Blog Tambahpahala merupakan blog yang berisikan Konten Doa-doa Harian, Bacaan Ayat Suci Al Qur'an yang di tulis dalam bahsa Arab, latin, dan terjemahan dalam bahasa indonesia, dan lain Sebagainya Tentang Islam.

Senin, 23 April 2018

Bacaan Surat Ar Ra'd Ayat 1-43 Arab, Latin, Dan Artinya





Bacaan Surat Ar-Ra'd Arab, Latin, Beserta Artinya - Assalamualaikum teman-teman, Alhamdulillah anda membuka halaman blog ini, itu berarti anda ingin membaca Al-Qur'an, Semoga rahmat Allah selalu tercurahkan kepada semua orang yang rajin membaca Al-Qur'an. Seperti biasa dalam blog ini saya selalu membagikan ayat-ayat Al-Qur'an, dan kali ini saya juga akan membagikan Bacaan Surat Ar-Ra'd. Sebelum Ini admin juga telah memposting Bacaan Surat Yusuf yang belum membacanya silahkan di buka linknya.

Ar-Ra'd adalah surat ke-13 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 43 ayat terdapat pada juz Ke-13 dan termasuk golongan surah Madaniyah. Surah ini dinamakan Ar-Ra'd yang berarti Guruh. Dalam surat ini juga terdapat ayat Sajdah yaitu pada ayat ke 15.


Bacaan Surat Ar-Ra'd Ayat 1-43 Latin Beserta Terjemahanya
Di atas adalh sedikit penjelasan tentang surat Ar-Ra'd muda mudahan dapat menambah wawasan kalian tentang Al-Qur'an, Dan berikut Ini adalah bacaan Surat Ar-Ra'd. Yang sedang mencari surat ini baik itu untuk di pelajari, di hafalkan, maupun mungkin buat tugas sekolah, silahkan berikut sudah admin sedikan suratnya, seoga bermanfaat.

INFORMASI SURAT
Nama surah           : Ar-Ra'd
Surah ke                : 13
Jumlah ayat           : 43 Ayat
Surat sebelumnya : Yusuf
Surat berikutnya   : Ibrahim
Juz ke                    : Juz 13
Klasifikasi             : Madaniyah


الٓـمّٓرٰ  ۗ  تِلْكَ اٰيٰتُ الْكِتٰبِ  ۗ  وَالَّذِيْۤ اُنْزِلَ اِلَيْكَ مِنْ رَّبِّكَ الْحَـقُّ  وَلٰـكِنَّ اَكْثَرَ النَّاسِ لَا يُؤْمِنُوْنَ
alif laaam miiim roo, tilka aayaatul-kitaab, wallaziii unzila ilaika mir robbikal-haqqu wa laakinna aksaron-naasi laa yu`minuun
"Alif Lam Mim Ra. Ini adalah ayat-ayat Kitab (Al-Qur'an). Dan (Kitab) yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dari Tuhanmu itu adalah benar; tetapi kebanyakan manusia tidak beriman (kepadanya)."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 1)

اَللّٰهُ الَّذِيْ رَفَعَ السَّمٰوٰتِ بِغَيْرِ  عَمَدٍ تَرَوْنَهَا ثُمَّ اسْتَوٰى عَلَى الْعَرْشِ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ ۗ   كُلٌّ يَّجْرِيْ لِاَجَلٍ مُّسَمًّى ۗ  يُدَبِّرُ الْاَمْرَ يُفَصِّلُ الْاٰيٰتِ لَعَلَّكُمْ  بِلِقَآءِ رَبِّكُمْ تُوْقِنُوْنَ
allohullazii rofa'as-samaawaati bighoiri 'amadin tarounahaa summastawaa 'alal-'arsyi wa sakhkhorosy-syamsa wal-qomar, kulluy yajrii li`ajalim musammaa, yudabbirul-amro yufashshilul-aayaati la'allakum biliqooo`i robbikum tuuqinuun
"Allah yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy. Dia menundukkan matahari dan bulan; masing-masing beredar menurut waktu yang telah ditentukan. Dia mengatur urusan (makhluk-Nya), dan menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), agar kamu yakin akan pertemuan dengan Tuhanmu."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 2)

وَهُوَ الَّذِيْ مَدَّ الْاَرْضَ وَجَعَلَ فِيْهَا رَوَاسِيَ وَاَنْهٰرًا  ۗ  وَمِنْ كُلِّ الثَّمَرٰتِ جَعَلَ فِيْهَا زَوْجَيْنِ اثْنَيْنِ يُغْشِى الَّيْلَ النَّهَارَ  ۗ  اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّـقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ
wa huwallazii maddal-ardho wa ja'ala fiihaa rowaasiya wa an-haaroo, wa ming kullis-samarooti ja'ala fiihaa zaujainisnaini yughsyil-lailan-nahaar, inna fii zaalika la`aayaatil liqoumiy yatafakkaruun
"Dan Dia yang menghamparkan bumi dan menjadikan gunung-gunung dan sungai-sungai di atasnya. Dan padanya Dia menjadikan semua buah-buahan berpasang-pasangan; Dia menutupkan malam kepada siang. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang berpikir."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 3)

وَ فِى الْاَرْضِ قِطَعٌ مُّتَجٰوِرٰتٌ وَّجَنّٰتٌ مِّنْ اَعْنَابٍ وَّزَرْعٌ وَّنَخِيْلٌ صِنْوَانٌ وَّغَيْرُ صِنْوَانٍ يُّسْقٰى بِمَآءٍ وَّاحِدٍ ۗ  وَنُفَضِّلُ بَعْضَهَا عَلٰى بَعْضٍ فِى الْاُكُلِ ۗ  اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّـقَوْمٍ يَّعْقِلُوْنَ
wa fil-ardhi qitho'um mutajaawirootuw wa jannaatum min a'naabiw wa zar'uw wa nakhiilun shinwaanuw wa ghoiru shinwaaniy yusqoo bimaaa`iw waahidiw wa nufadhdhilu ba'dhohaa 'alaa ba'dhin fil-ukul, inna fii zaalika la`aayaatil liqoumiy ya'qiluun
"Dan di bumi terdapat bagian-bagian yang berdampingan, kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman, pohon kurma yang bercabang, dan yang tidak bercabang; disirami dengan air yang sama, tetapi Kami lebihkan tanaman yang satu dari yang lainnya dalam hal rasanya. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang mengerti."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 4)

وَ اِنْ تَعْجَبْ فَعَجَبٌ قَوْلُهُمْ ءَاِذَا كُنَّا تُرٰبًا ءَاِنَّا لَفِيْ خَلْقٍ جَدِيْدٍ   ۗ  اُولٰٓئِكَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا بِرَبِّهِمْ ۚ  وَاُولٰٓئِكَ الْاَغْلٰلُ فِيْۤ اَعْنَاقِهِمْ ۚ  وَاُولٰٓئِكَ اَصْحٰبُ النَّارِ ۚ  هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ
wa in ta'jab fa 'ajabung qouluhum a izaa kunnaa turooban a innaa lafii kholqin jadiid, ulaaa`ikallaziina kafaruu birobbihim, wa ulaaa`ikal-aghlaalu fiii a'naaqihim, wa ulaaa`ika ash-haabun-naar, hum fiihaa khooliduun
"Dan jika engkau merasa heran, maka yang mengherankan adalah ucapan mereka, Apabila kami telah menjadi tanah, apakah kami akan (dikembalikan) menjadi makhluk yang baru? Mereka itulah yang ingkar kepada Tuhannya; dan mereka itulah (yang dilekatkan) belenggu di lehernya. Mereka adalah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 5)

وَيَسْتَعْجِلُوْنَكَ بِالسَّيِّئَةِ قَبْلَ الْحَسَنَةِ وَقَدْ خَلَتْ مِنْ  قَبْلِهِمُ الْمَثُلٰتُ ۗ  وَاِنَّ رَبَّكَ لَذُوْ مَغْفِرَةٍ لِّـلنَّاسِ عَلٰى  ظُلْمِهِمْ ۚ  وَاِنَّ رَبَّكَ لَشَدِيْدُ الْعِقَابِ
wa yasta'jiluunaka bis-sayyi`ati qoblal-hasanati wa qod kholat ming qoblihimul-masulaat, wa inna robbaka lazuu maghfirotil lin-naasi 'alaa zhulmihim, wa inna robbaka lasyadiidul-'iqoob
"Dan mereka meminta kepadamu agar dipercepat (datangnya) siksaan, sebelum (mereka meminta) kebaikan, padahal telah terjadi bermacam-macam contoh siksaan sebelum mereka. Sungguh, Tuhanmu benar-benar memiliki ampunan bagi manusia atas kezaliman mereka, dan sungguh, Tuhanmu sangat keras siksaan-Nya."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 6)

وَيَقُوْلُ الَّذِيْنَ  كَفَرُوْا لَوْلَاۤ اُنْزِلَ عَلَيْهِ اٰيَةٌ مِّنْ رَّبِّهٖ ۗ  اِنَّمَاۤ اَنْتَ مُنْذِرٌ وَّ لِكُلِّ قَوْمٍ هَادٍ
wa yaquulullaziina kafaruu lau laaa unzila 'alaihi aayatum mir robbih, innamaaa anta munziruw wa likulli qoumin haad
"Dan orang-orang kafir berkata, Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu tanda (mukjizat) dari Tuhannya? Sesungguhnya engkau hanyalah seorang pemberi peringatan; dan bagi setiap kaum ada orang yang memberi petunjuk."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 7)

اَللّٰهُ يَعْلَمُ مَا تَحْمِلُ كُلُّ اُنْثٰى وَمَا تَغِيْضُ الْاَرْحَامُ وَمَا تَزْدَادُ  ۗ  وَكُلُّ شَيْءٍ عِنْدَهٗ بِمِقْدَارٍ
allohu ya'lamu maa tahmilu kullu unsaa wa maa taghiidhul-ar-haamu wa maa tazdaad, wa kullu syai`in 'indahuu bimiqdaar
"Allah mengetahui apa yang dikandung oleh setiap perempuan, apa yang kurang sempurna, dan apa yang bertambah dalam rahim. Dan segala sesuatu ada ukuran di sisi-Nya."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 8)

عٰلِمُ الْغَيْبِ  وَالشَّهَادَةِ الْكَبِيْرُ الْمُتَعَالِ
'aalimul-ghoibi wasy-syahaadatil-kabiirul-muta'aal
"(Allah) yang mengetahui semua yang gaib dan yang nyata; Yang Maha Besar, Maha Tinggi."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 9)

سَوَآءٌ مِّنْكُمْ مَّنْ اَسَرَّ الْقَوْلَ وَ مَنْ جَهَرَ بِهٖ وَمَنْ هُوَ مُسْتَخْفٍۢ بِالَّيْلِ وَسَارِبٌۢ بِالنَّهَارِ
sawaaa`um mingkum man asarrol-qoula wa man jaharo bihii wa man huwa mustakhfim bil-laili wa saaribum bin-nahaar
"Sama saja (bagi Allah), siapa di antaramu yang merahasiakan ucapannya dan siapa yang berterusterang dengannya; dan siapa yang bersembunyi pada malam hari dan yang berjalan pada siang hari."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 10)

لَهٗ مُعَقِّبٰتٌ مِّنْۢ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهٖ يَحْفَظُوْنَهٗ  مِنْ اَمْرِ اللّٰهِ ۗ  اِنَّ اللّٰهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتّٰى يُغَيِّرُوْا مَا  بِاَنْفُسِهِمْ ۗ  وَاِذَاۤ اَرَادَ اللّٰهُ بِقَوْمٍ سُوْٓءًا فَلَا مَرَدَّ لَهٗ ۚ  وَمَا لَهُمْ  مِّنْ دُوْنِهٖ مِنْ وَّالٍ
lahuu mu'aqqibaatum mim baini yadaihi wa min kholfihii yahfazhuunahuu min amrillaah, innalloha laa yughoyyiru maa biqoumin hattaa yughoyyiruu maa bi`anfusihim, wa izaaa aroodallohu biqoumin suuu`an fa laa marodda lah, wa maa lahum min duunihii miw waal
"Baginya (manusia) ada malaikat-malaikat yang selalu menjaganya bergiliran, dari depan dan belakangnya. Mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 11)

هُوَ الَّذِيْ يُرِيْكُمُ الْبَرْقَ خَوْفًا وَّطَمَعًا  وَّيُنْشِئُ السَّحَابَ الثِّقَالَ 
huwallazii yuriikumul-barqo khoufaw wa thoma'aw wa yunsyi`us-sahaabas-siqool
"Dialah yang memperlihatkan kilat kepadamu, yang menimbulkan ketakutan dan harapan, dan Dia menjadikan mendung."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 12)

وَيُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهٖ وَالْمَلٰۤـئِكَةُ مِنْ خِيْفَتِهٖ  ۚ  وَيُرْسِلُ الصَّوَاعِقَ فَيُصِيْبُ بِهَا مَنْ يَّشَآءُ وَهُمْ يُجَادِلُوْنَ فِى اللّٰه ۚ  ِ وَهُوَ شَدِيْدُ الْمِحَالِ 
wa yusabbihur-ro'du bihamdihii wal-malaaa`ikatu min khiifatih, wa yursilush-showaa'iqo fa yushiibu bihaa may yasyaaa`u wa hum yujaadiluuna fillaah, wa huwa syadiidul mihaal
"Dan guruh bertasbih memuji-Nya, (demikian pula) para malaikat karena takut kepada-Nya, dan Allah melepaskan halilintar, lalu menimpakannya kepada siapa yang Dia kehendaki, sementara mereka berbantah-bantahan tentang Allah, dan Dia Maha Keras siksaan-Nya."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 13)

لَهٗ دَعْوَةُ الْحَـقِّ ۗ  وَالَّذِيْنَ يَدْعُوْنَ مِنْ دُوْنِهٖ لَا يَسْتَجِيْبُوْنَ  لَهُمْ بِشَيْءٍ اِلَّا كَبَاسِطِ كَفَّيْهِ اِلَى الْمَآءِ لِيَبْلُغَ فَاهُ وَمَا هُوَ  بِبَالِـغِهٖ ۗ  وَمَا دُعَآءُ الْكٰفِرِيْنَ اِلَّا فِيْ ضَلٰلٍ
lahuu da'watul-haqq, wallaziina yad'uuna min duunihii laa yastajiibuuna lahum bisyai`in illaa kabaasithi kaffaihi ilal-maaa`i liyablugho faahu wa maa huwa bibaalighih, wa maa du'aaa`ul-kaafiriina illaa fii dholaal
"Hanya kepada Allah doa yang benar. Berhala-berhala yang mereka sembah selain Allah tidak dapat mengabulkan apa pun bagi mereka, tidak ubahnya seperti orang yang membukakan kedua telapak tangannya ke dalam air agar (air) sampai ke mulutnya. Padahal air itu tidak akan sampai ke mulutnya. Dan doa orang-orang kafir itu, hanyalah sia-sia belaka."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 14)

وَلِلّٰهِ يَسْجُدُ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ طَوْعًا وَّكَرْهًا وَّظِلٰلُهُمْ بِالْغُدُوِّ وَالْاٰصَالِ
wa lillaahi yasjudu man fis-samaawaati wal-ardhi thou'aw wa kar-haw wa zhilaaluhum bil-ghuduwwi wal-aashool
"Dan semua sujud kepada Allah baik yang di langit maupun yang di bumi, baik dengan kemauan sendiri maupun terpaksa, (dan sujud pula) bayang-bayang mereka, pada waktu pagi dan petang hari."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 15)

قُلْ مَنْ رَّبُّ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ ۗ  قُلِ اللّٰهُ ۗ  قُلْ اَفَاتَّخَذْتُمْ مِّنْ دُوْنِهٖۤ اَوْلِيَآءَ لَا يَمْلِكُوْنَ لِاَنْفُسِهِمْ نَفْعًا وَّلَا ضَرًّا ۗ  قُلْ هَلْ يَسْتَوِى الْاَعْمٰى وَالْبَصِيْرُ  ۙ   اَمْ هَلْ تَسْتَوِى الظُّلُمٰتُ وَالنُّوْرُ  ۚ   اَمْ جَعَلُوْا لِلّٰهِ شُرَكَآءَ خَلَقُوْا كَخَلْقِهٖ فَتَشَابَهَ الْخَـلْقُ عَلَيْهِمْ ۗ  قُلِ اللّٰهُ خَالِـقُ كُلِّ شَيْءٍ وَّهُوَ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ
qul mar robbus-samaawaati wal-ardh, qulillaah, qul a fattakhoztum min duunihiii auliyaaa`a laa yamlikuuna li`anfusihim naf'aw wa laa dhorroo, qul hal yastawil-a'maa wal-bashiiru am hal tastawizh-zhulumaatu wan-nuur, am ja'aluu lillaahi syurokaaa`a kholaquu kakholqihii fa tasyaabahal-kholqu 'alaihim, qulillaahu khooliqu kulli syai`iw wa huwal-waahidul-qohhaar
"Katakanlah (Muhammad), Siapakah Tuhan langit dan bumi? Katakanlah, Allah. Katakanlah, Pantaskah kamu mengambil pelindung-pelindung selain Allah, padahal mereka tidak kuasa mendatangkan manfaat maupun menolak mudarat bagi dirinya sendiri? Katakanlah, Samakah orang yang buta dengan yang dapat melihat? Atau samakah yang gelap dengan yang terang? Apakah mereka menjadikan sekutu-sekutu bagi Allah yang dapat menciptakan seperti ciptaan-Nya sehingga kedua ciptaan itu serupa menurut pandangan mereka? Katakanlah, Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dia Tuhan Yang Maha Esa, Maha Perkasa."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 16)

اَنْزَلَ مِنَ السَّمَآءِ مَآءً فَسَالَتْ اَوْدِيَةٌۢ بِقَدَرِهَا فَاحْتَمَلَ السَّيْلُ زَبَدًا رَّابِيًا   ۗ  وَمِمَّا يُوْقِدُوْنَ عَلَيْهِ فِى النَّارِ ابْتِغَآءَ حِلْيَةٍ اَوْ مَتَاعٍ زَبَدٌ مِّثْلُهٗ   ۗ  كَذٰلِكَ يَضْرِبُ اللّٰهُ الْحَـقَّ وَالْبَاطِلَ  ۗ    فَاَمَّا الزَّبَدُ فَيَذْهَبُ جُفَآءً   ۚ  وَاَمَّا مَا يَنْفَعُ النَّاسَ فَيَمْكُثُ فِى الْاَرْضِ ۗ  كَذٰلِكَ يَضْرِبُ اللّٰهُ الْاَمْثَالَ 
anzala minas-samaaa`i maaa`an fa saalat audiyatum biqodarihaa fahtamalas-sailu zabadar roobiyaa, wa mimmaa yuuqiduuna 'alaihi fin-naaribtighooo`a hilyatin au mataa'in zabadum misluh, kazaalika yadhribullohul-haqqo wal-baathil, fa ammaz-zabadu fa yaz-habu jufaaa`aa, wa ammaa maa yanfa'un-naasa fa yamkusu fil-ardh, kazaalika yadhribullohul-amsaal
"Allah telah menurunkan air (hujan) dari langit, maka mengalirlah ia (air) di lembah-lembah menurut ukurannya, maka arus itu membawa buih yang mengambang. Dan dari apa (logam) yang mereka lebur dalam api untuk membuat perhiasan atau alat-alat, ada (pula) buihnya seperti (buih arus) itu. Demikianlah Allah membuat perumpamaan tentang yang benar dan yang batil. Adapun buih, akan hilang sebagai sesuatu yang tidak ada gunanya; tetapi yang bermanfaat bagi manusia, akan tetap ada di bumi. Demikianlah Allah membuat perumpamaan."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 17)

لِلَّذِيْنَ اسْتَجَابُوْا لِرَبِّهِمُ الْحُسْنٰى  ۗ  وَالَّذِيْنَ لَمْ يَسْتَجِيْبُوْا لَهٗ لَوْ اَنَّ لَهُمْ مَّا فِى الْاَرْضِ جَمِيْعًا وَّمِثْلَهٗ مَعَهٗ لَافْتَدَوْا بِهٖ  ۗ  اُولٰٓئِكَ لَهُمْ سُوْٓءُ الْحِسَابِ  ۙ  وَمَأْوٰٮهُمْ جَهَـنَّمُ  ۗ  وَبِئْسَ الْمِهَادُ
lillaziinastajaabuu lirobbihimul-husnaa, wallaziina lam yastajiibuu lahuu lau anna lahum maa fil-ardhi jamii'aw wa mislahuu ma'ahuu laftadau bih, ulaaa`ika lahum suuu`ul-hisaabi wa ma`waahum jahannam, wa bi`sal-mihaad
"Bagi orang-orang yang memenuhi seruan Tuhan, mereka (disediakan) balasan yang baik. Dan orang-orang yang tidak memenuhi seruan-Nya, sekiranya mereka memiliki semua yang ada di bumi dan (ditambah) sebanyak itu lagi, niscaya mereka akan menebus dirinya dengan itu. Orang-orang itu mendapat hisab (perhitungan) yang buruk dan tempat kediaman mereka Jahanam, dan itulah seburuk-buruk tempat kediaman."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 18)

اَفَمَنْ يَّعْلَمُ  اَنَّمَاۤ اُنْزِلَ اِلَيْكَ مِنْ رَّبِّكَ الْحَـقُّ كَمَنْ هُوَ اَعْمٰى ۗ  اِنَّمَا يَتَذَكَّرُ اُولُوا  الْاَلْبَابِ 
a fa may ya'lamu annamaaa unzila ilaika mir robbikal-haqqu kaman huwa a'maa, innamaa yatazakkaru ulul-albaab
"Maka apakah orang yang mengetahui bahwa apa yang diturunkan Tuhan kepadamu adalah kebenaran, sama dengan orang yang buta? Hanya orang berakal yang dapat mengambil pelajaran,"
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 19)

الَّذِيْنَ يُوْفُوْنَ بِعَهْدِ اللّٰهِ وَلَا يَنْقُضُوْنَ الْمِيْثَاقَ 
allaziina yuufuuna bi'ahdillaahi wa laa yangqudhuunal-miisaaq
"(yaitu) orang yang memenuhi janji Allah dan tidak melanggar perjanjian,"
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 20)

وَالَّذِيْنَ يَصِلُوْنَ مَاۤ اَمَرَ اللّٰهُ بِهٖۤ اَنْ يُّوْصَلَ وَيَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ وَ يَخَافُوْنَ سُوْٓءَ الْحِسَابِ 
wallaziina yashiluuna maaa amarollaahu bihiii ay yuushola wa yakhsyauna robbahum wa yakhoofuuna suuu`al-hisaab
"dan orang-orang yang menghubungkan apa yang diperintahkan Allah agar dihubungkan, dan mereka takut kepada Tuhannya dan takut kepada hisab yang buruk."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 21)

وَالَّذِيْنَ صَبَرُوا ابْتِغَآءَ وَجْهِ رَبِّهِمْ وَاَقَامُوا الصَّلٰوةَ وَاَنْفَقُوْا مِمَّا رَزَقْنٰهُمْ سِرًّا وَّعَلَانِيَةً وَّيَدْرَءُوْنَ بِالْحَسَنَةِ السَّيِّئَةَ اُولٰٓئِكَ لَهُمْ عُقْبَى الدَّارِ 
wallaziina shobarubtighooo`a waj-hi robbihim wa aqoomush-sholaata wa anfaquu mimmaa rozaqnaahum sirrow wa 'alaaniyataw wa yadro`uuna bil-hasanatis-sayyi`ata ulaaa`ika lahum 'uqbad-daar
"Dan orang yang sabar karena mengharap keridaan Tuhannya, melaksanakan sholat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik),"
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 22)

جَنّٰتُ عَدْنٍ  يَّدْخُلُوْنَهَا وَمَنْ صَلَحَ مِنْ اٰبَآئِهِمْ وَاَزْوَاجِهِمْ وَذُرِّيّٰتِهِمْ وَالْمَلٰٓئِكَةُ  يَدْخُلُوْنَ عَلَيْهِمْ مِّنْ كُلِّ بَابٍ 
jannaatu 'adniy yadkhuluunahaa wa man sholaha min aabaaa`ihim wa azwaajihim wa zurriyyaatihim wal-malaaa`ikatu yadkhuluuna 'alaihim ming kulli baab
"(yaitu) surga-surga 'Adn, mereka masuk ke dalamnya bersama dengan orang yang saleh dari nenek moyangnya, pasangan-pasangannya dan anak cucunya, sedang para malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu;"
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 23)

سَلٰمٌ عَلَيْكُمْ بِمَا صَبَرْتُمْ فَنِعْمَ  عُقْبَى الدَّارِ 
salaamun 'alaikum bimaa shobartum fa ni'ma 'uqbad-daar
"(sambil mengucapkan), Selamat sejahtera atasmu karena kesabaranmu. Maka alangkah nikmatnya tempat kesudahan itu."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 24)

وَالَّذِيْنَ يَنْقُضُوْنَ عَهْدَ اللّٰهِ مِنْۢ بَعْدِ مِيْثَاقِهٖ وَيَقْطَعُوْنَ مَاۤ اَمَرَ اللّٰهُ بِهٖۤ اَنْ يُّوْصَلَ وَيُفْسِدُوْنَ فِى الْاَرْضِ ۙ  اُولٰٓئِكَ لَهُمُ اللَّعْنَةُ وَلَهُمْ سُوْٓءُ الدَّارِ
wallaziina yangqudhuuna 'ahdallohi mim ba'di miisaaqihii wa yaqtho'uuna maaa amarollaahu bihiii ay yuushola wa yufsiduuna fil-ardhi ulaaa`ika lahumul-la'natu wa lahum suuu`ud-daar
"Dan orang-orang yang melanggar janji Allah setelah diikrarkannya, dan memutuskan apa yang diperintahkan Allah agar disambungkan, dan berbuat kerusakan di bumi; mereka itu memperoleh laknat dan tempat kediaman yang buruk (Jahanam)."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 25)

اَللّٰهُ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَّشَآءُ وَيَقْدِرُ ۗ  وَفَرِحُوْا بِالْحَيٰوةِ الدُّنْيَا   ۗ  وَمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَا فِى الْاٰخِرَةِ اِلَّا مَتَاعٌ
allohu yabsuthur-rizqo limay yasyaaa`u wa yaqdir, wa farihuu bil-hayaatid-dun-yaa, wa mal-hayaatud-dun-yaa fil-aakhiroti illaa mataa'
"Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dan membatasi (bagi siapa yang Dia kehendaki). Mereka bergembira dengan kehidupan dunia, padahal kehidupan dunia hanyalah kesenangan (yang sedikit) dibanding kehidupan akhirat."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 26)

وَيَقُوْلُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَوْلَاۤ اُنْزِلَ عَلَيْهِ اٰيَةٌ مِّنْ رَّبِّهٖ ۗ  قُلْ اِنَّ اللّٰهَ يُضِلُّ مَنْ يَّشَآءُ وَيَهْدِيْۤ اِلَيْهِ مَنْ اَنَابَ  
wa yaquulullaziina kafaruu lau laaa unzila 'alaihi aayatum mir robbih, qul innalloha yudhillu may yasyaaa`u wa yahdiii ilaihi man anaab
"Dan orang-orang kafir berkata, Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) tanda (mukjizat) dari Tuhannya? Katakanlah (Muhammad), Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan memberi petunjuk orang yang bertobat kepada-Nya,"
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 27)

اَلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ  ۗ  اَ لَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوْبُ  
allaziina aamanuu wa tathma`innu quluubuhum bizikrillaah, alaa bizikrillaahi tathma`innul-quluub
"(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 28)

اَلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا  وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ طُوْبٰى لَهُمْ وَحُسْنُ مَاٰبٍ
allaziina aamanuu wa 'amilush-shoolihaati thuubaa lahum wa husnu ma`aab
"Orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka mendapat kebahagiaan dan tempat kembali yang baik."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 29)

كَذٰلِكَ اَرْسَلْنٰكَ فِيْۤ  اُمَّةٍ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهَاۤ اُمَمٌ لِّـتَتْلُوَاۡ عَلَيْهِمُ الَّذِيْۤ اَوْحَيْنَاۤ اِلَيْكَ وَ هُمْ يَكْفُرُوْنَ بِالرَّحْمٰنِ ۗ  قُلْ هُوَ رَبِّيْ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ۚ  عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْهِ  مَتَابِ
kazaalika arsalnaaka fiii ummating qod kholat ming qoblihaaa umamul litatluwaa 'alaihimullaziii auhainaaa ilaika wa hum yakfuruuna bir-rohmaan, qul huwa robbii laaa ilaaha illaa huw, 'alaihi tawakkaltu wa ilaihi mataab
"Demikianlah, Kami telah mengutus engkau (Muhammad) kepada suatu umat yang sungguh sebelumnya telah berlalu beberapa umat, agar engkau bacakan kepada mereka (Al-Qur'an) yang Kami wahyukan kepadamu, padahal mereka ingkar kepada Tuhan Yang Maha Pengasih. Katakanlah, Dia Tuhanku, tidak ada tuhan selain Dia; hanya kepada-Nya aku bertawakal dan hanya kepada-Nya aku bertobat."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 30)

وَلَوْ اَنَّ قُرْاٰنًا سُيِّرَتْ بِهِ الْجِبَالُ اَوْ قُطِّعَتْ بِهِ الْاَرْضُ اَوْ كُلِّمَ بِهِ الْمَوْتٰى  ۗ  بَلْ لِّلّٰهِ الْاَمْرُ جَمِيْعًا   ۗ  اَفَلَمْ يَايْـئَسِ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْۤا اَنْ لَّوْ يَشَآءُ اللّٰهُ لَهَدَى النَّاسَ جَمِيْعًا   ۗ  وَلَا يَزَالُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا تُصِيْبُهُمْ بِمَا صَنَعُوْا قَارِعَةٌ اَوْ تَحُلُّ قَرِيْبًا مِّنْ دَارِهِمْ حَتّٰى يَأْتِيَ وَعْدُ اللّٰهِ   ۗ  اِنَّ اللّٰهَ لَا يُخْلِفُ الْمِيْعَادَ
walau anna qur`aanan suyyirot bihil-jibaalu au quththi'at bihil-ardhu au kullima bihil-mautaa, bal lillaahil-amru jamii'aa, a fa lam yai`asillaziina aamanuuu al lau yasyaaa`ullohu lahadan-naasa jamii'aa, wa laa yazaalullaziina kafaruu tushiibuhum bimaa shona'uu qoori'atun au tahullu qoriibam min daarihim hattaa ya`tiya wa'dulloh, innalloha laa yukhliful-mii'aad
"Dan sekiranya ada suatu bacaan (kitab suci) yang dengan itu gunung-gunung dapat digoncangkan, atau bumi jadi terbelah, atau orang yang sudah mati dapat berbicara, (itulah Al-Qur'an). Sebenarnya segala urusan itu milik Allah. Maka tidakkah orang-orang yang beriman mengetahui bahwa sekiranya Allah menghendaki (semua manusia beriman), tentu Allah memberi petunjuk kepada manusia semuanya. Dan orang-orang kafir senantiasa ditimpa bencana disebabkan perbuatan mereka sendiri atau bencana itu terjadi di dekat tempat kediaman mereka, sampai datang janji Allah (penaklukan Mekah). Sungguh, Allah tidak menyalahi janji."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 31)

وَلَـقَدِ اسْتُهْزِئَ بِرُسُلٍ مِّنْ قَبْلِكَ فَاَمْلَيْتُ  لِلَّذِيْنَ كَفَرُوْا ثُمَّ اَخَذْتُهُمْ ۗ  فَكَيْفَ كَانَ عِقَابِ
wa laqodistuhzi`a birusulim ming qoblika fa amlaitu lillaziina kafaruu summa akhoztuhum fa kaifa kaana 'iqoob
"Dan sesungguhnya beberapa rasul sebelum engkau (Muhammad) telah diperolok-olokkan, maka Aku beri tenggang waktu kepada orang-orang kafir itu, kemudian Aku binasakan mereka. Maka alangkah hebatnya siksaan-Ku itu!"
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 32)

اَفَمَنْ هُوَ قَآئِمٌ عَلٰى كُلِّ نَفْسٍۢ بِمَا كَسَبَتْ ۚ  وَجَعَلُوْالِلّٰهِ شُرَكَآءَ   ۗ  قُلْ سَمُّوْهُمْ ۗ  اَمْ تُنَـبِّـئُــوْنَهٗ بِمَا لَا يَعْلَمُ فِى الْاَرْضِ اَمْ بِظَاهِرٍ مِّنَ الْقَوْلِ ۗ  بَلْ زُيِّنَ لِلَّذِيْنَ كَفَرُوْا مَكْرُهُمْ وَصُدُّوْا عَنِ السَّبِيْلِ ۗ  وَمَنْ يُّضْلِلِ اللّٰهُ فَمَا لَهٗ مِنْ هَادٍ
a fa man huwa qooo`imun 'alaa kulli nafsim bimaa kasabat, wa ja'aluu lillaahi syurokaaa`, qul sammuuhum, am tunabbi`uunahuu bimaa laa ya'lamu fil-ardhi am bizhoohirim minal-qouul, bal zuyyina lillaziina kafaruu makruhum wa shudduu 'anis-sabiil, wa may yudhlilillaahu fa maa lahuu min haad
"Maka apakah Tuhan yang menjaga setiap jiwa terhadap apa yang diperbuatnya (sama dengan yang lain)? Mereka menjadikan sekutu-sekutu bagi Allah. Katakanlah, Sebutkanlah sifat-sifat mereka itu. Atau apakah kamu hendak memberitahukan kepada Allah apa yang tidak diketahui-Nya di bumi, atau (mengatakan tentang hal itu) sekadar perkataan pada lahirnya saja. Sebenarnya bagi orang kafir, tipu daya mereka itu dijadikan terasa indah, dan mereka dihalangi dari jalan (yang benar). Dan barang siapa disesatkan Allah, maka tidak ada seorang pun yang memberi petunjuk baginya."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 33)

لَهُمْ عَذَابٌ فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا وَلَعَذَابُ الْاٰخِرَةِ اَشَقُّ  ۚ  وَمَا لَهُمْ مِّنَ اللّٰهِ مِنْ وَّاقٍ
lahum 'azaabun fil-hayaatid-dun-yaa wa la'azaabul-aakhiroti asyaqq, wa maa lahum minallohi miw waaq
"Mereka mendapat siksaan dalam kehidupan dunia, dan azab akhirat pasti lebih keras. Tidak ada seorang pun yang melindungi mereka dari (azab) Allah."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 34)

مَثَلُ الْجَـنَّةِ الَّتِيْ وُعِدَ الْمُتَّقُوْنَ  ۗ  تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ   ۗ  اُكُلُهَا دَآئِمٌ وَّظِلُّهَا   ۗ  تِلْكَ عُقْبَى الَّذِيْنَ اتَّقَوْا   ۖ    وَّعُقْبَى الْكٰفِرِيْنَ النَّارُ
masalul-jannatillatii wu'idal-muttaquun, tajrii min tahtihal-an-haar, ukuluhaa daaa`imuw wa zhilluhaa, tilka 'uqballaziinattaqow wa 'uqbal-kaafiriinan-naar
"Perumpamaan surga yang dijanjikan kepada orang yang bertakwa (ialah seperti taman), mengalir di bawahnya sungai-sungai; senantiasa berbuah dan teduh. Itulah tempat kesudahan bagi orang yang bertakwa; sedang tempat kesudahan bagi orang yang ingkar kepada Tuhan ialah neraka."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 35)

وَالَّذِيْنَ اٰتَيْنٰهُمُ  الْكِتٰبَ يَفْرَحُوْنَ بِمَاۤ اُنْزِلَ اِلَيْكَ وَمِنَ الْاَحْزَابِ مَنْ يُّـنْكِرُ  بَعْضَهٗ ۗ  قُلْ اِنَّمَاۤ اُمِرْتُ اَنْ اَعْبُدَ اللّٰهَ وَلَاۤ اُشْرِكَ بِهٖ ۗ  اِلَيْهِ  اَدْعُوْا وَاِلَيْهِ مَاٰبِ
wallaziina aatainaahumul-kitaaba yafrohuuna bimaaa unzila ilaika wa minal-ahzaabi may yungkiru ba'dhoh, qul innamaaa umirtu an a'budalloha wa laaa usyrika bih, ilaihi ad'uu wa ilaihi ma`aab
"Dan orang yang telah Kami berikan Kitab kepada mereka bergembira dengan apa (Kitab) yang diturunkan kepadamu (Muhammad), dan ada di antara golongan (Yahudi dan Nasrani), yang mengingkari sebagiannya. Katakanlah, Aku hanya diperintah untuk menyembah Allah dan tidak menyekutukan-Nya. Hanya kepada-Nya aku seru (manusia) dan hanya kepada-Nya aku kembali."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 36)

وَكَذٰلِكَ اَنْزَلْنٰهُ حُكْمًا عَرَبِيًّا  ۗ  وَلَئِنِ  اتَّبَعْتَ اَهْوَآءَهُمْ بَعْدَمَا جَآءَكَ مِنَ الْعِلْمِ ۙ  مَا لَـكَ مِنَ اللّٰهِ مِنْ وَّلِيٍّ وَّلَا وَاقٍ
wa kazaalika anzalnaahu hukman 'arobiyyaa, wa la`inittaba'ta ahwaaa`ahum ba'da maa jaaa`aka minal-'ilmi maa laka minallohi miw waliyyiw wa laa waaq
"Dan demikianlah Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) sebagai peraturan (yang benar) dalam bahasa Arab. Sekiranya engkau mengikuti keinginan mereka setelah datang pengetahuan kepadamu, maka tidak ada yang melindungi dan yang menolong engkau dari (siksaan) Allah."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 37)

وَلَقَدْ اَرْسَلْنَا رُسُلًا مِّنْ قَبْلِكَ وَ جَعَلْنَا لَهُمْ اَزْوَاجًا وَّذُرِّيَّةً    ۗ  وَمَا كَانَ لِرَسُوْلٍ اَنْ يَّأْتِيَ بِاٰيَةٍ اِلَّا بِاِذْنِ اللّٰهِ   ۗ  لِكُلِّ اَجَلٍ كِتَابٌ
wa laqod arsalnaa rusulam ming qoblika wa ja'alnaa lahum azwaajaw wa zurriyyah, wa maa kaana lirosuulin ay ya`tiya bi`aayatin illaa bi`iznillaah, likulli ajaling kitaab
"Dan sungguh, Kami telah mengutus beberapa rasul sebelum engkau (Muhammad) dan Kami berikan kepada mereka istri-istri dan keturunan. Tidak ada hak bagi seorang Rasul mendatangkan sesuatu bukti (mukjizat) melainkan dengan izin Allah. Untuk setiap masa ada kitab (tertentu)."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 38)

يَمْحُوْا اللّٰهُ مَا يَشَآءُ وَيُثْبِتُ   ۚ  وَعِنْدَهٗۤ اُمُّ الْكِتٰبِ
yam-hullohu maa yasyaaa`u wa yusbit, wa 'indahuuu ummul-kitaab
"Allah menghapus dan menetapkan apa yang Dia kehendaki. Dan di sisi-Nya terdapat Ummul-Kitab (Lauh Mahfuz)."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 39)

وَاِنْ مَّا نُرِيَـنَّكَ بَعْضَ  الَّذِيْ نَعِدُهُمْ اَوْ نَـتَوَفَّيَنَّكَ فَاِنَّمَا عَلَيْكَ الْبَلٰغُ وَعَلَيْنَا  الْحِسَابُ
wa im maa nuriyannaka ba'dhollazii na'iduhum au natawaffayannaka fa innamaa 'alaikal-balaaghu wa 'alainal-hisaab
"Dan sungguh jika Kami perlihatkan kepadamu (Muhammad) sebagian (siksaan) yang Kami ancamkan kepada mereka atau Kami wafatkan engkau, maka sesungguhnya tugasmu hanya menyampaikan saja, dan Kami-lah yang memperhitungkan (amal mereka)."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 40)

اَوَلَمْ يَرَوْا اَنَّا نَأْتِى الْاَرْضَ نَـنْقُصُهَا مِنْ اَطْرَافِهَا   ۗ  وَاللّٰهُ يَحْكُمُ لَا مُعَقِّبَ لِحُكْمِهٖ ۗ  وَهُوَ سَرِيْعُ الْحِسَابِ
a wa lam yarou annaa na`til-ardho nangqushuhaa min athroofihaa, wallohu yahkumu laa mu'aqqiba lihukmih, wa huwa sarii'ul-hisaab
"Dan apakah mereka tidak melihat bahwa Kami mendatangi daerah-daerah (orang yang ingkar kepada Allah), lalu Kami kurangi (daerah-daerah) itu (sedikit demi sedikit) dari tepi-tepinya? Dan Allah menetapkan hukum (menurut kehendak-Nya), tidak ada yang dapat menolak ketetapan-Nya; Dia Maha Cepat perhitungan-Nya."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 41)

وَقَدْ مَكَرَ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَلِلّٰهِ الْمَكْرُ جَمِيْعًا ۗ  يَعْلَمُ  مَا تَكْسِبُ كُلُّ نَفْسٍ ۗ  وَسَيَـعْلَمُ الْـكُفّٰرُ لِمَنْ عُقْبَى الدَّارِ
wa qod makarollaziina ming qoblihim fa lillaahil-makru jamii'aa, ya'lamu maa taksibu kullu nafs, wa saya'lamul-kuffaaru liman 'uqbad-daar
"Dan sungguh, orang sebelum mereka (kafir Mekah) telah mengadakan tipu daya, tetapi semua tipu daya itu dalam kekuasaan Allah. Dia mengetahui apa yang diusahakan oleh setiap orang, dan orang yang ingkar kepada Tuhan akan mengetahui untuk siapa tempat kesudahan (yang baik)."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 42)

وَيَقُوْلُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَسْتَ مُرْسَلًا  ۗ  قُلْ كَفٰى بِاللّٰهِ شَهِيْدًۢا بَيْنِيْ وَبَيْنَكُمْ ۙ  وَمَنْ عِنْدَهٗ عِلْمُ الْكِتٰبِ
wa yaquulullaziina kafaruu lasta mursalaa, qul kafaa billaahi syahiidam bainii wa bainakum wa man 'indahuu 'ilmul-kitaab
"Dan orang-orang kafir berkata, Engkau (Muhammad) bukanlah seorang rasul. Katakanlah, Cukuplah Allah dan orang yang menguasai ilmu Al-Kitab menjadi saksi antara aku dan kamu."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 43)

Vidio Bacaan Surat  Ar-Ra'd
Tidak hanya teks bacaan surat Ar-Ra'd yang di sertakan dalam postingan ini tapi admin juga memasukan sebuah vidio agar teman-teman mudah dalam belajar atau membaca Al-Qur'an. Yang ingin mendengarkan silahakan langsung saja klik tombol playnya.


Terima kasih sudah mampir untuk belajar, membaca , dan menonton vidio di halaman blog ini. Semoga apa yang di sampaikan oleh dalam blog ini dapat bermanfaat buat teman-teman semua, Dan jangan lupa sebelum meninggalkan halaman ini admin harap kepada teman-teman  untuk memberikan pendapat atau saran terhadap postingan ini di kolom komentar. Sekian terima kasih Jangan Lupa Share Ya 

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Bacaan Surat Ar Ra'd Ayat 1-43 Arab, Latin, Dan Artinya