liyakuunar-rosuulu syahiidan 'alaikum wa takuunuu syuhadaaa`a 'alan-naasi fa aqiimush-sholaata wa aatuz-zakaata wa'tashimuu billaah, huwa maulaakum, fa ni'mal-maulaa wa ni'man-nashiir
"Dan berjihadlah kamu di jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu dan Dia tidak menjadikan kesukaran untukmu dalam agama. (Ikutilah) agama nenek moyangmu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamakan kamu orang-orang muslim sejak dahulu, dan (begitu pula) dalam (Al-Qur'an) ini agar Rasul (Muhammad) itu menjadi saksi atas dirimu dan agar kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia. Maka laksanakanlah sholat dan tunaikanlah zakat, dan berpegang teguhlah kepada Allah. Dialah pelindungmu; Dia sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 78)

Vidio Bacaan Surat Al-Hajj


Terima kasih teman-teman sudah berkunjung dan membaca Surat Al-Hajj ayat 1-78, semoga apa yang telah kalian baca di sini dapat di pahami maknanya dan di amalkan di kehidupan sehari-hari. Sebelum kalian meninggalkan halaman ini saya meminta bantuan teman-teman untuk membagikan postingan ini ke teman kalian yang ada di media sosial, caranya gampang banget, kalian tinggal klik salah satu logo media sosial sesuai dengan di mana teman-teman akan membagikanya.

Terima kasih Sudah Membagikan Postingan Ini, Semoga hidup kalian selalu di mudahkan Oleh Allah SWT.

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Bacaan Surat Al-Hajj Ayat 1-78 Lengkap Dengan Arab, Latin, Dan Artinya