Blog Tambahpahala merupakan blog yang berisikan Konten Doa-doa Harian, Bacaan Ayat Suci Al Qur'an yang di tulis dalam bahsa Arab, latin, dan terjemahan dalam bahasa indonesia, dan lain Sebagainya Tentang Islam.

Kamis, 22 Maret 2018

Bacaan Surat Al Kahfi Ayat 1-110 Arab, Latin, Dan Terjemahan Bahasa Indonesia





Bacaan Surat Al Kahfi Dan Terjemahanya -Selamat datang saudaraku di blog sederhana  ini, Pada kesempatan kalia ini saya akan membagikan sebuah postingan surat Al Kahfi yang menurut saya sangat-sangat bermanfaat bagi kita jika kita dapat membacanya dan mengamalkan apa yang terkandung dalam bacaan surat ini.

Mungkin teman-teman sudah mengetahui bahwa ada banyak kebaikan yang dapat di peroleh jika kita sering membaca surat ini, Antara lain Menghindarkan diri dari fitnah dajjal yang sangat dahsyat di akhir zaman, Mendapat ridho Allah SWT Jika membaca surat al kahfi ini baik hari lain tapi  terutama di hari jum'at maka selain mendapatkan catatan amal ibadah tapi juga akan di sinari cahaya kebaikan serta akan mendapatkan keberkahan syafaat di hari pembalasan. Sinar cahaya akan Allah berikan pada hari kiamat kelak, istimewahnya cahaya ini akan memancar dari kedua telapak kaki hingga sampai ke langit. Seperti yang telah allah katakan dalam al-Qur'an pada surat al -Hadid ayat 12 yang artinya

"Pada hari ketika kamu melihat orang mukmin baik laki-laki maupun perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka " (Qs. Al-Hadid : 12)


Surat Al-kahf, Al-kahfi, Atau ashabul Kahf ini merupakan surat ke 18 dalam al Qur'an yang berisi 110 ayat firman allah di dalamnya. Surat ini termasuk surat makiyah karna turunya surat ini pada saat rasulullah masih di mekah.

Nah untuk kalian yang ingin membacanya silahkan, berikut ini tampilan bacaan surat Al kahfi lengkap Arab, latin, Dan terjemahanya. dan selain itu juga bagi kalian yang ingin mendengarkan lantunan bacaanya saja kalian bisah tonton vidio yang saya sertakan pada akhir dari postingan ini. Selamat membaca semoga mendapat berkah.


Surat Al-Kahfi Ayat 1
Al-hamdu lillahil lazi anzala 'ala 'abdihil kitaba  wa lam yaj'al lahu 'iwaja(n) 


Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan kepada hamba-Nya Al Kitab (Al-Quran) dan Dia tidak mengadakan kebengkokan di dalamnya - (QS.18:1)

Surat Al-Kahfi Ayat 2

qoyyimal liyunziro ba`san syadiidam mil ladun-hu wa yubasysyirol-mu`miniinallaziina ya'maluunash-shoolihaati anna lahum ajron hasanaa


Sebagai bimbingan yang lurus, untuk memperingatkan siksaan yang sangat pedih dari sisi Allah dan memberi berita gembira kepada orang-orang yang beriman, yang mengerjakan amal saleh, bahwa mereka akan mendapat pembalasan yang baik, (QS.18:2)


Surat Al-Kahfi Ayat 3
maakisiina fiihi abadaa


Mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya. (QS.18:3)


Surat Al-Kahfi Ayat 4
wa yunzirollaziina qooluttakhozallohu waladaa


Dan untuk memperingatkan kepada orang-orang yang berkata: "Allah mengambil seorang anak".  (QS.18:4)


Surat Al-Kahfi Ayat 5

maa lahum bihii min 'ilmiw wa laa li`aabaaa`ihim, kaburot kalimatan takhruju min afwaahihim, iy yaquuluuna illaa kazibaa


Mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah buruknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka tidak mengatakan (sesuatu) kecuali dusta. (QS.18:5)


Surat Al-Kahfi Ayat 6

fa la'allaka baakhi'un nafsaka 'alaaa aasaarihim il lam yu`minuu bihaazal-hadiisi asafaa


Maka (apakah) barangkali kamu akan membunuh dirimu karena bersedih hati setelah mereka berpaling, sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Al-Quran). (QS.18:6)


Surat Al-Kahfi Ayat 7

innaa ja'alnaa maa 'alal-ardhi ziinatal lahaa linabluwahum ayyuhum ahsanu 'amalaa


Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang di bumi sebagai perhiasan baginya, agar Kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang terbaik perbuatannya. (QS.18:7)


Surat Al-Kahfi Ayat 8
wa innaa lajaa'iluuna maa 'alaihaa sho'iidan juruzaa


Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menjadikan (pula) apa yang di atasnya menjadi tanah rata lagi tandus. (QS.18:8)


Surat Al-Kahfi Ayat 9

am hasibta anna ash-haabal-kahfi war-roqiimi kaanuu min aayaatinaa 'ajabaa


Atau kamu mengira bahwa orang-orang yang mendiami gua dan (yang mempunyai) raqim itu, mereka termasuk tanda-tanda kekuasaan Kami yang mengherankan? (QS.18:9)


Surat Al-Kahfi Ayat 10

iz awal-fityatu ilal-kahfi fa qooluu robbanaaa aatinaa mil ladungka rohmataw wa hayyi` lanaa min amrinaa rosyadaa


(Ingatlah) tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)". (QS.18:10)


Surat Al-Kahfi Ayat 11
fa dhorobnaa 'alaaa aazaanihim fil-kahfi siniina 'adadaa


Maka Kami tutup telinga mereka beberapa tahun dalam gua itu, (QS.18:11)


Surat Al-Kahfi Ayat 12
summa ba'asnaahum lina'lama ayyul-hizbaini ahshoo limaa labisuuu amadaa


Kemudian Kami bangunkan mereka, agar Kami mengetahui manakah di antara kedua golongan itu] yang lebih tepat dalam menghitung berapa lama mereka tinggal (dalam gua itu). (QS.18:12)


Surat Al-Kahfi Ayat 13
nahnu naqushshu 'alaika naba`ahum bil-haqq, innahum fityatun aamanuu birobbihim wa zidnaahum hudaa


Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk. (QS.18:13)


Surat Al-Kahfi Ayat 14

wa robathnaa 'alaa quluubihim iz qoomuu fa qooluu robbunaa robbus-samaawaati wal-ardhi lan nad'uwa min duunihiii ilaahal laqod qulnaaa izan syathothoo


Dan Kami meneguhkan hati mereka diwaktu mereka berdiri, lalu mereka pun berkata, "Tuhan kami adalah Tuhan seluruh langit dan bumi; kami sekali-kali tidak menyeru Tuhan selain Dia, sesungguhnya kami kalau demikian telah mengucapkan perkataan yang amat jauh dari kebenaran". (QS.18:14)


Surat Al-Kahfi Ayat 15
haaa`ulaaa`i qoumunattakhozuu min duunihiii aalihah, lau laa ya`tuuna 'alaihim bisulthoonim bayyin, fa man azhlamu mim maniftaroo 'alallohi kazibaa


Kaum kami ini telah menjadikan selain Dia sebagai tuhan-tuhan (untuk disembah). Mengapa mereka tidak mengemukakan alasan yang terang (tentang kepercayaan mereka)? Siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah? (QS.18:15)


Surat Al-Kahfi Ayat 16
wa izi'tazaltumuuhum wa maa ya'buduuna illalloha fa`wuuu ilal-kahfi yansyur lakum robbukum mir rohmatihii wa yuhayyi` lakum min amrikum mirfaqoo


Dan apabila kamu meninggalkan mereka dan apa yang mereka sembah selain Allah, maka carilah tempat berlindung ke dalam gua itu, niscaya Tuhanmu akan melimpahkan sebagian rahmat-Nya kepadamu dan menyediakan sesuatu yang berguna bagimu dalam urusan kamu. (QS.18:16)


Surat Al-Kahfi Ayat 17

wa tarosy-syamsa izaa thola'at tazaawaru 'ang kahfihim zaatal-yamiini wa izaa ghorobat taqridhuhum zaatasy-syimaali wa hum fii fajwatim min-h, zaalika min aayaatillaah, may yahdillaahu fa huwal-muhtadi wa may yudhlil fa lan tajida lahuu waliyyam mursyidaa


Dan kamu akan melihat matahari ketika terbit, condong dari gua mereka ke sebelah kanan, dan bila matahari terbenam menjauhi mereka ke sebelah kiri sedang mereka berada dalam tempat yang luas dalam gua itu. Itu adalah sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Allah. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barangsiapa yang disesatkan-Nya, maka kamu tidak akan mendapatkan seorang pemimpinpun yang dapat memberi petunjuk kepadanya. (QS.18:17)


Surat Al-Kahfi Ayat18

wa tahsabuhum aiqoozhow wa hum ruquuduw wa nuqollibuhum zaatal-yamiini wa zaatasy-syimaali wa kalbuhum baasithun ziroo'aihi bil-washiid, lawiththola'ta 'alaihim lawallaita min-hum firoorow wa lamuli`ta min-hum ru'baa


Dan kamu mengira mereka itu bangun, padahal mereka tidur; Dan kami balik-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri, sedang anjing mereka mengunjurkan kedua lengannya di muka pintu gua. Dan jika kamu menyaksikan mereka tentulah kamu akan berpaling dari mereka dengan melarikan diri dan tentulah (hati) kamu akan dipenuhi oleh ketakutan terhadap mereka. (QS.18:18)


Surat Al-Kahfi Ayat 19

wa kazaalika ba'asnaahum liyatasaaa`aluu bainahum, qoola qooo`ilum min-hum kam labistum, qooluu labisnaa yauman au ba'dho yauum, qooluu robbukum a'lamu bimaa labistum, fab'asuuu ahadakum biwariqikum haazihiii ilal-madiinati falyanzhur ayyuhaaa azkaa tho'aaman falya`tikum birizqim min-hu walyatalaththof wa laa yusy'ironna bikum ahadaa


Dan demikianlah Kami bangunkan mereka agar mereka saling bertanya di antara mereka sendiri. Berkatalah salah seorang di antara mereka: Sudah berapa lamakah kamu berada (disini?)". Mereka menjawab: "Kita berada (disini) sehari atau setengah hari". Berkata (yang lain lagi): "Tuhan kamu lebih mengetahui berapa lamanya kamu berada (di sini). Maka suruhlah salah seorang di antara kamu untuk pergi ke kota dengan membawa uang perakmu ini, dan hendaklah dia lihat manakah makanan yang lebih baik, maka hendaklah ia membawa makanan itu untukmu, dan hendaklah ia berlaku lemah-lembut dan janganlah sekali-kali menceritakan halmu kepada seorangpun. (QS.18:19)


Surat Al-Kahfi Ayat 20

innahum iy yazh-haruu 'alaikum yarjumuukum au yu'iiduukum fii millatihim wa lan tuflihuuu izan abadaa


Sesungguhnya jika mereka dapat mengetahui tempatmu, niscaya mereka akan melempar kamu dengan batu, atau memaksamu kembali kepada agama mereka, dan jika demikian niscaya kamu tidak akan beruntung selama lamanya".  (QS.18:20)


Surat Al-Kahfi Ayat 21

wa kazaalika a'sarnaa 'alaihim liya'lamuuu anna wa'dallohi haqquw wa annas-saa'ata laa roiba fiihaa, iz yatanaaza'uuna bainahum amrohum fa qoolubnuu 'alaihim bun-yaanaa, robbuhum a'lamu bihim, qoolallaziina gholabuu 'alaaa amrihim lanattakhizanna 'alaihim masjidaa


Dan demikian (pula) Kami mempertemukan (manusia) dengan mereka, agar manusia itu mengetahui, bahwa janji Allah itu benar, dan bahwa kedatangan hari kiamat tidak ada keraguan padanya. Ketika orang-orang itu berselisih tentang urusan mereka, orang-orang itu berkata: "Dirikan sebuah bangunan di atas (gua) mereka, Tuhan mereka lebih mengetahui tentang mereka". Orang-orang yang berkuasa atas urusan mereka berkata: "Sesungguhnya kami akan mendirikan sebuah rumah peribadatan di atasnya".  (QS.18:21)


Surat Al-Kahfi Ayat 22

sayaquuluuna salaasatur roobi'uhum kalbuhum, wa yaquuluuna khomsatun saadisuhum kalbuhum rojmam bil-ghoiib, wa yaquuluuna sab'atuw wa saaminuhum kalbuhum, qur robbiii a'lamu bi'iddatihim maa ya'lamuhum illaa qoliil, fa laa tumaari fiihim illaa mirooo`an zhoohirow wa laa tastafti fiihim min-hum ahadaa


Nanti (ada orang yang akan) mengatakan (jumlah mereka) adalah tiga orang yang keempat adalah anjingnya, dan (yang lain) mengatakan: "(jumlah mereka) adalah lima orang yang keenam adalah anjing nya", sebagai terkaan terhadap barang yang gaib; dan (yang lain lagi) mengatakan: "(jumlah mereka) tujuh orang, yang ke delapan adalah anjingnya". Katakanlah: "Tuhanku lebih mengetahui jumlah mereka; tidak ada orang yang mengetahui (bilangan) mereka kecuali sedikit". Karena itu janganlah kamu (Muhammad) bertengkar tentang hal mereka, kecuali pertengkaran lahir saja dan jangan kamu menanyakan tentang mereka (pemuda-pemuda itu) kepada seorangpun di antara mereka. (QS.18:22)


Surat Al-Kahfi Ayat 23
wa laa taquulanna lisyai`in innii faa'ilun zaalika ghodaa


Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan tentang sesuatu: "Sesungguhnya aku akan mengerjakan ini besok pagi, (QS.18:23)


Surat Al-Kahfi Ayat24

illaaa ay yasyaaa`allohu wazkur robbaka izaa nasiita wa qul 'asaaa ay yahdiyani robbii li`aqroba min haazaa rosyadaa


kecuali (dengan menyebut): "Insya Allah". Dan ingatlah kepada Tuhanmu jika kamu lupa dan katakanlah: "Mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya dari pada ini". (QS.18:24)


Surat Al-Kahfi Ayat 25

wa labisuu fii kahfihim salaasa mi`atin siniina wazdaaduu tis'aa


Dan mereka tinggal dalam gua mereka tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun (lagi). (QS.18:25)


Surat Al-Kahfi Ayat 26

qulillaahu a'lamu bimaa labisuu, lahuu ghoibus-samaawaati wal-ardh, abshir bihii wa asmi', maa lahum min duunihii miw waliyy, wa laa yusyriku fii hukmihiii ahadaa


Katakanlah: "Allah lebih mengetahui berapa lamanya mereka tinggal (di gua); kepunyaan-Nya-lah semua yang tersembunyi di langit dan di bumi. Alangkah terang penglihatan-Nya dan alangkah tajam pendengaran-Nya; tak ada seorang pelindungpun bagi mereka selain dari pada-Nya; dan Dia tidak mengambil seorangpun menjadi sekutu-Nya dalam menetapkan keputusan".  (QS.18:26)


Surat Al-Kahfi Ayat 27

watlu maaa uuhiya ilaika ming kitaabi robbik, laa mubaddila likalimaatih, wa lan tajida min duunihii multahadaa


Dan bacakanlah apa yang diwahyukan kepadamu, yaitu kitab Tuhanmu (Al Quran). Tidak ada (seorangpun) yang dapat merubah kalimat-kalimat-Nya. Dan kamu tidak akan dapat menemukan tempat berlindung selain dari pada-Nya. (QS.18:27)


Surat Al-Kahfi Ayat 28

washbir nafsaka ma'allaziina yad'uuna robbahum bil-ghodaati wal-'asyiyyi yuriiduuna waj-hahuu wa laa ta'du 'ainaaka 'an-hum, turiidu ziinatal-hayaatid-dun-yaa, wa laa tuthi' man aghfalnaa qolbahuu 'an zikrinaa wattaba'a hawaahu wa kaana amruhuu furuthoo


Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas. (QS.18:28)


Surat Al-Kahfi Ayat 29
wa qulil-haqqu mir robbikum, fa man syaaa`a falyu`miw wa man syaaa`a falyakfur, innaaa a'tadnaa lizh-zhoolimiina naaron ahaatho bihim suroodiquhaa, wa iy yastaghiisuu yughoosuu bimaaa`ing kal-muhli yasywil-wujuuh, bi`sasy-syaroob, wa saaa`at murtafaqoo


Dan katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir". Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek. (QS.18:29)


Surat Al-Kahfi Ayat 30
innallaziina aamanuu wa 'amilush-shoolihaati innaa laa nudhii'u ajro man ahsana 'amalaa


Sesunggunya mereka yang beriman dan beramal saleh, tentulah Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengerjakan amalan(nya) dengan yang baik. (QS.18:30)


Surat Al-Kahfi Ayat 31
ulaaa`ika lahum jannaatu 'adnin tajrii min tahtihimul-an-haaru yuhallauna fiihaa min asaawiro min zahabiw wa yalbasuuna siyaaban khudhrom min sundusiw wa istabroqim muttaki`iina fiihaa 'alal-arooo`ik, ni'mas-sawaab, wa hasunat murtafaqoo


Mereka itulah (orang-orang yang) bagi mereka surga 'Adn, mengalir sungai-sungai di bawahnya; dalam surga itu mereka dihiasi dengan gelang mas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal, sedang mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah. Itulah pahala yang sebaik-baiknya, dan tempat istirahat yang indah; (QS.18:31)


Surat Al-Kahfi Ayat 32
wadhrib lahum masalar rojulaini ja'alnaa li`ahadihimaa jannataini min a'naabiw wa hafafnaahumaa binakhliw wa ja'alnaa bainahumaa zar'aa


Dan berikanlah kepada mereka sebuah perumpamaan dua orang laki-laki, Kami jadikan bagi seorang di antara keduanya (yang kafir) dua buah kebun anggur dan kami kelilingi kedua kebun itu dengan pohon-pohon korma dan di antara kedua kebun itu Kami buatkan ladang. (QS.18:32)


Surat Al-Kahfi Ayat 33
kiltal-jannataini aatat ukulahaa wa lam tazhlim min-hu syai`aw wa fajjarnaa khilaalahumaa naharoo


Kedua buah kebun itu menghasilkan buahnya, dan kebun itu tiada kurang buahnya sedikitpun, dan Kami alirkan sungai di celah-celah kedua kebun itu, (QS.18:33)


Surat Al-Kahfi Ayat 34
wa kaana lahuu samar, fa qoola lishoohibihii wa huwa yuhaawiruhuuu ana aksaru mingka maalaw wa a'azzu nafaroo


dan dia mempunyai kekayaan besar, maka ia berkata kepada kawannya (yang mukmin) ketika bercakap-cakap dengan dia: "Hartaku lebih banyak dari pada hartamu dan pengikut-pengikutku lebih kuat" (QS.18:34)


Surat Al-Kahfi Ayat 35
wa dakhola jannatahuu wa huwa zhoolimul linafsih, qoola maaa azhunnu an tabiida haazihiii abadaa


Dan dia memasuki kebunnya sedang dia zalim terhadap dirinya sendiri; ia berkata: "Aku kira kebun ini tidak akan binasa selama-lamanya, (QS.18:35)


Surat Al-Kahfi Ayat 36
wa maaa azhunnus-saa'ata qooo`imataw wa la`ir rudittu ilaa robbii la`ajidanna khoirom min-haa mungqolabaa


dan aku tidak mengira hari kiamat itu akan datang, dan jika sekiranya aku kembalikan kepada Tuhanku, pasti aku akan mendapat tempat kembali yang lebih baik dari pada kebun-kebun itu". (QS.18:36)


Surat Al-Kahfi Ayat 37
qoola lahuu shoohibuhuu wa huwa yuhaawiruhuuu a kafarta billazii kholaqoka min turoobin summa min nuthfatin summa sawwaaka rojulaa


Kawannya (yang mukmin) berkata kepadanya -- sedang dia bercakap-cakap dengannya: "Apakah kamu kafir kepada (Tuhan) yang menciptakan kamu dari tanah, kemudian dari setetes air mani, lalu Dia menjadikan kamu seorang laki-laki yang sempurna? (QS.18:37)


Surat Al-Kahfi Ayat 38
laakinna huwallohu robbii wa laaa usyriku birobbiii ahadaa


Tetapi aku (percaya bahwa): Dialah Allah, Tuhanku, dan aku tidak mempersekutukan seorangpun dengan Tuhanku. (QS.18:38)


Surat Al-Kahfi Ayat 39
walau laaa iz dakholta jannataka qulta maa syaaa`allohu laa quwwata illaa billaah, in taroni ana aqolla mingka maalaw wa waladaa


Dan mengapa kamu tidak mengatakan waktu kamu memasuki kebunmu "maasyaallaah, laa quwwata illaa billaah (sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah). Sekiranya kamu anggap aku lebih sedikit darimu dalam hal harta dan keturunan, (QS.18:39)


Surat Al-Kahfi Ayat 40
fa asaa robbiii ay yu`tiyani khoirom min jannatika wa yursila 'alaihaa husbaanam minas-samaaa`i fa tushbiha sho'iidan zalaqoo


maka mudah-mudahan Tuhanku, akan memberi kepadaku (kebun) yang lebih baik dari pada kebunmu (ini); dan mudah-mudahan Dia mengirimkan ketentuan (petir) dari langit kepada kebunmu; hingga (kebun itu) menjadi tanah yang licin; (QS.18:40)


 Surat Al-Kahfi Ayat 41
au yushbiha maaa`uhaa ghouron fa lan tastathii'a lahuu tholabaa


atau airnya menjadi surut ke dalam tanah, maka sekali-kali kamu tidak dapat menemukannya lagi". (QS.18:41)


Surat Al-Kahfi Ayat 42
wa uhiitho bisamarihii fa ashbaha yuqollibu kaffaihi 'alaa maaa anfaqo fiihaa wa hiya khoowiyatun 'alaa 'uruusyihaa wa yaquulu yaa laitanii lam usyrik birobbiii ahadaa


Dan harta kekayaannya dibinasakan; lalu ia membulak-balikkan kedua tangannya (tanda menyesal) terhadap apa yang ia telah belanjakan untuk itu, sedang pohon anggur itu roboh bersama para-paranya dan dia berkata: "Aduhai kiranya dulu aku tidak mempersekutukan seorangpun dengan Tuhanku". (QS.18:42)


Surat Al-Kahfi Ayat 43
wa lam takul lahuu fi`atuy yanshuruunahuu min duunillaahi wa maa kaana muntashiroo


Dan tidak ada bagi dia segolonganpun yang akan menolongnya selain Allah; dan sekali-kali ia tidak dapat membela dirinya. (QS.18:43)


Surat Al-Kahfi Ayat 44
hunaalikal-walaayatu lillaahil-haqq, huwa khoirun sawaabaw wa khoirun 'uqbaa


Di sana pertolongan itu hanya dari Allah Yang Hak. Dia adalah sebaik-baik Pemberi pahala dan sebaik-baik Pemberi balasan. (QS.18:44)


Surat Al-Kahfi Ayat 45
wadhrib lahum masalal-hayaatid-dun-yaa kamaaa`in anzalnaahu minas-samaaa`i fakhtalatho bihii nabaatul-ardhi fa ashbaha hasyiiman tazruuhur-riyaah, wa kaanallohu 'alaa kulli syai`im muqtadiroo


Dan berilah perumpamaan kepada mereka (manusia), kehidupan dunia sebagai air hujan yang Kami turunkan dari langit, maka menjadi subur karenanya tumbuh-tumbuhan di muka bumi, kemudian tumbuh-tumbuhan itu menjadi kering yang diterbangkan oleh angin. Dan adalah Allah, Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS.18:45)


Surat Al-Kahfi Ayat 46
al-maalu wal-banuuna ziinatul-hayaatid-dun-yaa, wal-baaqiyaatush-shoolihaatu khoirun 'inda robbika sawaabaw wa khoirun amalaa


Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan. (QS.18:46)


Surat Al-Kahfi Ayat 47
wa yauma nusayyirul-jibaala  wa tarol-ardho baarizataw wa hasyarnaahum fa lam nughoodir min-hum ahadaa


Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Kami perjalankan gunung-gunung dan kamu akan dapat melihat bumi itu datar dan Kami kumpulkan seluruh manusia, dan tidak kami tinggalkan seorangpun dari mereka. (QS.18:47)


Surat Al-Kahfi Ayat 48
wa 'uridhuu 'alaa robbika shoffaa, laqod ji`tumuunaa kamaa kholaqnaakum awwala marrotim bal za'amtum allan naj'ala lakum mau'idaa


Dan mereka akan dibawa ke hadapan Tuhanmu dengan berbaris. Sesungguhnya kamu datang kepada Kami, sebagaimana Kami menciptakan kamu pada kali yang pertama; bahkan kamu mengatakan bahwa Kami sekali-kali tidak akan menetapkan bagi kamu waktu (memenuhi) perjanjian. (QS.18:48)


Surat Al-Kahfi Ayat 49
wa wudhi'al kitaabu fa tarol-mujrimiina musyfiqiina mimmaa fiihi wa yaquuluuna yaa wailatanaa maali haazal-kitaabi laa yughoodiru shoghiirotaw wa laa kabiirotan illaaa ahshoohaa, wa wajaduu maa 'amiluu haadhiroo, wa laa yazhlimu robbuka ahadaa


Dan diletakkanlah kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang bersalah ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata: "Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak (pula) yang besar, melainkan ia mencatat semuanya; dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis). Dan Tuhanmu tidak menganiaya seorang juapun". (QS.18:49)


Surat Al-Kahfi Ayat 50
wa iz qulnaa lil-malaaa`ikatisjuduu li`aadama fa sajaduuu illaaa ibliis, kaana minal-jinni fa fasaqo 'an amri robbih, a fa tattakhizuunahuu wa zurriyyatahuuu auliyaaa`a min duunii wa hum lakum 'aduww, bi`sa lizh-zhoolimiina badalaa


Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam, maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan turanan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (dari Allah) bagi orang-orang yang zalim. (QS.18:50)


 Surat Al-Kahfi Ayat 51
maaa asy-hattuhum kholqos-samaawaati wal-ardhi wa laa kholqo anfusihim wa maa kuntu muttakhizal-mudhilliina 'adhudaa


Aku tidak menghadirkan mereka (iblis dan anak cucunya) untuk menyaksikan penciptaan langit dan bumi dan tidak (pula) penciptaan diri mereka sendiri; dan tidaklah Aku mengambil orang-orang yang menyesatkan itu sebagai penolong. (QS.18:51)


Surat Al-Kahfi Ayat 52
wa yauma yaquulu naaduu syurokaaa`iyallaziina za'amtum fa da'auhum fa lam yastajiibuu lahum wa ja'alnaa bainahum maubiqoo


Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Dia berfirman: "Serulah olehmu sekalian sekutu-sekutu-Ku yang kamu katakan itu". Mereka lalu memanggilnya tetapi sekutu-sekutu itu tidak membalas seruan mereka dan Kami adakan untuk mereka tempat kebinasaan (neraka). (QS.18:52)


Surat Al-Kahfi Ayat 53
wa ro`al-mujrimuunan-naaro fa zhonnuuu annahum muwaaqi'uuhaa wa lam yajiduu 'an-haa mashrifaa


Dan orang-orang yang berdosa melihat neraka, maka mereka meyakini, bahwa mereka akan jatuh ke dalamnya dan mereka tidak menemukan tempat berpaling dari padanya. (QS.18:53)


Surat Al-Kahfi Ayat 54
wa laqod shorrofnaa fii haazal-qur`aani lin-naasi ming kulli masal, wa kaanal-insaanu aksaro syai`in jadalaa


Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulangi bagi manusia dalam Al Quran ini bermacam-macam perumpamaan. Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah. (QS.18:54)


Surat Al-Kahfi Ayat 55
wa maa mana'an-naasa ay yu'minuuu iz jaaa 'ahumul-hudaa wa yastaghfiruu robbahum illaaa an ta'tiyahum sunnatul-awwaliina au ya'tiyahumul-'azaabu qubulaa


Dam tidak ada sesuatupun yang menghalangi manusia dari beriman, ketika petunjuk telah datang kepada mereka, dan dari memohon ampun kepada Tuhannya, kecuali (keinginan menanti) datangnya hukum (Allah yang telah berlalu pada) umat-umat yang dahulu atau datangnya azab atas mereka dengan nyata. (QS.18:55)


Surat Al-Kahfi Ayat 56
wa maa nursilul-mursaliina illaa mubasysyiriina wa munziriin, wa yujaadilullaziina kafaruu bil-baathili liyud-hidhuu bihil-haqqo wattakhozuuu aayaatii wa maaa unziruu huzuwaa


Dan tidaklah Kami mengutus rasul-rasul hanyalah sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan; tetapi orang-orang yang kafir membantah dengan yang batil agar dengan demikian mereka dapat melenyap kan yang hak, dan mereka menganggap ayat-ayat kami dan peringatan-peringatan terhadap mereka sebagai olok-olokan. (QS.18:56)


Surat Al-Kahfi Ayat 57
wa man azhlamu mim man zukkiro bi`aayaati robbihii fa a'rodho 'an-haa wa nasiya maa qoddamat yadaah, innaa ja'alnaa 'alaa quluubihim akinnatan ay yafqohuuhu wa fiii aazaanihim waqroo, wa in tad'uhum ilal-hudaa fa lay yahtaduuu izan abadaa


Dan siapakah yang lebih zalim dari pada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya lalu dia berpaling dari padanya dan melupakan apa yang telah dikerjakan oleh kedua tangannya? Sesungguhnya Kami telah meletakkan tutupan di atas hati mereka, (sehingga mereka tidak) memahaminya, dan (Kami letakkan pula) sumbatan di telinga mereka; dan kendatipun kamu menyeru mereka kepada petunjuk, niscaya mereka tidak akan mendapat petunjuk selama-lamanya. (QS.18:57)


Surat Al-Kahfi Ayat 58
wa robbukal-ghofuuru zur-rohmah, lau yu`aakhizuhum bimaa kasabuu la'ajjala lahumul-'azaab, bal lahum mau'idul lay yajiduu min duunihii mau`ilaa


Dan Tuhanmulah yang Maha Pengampun, lagi mempunyai rahmat. Jika Dia mengazab mereka karena perbuatan mereka, tentu Dia akan menyegerakan azab bagi mereka. Tetapi bagi mereka ada waktu yang tertentu (untuk mendapat azab) yang mereka sekali-kali tidak akan menemukan tempat berlindung dari padanya. (QS.18:58)


Surat Al-Kahfi Ayat 59
wa tilkal-qurooo ahlaknaahum lammaa zholamuu wa ja'alnaa limahlikihim mau'idaa


Dan (penduduk) negeri telah Kami binasakan ketika mereka berbuat zalim, dan telah Kami tetapkan waktu tertentu bagi kebinasaan mereka. (QS.18:59)


Surat Al-Kahfi Ayat 60
wa iz qoola muusaa lifataahu laaa abrohu hattaaa ablugho majma'al-bahroini au amdhiya huqubaa


Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada muridnya: "Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke pertemuan dua buah lautan; atau aku akan berjalan sampai bertahun-tahun". (QS.18:60)


Surat Al-Kahfi Ayat 61
fa lammaa balaghoo majma'a bainihimaa nasiyaa huutahumaa fattakhoza sabiilahuu fil-bahri sarobaa


Maka tatkala mereka sampai ke pertemuan dua buah laut itu, mereka lalai akan ikannya, lalu ikan itu melompat mengambil jalannya ke laut itu. (QS.18:61)


Surat Al-Kahfi Ayat 62
fa lammaa jaawazaa qoola lifataahu aatinaa ghodaaa`anaa laqod laqiinaa min safarinaa haazaa nashobaa


Maka tatkala mereka berjalan lebih jauh, berkatalah Musa kepada muridnya: "Bawalah kemari makanan kita; sesungguhnya kita telah merasa letih karena perjalanan kita ini". (QS.18:62)


Surat Al-Kahfi Ayat 63
qoola a ro`aita iz awainaaa ilash-shokhroti fa innii nasiitul-huuta wa maaa ansaaniihu illasy-syaithoonu an azkuroh, wattakhoza sabiilahuu fil-bahri 'ajabaa


Muridnya menjawab: "Tahukah kamu tatkala kita mencari tempat berlindung di batu tadi, maka sesungguhnya aku lupa (menceritakan tentang) ikan itu dan tidak adalah yang melupakan aku untuk menceritakannya kecuali syaitan dan ikan itu mengambil jalannya ke laut dengan cara yang aneh sekali". (QS.18:63)


Surat Al-Kahfi Ayat 64
qoola zaalika maa kunnaa nabghi fartaddaa 'alaaa aasaarihimaa qoshoshoo


Musa berkata: "Itulah (tempat) yang kita cari". Lalu keduanya kembali, mengikuti jejak mereka semula. (QS.18:64)


Surat Al-Kahfi Ayat 65
fa wajadaa 'abdam min 'ibaadinaaa aatainaahu rohmatam min 'indinaa wa 'allamnaahu mil ladunnaa 'ilmaa


Lalu mereka bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami. (QS.18:65)


Surat Al-Kahfi Ayat 66
qoola lahuu muusaa hal attabi'uka 'alaaa an tu'allimani mimmaa 'ullimta rusydaa


Musa berkata kepada Khidhr: "Bolehkah aku mengikutimu supaya kamu mengajarkan kepadaku ilmu yang benar di antara ilmu-ilmu yang telah diajarkan kepadamu?" (QS.18:66)


Surat Al-Kahfi Ayat 67
qoola innaka lan tastathii'a ma'iya shobroo


Dia menjawab: "Sesungguhnya kamu sekali-kali tidak akan sanggup sabar bersama aku. (QS.18:67)


Surat Al-Kahfi Ayat 68
wa kaifa tashbiru 'alaa maa lam tuhith bihii khubroo


Dan bagaimana kamu dapat sabar atas sesuatu, yang kamu belum mempunyai pengetahuan yang cukup tentang hal itu?" (QS.18:68)


Surat Al-Kahfi Ayat 69
qoola satajiduniii in syaaa`allohu shoobirow wa laaa a'shii laka amroo


Musa berkata: "Insya Allah kamu akan mendapati aku sebagai orang yang sabar, dan aku tidak akan menentangmu dalam sesuatu urusanpun". (QS.18:69)


Surat Al-Kahfi Ayat 70
qoola fa inittaba'tanii fa laa tas`alnii 'an syai`in hattaaa uhdisa laka min-hu zikroo


Dia berkata: "Jika kamu mengikutiku, maka janganlah kamu menanyakan kepadaku tentang sesuatu apapun, sampai aku sendiri menerangkannya kepadamu". (QS.18:70)


Surat Al-Kahfi Ayat 71
fantholaqoo, hattaaa izaa rokibaa fis-safiinati khoroqohaa, qoola a khoroqtahaa litughriqo ahlahaa, laqod ji`ta syai`an imroo


Maka berjalanlah keduanya, hingga tatkala keduanya menaiki perahu lalu Khidhr melobanginya. Musa berkata: "Mengapa kamu melobangi perahu itu akibatnya kamu menenggelamkan penumpangnya?" Sesungguhnya kamu telah berbuat sesuatu kesalahan yang besar. (QS.18:71)


Surat Al-Kahfi Ayat 72
qoola a lam aqul innaka lan tastathii'a ma'iya shobroo


Dia (Khidhr) berkata: "Bukankah aku telah berkata: "Sesungguhnya kamu sekali-kali tidak akan sabar bersama dengan aku". (QS.18:72)


Surat Al-Kahfi Ayat 73
qoola laa tu`aakhiznii bimaa nasiitu wa laa tur-hiqnii min amrii 'usroo


Musa berkata: "Janganlah kamu menghukum aku karena kelupaanku dan janganlah kamu membebani aku dengan sesuatu kesulitan dalam urusanku". (QS.18:73)


Surat Al-Kahfi Ayat 74
fantholaqoo, hattaaa izaa laqiyaa ghulaaman fa qotalahuu qoola a qotalta nafsan zakiyyatam bighoiri nafs, laqod ji`ta syai`an nukroo


Maka berjalanlah keduanya; hingga tatkala keduanya berjumpa dengan seorang anak, maka Khidhr membunuhnya. Musa berkata: "Mengapa kamu membunuh jiwa yang bersih, bukan karena dia membunuh orang lain? Sesungguhnya kamu telah melakukan suatu yang mungkar". (QS.18:74)


Surat Al-Kahfi Ayat 75
qoola a lam aqul laka innaka lan tastathii'a ma'iya shobroo


Khidhr berkata: "Bukankah sudah kukatakan kepadamu, bahwa sesungguhnya kamu tidak akan dapat sabar bersamaku?" (QS.18:75)


Surat Al-Kahfi Ayat 76
qoola in sa`altuka 'an syai`im ba'dahaa fa laa tushoohibnii, qod balaghta mil ladunnii 'uzroo


Musa berkata: "Jika aku bertanya kepadamu tentang sesuatu sesudah (kali) ini, maka janganlah kamu memperbolehkan aku menyertaimu, sesungguhnya kamu sudah cukup memberikan uzur padaku". (QS.18:76)


Surat Al-Kahfi Ayat 77
fantholaqoo, hattaaa izaaa atayaaa ahla qoryatinistath'amaaa ahlahaa fa abau ay yudhoyyifuuhumaa fa wajadaa fiihaa jidaaroy yuriidu ay yangqodhdho fa aqoomah, qoola lau syi`ta lattakhozta 'alaihi ajroo


Maka keduanya berjalan; hingga tatkala keduanya sampai kepada penduduk suatu negeri, mereka minta dijamu kepada penduduk negeri itu, tetapi penduduk negeri itu tidak mau menjamu mereka, kemudian keduanya mendapatkan dalam negeri itu dinding rumah yang hampir roboh, maka Khidhr menegakkan dinding itu. Musa berkata: "Jikalau kamu mau, niscaya kamu mengambil upah untuk itu". (QS.18:77)


Surat Al-Kahfi Ayat 78
qoola haazaa firooqu bainii wa bainik, sa`unabbi`uka bita`wiili maa lam tastathi' 'alaihi shobroo


Khidhr berkata: "Inilah perpisahan antara aku dengan kamu; kelak akan kuberitahukan kepadamu tujuan perbuatan-perbuatan yang kamu tidak dapat sabar terhadapnya. (QS.18:78)


Surat Al-Kahfi Ayat 79
ammas-safiinatu fa kaanat limasaakiina ya'maluuna fil-bahri fa arottu an a'iibahaa, wa kaana warooo`ahum malikuy ya`khuzu kulla safiinatin ghoshbaa


Adapun bahtera itu adalah kepunyaan orang-orang miskin yang bekerja di laut, dan aku bertujuan merusakkan bahtera itu, karena di hadapan mereka ada seorang raja yang merampas tiap-tiap bahtera. (QS.18:79)


Surat Al-Kahfi Ayat 80
wa ammal-ghulaamu fa kaana abawaahu mu`minaini fa khosyiinaaa ay yur-hiqohumaa thughyaanaw wa kufroo


Dan adapun anak muda itu, maka keduanya adalah orang-orang mukmin, dan kami khawatir bahwa dia akan mendorong kedua orang tuanya itu kepada kesesatan dan kekafiran. (QS.18:80)


Surat Al-Kahfi Ayat 81
fa arodnaaa ay yubdilahumaa robbuhumaa khoirom min-hu zakaataw wa aqroba ruhmaa


Dan kami menghendaki, supaya Tuhan mereka mengganti bagi mereka dengan anak lain yang lebih baik kesuciannya dari anaknya itu dan lebih dalam kasih sayangnya (kepada ibu bapaknya). (QS.18:81)


Surat Al-Kahfi Ayat 82
wa ammal-jidaaru fa kaana lighulaamaini yatiimaini fil-madiinati wa kaana tahtahuu kanzul lahumaa wa kaana abuuhumaa shoolihaa, fa arooda robbuka ay yablughooo asyuddahumaa wa yastakhrijaa kanzahumaa rohmatam mir robbik, wa maa fa'altuhuu 'an amrii, zaalika ta`wiilu maa lam tasthi' 'alaihi shobroo


Adapun dinding rumah adalah kepunyaan dua orang anak yatim di kota itu, dan di bawahnya ada harta benda simpanan bagi mereka berdua, sedang ayahnya adalah seorang yang saleh, maka Tuhanmu menghendaki agar supaya mereka sampai kepada kedewasaannya dan mengeluarkan simpanannya itu, sebagai rahmat dari Tuhanmu; dan bukanlah aku melakukannya itu menurut kemauanku sendiri. Demikian itu adalah tujuan perbuatan-perbuatan yang kamu tidak dapat sabar terhadapnya". (QS.18:82)


Surat Al-Kahfi Ayat 83
wa yas`aluunaka 'an zil-qornaiin, qul sa`atluu 'alaikum min-hu zikroo


Mereka akan bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Dzulkarnain. Katakanlah: "Aku akan bacakan kepadamu cerita tantangnya". (QS.18:83)


Surat Al-Kahfi Ayat 84
innaa makkannaa lahuu fil-ardhi wa aatainaahu ming kulli syai`in sababaa


Sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepadanya di (muka) bumi, dan Kami telah memberikan kepadanya jalan (untuk mencapai) segala sesuatu, (QS.18:84)


Surat Al-Kahfi Ayat 85
fa atba'a sababaa


maka diapun menempuh suatu jalan. (QS.18:85)


Surat Al-Kahfi Ayat 86
hattaaa izaa balagho maghribasy-syamsi wajadahaa taghrubu fii 'ainin hami`atiw wa wajada 'indahaa qoumaa, qulnaa yaa zal-qornaini immaaa an tu'azziba wa immaaa an tattakhiza fiihim husnaa


Hingga apabila dia telah sampai ketempat terbenam matahari, dia melihat matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam, dan dia mendapati di situ segolongan umat. Kami berkata: "Hai Dzulkarnain, kamu boleh menyiksa atau boleh berbuat kebaikan terhadap mereka. (QS.18:86)


Surat Al-Kahfi Ayat 87
qoola ammaa man zholama fa saufa nu'azzibuhuu summa yuroddu ilaa robbihii fa yu'azzibuhuu 'azaaban nukroo


Berkata Dzulkarnain: "Adapun orang yang aniaya, maka kami kelak akan mengazabnya, kemudian dia kembalikan kepada Tuhannya, lalu Tuhan mengazabnya dengan azab yang tidak ada taranya. (QS.18:87)


Surat Al-Kahfi Ayat 88
wa ammaa man aamana wa 'amila shoolihan fa lahuu jazaaa`anil-husnaa, wa sanaquulu lahuu min amrinaa yusroo


Adapun orang-orang yang beriman dan beramal saleh, maka baginya pahala yang terbaik sebagai balasan, dan akan kami titahkan kepadanya (perintah) yang mudah dari perintah-perintah kami". (QS.18:88)


Surat Al-Kahfi Ayat 89
summa atba'a sababaa


Kemudian dia menempuh jalan (yang lain). (QS.18:89)


Surat Al-Kahfi Ayat 90
hattaaa izaa balagho mathli'asy-syamsi wajadahaa tathlu'u 'alaa qoumil lam naj'al lahum min duunihaa sitroo


Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbit matahari (sebelah Timur) dia mendapati matahari itu menyinari segolongan umat yang Kami tidak menjadikan bagi mereka sesuatu yang melindunginya dari (cahaya) matahari itu,  (QS.18:90)


Surat Al-Kahfi Ayat 91
kazaalik, wa qod ahathnaa bimaa ladaihi khubroo


demikianlah. dan sesungguhnya ilmu Kami meliputi segala apa yang ada padanya. (QS.18:91)


Surat Al-Kahfi Ayat 92
summa atba'a sababaa


Kemudian dia menempuh suatu jalan (yang lain lagi). (QS.18:92)


Surat Al-Kahfi Ayat 93
hattaaa izaa balagho bainas-saddaini wajada min duunihimaa qoumal laa yakaaduuna yafqohuuna qoulaa


Hingga apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung, dia mendapati di hadapan kedua bukit itu suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan. (QS.18:93)


Surat Al-Kahfi Ayat 94
qooluu yaa zal-qornaini inna ya`juuja wa ma`juuja mufsiduuna fil-ardhi fa hal naj'alu laka khorjan 'alaaa an taj'ala bainanaa wa bainahum saddaa


Mereka berkata: "Hai Dzulkarnain, sesungguhnya Ya'juj dan Ma'juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka?" (QS.18:94)


Surat Al-Kahfi Ayat 95
qoola maa makkannii fiihi robbii khoirun fa a'iinuunii biquwwatin aj'al bainakum wa bainahum rodmaa


Dzulkarnain berkata: "Apa yang telah dikuasakan oleh Tuhanku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik, maka tolonglah aku dengan kekuatan (manusia dan alat-alat), agar aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka, (QS.18:95)


Surat Al-Kahfi Ayat 96
aatuunii zubarol-hadiid, hattaaa izaa saawaa bainash-shodafaini qoolanfukhuu, hattaaa izaa ja'alahuu naarong qoola aatuuniii ufrigh 'alaihi qithroo


berilah aku potongan-potongan besi". Hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, berkatalah Dzulkarnain: "Tiuplah (api itu)". Hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti) api, diapun berkata: "Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar aku kutuangkan ke atas besi panas itu".  (QS.18:96)


Surat Al-Kahfi Ayat 97
fa masthoo'uuu ay yazh-haruuhu wa mastathoo'uu lahuu naqbaa


Maka mereka tidak bisa mendakinya dan mereka tidak bisa (pula) melobanginya. (QS.18:97)


Surat Al-Kahfi Ayat 98
qoola haazaa rohmatum mir robbii, fa izaa jaaa`a wa'du robbii ja'alahuu dakkaaa`, wa kaana wa'du robbii haqqoo


Dzulkarnain berkata: "Ini (dinding) adalah rahmat dari Tuhanku, maka apabila sudah datang janji Tuhanku, Dia akan menjadikannya hancur luluh; dan janji Tuhanku itu adalah benar". (QS.18:98)


Surat Al-Kahfi Ayat 99
wa taroknaa ba'dhohum yauma`iziy yamuuju fii ba'dhiw wa nufikho fish-shuuri fa jama'naahum jam'aa


Kami biarkan mereka di hari itu bercampur aduk antara satu dengan yang lain, kemudian ditiup lagi sangkakala, lalu Kami kumpulkan mereka itu semuanya, (QS.18:99)


Surat Al-Kahfi Ayat 100
wa 'arodhnaa jahannama yauma`izil lil-kaafiriina 'ardhoo


dan Kami nampakkan Jahannam pada hari itu kepada orang-orang kafir dengan jelas, (QS.18:100)


Surat Al-Kahfi Ayat 101
allaziina kaanat a'yunuhum fii ghithooo`in 'an zikrii wa kaanuu laa yastathii'uuna sam'aa


yaitu orang-orang yang matanya dalam keadaan tertutup dari memperhatikan tanda-tanda kebesaran-Ku, dan adalah mereka tidak sanggup mendengar. (QS.18:101)


Surat Al-Kahfi Ayat 102
a fa hasiballaziina kafaruuu ay yattakhizuu 'ibaadii min duuniii auliyaaa`, innaaa a'tadnaa jahannama lil-kaafiriina nuzulaa


maka apakah orang-orang kafir menyangka bahwa mereka (dapat) mengambil hamba-hamba-Ku menjadi penolong selain Aku? Sesungguhnya Kami telah menyediakan neraka Jahannam tempat tinggal bagi orang-orang kafir. (QS.18:102)


Surat Al-Kahfi Ayat 103
qul hal nunabbi`ukum bil-akhsariina a'maalaa


Katakanlah: "Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?" (QS.18:103)


Surat Al-Kahfi Ayat 104
allaziina dholla sa'yuhum fil-hayaatid-dun-yaa wa hum yahsabuuna annahum yuhsinuuna shun'aa


Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya. (QS.18:104)


Surat Al-Kahfi Ayat 105
ulaaa`ikallaziina kafaruu bi`aayaati robbihim wa liqooo`ihii fa habithot a'maaluhum fa laa nuqiimu lahum yaumal-qiyaamati waznaa


Mereka itu orang-orang yang telah kufur terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia, maka hapuslah amalan-amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat. (QS.18:105)


Surat Al-Kahfi Ayat 106
zaalika jazaaa`uhum jahannamu bimaa kafaruu wattakhozuuu aayaatii wa rusulii huzuwaa


Demikianlah balasan mereka itu neraka Jahannam, disebabkan kekafiran mereka dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok-olok. (QS.18:106)


Surat Al-Kahfi Ayat 107
innallaziina aamanuu wa 'amilush-shoolihaati kaanat lahum jannaatul-firdausi nuzulaa


Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal, (QS.18:107)


Surat Al-Kahfi Ayat 108
khoolidiina fiihaa laa yabghuuna 'an-haa hiwalaa


mereka kekal di dalamnya, mereka tidak ingin berpindah dari padanya.  (QS.18:108)


Surat Al-Kahfi Ayat 109
qul lau kaanal-bahru midaadal likalimaati robbii lanafidal-bahru qobla an tanfada kalimaatu robbii walau ji`naa bimislihii madadaa


Katakanlah: Sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula)". (QS.18:109)


Surat Al-Kahfi Ayat 110
qul innamaaa ana basyarum mislukum yuuhaaa ilayya annamaaa ilaahukum ilaahuw waahid, fa mang kaana yarjuu liqooo`a robbihii falya'mal 'amalan shoolihaw wa laa yusyrik bi'ibaadati robbihiii ahadaa


Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: "Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa". Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadah kepada Tuhannya". (QS.18:110)


Untuk teman-teman yang ingin mendengarkan lantunan ayat surat al-Kahfi ini silahkan langsung saja play vidio di bawah ini.


Sekian postingan kali ini semoga bermanfaat bagi kalian yang membacanya dan juga mengamalkanya, Aamiin. Dan jangan lupa jika ada kesalahan penulisan pada ayat di atas atau kesalahan dalam pengetikan baik itu dari bacaan latin maupun terjemahanya tolong beritahu kami, bisah lewat kontak yang sudah di sediakan di bawah atau bisa juga melalui kolom komentar, InsyaAllah akan kami jawab dan perbaiki.

Sebelum beranjak pergi meninggalkan halaman ini mari kita jadikan bacaan ini, laman postingan  ini menjadi media ladang pahala kita. Untuk itu meri bagikan postingan ini ke media sosial kalian dan dapatkan pahala untuk kegiatan berbagi kebaikan kalian. barangkali ada teman kita di media sosial yang sekarang ini lupa/belum membaca al-Quraan hari ini.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Bacaan Surat Al Kahfi Ayat 1-110 Arab, Latin, Dan Terjemahan Bahasa Indonesia