Blog Tambahpahala merupakan blog yang berisikan Konten Doa-doa Harian, Bacaan Ayat Suci Al Qur'an yang di tulis dalam bahsa Arab, latin, dan terjemahan dalam bahasa indonesia, dan lain Sebagainya Tentang Islam.

Kamis, 19 Juli 2018

Bacaan Surat Al-Furqan Ayat 1-77 Dengan Tulisan Arab, Latin, Dan Terjemahanya





Bacaan Surat Al-Furqan Ayat 1-77 Lengkap Dengan Terjemahanya - Assalamualaikum teman-teman, gimana kabar hari ini.? Muda mudahan semuanya dalam kedaan baik dan selalu di beri kesehatan oleh Allah SWT, saya pribadi sangat senang kalian sudah membuka postingan ini dan pasti itu artinya kalian  akan membaca surat Al-Furqan di bawah ini.

Untuk teman teman yang baru pertama kalia membuka blog ini saya informasikan bahwa sebelumnya telah di posting Surat An-Nur di blog ini. Sesudah membaca surat di bawah kalian bisah langsung klik linknya untuk membacan untuk membaca suratnya.


surat Al Furqan, bacaan surat Al Furqan, terjemahan surat Al Furqan, arti surat Al Furqan, makna dalam surat surat Al Furqan

INFORMASI SURAT
Nama surah           : Al-Furqan
Surah ke                : 25
Jumlah ayat           : 77 Ayat
Surah sebelumnya : An-Nur
Surah berikutnya   : Asy-Syu'ara'
Juz ke                    : Juz 18-19
Klasifikasi             : Makkiyah

bismillahirahmanirahim, surat Al Furqan, bacaan surat Al Furqan, terjemahan surat Al Furqan, arti surat Al Furqan, makna dalam surat surat Al Furqan
Allah SWT berfirman:
تَبٰـرَكَ الَّذِيْ نَزَّلَ الْـفُرْقَانَ عَلٰى عَبْدِهٖ لِيَكُوْنَ لِلْعٰلَمِيْنَ نَذِيْرَا  
tabaarokallazii nazzalal-furqoona 'alaa 'abdihii liyakuuna lil-'aalamiina naziiroo
"Maha Suci Allah yang telah menurunkan Furqan (Al-Qur'an) kepada hamba-Nya (Muhammad), agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam (jin dan manusia),"
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 1)

الَّذِيْ لَهٗ مُلْكُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَلَمْ يَتَّخِذْ وَلَدًا وَّلَمْ يَكُنْ لَّهٗ شَرِيْكٌ فِى الْمُلْكِ وَخَلَقَ كُلَّ شَيْءٍ فَقَدَّرَهٗ تَقْدِيْرًا
allazii lahuu mulkus-samaawaati wal-ardhi wa lam yattakhiz waladaw wa lam yakul lahuu syariikun fil-mulki wa kholaqo kulla syai`in fa qoddarohuu taqdiiroo
"yang memiliki kerajaan langit dan Bumi, tidak mempunyai anak, tidak ada sekutu bagi-Nya dalam kekuasaan(Nya), dan Dia menciptakan segala sesuatu, lalu menetapkan ukuran-ukurannya dengan tepat."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 2)

وَاتَّخَذُوْا مِنْ دُوْنِهٖۤ اٰلِهَةً لَّا يَخْلُقُوْنَ شَيْئًـا وَّهُمْ يُخْلَقُوْنَ  وَلَا يَمْلِكُوْنَ لِاَنْفُسِهِمْ ضَرًّا وَّلَا نَفْعًا وَّلَا يَمْلِكُوْنَ مَوْتًا  وَّلَا حَيٰوةً وَّلَا نُشُوْرًا
wattakhozuu min duunihiii aalihatal laa yakhluquuna syai`aw wa hum yukhlaquuna wa laa yamlikuuna li`anfusihim dhorrow wa laa naf'aw wa laa yamlikuuna mautaw wa laa hayaataw wa laa nusyuuroo
"Namun mereka mengambil tuhan-tuhan selain Dia (untuk disembah), padahal mereka (tuhan-tuhan itu) tidak menciptakan apa pun, bahkan mereka sendiri diciptakan dan tidak kuasa untuk (menolak) bahaya terhadap dirinya dan tidak dapat (mendatangkan) manfaat serta tidak kuasa mematikan, menghidupkan, dan tidak (pula) membangkitkan."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 3)

وَقَالَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْۤا اِنْ هٰذَاۤ اِلَّاۤ اِفْكٌ اِفْتَـرٰٮهُ وَاَعَانَهٗ عَلَيْهِ قَوْمٌ اٰخَرُوْنَ  ۚ  فَقَدْ جَآءُوْ ظُلْمًا وَّزُوْرًا  
wa qoolallaziina kafaruuu in haazaaa illaaa ifkuniftaroohu wa a'aanahuu 'alaihi qoumun aakhoruun, fa qod jaaa`uu zhulmaw wa zuuroo
"Dan orang-orang kafir berkata, (Al-Qur'an) ini tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan oleh dia (Muhammad), dibantu oleh orang-orang lain. Sungguh, mereka telah berbuat zalim dan dusta yang besar."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 4)

وَقَالُوْۤا اَسَاطِيْرُ الْاَوَّلِيْنَ اكْتَتَبَهَا فَهِيَ تُمْلٰى عَلَيْهِ بُكْرَةً وَّاَصِيْلًا
wa qooluuu asaathiirul-awwaliinaktatabahaa fa hiya tumlaa 'alaihi bukrotaw wa ashiilaa
"Dan mereka berkata, (Itu hanya) dongeng-dongeng orang-orang terdahulu, yang diminta agar dituliskan, lalu dibacakanlah dongeng itu kepadanya setiap pagi dan petang."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 5)

قُلْ اَنْزَلَهُ الَّذِيْ يَعْلَمُ السِّرَّ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ ۗ  اِنَّهٗ كَانَ غَفُوْرًا رَّحِيْمًا
qul anzalahullazii ya'lamus-sirro fis-samaawaati wal-ardh, innahuu kaana ghofuuror-rohiimaa
"Katakanlah (Muhammad), (Al-Qur'an) itu diturunkan oleh (Allah) yang mengetahui rahasia di langit dan di bumi. Sungguh, Dia Maha Pengampun, Maha Penyayang."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 6)

وَقَالُوْا مَالِ هٰذَا الرَّسُوْلِ يَأْكُلُ الطَّعَامَ وَيَمْشِيْ فِى الْاَسْوَاقِ  ۗ  لَوْلَاۤ اُنْزِلَ اِلَيْهِ مَلَكٌ فَيَكُوْنَ مَعَهٗ نَذِيْرًا  
wa qooluu maa lihaazar-rosuuli ya`kuluth-tho'aama wa yamsyii fil-aswaaq, lau laaa unzila ilaihi malakun fa yakuuna ma'ahuu naziiroo
"Dan mereka berkata, Mengapa rasul (Muhammad) ini memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar? Mengapa malaikat tidak diturunkan kepadanya (agar malaikat) itu memberikan peringatan bersama dia,"
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 7)

اَوْ يُلْقٰۤى اِلَيْهِ كَنْزٌ اَوْ تَكُوْنُ لَهٗ جَنَّةٌ يَّأْكُلُ مِنْهَا   ۗ  وَقَالَ الظّٰلِمُوْنَ اِنْ تَتَّبِعُوْنَ اِلَّا رَجُلًا مَّسْحُوْرًا
au yulqooo ilaihi kanzun au takuunu lahuu jannatuy ya`kulu min-haa, wa qoolazh-zhoolimuuna in tattabi'uuna illaa rojulam mas-huuroo
"atau (mengapa tidak) diturunkan kepadanya harta kekayaan atau (mengapa tidak ada) kebun baginya, sehingga dia dapat makan dari (hasil)nya? Dan orang-orang zalim itu berkata, Kamu hanyalah mengikuti seorang laki-laki yang kena sihir."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 8)

اُنْظُرْ كَيْفَ ضَرَبُوْا لَـكَ  الْاَمْثَالَ فَضَلُّوْا فَلَا يَسْتَطِيْعُوْنَ سَبِيْلاً
unzhur kaifa dhorobuu lakal-amsaala fa dholluu fa laa yastathii'uuna sabiilaa
"Perhatikanlah, bagaimana mereka membuat perumpamaan-perumpamaan tentang engkau, maka sesatlah mereka, mereka tidak sanggup (mendapatkan) jalan (untuk menentang kerasulanmu)."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 9)

تَبٰـرَكَ الَّذِيْۤ اِنْ شَآءَ جَعَلَ لَكَ خَيْرًا مِّنْ ذٰلِكَ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ  ۙ  وَيَجْعَلْ لَّكَ قُصُوْرًا
tabaarokallaziii in syaaa`a ja'ala laka khoirom min zaalika jannaatin tajrii min tahtihal-an-haaru wa yaj'al laka qushuuroo
"Maha Suci (Allah) yang jika Dia menghendaki, niscaya Dia jadikan bagimu yang lebih baik daripada itu, (yaitu) surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, dan Dia jadikan (pula) istana-istana untukmu."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 10)

بَلْ كَذَّبُوْا بِالسَّاعَةِ ۗ  وَاَعْتَدْنَا لِمَنْ كَذَّبَ بِالسَّاعَةِ سَعِيْرًا   
bal kazzabuu bis-saa'ati wa a'tadnaa limang kazzaba bis-saa'ati sa'iiroo
"Bahkan mereka mendustakan hari Kiamat. Dan Kami menyediakan neraka yang menyala-nyala bagi siapa yang mendustakan hari Kiamat."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 11)

اِذَا رَاَتْهُمْ مِّنْ مَّكَانٍۢ بَعِيْدٍ سَمِعُوْا لَهَا تَغَيُّظًا وَّزَفِيْرًا
izaa ro`at-hum mim makaanim ba'iidin sami'uu lahaa taghoyyuzhow wa zafiiroo
"Apabila ia (neraka) melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka mendengar suaranya yang gemuruh karena marahnya."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 12)

وَاِذَاۤ اُلْقُوْا مِنْهَا مَكَانًـا ضَيِّقًا مُّقَرَّنِيْنَ دَعَوْا هُنَالِكَ ثُبُوْرًا   
wa izaaa ulquu min-haa makaanan dhoyyiqom muqorroniina da'au hunaalika subuuroo
"Dan apabila mereka dilemparkan ke tempat yang sempit di neraka dengan dibelenggu, mereka di sana berteriak mengharapkan kebinasaan."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 13)

لَا تَدْعُوا الْيَوْمَ ثُبُوْرًا وَّاحِدًا وَّادْعُوْا ثُبُوْرًا كَثِيْرًا
laa tad'ul-yauma subuurow waahidaw wad'uu subuurong kasiiroo
"(Akan dikatakan kepada mereka), Janganlah kamu mengharapkan pada hari ini satu kebinasaan, melainkan harapkanlah kebinasaan yang berulang-ulang."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 14)

قُلْ اَذٰلِكَ خَيْرٌ اَمْ جَنَّةُ الْخُـلْدِ الَّتِيْ وُعِدَ الْمُتَّقُوْنَ   ۗ  كَانَتْ لَهُمْ جَزَآءً وَّمَصِيْرًا
qul a zaalika khoirun am jannatul-khuldillatii wu'idal-muttaquun, kaanat lahum jazaaa`aw wa mashiiroo
"Katakanlah (Muhammad), Apakah (azab) seperti itu yang baik, atau surga yang kekal yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa sebagai balasan, dan tempat kembali bagi mereka?"
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 15)

لَّهُمْ فِيْهَا مَا يَشَآءُوْنَ خٰلِدِيْنَ  ۗ  كَانَ عَلٰى رَبِّكَ وَعْدًا مَّسْــئُوْلًا
lahum fiihaa maa yasyaaa`uuna khoolidiin, kaana 'alaa robbika wa'dam mas`uulaa
"Bagi mereka segala yang mereka kehendaki ada di dalamnya (surga), mereka kekal (di dalamnya). Itulah janji Tuhanmu yang pantas dimohonkan (kepada-Nya)."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 16)

وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ وَمَا يَعْبُدُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ فَيَقُوْلُ ءَاَنْـتُمْ اَضْلَلْـتُمْ عِبَادِيْ هٰٓ ؤُلَآ ءِ اَمْ هُمْ ضَلُّوا السَّبِيْلَ   
wa yauma yahsyuruhum wa maa ya'buduuna min duunillaahi fa yaquulu a antum adhlaltum 'ibaadii haaa`ulaaa`i am hum dhollus-sabiil
"Dan (ingatlah) pada hari (ketika) Allah mengumpulkan mereka bersama apa yang mereka sembah selain Allah, lalu Dia berfirman (kepada yang disembah), Apakah kamu yang menyesatkan hamba-hamba-Ku itu, atau mereka sendirikah yang sesat dari jalan (yang benar)?"
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 17)

قَالُوْا سُبْحٰنَكَ  مَا كَانَ يَنْۢبَغِيْ لَنَاۤ اَنْ نَّـتَّخِذَ مِنْ دُوْنِكَ مِنْ اَوْلِيَآءَ وَ لٰـكِنْ مَّتَّعْتَهُمْ وَاٰبَآءَهُمْ حَتّٰى نَسُوا الذِّكْرَ ۚ  وَكَانُوْا قَوْمًۢا  بُوْرًا
qooluu sub-haanaka maa kaana yambaghii lanaaa an nattakhiza min duunika min auliyaaa`a wa laakim matta'tahum wa aabaaa`ahum hattaa nasuz-zikr, wa kaanuu qoumam buuroo
"Mereka (yang disembah itu) menjawab, Maha Suci Engkau, tidaklah pantas bagi kami mengambil pelindung selain Engkau, tetapi Engkau telah memberi mereka dan nenek moyang mereka kenikmatan hidup, sehingga mereka melupakan peringatan; dan mereka kaum yang binasa."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 18)

فَقَدْ كَذَّبُوْكُمْ بِمَا تَقُوْلُوْنَ ۙ  فَمَا تَسْتَطِيْعُوْنَ صَرْفًا  وَّلَا نَـصْرًا ۚ  وَمَنْ يَّظْلِمْ مِّنْكُمْ نُذِقْهُ عَذَابًا كَبِيْرًا
fa qod kazzabuukum bimaa taquuluuna fa maa tastathii'uuna shorfaw wa laa nashroo, wa may yazhlim mingkum nuziq-hu 'azaabang kabiiroo
"Maka sungguh, mereka (yang disembah itu) telah mengingkari apa yang kamu katakan, maka kamu tidak akan dapat menolak (azab) dan tidak dapat (pula) menolong (dirimu), dan barang siapa di antara kamu berbuat zalim, niscaya Kami timpakan kepadanya rasa azab yang besar."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 19)

وَمَاۤ اَرْسَلْنَا قَبْلَكَ مِنَ الْمُرْسَلِيْنَ اِلَّاۤ اِنَّهُمْ لَيَأْكُلُوْنَ الطَّعَامَ وَيَمْشُوْنَ فِى الْاَسْوَاقِ  ۗ  وَجَعَلْنَا بَعْضَكُمْ لِبَعْضٍ فِتْنَةً   ۗ  اَتَصْبِرُوْنَ ۚ  وَكَانَ رَبُّكَ بَصِيْرًا
wa maaa arsalnaa qoblaka minal-mursaliina illaaa innahum laya`kuluunath-tho'aama wa yamsyuuna fil-aswaaq, wa ja'alnaa ba'dhokum liba'dhin fitnah, a tashbiruun, wa kaana robbuka bashiiroo
"Dan Kami tidak mengutus rasul-rasul sebelummu (Muhammad), melainkan mereka pasti memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar. Dan Kami jadikan sebagian kamu sebagai cobaan bagi sebagian yang lain. Maukah kamu bersabar? Dan Tuhanmu Maha Melihat."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 20)

وَقَالَ الَّذِيْنَ لَا يَرْجُوْنَ لِقَآءَنَا لَوْلَاۤ اُنْزِلَ عَلَيْنَا الْمَلٰٓئِكَةُ اَوْ نَرٰى رَبَّنَا    ۗ  لَـقَدِ اسْتَكْبَرُوْا فِيْۤ اَنْفُسِهِمْ وَعَتَوْ عُتُوًّا كَبِيْرًا
wa qoolallaziina laa yarjuuna liqooo`anaa lau laaa unzila 'alainal-malaaa`ikatu au naroo robbanaa, laqodistakbaruu fiii anfusihim wa 'atau 'utuwwang kabiiroo
"Dan orang-orang yang tidak mengharapkan pertemuan dengan Kami (di akhirat) berkata, Mengapa bukan para malaikat yang diturunkan kepada kita atau (mengapa) kita (tidak) melihat Tuhan kita? Sungguh, mereka telah menyombongkan diri mereka dan benar-benar telah melampaui batas (dalam melakukan kezaliman)."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 21)

يَوْمَ يَرَوْنَ الْمَلٰٓئِكَةَ لَا بُشْرٰى يَوْمَئِذٍ لِّـلْمُجْرِمِيْنَ وَ يَقُوْلُوْنَ حِجْرًا مَّحْجُوْرًا
yauma yarounal-malaaa`ikata laa busyroo yauma`izil lil-mujrimiina wa yaquuluuna hijrom mahjuuroo
"(Ingatlah) pada hari (ketika) mereka melihat para malaikat, pada hari itu tidak ada kabar gembira bagi orang-orang yang berdosa dan mereka berkata, Hijran Mahjura."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 22)

وَقَدِمْنَاۤ اِلٰى مَا عَمِلُوْا مِنْ عَمَلٍ  فَجَعَلْنٰهُ هَبَآءً مَّنْثُوْرًا
wa qodimnaaa ilaa maa 'amiluu min 'amalin fa ja'alnaahu habaaa`am mansuuroo
"Dan Kami akan perlihatkan segala amal yang mereka kerjakan, lalu Kami akan jadikan amal itu (bagaikan) debu yang beterbangan."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 23)

اَصْحٰبُ الْجَنَّةِ يَوْمَئِذٍ خَيْرٌ مُّسْتَقَرًّا وَّاَحْسَنُ مَقِيْلًا
ash-haabul-jannati yauma`izin khoirum mustaqorrow wa ahsanu maqiilaa
"Penghuni-penghuni surga pada hari itu paling baik tempat tinggalnya dan paling indah tempat istirahatnya."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 24)

وَيَوْمَ تَشَقَّقُ السَّمَآءُ بِالْـغَمَامِ وَنُزِّلَ الْمَلٰٓئِكَةُ تَنْزِيْلًا
wa yauma tasyaqqoqus-samaaa`u bil-ghomaami wa nuzzilal-malaaa`ikatu tanziilaa
"Dan (ingatlah) pada hari (ketika) langit pecah mengeluarkan kabut putih dan para malaikat diturunkan (secara) bergelombang."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 25)

اَلْمُلْكُ يَوْمَئِذِ اِلْحَـقُّ لِلرَّحْمٰنِ  ۗ  وَكَانَ يَوْمًا عَلَى الْكٰفِرِيْنَ عَسِيْرًا
al-mulku yauma`izinil-haqqu lir-rohmaan, wa kaana yauman 'alal-kaafiriina 'asiiroo
"Kerajaan yang hak pada hari itu adalah milik Tuhan Yang Maha Pengasih. Dan itulah hari yang sulit bagi orang-orang kafir."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 26)

وَيَوْمَ يَعَضُّ الظَّالِمُ عَلٰى يَدَيْهِ يَقُوْلُ يٰلَيْتَنِى اتَّخَذْتُ مَعَ الرَّسُوْلِ سَبِيْلًا
wa yauma ya'adhdhuzh-zhoolimu 'alaa yadaihi yaquulu yaa laitanittakhoztu ma'ar-rosuuli sabiilaa
"Dan (ingatlah) pada hari (ketika) orang-orang zalim menggigit dua jarinya, (menyesali perbuatannya) seraya berkata, Wahai! Sekiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama rasul."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 27)

يٰوَيْلَتٰى لَيْتَنِيْ لَمْ اَتَّخِذْ فُلَانًا خَلِيْلًا
yaa wailataa laitanii lam attakhiz fulaanan kholiilaa
"Wahai, celaka aku! Sekiranya (dulu) aku tidak menjadikan si fulan itu teman akrab(ku),"
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 28)

لَقَدْ اَضَلَّنِيْ عَنِ الذِّكْرِ بَعْدَ اِذْ جَآءَنِيْ   ۗ  وَكَانَ الشَّيْطٰنُ لِلْاِنْسَانِ خَذُوْلًا
laqod adhollanii 'aniz-zikri ba'da iz jaaa`anii, wa kaanasy-syaithoonu lil-insaani khozuulaa
"sungguh, dia telah menyesatkan aku dari peringatan (Al-Qur'an) ketika (Al-Qur'an) itu telah datang kepadaku. Dan setan memang pengkhianat manusia."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 29)

وَقَالَ الرَّسُوْلُ يٰرَبِّ اِنَّ قَوْمِى اتَّخَذُوْا هٰذَا الْقُرْاٰنَ مَهْجُوْرًا
wa qoolar-rosuulu yaa robbi inna qoumittakhozuu haazal-qur`aana mahjuuroo
"Dan rasul (Muhammad) berkata, Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan Al-Qur'an ini diabaikan."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 30)

وَكَذٰلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ  نَبِيٍّ عَدُوًّا مِّنَ الْمُجْرِمِيْنَ ۗ  وَكَفٰى بِرَبِّكَ هَادِيًا وَّنَصِيْرًا
wa kazaalika ja'alnaa likulli nabiyyin 'aduwwam minal-mujrimiin, wa kafaa birobbika haadiyaw wa nashiiroo
"Begitulah, bagi setiap nabi, telah Kami adakan musuh dari orang-orang yang berdosa. Tetapi cukuplah Tuhanmu menjadi pemberi petunjuk dan penolong."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 31)

وَقَالَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَوْلَا نُزِّلَ عَلَيْهِ الْـقُرْاٰنُ جُمْلَةً وَّاحِدَةً  ۛ  كَذٰلِكَ  ۛ  لِنُثَبِّتَ بِهٖ فُـؤَادَكَ وَرَتَّلْنٰهُ تَرْتِيْلًا
wa qoolallaziina kafaruu lau laa nuzzila 'alaihil-qur`aanu jumlataw waahidah, kazaalika linusabbita bihii fu`aadaka wa rottalnaahu tartiilaa
"Dan orang-orang kafir berkata, Mengapa Al-Qur'an itu tidak diturunkan kepadanya sekaligus? Demikianlah, agar Kami memperteguh hatimu (Muhammad) dengannya dan Kami membacakannya secara tartil (berangsur-angsur, perlahan, dan benar)."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 32)

وَلَا يَأْتُوْنَكَ بِمَثَلٍ اِلَّا جِئْنٰكَ بِالْحَـقِّ وَاَحْسَنَ تَفْسِيْرًا   
wa laa ya`tuunaka bimasalin illaa ji`naaka bil-haqqi wa ahsana tafsiiroo
"Dan mereka (orang-orang kafir itu) tidak datang kepadamu (membawa) sesuatu yang aneh, melainkan Kami datangkan kepadamu yang benar dan penjelasan yang paling baik."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 33)

اَلَّذِيْنَ يُحْشَرُوْنَ عَلٰى وُجُوْهِهِمْ اِلٰى جَهَـنَّمَ ۙ  اُولٰٓئِكَ شَرٌّ مَّكَانًا وَّاَضَلُّ سَبِيْلًا
allaziina yuhsyaruuna 'alaa wujuuhihim ilaa jahannama ulaaa`ika syarrum makaanaw wa adhollu sabiilaa
"Orang-orang yang dikumpulkan di Neraka Jahanam dengan diseret wajahnya, mereka itulah yang paling buruk tempatnya dan paling sesat jalannya."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 34)

وَلَقَدْ اٰتَيْنَا مُوْسَى الْكِتٰبَ وَجَعَلْنَا مَعَهٗۤ اَخَاهُ هٰرُوْنَ وَزِيْرًا   
wa laqod aatainaa muusal-kitaaba wa ja'alnaa ma'ahuuu akhoohu haaruuna waziiroo
"Dan sungguh, Kami telah memberikan Kitab (Taurat) kepada Musa dan Kami telah menjadikan Harun saudaranya, menyertai dia sebagai wazir (pembantu)."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 35)

فَقُلْنَا اذْهَبَاۤ اِلَى الْقَوْمِ الَّذِيْنَ كَذَّبُوْا بِاٰيٰتِنَا ۗ  فَدَمَّرْنٰهُمْ  تَدْمِيْرًا 
fa qulnaz-habaaa ilal-qoumillaziina kazzabuu bi`aayaatinaa, fa dammarnaahum tadmiiroo
"Kemudian Kami berfirman (kepada keduanya), Pergilah kamu berdua kepada kaum yang mendustakan ayat-ayat Kami. Lalu Kami hancurkan mereka dengan sehancur-hancurnya."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 36)

وَقَوْمَ نُوْحٍ لَّمَّا كَذَّبُوا الرُّسُلَ اَغْرَقْنٰهُمْ وَجَعَلْنٰهُمْ لِلنَّاسِ اٰيَةً   ۗ  وَاَعْتَدْنَا لِلظّٰلِمِيْنَ عَذَابًا اَ لِيْمًا   
wa qouma nuuhil lammaa kazzabur-rusula aghroqnaahum wa ja'alnaahum lin-naasi aayah, wa a'tadnaa lizh-zhoolimiina 'azaaban aliimaa
"Dan (telah Kami binasakan) kaum Nuh ketika mereka mendustakan para rasul. Kami tenggelamkan mereka dan Kami jadikan (cerita) mereka itu pelajaran bagi manusia. Dan Kami telah sediakan bagi orang-orang zalim azab yang pedih;"
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 37)

وَّعَادًا وَّثَمُوْدَاۡ وَ اَصْحٰبَ الرَّسِّ وَقُرُوْنًۢا بَيْنَ ذٰلِكَ كَثِيْرًا
wa 'aadaw wa samuuda wa ash-haabar-rossi wa quruunam baina zaalika kasiiroo
"dan (telah Kami binasakan) kaum 'Ad dan Samud dan penduduk Rass serta banyak (lagi) generasi di antara (kaum-kaum) itu."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 38)

وَكُلًّا ضَرَبْنَا لَهُ الْاَمْثَالَ ۖ  وَكُلًّا تَبَّـرْنَا تَـتْبِيْرًا
wa kullan dhorobnaa lahul-amsaala wa kullan tabbarnaa tatbiiroo
"Dan masing-masing telah Kami jadikan perumpamaan dan masing-masing telah Kami hancurkan sehancur-hancurnya."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 39)

وَلَقَدْ اَتَوْا عَلَى الْقَرْيَةِ الَّتِيْۤ اُمْطِرَتْ مَطَرَ السَّوْءِ   ۗ  اَفَلَمْ يَكُوْنُوْا يَرَوْنَهَا   ۚ  بَلْ كَانُوْا لَا يَرْجُوْنَ نُشُوْرًا
wa laqod atau 'alal-qoryatillatiii umthirot mathoros-sauu`, a fa lam yakuunuu yarounahaa, bal kaanuu laa yarjuuna nusyuuroo
"Dan sungguh, mereka (kaum musyrik Mekah) telah melalui negeri (Sodom) yang (dulu) dijatuhi hujan yang buruk (hujan batu). Tidakkah mereka menyaksikannya? Bahkan mereka itu sebenarnya tidak mengharapkan hari Kebangkitan."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 40)

وَاِذَا رَاَوْكَ اِنْ يَّتَّخِذُوْنَكَ اِلَّا هُزُوًا   ۗ  اَهٰذَا الَّذِيْ بَعَثَ اللّٰهُ رَسُوْلًا
wa izaa ro`auka iy yattakhizuunaka illaa huzuwaa, a haazallazii ba'asallohu rosuulaa
"Dan apabila mereka melihat engkau (Muhammad), mereka hanyalah menjadikan engkau sebagai ejekan (dengan mengatakan), Inikah orangnya yang diutus Allah sebagai rasul?"
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 41)

اِنْ كَادَ لَيُضِلُّنَا عَنْ اٰلِهَـتِنَا لَوْ لَاۤ اَنْ صَبَـرْنَا عَلَيْهَا   ۗ  وَسَوْفَ يَعْلَمُوْنَ حِيْنَ يَرَوْنَ الْعَذَابَ مَنْ اَضَلُّ سَبِيْلًا
ing kaada layudhillunaa 'an aalihatinaa lau laaa an shobarnaa 'alaihaa, wa saufa ya'lamuuna hiina yarounal-'azaaba man adhollu sabiilaa
"Sungguh, hampir saja dia menyesatkan kita dari sesembahan kita, seandainya kita tidak tetap bertahan (menyembah)nya. Dan kelak mereka akan mengetahui pada saat mereka melihat azab, siapa yang paling sesat jalannya."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 42)

اَرَءَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ اِلٰهَهٗ هَوٰٮهُ    ۗ  اَفَاَنْتَ تَكُوْنُ عَلَيْهِ وَكِيْلًا
a ro`aita manittakhoza ilaahahuu hawaah, a fa anta takuunu 'alaihi wakiilaa
"Sudahkah engkau (Muhammad) melihat orang yang menjadikan keinginannya sebagai tuhannya. Apakah engkau akan menjadi pelindungnya?"
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 43)

اَمْ تَحْسَبُ اَنَّ اَكْثَرَهُمْ يَسْمَعُوْنَ اَوْ يَعْقِلُوْنَ   ۗ  اِنْ هُمْ اِلَّا كَالْاَنْعَامِ بَلْ هُمْ اَضَلُّ سَبِيْلًا
am tahsabu anna aksarohum yasma'uuna au ya'qiluun, in hum illaa kal-an'aami bal hum adhollu sabiilaa
"Atau apakah engkau mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami? Mereka itu hanyalah seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat jalannya."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 44)

اَلَمْ تَرَ اِلٰى رَبِّكَ كَيْفَ مَدَّ الظِّلَّ   ۚ  وَلَوْ شَآءَ لَجَـعَلَهٗ سَاكِنًا    ۚ  ثُمَّ جَعَلْنَا الشَّمْسَ عَلَيْهِ دَلِيْلًا     
a lam taro ilaa robbika kaifa maddazh-zhill, walau syaaa`a laja'alahuu saakinaa, summa ja'alnasy-syamsa 'alaihi daliilaa
"Tidakkah engkau memperhatikan (penciptaan) Tuhanmu, bagaimana Dia memanjangkan (dan memendekkan) bayang-bayang; dan sekiranya Dia menghendaki, niscaya Dia jadikannya (bayang-bayang itu) tetap, kemudian Kami jadikan matahari sebagai petunjuk,"
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 45)

ثُمَّ قَبَضْنٰهُ اِلَـيْنَا قَبْضًا يَّسِيْرًا
summa qobadhnaahu ilainaa qobdhoy yasiiroo
"kemudian Kami menariknya (bayang-bayang itu) kepada Kami sedikit demi sedikit."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 46)

وَهُوَ الَّذِيْ جَعَلَ لَـكُمُ الَّيْلَ لِبَاسًا وَّالنَّوْمَ سُبَاتًا وَّجَعَلَ  النَّهَارَ نُشُوْرًا
wa huwallazii ja'ala lakumul-laila libaasaw wan-nauma subaataw wa ja'alan-nahaaro nusyuuroo
"Dan Dialah yang menjadikan malam untukmu (sebagai) pakaian, dan tidur untuk istirahat, dan Dia menjadikan siang untuk bangkit berusaha."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 47)

وَهُوَ الَّذِيْۤ اَرْسَلَ الرِّيٰحَ بُشْرًۢا بَيْنَ يَدَيْ رَحْمَتِهٖ ۚ  وَاَنْزَلْنَا مِنَ السَّمَآءِ مَآءً طَهُوْرًا  
wa huwallaziii arsalar-riyaaha busyrom baina yadai rohmatih, wa anzalnaa minas-samaaa`i maaa`an thohuuroo
"Dan Dialah yang meniupkan angin (sebagai) pembawa kabar gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan); dan Kami turunkan dari langit air yang sangat bersih,"
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 48)

لِّـنُحْیِيَ بِهٖ بَلْدَةً  مَّيْتًا وَّنُسْقِيَهٗ مِمَّا خَلَقْنَاۤ اَنْعَامًا وَّاَنَاسِيَّ كَثِيْرًا
linuhyiya bihii baldatam maitaw wa nusqiyahuu mimmaa kholaqnaaa an'aamaw wa anaasiyya kasiiroo
"agar (dengan air itu) Kami menghidupkan negeri yang mati (tandus), dan Kami memberi minum kepada sebagian apa yang telah Kami ciptakan, (berupa) hewan-hewan ternak dan manusia yang banyak."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 49)

وَلَـقَدْ صَرَّفْنٰهُ بَيْنَهُمْ لِيَذَّكَّرُوْا    ۖ   فَاَبٰۤى اَكْثَرُ النَّاسِ اِلَّا كُفُوْرًا
wa laqod shorrofnaahu bainahum liyazzakkaruu  fa abaaa aksarun-naasi illaa kufuuroo
"Dan sungguh, Kami telah mempergilirkan (hujan) itu di antara mereka agar mereka mengambil pelajaran; tetapi kebanyakan manusia tidak mau (bersyukur), bahkan mereka mengingkari (nikmat)."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 50)

وَلَوْ شِئْنَا لَبَـعَثْنَا فِيْ كُلِّ قَرْيَةٍ نَّذِيْرًا    
walau syi`naa laba'asnaa fii kulli qoryatin naziiroo
"Dan sekiranya Kami menghendaki, niscaya Kami utus seorang pemberi peringatan pada setiap negeri."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 51)

فَلَا تُطِعِ الْكٰفِرِيْنَ وَ جَاهِدْهُمْ بِهٖ جِهَادًا كَبِيْرًا
fa laa tuthi'il kaafiriina wa jaahid-hum bihii jihaadang kabiiroo
"Maka janganlah engkau taati orang-orang kafir, dan berjuanglah terhadap mereka dengannya (Al-Qur'an) dengan (semangat) perjuangan yang besar."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 52)

وَهُوَ الَّذِيْ مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ هٰذَا  عَذْبٌ فُرَاتٌ وَّهٰذَا مِلْحٌ اُجَاجٌ  ۚ  وَجَعَلَ بَيْنَهُمَا بَرْزَخًا وَّحِجْرًا  مَّحْجُوْرًا
wa huwallazii marojal-bahroini haazaa 'azbun furootuw wa haazaa mil-hun ujaaj, wa ja'ala bainahumaa barzakhow wa hijrom mahjuuroo
"Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar dan segar dan yang lain sangat asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang tidak tembus."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 53)

وَهُوَ الَّذِيْ خَلَقَ مِنَ الْمَآءِ بَشَرًا فَجَعَلَهٗ نَسَبًا وَّ صِهْرًا   ۗ  وَكَانَ رَبُّكَ قَدِيْرًا
wa huwallazii kholaqo minal-maaa`i basyaron fa ja'alahuu nasabaw wa shihroo, wa kaana robbuka qodiiroo
"Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air, lalu Dia jadikan manusia itu (mempunyai) keturunan dan musaharah dan Tuhanmu adalah Maha Kuasa."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 54)

وَيَعْبُدُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ  مَا لَا يَنْفَعُهُمْ وَلَا يَضُرُّهُمْ ۗ  وَكَانَ الْـكَافِرُ عَلٰى رَبِّهٖ  ظَهِيْرًا
wa ya'buduuna min duunillaahi maa laa yanfa'uhum wa laa yadhurruhum, wa kaanal-kaafiru 'alaa robbihii zhohiiroo
"Dan mereka menyembah selain Allah apa yang tidak memberi manfaat kepada mereka dan tidak (pula) mendatangkan bencana kepada mereka. Orang-orang kafir adalah penolong (setan untuk berbuat durhaka) terhadap Tuhannya."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 55)

وَمَاۤ اَرْسَلْنٰكَ اِلَّا مُبَشِّرًا وَّنَذِيْرًا
wa maaa arsalnaaka illaa mubasysyirow wa naziiroo
"Dan tidaklah Kami mengutus engkau (Muhammad) melainkan hanya sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 56)

قُلْ مَاۤ اَسْـئَـلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ اَجْرٍ اِلَّا مَنْ شَآءَ اَنْ يَّـتَّخِذَ اِلٰى رَبِّهٖ سَبِيْلًا
qul maaa as`alukum 'alaihi min ajrin illaa man syaaa`a ay yattakhiza ilaa robbihii sabiilaa
"Katakanlah, Aku tidak meminta imbalan apa pun dari kamu dalam menyampaikan (risalah) itu, melainkan (mengharapkan agar) orang-orang mau mengambil jalan kepada Tuhannya."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 57)

وَتَوَكَّلْ عَلَى الْحَـيِّ الَّذِيْ لَا يَمُوْتُ وَسَبِّحْ بِحَمْدِهٖ   ۗ  وَكَفٰى بِهٖ بِذُنُوْبِ عِبَادِهٖ خَبِيْرَا  
wa tawakkal 'alal-hayyillazii laa yamuutu wa sabbih bihamdih, wa kafaa bihii bizunuubi 'ibaadihii khobiiroo
"Dan bertawakallah kepada Allah Yang Hidup, Yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa hamba-hamba-Nya,"
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 58)

اَلَّذِيْ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِيْ سِتَّةِ اَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوٰى عَلَى الْعَرْشِ  ۚ   اَلرَّحْمٰنُ فَسْئَـــلْ بِهٖ خَبِيْرًا
allazii kholaqos-samaawaati wal-ardho wa maa bainahumaa fii sittati ayyaamin summastawaa 'alal-'arsy, ar-rohmaanu fas`al bihii khobiiroo
"yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy, (Dialah) Yang Maha Pengasih, maka tanyakanlah (tentang Allah) kepada orang yang lebih mengetahui (Muhammad)."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 59)

وَاِذَا قِيْلَ لَهُمُ اسْجُدُوْا لِلرَّحْمٰنِ قَالُوْا وَمَا الرَّحْمٰنُ اَنَسْجُدُ لِمَا تَأْمُرُنَا وَزَادَهُمْ نُفُوْرًا 
wa izaa qiila lahumusjuduu lir-rohmaani qooluu wa mar-rohmaanu a nasjudu limaa ta`murunaa wa zaadahum nufuuroo
"Dan apabila dikatakan kepada mereka, Sujudlah kepada Yang Maha Pengasih, mereka menjawab, Siapakah Yang Maha Pengasih itu? Apakah kami harus sujud kepada Allah yang engkau (Muhammad) perintahkan kepada kami (bersujud kepada-Nya)? Dan mereka makin jauh lari (dari kebenaran)."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 60)

تَبٰـرَكَ الَّذِيْ جَعَلَ فِى السَّمَآءِ بُرُوْجًا وَّجَعَلَ فِيْهَا سِرٰجًا وَّقَمَرًا مُّنِيْرًا
tabaarokallazii ja'ala fis-samaaa`i buruujaw wa ja'ala fiihaa siroojaw wa qomarom muniiroo
"Maha Suci Allah yang menjadikan di langit gugusan bintang-bintang dan Dia juga menjadikan padanya matahari dan bulan yang bersinar."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 61)

وَهُوَ الَّذِيْ جَعَلَ الَّيْلَ وَالنَّهَارَ خِلْفَةً لِّمَنْ اَرَادَ اَنْ يَّذَّكَّرَ  اَوْ اَرَادَ شُكُوْرًا
wa huwallazii ja'alal-laila wan-nahaaro khilfatal liman arooda ay yazzakkaro au arooda syukuuroo
"Dan Dia (pula) yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang yang ingin mengambil pelajaran atau yang ingin bersyukur."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 62)

وَعِبَادُ الرَّحْمٰنِ الَّذِيْنَ يَمْشُوْنَ عَلَى الْاَرْضِ  هَوْنًا وَّاِذَا خَاطَبَهُمُ الْجٰهِلُوْنَ قَالُوْا سَلٰمًا
wa 'ibaadur-rohmaanillaziina yamsyuuna 'alal-ardhi haunaw wa izaa khoothobahumul-jaahiluuna qooluu salaamaa
"Adapun hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah orang-orang yang berjalan di bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata yang menghina), mereka mengucapkan, salam,"
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 63)

وَالَّذِيْنَ يَبِيْتُوْنَ  لِرَبِّهِمْ سُجَّدًا وَّقِيَامًا
wallaziina yabiituuna lirobbihim sujjadaw wa qiyaamaa
"dan orang-orang yang menghabiskan waktu malam untuk beribadah kepada Tuhan mereka dengan bersujud dan berdiri."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 64)

وَالَّذِيْنَ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَـنَّمَ   ۖ     اِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا   
wallaziina yaquuluuna robbanashrif 'annaa 'azaaba jahannama inna 'azaabahaa kaana ghoroomaa
"Dan orang-orang yang berkata, Ya Tuhan kami, jauhkanlah azab Jahanam dari kami, karena sesungguhnya azabnya itu membuat kebinasaan yang kekal,"
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 65)

اِنَّهَا سَآءَتْ  مُسْتَقَرًّا وَّمُقَامًا
innahaa saaa`at mustaqorrow wa muqoomaa
"sungguh, Jahanam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 66)

وَالَّذِيْنَ اِذَاۤ اَنْفَقُوْا لَمْ يُسْرِفُوْا وَلَمْ  يَقْتُرُوْا وَكَانَ بَيْنَ ذٰلِكَ قَوَامًا
wallaziina izaaa anfaquu lam yusrifuu wa lam yaqturuu wa kaana baina zaalika qowaamaa
"Dan (termasuk hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih) orang-orang yang apabila menginfakkan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, di antara keduanya secara wajar,"
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 67)

وَالَّذِيْنَ لَا يَدْعُوْنَ مَعَ اللّٰهِ اِلٰهًا اٰخَرَ وَلَا يَقْتُلُوْنَ النَّفْسَ الَّتِيْ حَرَّمَ اللّٰهُ اِلَّا بِالْحَـقِّ وَلَا يَزْنُوْنَ  ۚ  وَمَنْ يَّفْعَلْ ذٰلِكَ يَلْقَ اَثَامًا  
wallaziina laa yad'uuna ma'allohi ilaahan aakhoro wa laa yaqtuluunan-nafsallatii harromallohu illaa bil-haqqi wa laa yaznuun, wa may yaf'al zaalika yalqo asaamaa
"dan orang-orang yang tidak menyekutukan Allah dengan sembahan lain dan tidak membunuh orang yang diharamkan Allah kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina; dan barang siapa melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat hukuman yang berat,"
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 68)

يُضٰعَفْ لَهُ الْعَذَابُ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ وَيَخْلُدْ فِيْهٖ مُهَانًا    
yudhoo'af lahul-'azaabu yaumal-qiyaamati wa yakhlud fiihii muhaanaa
"(yakni) akan dilipatgandakan azab untuknya pada hari Kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina,"
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 69)

اِلَّا مَنْ تَابَ وَاٰمَنَ وَعَمِلَ عَمَلًاصَالِحًـا فَاُولٰٓئِكَ يُبَدِّلُ اللّٰهُ سَيِّاٰتِهِمْ حَسَنٰتٍ   ۗ  وَكَانَ اللّٰهُ غَفُوْرًا رَّحِيْمًا
illaa man taaba wa aamana wa 'amila 'amalan shoolihan fa ulaaa`ika yubaddilullohu sayyi`aatihim hasanaat, wa kaanallohu ghofuuror rohiimaa
"kecuali orang-orang yang bertobat dan beriman dan mengerjakan kebajikan; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebaikan. Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 70)

وَمَنْ تَابَ وَعَمِلَ صَالِحًـا  فَاِنَّهٗ يَتُوْبُ اِلَى اللّٰهِ مَتَابًا
wa man taaba wa 'amila shoolihan fa innahuu yatuubu ilallohi mataabaa
"Dan barang siapa bertobat dan mengerjakan kebajikan, maka sesungguhnya dia bertobat kepada Allah dengan tobat yang sebenar-benarnya."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 71)

وَالَّذِيْنَ لَا يَشْهَدُوْنَ الزُّوْرَ ۙ  وَ اِذَا مَرُّوْا بِاللَّغْوِ مَرُّوْا كِرَامًا
wallaziina laa yasy-haduunaz-zuuro wa izaa marruu bil-laghwi marruu kiroomaa
"Dan orang-orang yang tidak memberikan kesaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka berlalu dengan menjaga kehormatan dirinya,"
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 72)

وَالَّذِيْنَ اِذَا ذُكِّرُوْا بِاٰيٰتِ رَبِّهِمْ لَمْ  يَخِرُّوْا عَلَيْهَا صُمًّا وَّعُمْيَانًا
wallaziina izaa zukkiruu bi`aayaati robbihim lam yakhirruu 'alaihaa shummaw wa 'umyaanaa
"dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat-ayat Tuhan mereka, mereka tidak bersikap sebagai orang-orang yang tuli dan buta."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 73)

وَالَّذِيْنَ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا هَبْ لَـنَا  مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَّاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا
wallaziina yaquuluuna robbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa zurriyyaatinaa qurrota a'yuniw waj'alnaa lil-muttaqiina imaamaa
"Dan orang-orang yang berkata, Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 74)

اُولٰٓئِكَ يُجْزَوْنَ الْغُرْفَةَ بِمَا صَبَرُوْا وَيُلَقَّوْنَ فِيْهَا تَحِيَّةً وَّسَلٰمًا   
ulaaa`ika yujzaunal-ghurfata bimaa shobaruu wa yulaqqouna fiihaa tahiyyataw wa salaamaa
"Mereka itu akan diberi balasan dengan tempat yang tinggi (dalam surga) atas kesabaran mereka, dan di sana mereka akan disambut dengan penghormatan dan salam,"
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 75)

خٰلِدِيْنَ فِيْهَا   ۗ  حَسُنَتْ مُسْتَقَرًّا وَّمُقَامًا
khoolidiina fiihaa, hasunat mustaqorrow wa muqoomaa
"mereka kekal di dalamnya. Surga itu sebaik-baik tempat menetap dan tempat kediaman."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 76)

قُلْ مَا يَعْبَـؤُا بِكُمْ  رَبِّيْ لَوْلَا دُعَآ ؤُكُمْ ۚ  فَقَدْ كَذَّبْتُمْ فَسَوْفَ يَكُوْنُ لِزَامًا
qul maa ya'ba`u bikum robbii lau laa du'aaa`ukum, fa qod kazzabtum fa saufa yakuunu lizaamaa
"Katakanlah (Muhammad, kepada orang-orang musyrik), Tuhanku tidak akan mengindahkan kamu, kalau tidak karena ibadahmu. (Tetapi bagaimana kamu beribadah kepada-Nya), padahal sungguh, kamu telah mendustakan-Nya? Karena itu, kelak (azab) pasti (menimpamu)."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 77)

Vidio Bacaan Surat Al-Furqan
Untuk melengkapi postingan ini agar lebih lengkap lagi, saya sertakan 1 buah vidio bacaan surat Al-Furqan yang bacaanya sangat merdu di dengar. Silahkan play bagi teman-teman yang ingin mendengarkan lantunan ayat surat Al-Furqan yang di bacakan oleh orang yang memiliki suara yang merdu.



Alhamdulillah akhirnya selesai juga menulis 77 ayat surat Al-Furqan Ini, semoga bermanfaat, dan semoga banyak teman-teman yang berkunjung untuk membacanya, Aamiin. Terima kasih kalian telah berkunjung untuk membaca dan mempelajari Al-Qur'an di blog ini, semoga apa yang kalian temukan di sini dapat bermanfaat dengan baik untuk kehidupan teman-teman, Aamiin.

Jangan Lupa Di bagikan ya.  Membagikan = Pahala

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Bacaan Surat Al-Furqan Ayat 1-77 Dengan Tulisan Arab, Latin, Dan Terjemahanya